Selasa, 17 November 2009

INDONESIA DAN NEGERI MUSLIM BISA BERDAULAT DENGAN MENERAPKAN SYARIAH DAN MENDIRIKAN KHILAFAH


Pancasila telah di terapkan sejak masa Orde Lama, Orde Baru dan Orde Reformasi, namun Pancasila yang pada masa Orde Baru dijadikan berhala, tidak dapat memberikan manfaat apa apa bagi Umat Islam Indonesia. Pancasila tidak dapat menghantarkan Indonesia untuk menjadi bangsa yang berdaulat dan mendapatkan kemerdekaan yang sesungguhnya.
-
Salah satu contoh betapa tidak berdaulatnya bangsa yang sudah lama menerapkan Panca sila ini terlihat begitu lemahnya bangsa ini dalam menghadapi kesewenang wenangan Negara adidaya, bahkan untuk menjaga wilayah lautnya pun tidak berani. Menurut Kaelan (2003), bukti secara obyektif dapat disaksikan adalah terhadap hasil reformasi yang telah empat tahun berjalan, belum menampakkan hasil yang dapat dinikmati rakyat, martabat bangsa Indonesia dipandang rendah di mata internasional.
-
Menurut Rurin F Yunita (2008), Tindakan kapal selam Amerika yang memasuki dan berhenti di perairan laut territorial Indonesia pada saat terjadinya gempa bumi tektonik tidak dapat dibenarkan menurut UNCLOS 1982, karena kapal selam Negara Amerika berada di dalam wilayah laut territorial Negara Indonesia, berhenti beberapa waktu tanpa diketahui apa maksud dan tujuan yang jelas
-
Di internal bangsa Indonesia pun, negeri ini terdapat bibit bibit perpecahan ibarat bom waktu yang memeng sengaja dipasang oleh musuh musuh Islam yang sewaktu waktu bisa meledak. Pancasila yang sudah diberi kesempatan hidup selama tiga orde pun tidak sanggup meredam perpecahan yang ada campur tangan kekuatan adidaya Amerika.
-
Surya Dwi Anggraini (2005) mengatakan, pemerintah seharusnya menjelaskan kepada rakyat mengenai MoU lebih rinci dan jelas agar pro dan kontra yang ada dapat segera menemukan titik temu sehingga tidak lagi mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara.
-
Sementara itu saudara saudara kita, Muslim Palestina, terus menerus menghadapi kezaliman Israel tanpa ada perlawanan dengan kekuatan yang seimbang. A L Tamasoleng (2008) menuliskan dalam skripsinya, Israel merebut kurang lebih 70% dari luas total wilayah daerah mandat PBB Britania Raya, Palestina.
-
Pancasila Cacat Sejak Lahir
-
Dari serangkaian keburukan keburukan di atas, apakah benar karena kesalahan dalam penerapan Pancasila? Pada masa Orde Lama pancasila diterapkan menurut cara Orde Lama. Zaman berganti, Orde Baru mengkritik Orde Lama yang kurang dalam penerapan Pancasila. Orde Baru mengatakan akan melaksanakan Pancasila secara murni dan konsekwen serta menjadikan Pancasila sebagai azas tunggal dalam berbangsa dan bernegara.
-
Kemudian Orde Baru menggunakan Pancasila untuk kepentingan politik mereka. Menurut Kaelan (2003), dalam perjalanan sejarah eksistensi Pancasila sebagai dasar filsafat Negara Republik Indonesia mengalami berbagai macam interpretasi dan manipulasi politik sesuai dengan kepentingan penguasa demi kokoh dan tegaknya kekuasaan yang berlindung di balik legitimasi Pancasila.
-
Kemudian Orde Baru runtuh dan dikatakan menyalah gunakan Pancasila untuk kepentingan politik. Zaman berganti, muncullah Orde Reformasi. Namun kenyataannya pada masa reformasi ini Negara semakin kacau dan tidak berdaulat.
-
Namun demikian, ada sebagian orang yang berpendapat bahwa Pancasila sudah terkontaminasi sehingga perlu untuk merevitalisasi Pancasila seperti yang dilakukan Guruh Soekarno Putra. Namun benarkah keterpurukan Indonesia karena Pancasila terkontaminasi atau terjadi kesalahan dalam penerapannya?
-
Pancasila telah diterapkan selama tiga orde, namun tidak dapat menghantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat apalagi menjadi Negara adidaya. Ini bukan masalah kesalahan dalam penerapan Pancasila. Masalahnya Pancasila memang cacat sejak lahir.
-
Pancasila adalah filosofi sehingga menimbulkan bermacam iterpretasi terhadap nilai dan penerapan Pancasila. Interpretasi terhadap Pancasila ini tergantung selera rezim yang berkuasa. Menurut Kaelan (2003), Pancasila adalah sebagai dasar filsafat Negara dan pandangan filosofis bangsa Indonesia, oleh karena itu harus direalisasikan dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
-
Jika menurut Kaelan Pancasila harus direalisasikan dalam kehidupan, masalahnya bagaimana mungkin bisa kita merealisasikan sesuatu yang hanya bersifat filosofis/nilai dan khayali. Disebut khayali karena sudah Sejak Orde lama hingga Orde Reformasi Pancasila sudah diberi kesempatan untuk hidup di negeri ini, namun tidak bisa membawa Indonesia menjadi Negara yang makmur dan berdaulat atas seluruh kekayaan alamnya.
-
Syariah dan Khilafah Adalah Solusinya
-
Dengan mendirika Negara Islam(Daulah Islam) yang berdaulat, telah terbukti menjadikan Umat Islam sebagai umat yang adidaya dan disegani oleh Negara adidaya Romawi sejak zaman Nabi Muhammad hingga masa kekhilafahan.
-
Sebelum menjadi ibu kota Khilafah Islam, selama ribuan tahun kota konstantinopel adalah ibu kota Negara adidaya Romawi. Namun pada bulan Jumadil Awwal adalah momentum ketika kekuasaan Romawi atas Konstantinopel runtuh oleh penaklukan bala tentara Muhammad Al Fateh, dan nama konstantinopel pun berganti menjadi Islam Boul (Kota Islam) atau Istambul.
-
Penakhlukkan Konstantinopel terjadi manakala Umat Islam masih mempunyai Negara Islam (Khilafah), pada saat itu kondisi Umat Islam menjadi umat yang mulia di dalam negerinya sendiri maupun dihadapan Ahlul Harby.
-
Agar Indonesia maju, bagi Umat Islam tidak ada pilihan kecuali kembali kepada rahasianya, yaitu penerapan system (Syariah) Islam secara kaaffah. Islam harus menjadi ideology yang melandasi semua bentuk interaksi kehidupan sosial, baik dalam negeri maupun luar negeri.
-
Islam, dengan seperangkat konsepnya yang lengkap dan mudah diterapkan, akan menjadikan Indonesia berdaulat atas seluruh kekayaan dan potensi melimpah yang dimilikinya. Dengan menerapkan Syariah Islam, Indonesia tidak akan menjadi Negara yang mengabdi pada kepentingan asing, mengatur rakyatnya dengan undang undang ataupun consensus pihak asing (missal: consensus woshington) yang liberal dan menjadikan rakyat “kere” di negerinya sendiri yang subur, persis pepatah: seperti unta yang mati karena kehausan, padahal ia memikul air di punggungnya.
-
-
SUMBER:
-
Anggraini, Surya Dewi. 2005. Analisis Nota Kesepahaman MoU Antara Pemerintah RI-GAM. Surabaya. Fakultas Hukum Universitas Surabaya.
-
Ardyan, Tommyk. 2009. Guruh Soekarno Putra, Ketua Umum Gerakan Spirit Pancasila: Keaslian Pancasila Sudah Terkontaminasi Orde Baru. Posmo Exclusive, Oktober 2009. Surabaya. PT Ubede Media Adhiwarta Surabaya.
-
_______,_________. 2008. Jumadil Awwal Bulan Lahirnya Kota Istambul. Alkisah, No. 11/19 Mei – 1 Juni 2008. Jakarta.
-
Kaelan. 2003. Pendidikan Pancasila. Yogyakarta. Paradigma.
-
_______,_________. 2009. Syariah dan Khilafah: Jalan Baru Untuk Indonesia Lebih Baik. Al Islam, Edisi 460/Tahun XVI. Jakarta. Hizbut Tahrir Indonesia.
-
Tamasoleng, Amsal Lehardo. 2008. Kajian Terhadap Operasi Militer Zionis Israel di Wilayah Pendudukan Negara Palestina yang Menimbulkan Banyak Korban Penduduk Sipil. Surabaya. Fakultas Hukum Universitas Surabaya.
-
Yunita, Rurin Fitria. 2008. Tindakan Pemerintah Indonesia Terhadap Kapal Selam Amerika Serikat yang Melanggar Pasal 17 dan 18 UNCLOS 1982. Surabaya. Fakultas Hukum Universitas Surabaya.

Senin, 12 Oktober 2009

NYEKAR KE MAKAM EYANG PUTERI






Pagi sekitar pukul 06.45 WIB, kami sekeluarga berangkat. Saya menyetir mobil. Dalam mobil terdiri dari Saya, Papa, Mama, dik Mil dan dik Cyn. Kami berangkat menuju daerah Barata Jaya. Sampai disana, Mama dan dik Cyn turun membeli kembang.
-
Kemudian kami berlima berangkat ke Pemakaman Islam di daerah Keputih, Surabaya. Sekitar pukul 07.37 WIB, kami sudah memasuki komplek Pemakaman Keputih. Saya memarkir mobil dekat makam Eyang Puteri. Kami turun, tampak makam Eyang Puteri ditumbuhi rumput. Sebelum berdoa Papa, Mama dan Saya mencabut rumput rumput yang tumbuh di makam Eyang, gak semuanya sich, cuma rumput yang terlihat tidak rapi.
-
Setelah selesai, Papa memimpin kegiatan ritual dengan cara mengajak untuk baca Al Fatihah 1x, Al Ikhlas 3x, dan berdoa agar Eyang Puteri dilindungi dari siksa kubur.
-
Selesai berdoa, kami melakukan tabur bunga di atas makam Eyang. Tabur bunga dimulai dari Papa, Mama, Saya, dik Mil dan dik Cyn.
-
Kami pulang, saya yang mengemudi mobil. Sekitar pukul 08.20 WIB kami sampai rumah.
-
Al Hamdu lillaah.

Selasa, 06 Oktober 2009

DAKWAH TANPA KEKERASAN

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar,……” [TQS ali imran 3: 110]
-
Demikianlah terjemahan Qur’an surah Ali Imran ayat 110. Umat terbaik menyuruh pada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Salah satu caranya adalah dengan dakwah tanpa kekerasan.
-
Kenyataan kondisi umat Islam saat ini terdapat konflik yang tidak sedikit. Pada Agustus 2005 silam, sekelompok orang menggerebek kampus Al Mubarok, Parung, Bogor, Jawa Barat. Mereka mendesak agar penghuni kampus itu segera menghentikan dakwah dan pergi. Awal 2008, di tengah penantian sikap pemerintah yang tak kunjung bulat (dalam bentuk surat keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Jaksa Agung), penyerbuan terhadap sarana dan prasarana Ahmadiyah kembali terjadi di beberapa tempat. Pada pertengahan 2008, situasi berkembang terjadi bentrokan antara Komando Laskar Islam (KLI) dengan Aliansi Lebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB). Bentrokan tersebut timbul akibat ulah provokatif dari AKKBB. Kemudian dari konflik eksternal dengan Ahmadiyah dan AKKBB, kemudian berkembang konflik internal antar umat islam, yakni konflik FPI dan GP Anshor.
-
Di beberapa daerah, sejumlah massa yang tergabung dalam badan otonom NU, seperti GP Anshor, mengancam membubarkan paksa FPI. Usai demo di Mapolwiltabes Surabaya, Ketua GP Anshor Surabaya, Ali Suparto, meminta polisi membubarkan FPI.
-
Telah terjadi peristiwa kekerasan, baik terhadap sesama umat Islam, maupun antara umat Islam dengan umat lain. Peristiwa ini jelas merugikan umat Islam, sebab sangat mungkin ini adalah peristiwa yang di atur sedemikian rupa untuk mengadu domba umat Islam. Dampak dari konflik-konflik internal ini menyebabkan terganggunya dakwah Islam.
-
Kita dikejutkan dengan peristiwa bom di hotel JW Mariot dan Ritz Carlton beberapa waktu lalu. Kemudian berkembang seiring berjalannya waktu, terdengar berita bahwa Noordin M Top telah tewas di Solo dan ditemukan barang bukti laptop Noordin. Entah apa motivasi pelaku bom itu. Jika motifasinya jihad, mereka salah sasaran karena jihad adalah perang melawan orang kafir. Ini adalah usaha untuk membungkam opini Islam, sebab peristiwa Bom Mariot kemudian dikaitkan dengan Negara Islam.
-
Jika para pelaku memang ingin mendirikan Negara Islam, mereka harus mengubah caranya. Harus mencontoh Rasulullah pada saat di Makkah, yaitu dengan dakwah tanpa kekerasan. Maka kemudian Allah SWT memberikan pertolongan dengan berdirinya Negara Islam di Madinah.
-
Pada saat ini dimana kita berada pada periode Makkah, seharusnya kita meniru dakwah Rasulullah pada saat beliau di Makkah, yakni dengan dakwah tanpa kekerasan. Kita sebagai orang yang tidak memegang kekuasaan tidak diperbolehkan umtuk melakukan pengrusakkan terhadap tempat diskotik dan prostitusi, karena melakukan itu adalah wewenang penguasa.
-
Jika kita melihat kemaksiatan maka wajib kita ubah dengan lisan, jika tidak mampu maka ubah dengan hati, itulah selemah lemah iman. Umtuk usaha mengubah dengan tangan, itu adalah tugas penguasa.
-
Jika kita lihat sejarah penyebaran Islam di Indonesia dimulai dengan cara damai, meskipun ada beberapa benturan dengan penguasa Hindu saat itu. Namun Islam mudah diterima dan cepat berkembang di Nusantara.
-
Sejarah Islam di Indonesia tidak bisa dipisahkan dari peran Khilafah saat itu. Kerajaan kerajaan Islam sebagai buah dari dakwah Islam, mempunyai hubungan dengan Khilafah tanpa sekat sekat nasionalisme.
-
Belajar Dari AA Gym
-
Kita perlu belajar dari AA Gym yang mana dengan pertolongan Allah SWT ia telah berhasil mengubah daerah Gegerkalong yang tadinya tempat maksiat menjadi pondok pesantren.
-
Garut, Jawa Barat, tahun 1980-an. Di sebuah rumah yang tertata rapi, di sebuah dusun, tampak seorang lelaki muda tengah memperdalam pemahaman spiritualnya di bawah bimbingan ajengan Junaedi. Hanya dalam tiga hari, lelaki muda itu dinyatakan memiliki ilmu laduni (ilmu yang diberikan Allah Swt. kepada hambanya yang beriman, tanpa melalui proses belajar). Untuk lebih meyakinkan ucapan gurunya, lelaki muda itu kembali melanjutkan perjalanan spiritualnya dengan berguru kepada beberapa ulama zuhud. Hasilnya sama, ia dinyatakan telah dikaruniai ma'rifatullah.
-
Lelaki yang bernama Abdullah Gymnastiar itu mengaku sering merasakan keajaiban yang sulit dicari penjelasannya. Setiap hari, Agym--panggilan akrab Abdullah Gymnastiar--mampu mengajar banyak orang dengan materi yang mengalir begitu saja. Saat materi tersebut di cek dengan kitab-kitab tafsir, ternyata isinya sama persis. "Terkadang saya mendapat ilmu baru tatkala sedang menyampaikan ceramah di hadapan jemaah," ujarnya.
-
Berbekal ilmu laduni itu, ia mulai menyebarkan ajaran Islam kepada sesama manusia melalui pengajian dan ceramah--baik secara langsung maupun menggunakan media cetak dan elektronik. Langkah awal dakwahnya dimulai dengan membangun Yayasan Pondok Pesantren Daarut Tauhid (DT). Ide pembentukan DT terilhami oleh keberhasilan gerakan Al-Arqom dari Malaysia yang sukses mengembangkan kemandirian dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari secara Islami. Tapi, perbedaannya, DT tidak bersifat eksklusif seperti Al-Arqom. DT terbuka untuk semua orang.
-
DT, yang berarti perkampungan atau rumah bagi orang-orang yang bertekad mengabdi hanya kepada Allah Swt., dirintis dari usaha wiraswasta Agym bersama teman-temannya melalui lembaga Keluarga Mahasiswa Islam Wiraswasta (KMIW) pada 1987.
Saat itu, KMIW bergerak pada beberapa usaha kecil seperti pembuatan sticker, t-shirt, gantungan kunci, dan stationary yang dilengkapi slogan-slogan religius. Sebagian hasil usahanya digunakan untuk menopang dakwah, yaitu dalam bentuk pengajian rutin untuk remaja dan umum di bawah bimbingan Agym.
-
Seiring dengan perkembangan usaha dan peningkatan jemaah pengajian, maka pada 1990 KMIW mendirikan DT di rumah orang tua Agym. Beberapa waktu kemudian, DT pindah lokasi ke Jalan Gegerkalong Girang 38. Di lokasi baru yang berupa rumah pondokan dengan 20 kamar itu, Agym menyewa dua kamar. Di sini gerakan dakwah lelaki penggemar warna putih itu mendapat tantangan berat. Sebab, lokasi itu dikenal sebagai markas "biang kerok" keresahan masyarakat. Dan, dengan keteguhan jiwa, akhirnya lelaki yang pintar beradaptasi dengan lingkungan itu berhasil mengontrak seluruh kamar yang ada. Bahkan, Agym berhasil membeli rumah kontrakan tersebut langsung dari pemiliknya dengan harga Rp 100 juta.
-
Selanjutnya, pada 1993, Agym memperbaiki markasnya dengan membangun gedung permanen berlantai tiga. Lantai satu digunakan untuk kegiatan perekonomian; lantai dua dan tiga dijadikan masjid. Masjid DT itu sering disebut masjid seribu tangan karena dibangun secara gotong royong oleh ribuan warga yang tinggal di sekitar tempat tersebut dan jemaah DT.
-
Menjelang akhir tahun 1997, sarana dakwah dan perekonomian lelaki yang kurang suka pada pakaian batik itu bertambah lengkap setelah berdiri Gedung Kopontren empat lantai di seberang masjid. Gedung yang cukup representatif itu digunakan untuk kantor Baitul Mal wat-Tamwil (BMT), penerbitan dan percetakan, swalayan dan mini market, warung telekomunikasi, pusat informasi, serta lain-lain.
-
Pada 1999, DT berhasil memiliki Radio Ummat yang mengudara sejak 9 Desember 1999, mendirikan CV House and Building (HNB), PT MQs (Mutiata Qolbun Salim), PT Tabloid MQ, Asrama Daarul Muthmainnah 2000, Radio Bening Hati, dan membangun Gedung Serba Guna. Sampai 1999, aset DT--yang semula tidak seberapa--telah bernilai Rp 6 miliar.
-
Usaha ekonomi yang berjalan sukses tersebut ternyata sangat membantu Agym dalam menjalankan misi DT sebagai fasilitator pengembangan seluruh aktivitas sosial, budaya, teknologi, dan pendidikan yang bernuansa Islam. Dan, kesuksesan usaha ekonomi DT itu tercapai karena pengelolaannya menggunakan sistem keuangan yang transparan, profesional, dan inovatif, ditambah kejujuran para santri. Sifat jujur para santri itu tak terlepas dari peran sentral Agym dalam menggembleng mereka.
-
Dalam mendidik atau menyampaikan sebuah materi ajaran agama, Agym senantiasa menekankan pentingnya pembenahan hati, atau yang sering disebut metode Manajemen Kalbu. Manajemen Kalbu adalah upaya untuk mengatur dan memelihara kebeningan hati dengan cara mengenal Allah. Salah satu caranya dengan berzikir. Selanjutnya, hati yang damai itu diisi dengan nilai-nilai rohani Islam seperti sabar, rida, tawakal, ikhlas, jujur, dan disertai dengan ikhtiar.
-
Menurut ustad yang tidak memiliki pembantu rumah tangga itu, hati adalah raja yang dapat membuat manusia melakukan apa saja. "Kita banyak amal, tapi kalau hatinya tidak ikhlas, ya tidak akan diterima," ujarnya. Bagi Agym yang fasih mendendangkan nasyid, suatu hal yang disampaikan dengan pikiran, maka hanya akan menyentuh pikiran. Sedangkan apa yang disampaikan dengan hati yang tulus, maka akan menyentuh relung hati pendengar yang paling dalam.
-
Pendapat itu terbukti kebenarannya. Sebab, di tiap pengajian yang ia adakan tiap minggu di DT, meskipun hanya membahas materi ringan ternyata mampu menyejukkan hati ribuan pendengarnya yang datang dari berbagai kota di Jawa Barat, bahkan Jakarta. Malah, ketika ia ber-nasyid atau memanjatkan doa, banyak jemaah yang tak kuasa membendung air matanya. "Terasa seperti sedang memutar rekaman film dari tingkah laku saya sendiri. Benar-benar menyentuh hati ceramahnya," ujar salah seorang santrinya.
-
Selain diajari Manajemen Kalbu, para santri DT yang jumlahnya lebih dari lima ribu orang itu juga harus mengikuti program Santri Quantum. Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan dan melipatgandakan kemampuan otak dalam berpikir. Sebagai pelengkap, para santri juga digembleng kemampuan fisiknya, sehingga daya tahan (endurance) mereka dalam aktivitas hidup sehari-hari bisa optimal. "Di sini, seseorang dilatih untuk menjadi dirinya sendiri," ujar Agym dengan mantap.
-
Metode pendidikan ala Agym itu berjalan sukses karena dalam pelaksanaannya dijalankan dengan disiplin yang ketat. Bila ada santri yang salah, Agym tak segan-segan menjatuhkan sanksi. Biasanya, sanksi diberikan sesuai dengan kemampuan orangnya, misalnya disuruh push up.
-
Secara umum, metode pendidikan yang menekankan arti penting zikir, pikir, dan ikhtiar itu banyak menarik minat lembaga lain untuk mempelajarinya. Misalnya, ada salah satu kesatuan TNI AD yang mengikuti pendidikan di pesantren itu selama satu bulan. Hasilnya, disiplin mereka tidak kaku seperti robot lagi, tapi berubah menjadi disiplin yang memiliki roh. Bahkan, banyak prajurit yang menjadi rajin mengerjakan salat dan mulai meninggalkan kebiasaan merokok.
-
Juga ada beberapa lembaga dari luar negeri, seperti dari Australia, Jepang, Mesir, dan Singapura, yang pernah melakukan studi banding tentang resep sukses DT. Dan, kini, pengajian atau ceramah Agym tidak lagi hanya diadakan di Bandung dan Jakarta, tapi telah merambah ke kota-kota lain seperti Semarang, Yogyakarta, Batam, dan Padang. Malah, ke luar negeri.
-
Selain terus berupaya meningkatkan kualitas para santrinya, Agym yang semasa muda menjadi penggemar musik country itu juga sangat peduli pada kebersihan, keamanan, dan ketenteraman lingkungan sekitarnya. Untuk masalah kebersihan, Agym yang siap melayani umatnya kapan saja itu tak segan-segan memungut kertas permen yang berserakkan di lingkungannya untuk dibuang ke tempat sampah. Dan, ia menugaskan para santrinya untuk membersihkan lingkungan pesantren dari segala macam sampah setiap hari Sabtu.
-
Sedangkan untuk membersihkan Bandung dari perbuatan maksiat dan perjudian, Agym bersama Satuan Santri Siap Guna tidak segan-segan turun langsung ke lapangan guna mengingatkan para penjudi dan pelaku maksiat lainnya.
-
Keberaniannya tersebut ternyata membuat putra pasangan Letkol (Purn.) H.E. Kuswara dan Yeti Rohayati itu sering dimusuhi para bandar judi. Bahkan, mereka menjanjikan hadiah sebesar Rp 100 juta bagi siap saja yang bisa mencelakai Agym. Tapi, semua itu tak membuat Agym menyurutkan langkah dalam memerangi maksiat. Sebaliknya: upaya AA gym ternyata berdampak positif. Kini, kawasan Pondok Pesantren Daarut Tauhid menjadi kawasan bebas rokok dan wilayah teraman dan terbaik se-Jawa Barat.
-
Agym, putra sulung dari empat bersaudara, dilahirkan di Bandung dengan nama Yan Gymnastiar. Lelaki bertubuh ramping dengan sorot mata tajam itu terkenal murah senyum. Sejak SMA, naluri bisnisnya telah berkibar. Saat itu, ia pernah berjualan roti, koran, film, dan membuat percetakan.
-
AA gym yang moto hidupnya adalah berprestasi bagi dunia dan akhirat itu menikah dengan Ninih Mutmainah M. Dan, kini mereka telah dikarunia enam anak, yaitu Ghaida Tsuraya, 13 tahun, M. Ghazali Al-Ghifari, 9 tahun, Ghina Rauddathul Jannah, 9 tahun, Ghaitsa Shofa, 7 tahun, Ghefira Nur Fatimah, 5 tahun, dan M. Ghaza Al-Ghazali, 2 tahun enam bulan.
-
Sebagai orang yang super sibuk, ia menerapkan manajemen keseimbangan. Menurutnya, segalanya harus diukur secara proporsional. Sebab, setiap ketidakseimbangan adalah kezaliman, sedangkan kezaliman dilarang oleh Islam. "Sesibuk apa pun, menimang dan bercengkerama dengan anak harus dilakukan," ujar Agym tenang.
-
Dalam mendidik putra-putrinya, penggemar kegiatan membaca itu selalu menekankan arti penting kejujuran dan keikhlasan. Maksudnya, agar kita menjadi insan bertakwa dan berprestasi. Atau, siapa tahu, mendapat karunia ilmu laduni seperti Agym?
-
Dakwah yang Seharusnya
-
Penjara, penyiksaan, pengasingan dan penindasan malah dibunuh adalah amat sinonim dengan kisah hidup para pejuang dakwah. Bermacam macam cobaan diterima, namun inilah hakikat yang perlu ditelan dalam perjuangan menyebarkan perkara yang haq.
-
Rasulullah SAW memulai dakwahnya setelah menerima surat Al Muddatstsir.
“Hai orang yang berkemul (berselimut), bangunlah, lalu berilah peringatan! dan Tuhanmu agungkanlah! dan pakaianmu bersihkanlah, dan perbuatan dosa tinggalkanlah,” [TQS Al muddatstsir 74 : 1-5]
-
Nabi SAW memulai dari isterinya, Khadijah. Tatkala Nabi SAW memulai dakwahnya Khadijah masuk Islam, kemudian disusul Ali bin Abi Thalib, Zaid bin Haritsah, Abu Bakar.
-
Selanjutnya Rasulullah berdakwah secara sembunyi-sembunyi. Dikatakan secara sembunyi-sembunyi di sini, mengingat tempat para sahabat, pengikutnya, dan orang orang yang mereka ajak masuk Islam tersebut bersifat sangat rahasia. Sudah banyak yang beriman pada Rasulullah SAW, namun mereka masih menyembunyikan keislaman mereka. Karena jika satu saja urusan mereka terungkap, maka akan menghadapi berbagai siksaan keras dari kaum kafir Quraisy hingga ia murtad.
-
Setelah berdakwah secara rahasia selama tiga tahun lalu Allah perintahkan
“Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik.” [TQS Al hijr 15 : 94]
-
Nabi SAW berdakwah secara terang terangan di tempat mereka berkumpul, dan mengajak masuk Islam. Sementara itu penyiksaan orang kafir terhadap kaum muslimin terus berlanjut.
-
Kemudian Nabi SAW melarang kaum muslimin mengumumkan keislaman mereka, sebagaimana yang beliau lakukan ketika berkumpul bersama mereka dengan cara diam diam. Lain halnya dengan Rasulullah SAW beliau tetap berdakwah dan beribadah secara terang terangan di hadapan orang orang musyrik, sekalipun beliau menerima siksaan dari kaum kafir Quraisy.
-
Berkaitan dengan terus menerusnya siksaan kaum musyrikin terhadap orang orang Islam, terutama orang orang lemah, Rasulullah SAW memerintahkan para sahabat untuk hijrah ke Habasyi demi menyelamatkan agama mereka di sisi Raja Najasyi yang akan menjamin keamanan mereka.
-
Cara cara penyiksaan, mengintimidasi dan membujuk gagal untuk memurtadkan umat Islam, maka kaum Quraisy melakukan embargo terhadap kaum Muslimin. Embargo ini berlaku di semua aspek, tidak boleh terjadi transaksi jual beli, pernikahan, tolong menolong, dan bergaul dengan mereka. Embargo ini berlangsung selama tiga tahun.
-
Untuk mendukung dakwahnya, Rasulullah SAW mencari dukungan kepada Bani Thaif namun mengalami penolakan.
-
Setelah peristiwa Isra’ Mi’raj, Rasulullah SAW lebih memusatkan pada orang orang yang datang ke makkah. Ketika itu Rasulullah SAW menemui orang orang dalam perjalanan mereka dan tempat tempat singgah mereka. Namun Abu Lahab selalu mengikuti beliau untuk mengingatkan agar orang orang tidak menrima beliau dan ajakan beliau.
-
Suatu ketika Rasulullah SAW mendatangi penduduk Yatsrib (Madinah) dan mendakwahi mereka. Mereka mendengarkan beliau dan bersepakat untuk beriman pada beliau. Mereka semua berjumlah enam orang.
-
Tahun berikutnya datang duabelas laki laki meminta Rasulullah SAW untuk mengajari mereka tentang Islam. Ketika mereka kembali ke Yatsrib, Rasulullah mengutus Mush’ab bin Umair menyertai mereka untuk mengajarkan Islam pada penduduk Yatrib. Setelah satu tahun, Mush’ab bin Umair kembali ke Makkah dengan membawa tujuh puluh dua laki laki dan dua wanita dari penduduk madinah. Mereka pun berjanji untuk menolong agama Islam. Kemudian mereka pun kembali ke Madinah.
-
Demikianlah dakwah Islam di Madinah berkembang pesat hingga terdapat penerimaan menyeluruh terhadap Islam. Maka Rasulullah SAW dan para sahabat hijrah ke Madinah disana beliau mendirikan Negara Islam dan Rasulullah sebagai kepala negaranya.
-
Setelah Rasulullah SAW wafat, kepemimpinan Negara Islam dilanjutkan oleh para Khalifah. Maka dari sinilah dimulainya era Kekhilafahan Islam. Daerah kekuasaan Khilafah pernah mencapai Spanyol, pernah pula mencapai Indonesia.
-
Menurut Arief B Iskandar (2009), pengemban dakwah adalah pengemban Al Quran. Sebab Al Quran turun kepada Nabi Muhammad SAW untuk didakwahkan. Sudah selayaknya pengemban dakwah itu berinteraksi dengan Al Quran, bersahabat dengan Al Quran bahkan bahkan selalu merasa sangat bergantung pada Al Quran.
-
Menurut Taqiyuddin An-Nabhani (2001), mengemban dakwah Islam membutuhkan sikap terus terang dan keberanian, kekuatan dan pemikiran. Menentang setiap perkara yang bertentangan dengan ide maupun metode.
-
Jika kita menyimak secara seksama bagaimana perjuangan Rasulullah SAW di Makkah, maka kita dapati bahwa beliau mendakwahkan Islam tanpa kekerasan. Maka perjuangan untuk membangun kembali kehidupan Islam harus dilakukan dengan cara Rasulullah SAW yakni tanpa kekerasan.
-
-
SUMBER:
-
Al Qur’an Al Karim.

-
________,_____________. 2008. Akar Masalahnya Ahmadiyah. Hizbut. tahrir Indonesia. Acces date October 4, 2009. http://hizbut-tahrir.or.id/2008/06/04/akar-masalahnya-ahmadiyah/
-
an-nabhani, taqiyuddin. 2001. peraturan hidup dalam islam (edisi mu’tamadah). Jakarta. Hizbut. tahrir Indonesia.
-
________,_____________. 2008. Insiden Monas, Waspadai Adu-Domba Umat Islam!. Al islam, edisi 408/tahun XV. Jakarta. Hizbut tahrir indonesia.
-
iskandar, arief b. 2009. Mengemban Al-Quran. Al-wa’ie, no. 106 tahun IX, 1-30 juni 2009. jakarta. Hizbut tahrir indonesia.
-
________,_____________. 2008. Kontroversi Ahmadiyah Tentu Ada yang Mengambil Keuntungan. Alkisah, No. 11/19 Mei – 1 Juni 2008. Jakarta.
-
________,_____________. ______. Pejuang. Mutiara Amaly, Volume 59. Klaten. Lentera Qolbu Press.
-
________,_____________. 2006. Ringkasan Sejarah Nabi Muhammad SAW. Departemen agama, wakaf, dakwah dan bimbingan kerajaan saudi arabia.
-
________,_____________. 2009. SJ-Syahrir Disiapkan Ngebom SBY. Radar Surabaya, 30 september 2009. Surabaya. Radar Media Surabaya.
-
widodo, rusman. Chowie, memy. K.H. Abdullah GymnastiarSang Penyejuk Hati dan Pembentuk Muslim Unggul. Kumpulan Tausyiah AA Gym. Bandung.

BENCANA ALAM, SEMOGA UMAT ISLAM SADAR


Saya mendapat sms dari +62817542xxxx yang isinya sebagai berikut;
NAFAIS TSAMRAH: Allah berfirman: Hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka dengan hukum yang di turunkan oleh Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian yang Allah turunkan kepadamu. Ketahuilah, sesungguhnya Allah menghendaki menimpakan musibah kepada mereka, karena dosa-dosa mereka. Sesungguhnya kebanyakan manusia itu fasik (Q.s. al-Maidah: 49). Semoga musibah demi musibah ini segera menyadarkan penguasa dan rakyat di negeri Muslim terbesar ini agar kembali kepada syariat-Nya.
-
Sms ini saya dapat ketika umat Islam Indonesia sedang tertuju perhatiannya pada kasus gempa di Padang yang menelan korban ratusan manusia.
-
Benar apa yang dikatakan pengirim sms ini. Kita berkali kali di ingatkan Allah SWT agar kita kembali kepada Syariat Nya. Bangsa Indonesia ini terlalu banyak maksiat. Aneka macam kemaksiatan judi, zina, pembunuhan dll begitu leluasa karena bangsa ini tidak mengadopsi hukum yang dapat memberikan efek jera dan penebusan di akhirat, justeru sebaliknya malah mengadopsi sistem hukum thaghut yang sama sekali tidak membawa kebaikan dinia akhirat.
-
Saat ini pemerintah pun di repotkan dengan jumlah kriminalitas yang tinggi. Dan hukum yang di terapkan saat ini samasekali tidak dapat dijadikan sebagai penebusan di akhirat kelak. Oleh karena itulah kita butuh untuk menerapkan hukum-hukum Allah yang tentu saja dapat meminimalkan kejahatan, memberikan efek jera serta dapat menjadi penebus di akherat kelak.

Kamis, 01 Oktober 2009

MUSLIM YANG KUAT

Suatu ketika, sore hari sekitar jam setengah 5, saya berolah raga dengan berlari mengelilingi daerah sekitar tempat tinggal saya. Saya melewati anak anak umur belasan tahun sedang bermain bola di tengah jalan. Saya sudah lakukan empat putaran. Saya duduk istirahat.
-
Saat itu di hadapan saya ada anak anak yang sedang mengganggu anak lain. Itu adalah anak anak yang main sepak bola yang saya lewati tadi. Satu anak yang berbadan lebih tinggi, mengganggu anak yang bertubuh lebih pendek. Beberapa kali dia mendaratkan tinju ke kepala temannya yang lebih pendek.
-
Seorang wanita pengendara sepeda motor, melewati tempat kejadian itu dan coba melerai mereka. Namun si anak ini mengabaikannya dan terus mengganggu temannya. Baru kemudian saya coba lerai anak anak itu. Dan Alhamdulillah, kedzaliman dapat dihentikan.
-
Dari kasus di atas kita bisa pelajari pentingnya kekuatan. Ketika seorang wanita yang dianggap lemah mencoba melerai kedzaliman, maka tidak dihiraukan oleh pelaku. Baru, ketika ada pihak yang dianggap lebih kuat yang menghentikan kedzaliman, maka dengan mudah kedzaliman dapat dihentikan.
-
Seorang Muslim haruslah terus menerus mencari kekuatan yang bermanfaat. Ada beberapa bentuk kekuatan. Kekuatan itu bisa berbentuk kekuatan iman, ilmu, ekonomi maupun kekuatan fisik.
-
Menurut Abu Ibrahim (2009), para musuh Islam tidak akan pernah mampu untuk melemahkan—apalagi mengalahkan dan melenyapkan—negara Islam, selama Islam masih tertanam kuat dalam diri kaum muslim, kuat pemahamannya terhadap Islam, serta kuat dalam penerapannya. Oleh karena itu, mereka (salafush shalih) sangat antusias terhadap bahasa Arab, perhatian mereka terhadap bahasa Arab sangat besar. Mereka mengajari anak-anaknya bahasa Arab seperti mereka mengajari anak-anaknya Al-Qur’an dan Al-Hadits. Dan pada saat mereka mengemban dakwah Islam, maka dalam mengembannya juga fokus pada tiga hal, yaitu Kitabullah, Sunnah Rasul-Nya, dan bahasa Arab. Namun sekarang dimana semua itu?
-
KEKUATAN IMAN; Amat penting bagi Muslim untuk senantiasa memupuk keimanan. Terus menerus agar menjadi kuat. Aqidah (iman) adalah ‘’Tashdiq Al-Jazm Al-Mutahabiq lil waqi’ ‘an dalilin qath’iyin’’ (pembenaran yang pasti, sesuai dengan realitas, dan dibangun dengan dalil yang qath’I). Keimanan haruslah keimanan yang kuat, yaitu keimanan yang diperoleh dari proses berfikir. Dengan keimanan yang kuat seseorang bisa melakukan pengorbanan baik itu harta dan jiwa. Dengan iman, seseorang mempunyai bekal untuk menghadapi ujian Allah.
-
Seseorang yang dalam keadaan sempit, dia mau beramal shaleh atau tidak itu tergantung kekuatan imannya. Contoh: dalam suatu keluarga terdiri dari ayah ibu dan anak, makanan yang ada di rumah cukup untuk tiga orang dalam satu hari. Saat itu ada seorang pengemis meminta makan. Apakah si tuan rumah mau memberikan makanan untuk si pengemis? Itu tergantung kekuatan imannya.
-
Dalam dunia yang di cengkram kapitalis saat ini, sebagian kecil orang menikmati kekayaan yang melimpah, sedangkan sebagian besar orang hidup dalam kemiskinan. Ini terjadi di negeri-negeri Muslim ketika mereka meninggalkan Syari’at Islam secara kaffah.
-
Kemiskinan mendekatkan pada kekufuran. Orang yang lemah iman sangat mungkin gelap mata, yang penting bisa kaya dengan cara apapun termasuk menjual agama.
-
KEKUATAN ILMU; Kita bisa beribadah dengan benar bila punya ilmu. Satu kali shalatnya orang berilmu itu lebih baik dari enam puluh kali shalatnya orang tak berilmu. Mencari ilmu itu hukumnya wajib. Bisa fardhu ’ain, bisa juga fardhu kifayah. Untuk ilmu agama Islam hukumnya wajib bagi tiap tiap Muslim (fardhu ’ain), sedangkan selain ilmu agama selama belum ada Muslim yang mempelajarinya, maka hukumnya fardhu kifayah.
-
Ilmu bisa dimanfaatkan di jalan Allah, contohnya; kasus Noorsyaidah, perempuan asal Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur yang di perutnya terus keluar puluhan kawat. Ternyata Noor berguru agama pada Mamah Dedeh di Jakarta. Selama berguru itulah, Ustadzah tersebut berhasil mencabut atau menghilangkan 44 kawat di perut Noor.
-
Beruntung jika seorang meminta tolong pada saudaranya yang berilmu. Ada juga orang yang melakukan sesuatu tanpa ilmu atau meminta tolong tanpa ilmu, jadinya sesatlah orang yang meminta dan yang dimintai pertolongan.
-
Sekitar 300 hektare hutan tanaman pinus di lereng Gunung Lawu, Desa Giri Mulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi yang terbakar pada hari Sabtu (26/9/2009) belum bisa dipadamkan selama satu hari.
-
Selain melakukan pemadaman, lima pawang hujan dikerahkan. Hal ini dimaksudkan agar segera terjadi hujan lebat dan api yang menjalar bisa segera padam. Hasilnya para pawang gagal.
-
KEKUATAN EKONOMI; Kemiskinan mendekatkan pada kekufuran. Seorang Muslim jika dalam keadaan miskin dia bersabar, jika kaya bersyukur. Dengan kekayaan yang dimiliki seseorang, berapa banyak panti asuhan, pondok pesantren dan gerakan dakwah yang dapat dibantu.
-
Untuk itu perlu kesadaran umat akan kebaikan Ekonomi Islam terhadap dunia dan akhirat. Sayangnya saat ini di Indonesia banyak umat Islam yang belum sadar akan bahayanya riba bagi perekonomian umat.
-
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Jazim Hamidi dkk, dijelaskan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat santri tidak memilih Bank Syari’ah, yakni;
[1] Lokasi lembagakeuangan lain lebih strategis.
[2] Setelah membandingkan dengan lembaga keuangan lain.
[3] Iklan dan hadiah lembaga keuangan lain.
[4] Bank Syari’ah tidak terdapat di daerah santri.
-
Di sisi lain menurut Jazim Hamidi (2007), secara konsep Bank Syari’ah sudah baik, akan tetapi dalam praktek perbankan Syari’ah saat ini masih menunjukkan ketidaksesuaian dengan konsep yang ada.
-
Menurut Muhammad Riza Rosadi (2009), negara harus menjamin mekanisme pasar dengan cara ; [1] memberikan kesempatan seluas luasnya bagi berlangsungnya kegiatan perdagangan yang fair dengan jalan menyediakan berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan. [2] menggalakkan kegiatan perdagangan dan mendorong pusat-pusat perdagangan dengan bantuan modal usaha. [3] melarang kegiatan yang dapat mendistorsi pasar seperti penimbunan, monopoli, pematokan harga dan menipu
-
KEKUATAN FISIK; Ada baiknya bila seorang Muslim melatih kekuatan fisiknya dengan ilmu beladiri baik itu beladiri tradisional (Karate, Judo, Silat, Gulat) maupun beladiri modern (militer). Bisa juga dengan latihan beladiri secara otodidak dengan cara push up, sit up, lari dan memukul sansak secara rutin. Dunia beladiri tidak bisa ditaklukkan hanya dengan kekuatan, jika ada yang lebih cepat maka kekuatan tidak lagi berguna.
-
Stamina dan berat badan cenderung menjadi satu beban tersendiri bagi para aktifis pada umumnya. Stamina yang loyo dan hanya mampu bertahan dalam waktu singkat, kerap menjadi kendala dalam keseharian aktifis. Segudang aktifitas, mulai dari bangun malam untuk qiyamulail, sholat subuh, berangkat sekolah/kuliah/kerja/usaha, menghadiri syuro, rapat kepanitiaan, liqo, ke sana dan ke sini, tentu membutuhkan stamina yang mendukung. Berat badan yang kurang atau berlebihan, sangat berpengaruh kepada kesehatan dan stamina itu sendiri.
-
Fisik yang kuat akan menunjang kita untuk dapat melakukan lebih banyak amal. Dengan fisik yang kuat, kita bisa melakukan kontribusi lebih untuk masyarakat sekitar kita. Kuncinya adalah lakukan olahraga yang kita sukai dengan konsisten. Bisa dengan lari pagi, berenang, ataupun olahraga lainnya yang kita senangi. Menurut para ahli, olahraga yang paling baik itu minimal dilaksanakan tiga kali dalam seminggu. Buatlah program olahraga dengan teratur, dengan demikian liburan ini tetap menjadi momentum prima kita untuk melakukan banyak amal kebaikan.
-
Kekuatan Adalah Amanah
-
Kekuatan ilmu, ekonomi dan fisik bisa manfaat bila pemiliknya mempunyai kekuatan iman. Karena iman akan menuntut manusia untuk senantiasa berkorban / berjuang di jalan Allah SWT. Demikianlah yang diperintahkan Allah dan Rasul Nya.
-
”Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” [TQS Al Baqarah 2 : 190]
-
Kekuatan ilmu, ekonomi dan fisik bisa dikerahkan untuk melaksanakan perintah di atas apabila iman kuat. Bahkan sekalipun umat Islam memiliki ekonomi dan senjata yang kalah canggih dibanding musuh, selama umat Islam tetap beriman dan bersatu untuk melawan musuh, pasti dimenangkan Allah.
-
Dari Abdullah ibnu Umar R.A. Bahwa Rasulullah s.a.w bersabda: “Inna minasy-syajari syajarotun laa yasquthu waroquha, wa hiya matsalul muslim”; “Sesungguhnya dari berbagai macam pohon, ada satu pohon yang tak satupun dedaunannya jatuh dari dahannya, dan itulah perumpamaan dari seorang muslim”.
-
Betapa banyak kemiripan yang kita dapati antara pohon kurma dan seorang muslim, diantara berbagai kesatuan sifat yang dimiliki keduanya adalah: Bahwa segala sesuatu yang ada pada sebatang pohon kurma mendatangkan manfaat, Pohon kurma tiada henti memberikan manfaat, baik ketika hidup maupun setelah ditebang. Pohon kurma, sedikit mengambil namun banyak memberi. Pohon kurma melambangkan kekokohan dan kelurusan.
-
-
SUMBER:
-
_______,____________. 2009. 5 Pawang Hujan Gagal Padamkan Kebakaran Hutan. Surya, Edisi Senin 28 September 2009.
-
Al-Jawi, Muhammad Lazuardi. Studi Kritis Tentang Istilah ‘Aqidah’.
-
Al Qur’an Al Karim.
-
Ari2abdillah. 2007. Pohon Kurma dan Kesejatian Muslim. Yuari Tarbawi Center. Access date September 30, 2009. http://ari2abdillah.wordpress.com/2007/06/29/pohon-kurma-dan-kesejatian-muslim/.
-
Hamidi, Jazim. Hamidah, Siti. Sukarmi. Sihabuddin. Hendrawati, Lucky. Kusumaningrum, Adi. 2007. Persepsi dan Sikap Masyarakat Santri Jawa Timur Terhadap Bank Syariah. Jurnal Keuangan dan Perbankan, Tahun XI-Nomor 3-September 2007. Malang. Program Studi Keuangan dan Perbankan Universitas Merdeka Malang.
-
Ibrahim, Abu. 2009. Al Qur’an Konstitusi Umat Islam. Hizbut Tahrir Indonesia. Access date September 30, 2009. http://hizbut-tahrir.or.id/2009/09/19/al-quran-konstitusi-umat-islam/.
-
_______,____________. 2009. Mamah Dedeh Cabut 44 Kawat di Perut Noor. Surya, Edisi Senin 28 September 2009.
-
_______,____________.2009. Menjadi Muslim yang kuat. Muhardin Hasim. Access date September 30, 2009. http://hardin.wordpress.com/2009/05/19/menjadi-muslim-yang-kuat/.
-
Rosadi, Muhammad Riza. 2009. Membantu Pedagang Kecil. Al-Wa’ie, No. 106 Tahun Ix, 1-30 Juni 2009. Jakarta. Hizbut Tahrir Indonesia.
-
_______,____________.2009. Tiada Kata Malas Berolahraga dalam Liburan.
Lembaran Hidup Ryan. Access date September 30, 2009. http://ryanalfiannoor.wordpress.com/2009/06/28/tiada-kata-malas-berolahraga-dalam-liburan/.

Jumat, 25 September 2009

LEBARAN 2009

20 Desember 2009, saat itu Saya bangun untuk shalat subuh, kemudian tidur lagi. Terdengar suara orang tua saya membangunkan saya untuk mengikuti Shalat Ied. Kemudian berangkatlah kami sekeluarga, Saya, Papa, Mama, dan Adik Mila. Kami melaksanakan Shalat Ied bersama di lapangan depan RSAL dr Ramelan.
-
Ada yang menarik saat Shalat Ied, yakni Imam, shalat berceramah dengan kata kata yang diolah sedemikian rupa sehingga mirip puisi. Mungkin Imam Shalat Ied ini mempunyai jiwa seniman. Kemudian jamaah Shalat Ied pulang dengan tertibnya.
-
Saat di rumah kami saling bersalam salaman. Saya mulai dari Papa, Mama, Dik Mila kemudian Dik Cyntia. Setelah acara bersalam salaman maka saya usahakan untuk makan pagi dengan nasi kuning beserta lauk lauknya. Sesaat kemudian datang tamu dari tetangga tetangga. Kemudian siangnya tamu dari keluarga Jombang.
-
Sore hari, setelah shalat ashar, kami (Saya, Papa, Mama, Mila dan Cyntia) silaturahim ke rumah Pakde Bandi di Wisma Tropodo. Disitu pula kami kembali bertemu keluarga Jombang yang sebelumnya silaturahim ke rumah. Malam hari kami menerima tamu, Mas Erwin, Mbak Nina dan keluarga Pak Kus Naryo.
-
Lebaran kali ini terasa berbeda dengan lebaran tahun lalu. Karena Lebaran yang lalu, Eyang Puteri masih ada, sehingga banyak tamu yang mengunjungi Eyang Puteri. Memang tradisi di Jawa ini jika ada orang yang sepuh harus dikunjungi saat Lebaran.
-

SERUAN UNTUK UMAT KRISTEN





Laa Ilaaha Illallaah. Muhammadur Rasulullaah.
-
Tiada Tuhan [yang haq disembah] kecuali Allaah
Muhammad adalah utusan Allaah.
-
Melalui tulisan ini, saya ingin mengajak anda untuk hanya menyembah Allaah Subhanahu wa ta’ala, serta tidak menyekutukan Nya dengan sesuatu apapun.
-
Allah memerintahkan manusia untuk hanya menyembah Nya, serta tidak menyekutukan Nya dengan sesuatu apapun. Maka penuhilah perintah Allaah. Allah menjanjikan surga bagi manusia yang ber-iman kepada Nya.
-
Sembahlah Allah.
-
Dialah Allah yang tidak berawal dan tidak berakhir.
-
Dialah Allah yang menciptakan sesuatu dari tidak ada menjadi ada.
-
Dialah Allah yang tidak bersandar pada sesuatu apapun.
-
Dialah Allah yang wujud Nya berbeda dengan makhluk.
-
-
Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia". [TQS Al Ikhlas 112 : 1-4]
-
-
Keselamatan hanya ada pada Islam. Sesungguhnya agama yang di ridhoi Allah hanyalah Islam. Ketahuilah, Allah amat keras siksanya. Sungguh, alangkah menyesalnya manusia yang ketika mereka dibangkitkan dari kematian, sedangkan mereka dalam keadaan kafir kepada Allah. Allah mengancam orang orang yang kafir kepada nya dengan siksa yang amat keras, mereka kekal di neraka sedangkan mereka tidak akan mati.
-
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. [TQS Al Baqarah 2: 39]
-
Alangkah buruknya (hasil perbuatan) mereka yang menjual dirinya sendiri dengan kekafiran kepada apa yang telah diturunkan Allah, karena dengki bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hamba-Nya. Karena itu mereka mendapat murka sesudah (mendapat) kemurkaan . Dan untuk orang-orang kafir siksaan yang menghinakan. [TQS Al Baqarah 2: 90]
-
Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak mereka, sedikitpun tidak dapat menolak (siksa) Allah dari mereka. Dan mereka itu adalah bahan bakar api neraka, [TQS Ali ’Imran 3 : 10]
-
-
-
Allah menjanjikan limpahan rahmat Nya bagi orang-orang beriman dan beramal shaleh. Allah itu baik dan hanya menyukai yang baik baik. Allah lah yang memberikan rezeki kepada manusia dan semua hewan. Allah lah yang memberikan akal pada manusia. Dengan akal, manusia dapat menggunakannya untuk mencari hidayah Allah.
-
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya. [TQS Al Baqarah 2: 82]
-
Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. [TQS Ali ’Imran 3 : 15]
-
pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): "Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu". Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah (surga); mereka kekal di dalamnya. [TQS Ali ’Imran 3 : 106-107]
-
-
Saya menyerukan kepada anda agar segeralah beriman kepada Allah, Rasul Nya, serta Kitab Nya. Islam-lah maka engkau selamat. Semoga Allah memberikan hidayah Nya kepada anda.

NILAI-NILAI ISLAM BISA TERWUJUD JIKA MENERAPKAN SYARI’AH ISLAM SECARA KAFFAH




Ada beberapa nilai Islam, antara lain kejujuran, kesucian, keadilan, amanah dan tolong menolong. Nilai nilai yang tinggi ini butuh untuk diterapkan. Untuk menerapkannya butuh suatu cara yang di ridhoi Allah SWT. Apakah realitas saat ini, dunia sudah menerapkan nilai nilai Islam? Kenyataannya kehidupan saat ini jauh dari nilai-nilai Islam.
-
Coba kita mulai dari kalangan siswa, setiap tahun ada saja orang tua yang khawatir karena anaknya akan menghadapi apa yang di sebut MOS, MPLS, atau ospek. Tetap saja orang tua khawatir. Menurut Fananie Anwar (2009) orang tua khawatir kalau kalau kasus IPDN dan di sekolah lainnya menimpa anak mereka. Pada faktanya adanya terjadi penyimpangan terhadap makna pendidikan.
-
Menurut Mohammad Eri Irawan (2009), kasus penggusuran dan korupsi merupakan indikasi nyata dari ketidak efisienan alat alat negara dalam merespons permasalahan publik.
-
Telah terjadi kasus perampokan di Pasuruan. Pada selasa 1 September 2009. Sekitar pukul 02.00 WIB. Perampok diperkirakan enam sampai delapan orang bersepeda motor merampok Effendi Gunawan, 67, juragan beras warga Mojokumpul, Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.
-
Selain mengambil uang, perhiasan dan barang barang lainnya, mereka juga membawa kabur Honda Jazz nopol L 1510 YT. Mobil ini dilarikan Boneng, 27, ditemani Sugiyanto,27.
-
Ini adalah contoh dari sekian banyak kasus penyimpangan dari nilai nilai Islam. Mengapa terjadi penyimpangan? Karena negeri ini tidak menerapkan hukum-hukum Islam. Jika kita ingin terus mendengar berita berita kriminal, maka teruskan saja penerapan hukum kufur ini.
-
Mungkinkah nilai – nilai Islam ini dapat terwujud jika tanpa penerapan hukum hukum Islam? Jika hanya mengambil substansi, substansi ini bisa saja ditafsirkan dengan bermacam macam versi menurut nafsu manusia. Nilai tolong menolong misalnya, tolong menolong macam apakah jika tidak merujuk pada Al Qur’an? Bolehkah kita tolong menolong untuk mempersiapkan acara natal bersama? Maka dalam hal ini adalah tolong menolong yang bathil. Begitulah tolong menolong jika tanpa merujuk dan menerapkan Al Qur’an.
-
Terapkan Syari’ah niscaya kemaslahatan akan datang. Terapkan Syari’ah, Insya Allah nilai nilai Islam akan terwujud. Tidak layak jika ada yang mengatakan dirinya sebagai tokoh islam yang memandang bahwa syari’ah islam tidak perlu diterapkan secara formal oleh negara. Sudah terbukti, bahwa kejahatan meningkat dari waktu ke waktu akibat tidak diterapkannya syari’ah islam secara formal oleh negara.
-
“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (TQS Al A’raaf:96)
-
Dalam sistem Sekular, memberikan ruang gerak bagi agama hanya pada masalah akhlak dan ritual. Ini karena trauma terhadap kekuasaan Gereja pada abad pertengahan. Beda dengan Islam, ketika Islam diterapkan, justeru menghasilkan masa keemasan di dunia Islam. Jika saat ini pada era keruntuhan Islam, Islam diambil sebatas akhlak dan ritual, maka inilah yang terjadi, kita amat jauh dari nilai nilai Islam dan keamanan menjadi mahal harganya. Dimanakah Ekonomi Islam, Hukum Pidana Islam, Hukum Perdata Islam, Politik Luar Negeri Islam, Politik Pertanian Islam, Pertahanan Keamanan Islam, Tata Negara Islam? Dikemanakan itu semua? Hukum thaghut (Pancasila & UUD 1945) yang diterapkan saat ini, tidak akan membawa kebaikan dunia akhirat.
-
Kemungkaran sistem merupakan kemungkaran terbesar. Sebab, dalam sistem yang mungkar seperti ini, syari,ah islam yang merupakan hukum hukum Allah SWT dicampakkan. Manusia justeru menbuat hukum sendiri yang terlepas dari hukum hukum Allah SWT. Padahal Allah berfirman;
-
“Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah.” [TQS Al an’am 6 : 57]
-
Agar negeri Muslim maju, bagi umat Islam tidak ada pilihan kecuali kembali pada rahasianya, yaitu penerapan sistem Syari’ah Islam secara kaaffah. Islam harus menjadi ideologi yang melandasi semua bentuk interaksi kehidupan sosial, baik dalam negeri maupun luar negeri. Syari’ah Islam telah menyiapkan negara dengan ditopang oleh sejumlah struktur yang diperlukan, diantaranya adanya Khalifah (Kepala Negara), para Mu’awin (Pembantu Khalifah), para Wali (Kepala Daerah), hingga para Qaadhi (Hakim), Petugas Administrasi dan Majelis Umat.
-
Untuk menerapkan Islam secara kaffah butuh negara. Negara yang mengemban Islam bukanlah negara yang berwawasan nasionalisme sempit (yang mengadopsi sistem Taghut), juga bukan negara yang menyebut namanya Republik Islam Iran, Afghanistan (Taliban), atau Saudi Arabia. Negara ini haruslah Negara Islam Global, itulah Daulah Khilafah Islamiyah.
--
--
SUMBER:
-
Al Qur’an Al Karim.
-
Anwar, Fananie. 2009. Paradoks Perpeloncoan. Surya, Senin, 13 Juli 2009.
-
_________,_______. 2009. Bawa Kabur Honda Jazz, Perampok Tabrak Pohon. Surya, 2 September 2009.
-
Irawan, Mohammad Eri. 2009. Amanat Penderitaan Publik. Surya, Kamis 2 Juli 2009.
-
_________,_______. 2009. Kemungkaran Marak Akibat Syariah Tidak Tegak. Al Islam, Edisi 455/Tahun XVI. Hizbut Tahrir Indonesia.
-
_________,_______. 2009. Syariah dan Khilafah: Jalan Baru Untuk Indonesia Lebih Baik. Al Islam, Edisi 460/Tahun XVI. Hizbut Tahrir Indonesia.

Selasa, 15 September 2009

MENGAPA ADA ORANG YANG MENOLAK KHILAFAH

Suatu saat di blog ini, Ngobrol Islami, pernah ada beberapa orang yang menulis di kolom komentar yang isinya antara lain: Khilafah tidak akan pernah terwujud, jika tidak suka dengan Pancasila jangan di Indonesia, dan penulis blog ini adalah orang stress karena hari harinya selalu marah marah.
-
Berkaitan dengan pendapat di atas maka komentar saya adalah:
PERTAMA: berkaitan tantang Khilafah, Khilafah adalah janji Allah S.W.T.
Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa.... [TQS An Nuur 24 : 55]
-
”Akan ada fase kenabian ditengah tengah kalian. Dengan kehendak Allah ia akan tetap ada, kemudian Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada fase Khilafah berdasarkan metode kenabian. Dengan kehendak Allah ia akan tetap ada, kemudian Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada fase penguasa yang zalim, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Lalu akan ada fase penguasa diktator, ia akan tetap ada, kemudia Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Setelah itu, akan datang kembali Khilafah ala minhajin Nubuwah” kemudian Baginda S.A.W diam. [HR Ahmad]
-
Bagaimana, masih mau bilang Khilafah nggak akan terwujud?
-
KEDUA: Perintah untuk menjauhi thaghut (Pancasila), adalah perintah Allah S.W.T, pemilik langit dan bumi. Jika tidak suka dengan Syari’ah dan Khilafah, pergi saja dari bumi.
-
“Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu” [TQS An-Nahl 16 : 36]
-
Tentang Khilafah
-
Khilafah adalah kewajiban. Artinya adalah kewajiban bagi umat Islam untuk mendirikannya. Rasulullah SAW bersabda; ”Siapa saja yang mati tanpa ada baiat [kepada Khalifah] di pundaknya, maka matinya adalah mati jahiliyah.” (Terjemahan Hadits Riwayat Muslim)
-
Jika khilafah sudah ada, kaum muslimin wajib membaiatnya. Namun bagaimana jika Khilafah masih belum ada? Agar kaum Muslimin tidak mati jahiliyah, maka wajib memperjuangkan tegaknya Khilafah ’ala Manhajun Nubuwwah
-
Menurut Taqiyuddin An Nabhani (2008:145), “Khilafah adalah akad atas dasar sukarela dan pilihan. Tidak ada paksaan bagi seseorang untuk menerima jabatan Khilafah dan tidak ada paksaan bagi seseorang untuk memilih Khalifah.”
-
Arief B Iskandar (2007 : 7) mengatakan: ”Pelan namun pasti, gagasan di seputar sistem pemerintahan Islam, yakni Khilafah, menjadi wacana (perbincangan) sekaligus isu yang dianggap serius, baik di kalangan para tokoh Muslim, maopun Non-Muslim; baik di dunia Islam maupun di Barat; baik di kalangan pemerintahan di negeri-negeri Islam maupun pemerintahan Barat, khususnya pemerintahan adidaya AS.”
-
Muhammad Bajuri (2006:1), mengatakan: ”Umat Islam saat ini hidup dalam realitas yang tidak hanya menyedihkan tetapi juga sangat menyakitkan. Negeri-negeri mereka yang di dalamnya mengandung sumber daya alam (SDA) yang begitu melimpah dijarah oleh kaum kafir penjajah. Sedang mereka di hadapan kaum kafir penjajah tidak berdaya. Akibatnya, keadaan mereka tidak ubahnya menjadi budak-budak yang menderita di dalam istananya sendiri yang sangat megah nan indah. Negara mereka yang dulunya satu berbentuk khilafah yang dipimpin oleh seorang Khalifah kini telah tercabik-cabik manjadi serpihan negeri-negeri kecil yang jumlahnya tidak kurang dari lima puluh.”
-
Mengapa Menolak Khilafah ?
-
Berikut ini hal hal yang mungkin dijadikan alasan untuk menolak Khilafah, yakni;
[1] Anti Pancasila / tidak Nasionalis.
[2] Anti Emansipasi Wanita.
[3] Anti Pluralisme.
[4] Anti Kebebasan Beragama.
[5] Anti Demokrasi.
-
Maka penjelasan untuk kelima hal diatas adalah:
PERTAMA: Pancasila adalah hukum buatan manusia (thaghut), sedangkan Allah S.W.T, memerintahkan agar manusia untuk berhukum hanya dengan hukum Allah S.W.T. hak membuat hukum adalah milik Allah S.W.T.
-
Meskipun sila pertama Pancasila terdapat Ketuhanan yang Maha Esa, tapi tidak jelas, Tuhan yang mana yang dimaksud, Tuhannya siapa yang di maksud. Sila Ketuhanan yang Maha Esa bisa saja ditafsirkan secara Islami, manakala yang diakui hanya Allah SWT, namun dalam pelajaran PPKn yang pernah saya dapatkan di SLTP, diajarkan bahwa umat Islam, Protestan, Katolik, Hindu, dan Budha sesungguhnya menyembah Tuhan yang sama yaitu Tuhan yang Maha Esa, hanya caranya yang beda tiap tiap agama.
-
Menurut saya ajaran di atas adalah batil. Dalam ajaran Islam telah jelas dan tegas, bahwa :
-
Katakanlah: "Hai orang-orang kafir, Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku". [TQS Al Kaafiruun 109 : 1-6]
-
Berkaitan dengan Nasionalisme, itu adalah ikatan yang rendah dan lemah. Ikatan macam ini bisa kuat manakala menghadapi ancaman fisik dari luar, manakala ancaman itu sudah pergi, maka nasionalisme menjadi lemah. Untuk menjaga agar nasionalisme tidak hilang, maka diadakan peringatan hari hari besar nasional.
-
Jika dengan adanya nasionalisme di tiap negeri negeri muslim, Iraq dan Iran saling berperang. Demikian juga Turki dan Kurdi, Malaysia dan Indonesia, Iraq dan Kwait juga pernah terlibat pertikaian, berarti ada yang salah dengan nasionalisme.
-
Dilain pihak, ketika palestina mendapat serangan dari Israel, negeri Muslim manakah yang mau membela Palestina ? Apakah dengan alasan nasionalisme, kemudian menganggap masalah Palestina bukan masalah dalam negeri ?!!? Sungguh menyedihkan padahal pada masa Kekhilafahan Islam, saat itu Portugis sedang mengganggu salah satu negeri Muslim, Aceh. Kemudian Aceh meminta bantuan pada Khalifah untuk mengusir Portugis. Maka Khalifah menjawab permintaan Aceh dengan mengirimkan tentara tentara Islam yang kemudian berhasil mengusir Portugis. Ini bisa dilakukan karena Khilafah Turki dan Aceh memiliki hubungan struktural, maksudnya Aceh adalah bagian dari Negara Khilafah Islam, yang tentu saja tidak dipisahkan oleh sekat sekat nasionalisme.
-
KEDUA: adanya alasan anti emansipasi wanita. Dalam ajaran Islam derajat pria dan wanita sebagai manusia adalah sama. Perbedaan pria dan wanita adalah terletak pada peran dan kewajibannya. Liberalisasi keluarga yang kini tengah dilakukan bukanlah jalan yang tepat untuk menyelesaikan persoalan yang menimpa keluarga Indonesia. Kemiskinan lebih dinilai sebagai akibat dari sistem kapitalis yang dibiarkan terus bekerja di Indonesia, sehingga menimbulkan dampak buruk terhadap keluarga Indonesia termasuk kaum ibu.
-
Penghormatan terhadap kaum ibu tidak cukup hanya sekedar secara seremonial dengan memperingati Hari Ibu, tetapi harus dilakukan secara makruf dan menempatkan peran ibu secara benar.
-
KETIGA: adanya alasan anti pluralisme. Pluralisme didefinisikan sebagai paham yang mengakui adanya pemikiran beragam –agama, kebudayaan, peradaban, dan lain-lain. dengan tegas menyatakan, bahwa Islam mengakui adanya pluralitas (keragaman) agama. Hanya saja, Islam tidak pernah mengakui kebenaran (truth claim) agama-agama selain Islam. Tidak hanya itu saja, ayat ini juga menegaskan bahwa agama-agama selain Islam itu sesungguhnya menyembah kepada selain Allah swt. Lalu, bagaimana bisa dinyatakan, bahwa Islam mengakui ide pluralisme yang menyatakan bahwa semua agama adalah sama-sama benarnya, dan menyembah kepada Tuhan yang sama?
-
Di ayat yang lain, al-Quran juga menegaskan bahwa agama yang diridloi di sisi Allah swt hanyalah agama Islam.
-
“Sesungguhnya agama yang diridloi di sisi Allah hanyalah Islam.” [TQS Ali Imron:19].
-
“Barangsiapa mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akherat termasuk orang-orang yang merugi.” [TQS Ali Imron:85].
-
Pada tempat yang lain, Allah swt menolak klaim kebenaran semua agama selain Islam, baik Yahudi dan Nashrani, Zoroaster, dan lain sebagainya. Al-Quran telah menyatakan masalah ini dengan sangat jelas.
-
“Dan diantara manusia ada yang mendewa-dewakan selain daripada Allah, dan mencintainya sebagaimana mencintai Rabb, lain dengan orang yang beriman, mereka lebih mencintai Allah. Kalau orang lalim itu tahu waktu melihat adzab Allah niscaya mereka sadar sesungguhnya semua kekuatan itu milik Allah, dan Allah amat pedih siksaNya.”[ TQS al-Baqarah:165].
-
“Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putera Allah” dan orang Nasrani berkata: “Al Masih itu putera Allah”. Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dila`nati Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?” [TQS al-Taubah:30]
-
“Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” [TQS al-Taubah:31]
-
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: “Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya”. Katakanlah: “Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?” (Kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia (biasa) di antara orang-orang yang diciptakan-Nya. Dia mengampuni bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu).” [TQS al-Maidah:18]
-
“Sungguh telah kafir, mereka yang mengatakan, “Tuhan itu ialah Isa al-Masih putera Maryam.”[ TQS al-Maidah:72]
-
Ayat-ayat di atas –dan masih banyak ayat yang lain– menyatakan dengan sangat jelas (qath’iy), bahwa Islam telah menolak truth claim semua agama selain Islam. Islam juga menyatakan dengan tegas, bahwa konsepsi Ketuhanan Islam berbeda dengan agama selain Islam yang ada pada saat ini, alias tidak sama. Sedangkan agama Yahudi dan Nashraniy sebelum disimpangkan oleh penganutnya, dahulunya masih memiliki konsepsi ketuhanan yang sama dengan agama Islam, yakni tauhid. Hanya saja, karena keculasan para penganutnya, akhirnya dua agama menyimpang jauh dari konsepsi tauhid. Dari sini bisa dipahami, bahwa Islam tidak sama dengan agama yang lain yang ada pada saat ini, baik dari sisi cara penyembahan (bentuk empirik), maupun konsepsi ketuhanannya (aspek gnosis). Fakta nash telah menunjukkan kesimpulan ini dengan sangat jelas. Oleh karena itu, menyamakan Islam dengan agama selain Islam jelas-jelas keliru dan menyesatkan, bahkan terkesan dipaksakan.
-
Seandainya ide pluralisme agama ini memang diakui di dalam Islam, berarti, tidak ada satupun orang yang masuk ke neraka dan kekal di dalamnya. Padahal, al-Quran telah menjelaskan dengan sangat jelas, bahwa orang Yahudi, Nashrani, dan kaum Musyrik, tidak mungkin masuk ke surganya Allah, akan tetapi mereka kekal di dalam neraka. Perhatikan ayat berikut ini.
-
“Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: “Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani”. Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar”. [TQS al-Baqarah:111]
-
Dari seluruh uraian di atas dapat disimpulkan, bahwa surat al-Hujurat ayat 13 bukanlah pembenar bagi ide pluralisme agama. Ayat tersebut hanya berbicara pada konteks pluralitas suku, bangsa, dan agama, dan sama sekali tidak berbicara pada konteks gagasan pluralisme, seperti yang diklaim para pengusung ide pluralisme. Bahkan, nash-nash al-Quran jelas-jelas telah menyatakan pertentangan Islam dengan ide pluralisme.
-
Demikianlah, Islam sama sekali tidak mengakui kebenaran ide pluralisme, baik ide agama global maupun kesatuan transenden. Islam hanya mengakui adanya pluralitas agama dan keyakinan, serta mengakui adanya identitas agama-agama selain Islam. Islam tidak memaksa pemeluk agama lain untuk masuk Islam. Mereka dibiarkan memeluk keyakinan dan agama mereka. Hanya saja, pengakuan Islam terhadap pluralitas agama tidak boleh dipahami bahwa Islam juga mengakui kebenaran (truth claim) agama selain Islam.
-
Adapun untuk memecahkan masalah pluralitas agama dan keyakinan, Islam memiliki sikap dan pandangan yang jelas; yakni mengakui identitas agama-agama selain Islam, dan membiarkan pemeluknya tetap dalam agama dan keyakinannya. Islam tidak akan melenyapkan identitas agama-agama selain Islam, seperti gagasan kelompok pluralis pertama (global religion).
-
Akhirnya, pluralisme adalah paham sesat yang bertentangan ‘aqidah Islam. Siapapun yang mengakui kebenaran agama selain Islam, atau menyakini bahwa orang Yahudi dan Nashrani masuk ke surga, maka dia telah murtad dari Islam.
-
KEEMPAT: Adanya alasan anti kebebasan beragama. Islam tidak memaksa umat non muslim untuk pindah agama, sebab agama yang haq dan agama yang bathil itu sudah jelas. Negara Islam tidak ikut campur terhadap akidah dan ritual umat Non Muslim.
-
Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar dari pada jalan yang sesat. Karena itu, siapa yang mengingkari Thaghut dan mengimani Allah, sesungguhnya ia telah berpegang pada tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Allah maha mendengar lagi maha mengetahui. (QS. Al-Baqarah [2]: 256)
-
Muhammad bin Ishaq menuturkan dari Ibnu Abbas bahwa ayat ini turun kepada seorang Anshar dari Bani Salim bernama al-Hushaini. Dia memiliki dua orang anak yang beragama Nasrani. Dia sendiri adalah seorang Muslim. Lalu dia berkata kepada Rasulullah saw., “Apakah tidak saya paksa saja keduanya (untuk masuk Islam) karena mereka enggan kecuali menjadi Nasrani.” Allah Swt. kemudian menurunkan ayat ini menjelaskan perkara tersebut.1
-
Allah Swt. berfirman: Lâ ikrâha fî al-dîn (Tidak ada paksaan untuk [memasuki] agama [Islam]). Makna al-ikrâh, sebagaimana dituturkan al-Baidhawi, adalah mengharuskan orang lain melakukan suatu perbuatan, sementara orang yang dipaksa itu tidak melihat kebaikan di dalamnya tatkala dia membawanya.2 Adapun ad-dîn yang dimaksud dalam ayat ini adalah dîn al-Islâm.3 Kendati berbentuk berita, yakni menegasikan pemaksaan dalam agama, ia mengandung makna larangan.4 Artinya, ayat ini melarang tindakan memaksa orang kafir untuk masuk ke dalam dîn al-Islâm. Kesimpulan demikian juga disampaikan oleh banyak mufassir seperti Ibnu Jarir al-Thabari, Ibnu Katsir, al-Samarqandi, dan al-Jazairi.5
-
Dalam beberapa ayat lainnya memang terdapat kewajiban perang untuk menghadapi kafir dan munafik (lihat QS at-Taubah [9]: 73, at-Tahrim [66]: 3, dll). Akan tetapi, perang itu harus dihentikan ketika mereka bersedia menjadi kafir dzimmi, membayar jizyah dan tunduk pada hukum Islam (lihat QS at-Taubah [9]: 29).
-
Suatu saat Umar ra. menyebut tentang kaum Majusi, lalu ia berkata, “Aku tidak tahu bagaimana memperlakukan mereka.” Abdurrahman bin Auf kemudian berkata, “Aku bersaksi bahwa aku benar-benar mendengar Rasulullah saw. pernah bersabda:
-
Perlakukanlah mereka (yakni pemeluk Majusi) sebagaimana pelakuan terhadap Ahlul Kitab (HR Malik).
-
Dengan demikian, dalam memeluk Islam, orang kafir tidak dipaksa untuk melakukannya. Namun, khusus kaum musyrik Arab, mereka tidak diberi pilihan kecuali hanya masuk Islam. Jika menolak, mereka harus diperangi (lihat QS al-Fath [48]: 16).
-
Patut ditegaskan, ketentuan itu hanya berlaku dalam memasuki Islam. Selain musyrik Arab, orang kafir tidak boleh dipaksa masuk Islam. Berbeda halnya apabila mereka sudah menjadi Muslim dan hendak murtad. Islam memaksa pemeluknya untuk tetap berada di dalamnya. Apabila ada yang hendak keluar atau murtad dari agamanya, Islam memberikan hukum tegas kepada pelakunya, yakni hukuman mati. Hukuman itu wajib dijatuhkan apabila pelakunya bersikukuh murtad meskipun sudah diminta bertobat (istitâbah) dan diberi tenggang waktu untuk berpikir ulang. Rasulullah saw. bersabda:
-
Siapa saja yang mengubah (menukar) agamanya, bunuhlah (HR Ahmad, al-Bukhari, Abu Dawud, at-Tirmidzi, al-Nasa’i dan Ibnu Majah).
-
KELIMA: Adanya alasan anti Demokrasi. Dalam Demokrasi, prisipnya suara rakyat adalah suara Tuhan. Ini jelas suatu perkara yang bathil dan kufur. Demokrasi menempatkan manusia sebagai Tuhan karena dengan Demokrasi, dapat melegalisasikan Undang Undang yang menyimpang dari peraturan Allah SWT.
-
Di tengah euforia proses Demokrasi (pemilu), perubahan kembali digantungkan pada proses Demokrasi. Hampir semua partai politik peserta pemilu 2009 menjanjikan perubahan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia. Janji itu tergambar saat deklarasi kampanye damai yang diselenggarakan KPU di Area Pekan Raya Jakarta, senin (16 / 3). Sejak tanggal tersebut hingga jelang masa tenang sebelum pemilu, rakyat akan disuguhi celotehan janji dan mimpi tentang perubahan dengan berbagai macam redaksi dan visualisasi. Apakah benar pemilu yang kesepuluh kalinya ini akan bisa mewujudkan perubahan?
-
Demokrasi bukan jalan mewujudkan perubahan hakiki. Menggantungkan harapan terjadinya perubahan hakiki kepada Demokrasi hanya akan mendatangkan kekecewaan. Fakta yang terjadi di negeri negeri Islam selama ini sudah menegaskan hal itu. Karena itu, tidak sepantasnya kita masih menaruh harapan pada Demokrasi.
-
-
SUMBER:
-
Al Qur’an Al Kariim
-
An-Nabhani, Taqiyuddin. 2001. Peraturan Hidup dalam Islam (Edisi Mu’tamadah). Jakarta. Hizbut Tahrir Indonesia.
-
Bajuri, Muhammad. 2006. Menyambut Kematian nan Indah. Pasuruan. Al-Izzah.
-
_________,_________. 2009. Demokrasi Bukan Jalan Perubahan Hakiki. Al Islam Edisi 447/Tahun XVI. Jakarta. Hizbut Tahrir Indonesia.
-
_________,_________.2009. Hizbut Tahrir Tolak Kesetaraan Gender. _______. Access date 2009-09-15. http://www.menkokesra.go.id/content/view/2455/1/.
-
_________,_________. 2009. Islam Menolak Ide kebebasan beragama. Hizbut Tahrir Indonesia. Access date 2009-09-15. http://hizbut-tahrir.or.id/2008/10/03/islam-menolak-ide-kebebasan-beragama/.
-
_________,_________.2009. PLURALISME: Agama Global dan Kesatuan Transenden. Hizbut Tahrir Indonesia. Access date 2009-09-15. http://hizbut-tahrir.or.id/2008/06/18/pluralisme-agama-global-dan-kesatuan-transenden/.
-
Iskandar, Arief B. 2007. Ulama Ahlus-Sunnah Mewajibkan Khilafah. Bogor. Afkar Media Publishing.

Jumat, 11 September 2009

SIKAP SEORANG MUSLIM TERHADAP KEMATIAN

Barangkali saat ini, ada saudara kita, orang yang dekat dengan kita telah menemui ajal. Ada bermacam macam kondisi, ada yang menemui ajal saat ia sujud kepada Allah S.W.T, Subhanallaah. Ada pula yang sedang melakukan kemaksiatan, Na’udzubillaah. Dari sekian banyak kematian yang kita saksikan, bagaimana pengaruhnya terhadap diri kita. Keimanan yang ada pada diri kita, dapat mencegah perbuatan maksiat, manakala kita menyaksikan kematian. Dengan sekian banyak kita menyaksikan kematian, harus membuat kita semakin merendahkan diri dihadapan Allah S.W.T. bagaimana mungkin seorang manusia memasuki pemakaman dengan hati yang sombong, mungkin ada kekafiran dalam hatinya.
-
Menurut Muhammad Bajuri (2006), Terhadap kematian ini, Islam punya pandangan yang istimewa. Pandangan yang [barangkali] tidak dimiliki oleh agama manapun selain Islam. Bahkan pandangan ini yang juga turut menjadikan hidup kaum Muslimin memiliki makna dan arti. Sebab, Islam mengajarkan bahwa kematian harus diyakini sebagai terbukanya pintu pertemuannya dengan Allah SWT, yaitu suatu pertemuan yang saat saat terjadinya amat sangat diimpikan oleh setiap orang yang beriman.
-
Saat saya di internet, saya kunjungi Youtube. Saya melihat bagaimana kondisi mayat seorang ahli maksiat. Dia adalah pemuda usia 18 tahun, meninggal di salah satu rumah sakit di Oman. Dia di makamkan secara Islami. Namun ayah si pemuda ini meminta kuburan anaknya di gali lagi, karena si ayah penasaran tentang penyebab kematian anaknya. Baru saja di tanam dalam tanah selama 3 jam, ketika di gali, terlihat jasad pemuda ini amat berbeda. Jasad terlihat hangus seperti dibakar, matanya melotot menunjukkan ketakutan, serta terdapat bekas pukulan di jasadnya. Ini adalah salah satu contoh dari sekian banyak jenazah ahli maksiat
-
Beda lagi dengan kisah seorang sopir truk. Kisah ini saya dengar dari pengakuan seorang mantan ahli maksiat, saya mendengarnya melalui radio. Dua orang sahabat seprofesi sebagai sopir truk. Kedua orang ini sama sama sering melakukan maksiat. Suatu ketika temannya meninggal dunia. Ia kemudian dimakamkan secara Islami. Si sahabat ikut membantu pemakaman almarhum, dia masuk ke liang kubur untuk menaruh jasad sahabatnya di liang kubur. Jenazah sudah ditaruh, kemudian di pendam. Ternyata si sahabat, kehilangan dompetnya. Dia menduga dompetnya jatuh saat menguburkan jenazah. Si sahabat kemudian meminta izin pada keluarga almarhum agar diperbolehkan menggali kembali makam almarhum. Izin telah di dapat, dimulailah penggalian kembali. Alangkah terkejutnya ketika ia mendapati jenazah almarhum kain kafannya compang camping dan kondisi jenazah menunjukkan tanda tanda habis disiksa. Dompet si sahabat ini tepat berada diantara kedua kaki jenazah. Setelah kejadian itu, maka si sahabat insaf.
-
Mati di Ranjang dan Mati di Medan Perang.
-
Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw, ketika menghadapi sakaratul maut, mengambil khamishah (kain kecil), dan menaruhnya di wajah beliau, karena beratnya kondisi yang beliau hadapi. Lalu, beliau berdoa: “Laa ilahaa illallah…laa ilaaha illallah … laa ilaaha illallah. Sungguh, kematian itu amat pendih. Ya Allah, bantulah aku menghadapi sakaratul maut. Ya Allah, ringankanlah sakaratul maut ini buat ku”.
-
Aisyah menuturkan: “Demi Allah, beliau mencelupkan kain itu ke air, lalu meletakkannya di atas wajahnya”. Lalu, beliau berdoa: “Ya Allah, bantulah aku menghadapi sakaratul maut”. Mengapa Rasulullah Saw berdoa seperti itu? Para Sahabat menafsirkan, beliau berdoa demikian, karena diberi dua pilihan. Diperpanjang usianya atau bertemu Tuhannya. Tetapi, beliau, ‘justru memilih teman Tertingginya (Rabbnya)’. “Aku ingin segera meninggalkan dunia ini … aku ingin meninggal saat ini”, ujar Rasulullah Saw.
-
Mati di ranjang belum tentu lebih mudah dari pada mati di medan perang. Saya menyaksikan menjelang meninggalnya Eyang Puteri, beliau nafas tersengal sengal. Saya dan saudara saudara saya berusaha untuk menuntun Eyang Puteri agar mengucapkan kalimat toyyibah, saya juga telah mencoba mentalkini beliau. Dengan nafas yang tersengal sengal seperti itu beliau susah untuk mengucapkan satu kata. Eyang Puteri meninggal hari jum’at. Orang mukmin yang meninggal pada hari jum’at itu husnul khatimah. Saya pikir-pikir kalo begitu alangkah beruntungnya Eyang Puteri, bagaimana tidak, saat di rumah sakit Eyang mengucapkan Kalimah Syahadat, dan meninggal pada hari jum’at.
-
Mungkin saja mati di medan perang itu lebih mudah. Saat berperang, kena rudal, kemudian seketika itu mati. Dan saat mati di masukkan ke surga tanpa hisab serta dinikahkan dengan bidadari - bidadari perawan.
-
Menurut Orido (2007), 6 keistimewaan yang mati syahid yaitu: diampuni dosanya sejak mulai pertama darahnya mengucur, melihat tempatnya didalam surga, dilindungi dari adzab kubur, dan terjamin keamanannya dari malapetaka besar, merasakan kemanisan iman, dikawinkan dengan bidadari, dan diperkenankan memeberikan syafa’at bagi 70 orang kerabatnya.
-
Dari sekian banyak kematian, itu adalah nasihat bagi kita. Kematian itu tidak bisa dimajukan dan dimundurkan. Dimanapun manusia berada, kematian akan menjumpai mereka. Jadi siapkanlah menghadapi kematian dengan iman dan amal shaleh.
-
Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah) [TQS Al Jumu’ah 62 : 8]
-
Persiapkan Hadapi Kematian
-
Menurut Syamsuri Rifa’i (2008), yang harus dilakukan untuk mempersiapkan kematian adalah;
-
Pertama: Mengakui dosa-dosa, ketidakberdayaan di hadapan Allah Yang Maha Kuasa, dan penyesalan yang dalam. Agar taubat kita diterima dan sempurna. Penyesalan dan taubat yang disertai dengan tangisan dan tetesan air mata di hadapan Allah Yang Maha Suci. Agar Dia mengampuni salah dan dosa kita, menerima taubat kita.
-
Kedua: Menunaikan hak-hak Allah dan hak-hak manusia. Lakukan sendiri, tidak diwakilkan kepada orang lain.
-
Ketiga: Memperhatikan dan memperdulikan wasiat. Tunaikan sendiri hak-hak Allah dan hak-hak manusia, jangan diwakilkan kepada orang lain.
-
Keempat: Persoalan harta. Harta pasti akan keluar dari tangan kita. Tunaikan sendiri, jangan wakilkan pada orang lain atau ahli waris. Karena belum tentu mereka memikirkan nasib kita di negeri Barzakh dan Akhirat. Mengapa? Karena manusia dan setan akan selalu berbisik pada ahli waris agar tidak menunaikan hak-hak yang berkaitan dengan harta. Sementara jika ajal telah tiba semua itu sudah berada di luar kemampuan dan kekuasaan kita. Saat itulah timbul penyesalan yang amat sangat dalam seperti yang dinyatakan di dalam Al-Qur’an:
--
-
SUMBER:
-
Al Qur’an Al Qarim dan Terjemahannya.
-
Bajuri, Muhammad. 2006. Menyambut Kematian nan Indah. Pasuruan. Al Izzah.
-
Mashadi. 2008. Kematian Sebagai Nasihat. Eramuslim. Access date September 10, 2009. http://www.eramuslim.com/syariah/bercermin-salaf/kematian-sebagai-nasihat.htm.
-
Orido. 2007. [HOTD] Hidup Mulia Atau Mati Syahid. oRiDo™ On wORds. Access date September 10, 2009. http://orido.wordpress.com/2007/03/21/hotd-hidup-mulia-atau-mati-syahid/
-
Rifa’I, Syamsuri. 2008. Adab-Adab Persiapan Kematian. Keluarga Bahagia. Access date September 10, 2009. http://shalatdoa.blogspot.com/2008/11/adab-adab-persiapan-kematian.html.

Senin, 07 September 2009

ZUHUD


OLEH : KH ABDULLAH GYMNASTIAR


Ada empat tipe manusia berkaitan dengan harta dan gaya hidupnya :
Pertama, orang berharta dan memperlihatkan hartanya. Orang seperti ini biasanya mewah gaya hidupnya, untung perilakunya ini masih sesuai dengan penghasilannya, sehingga secara finansial sebenarnya tidak terlalu bermasalah. Hanya saja, ia akan menjadi hina kalau bersikap sombong dan merendahkan orang lain yang dianggap tak selevel dengan dia. Apalagi kalau bersikap kikir dan tidak mau membayar zakat atau mengeluarkan sedekah. Sebaliknya, ia akan terangkat kemuliaannya dengan kekayaannya itu jikalau ia rendah hati dan dermawan.
Kedua, orang yang tidak berharta banyak, tapi ingin kelihatan berharta. Gaya hidup mewahnya sebenarnya diluar kemampuannya, hal ini karena ia ingin selalu tampil lebih daripada kenyataan. Tidaklah aneh bila keadaan finansialnya lebih besar pasak daripada tiang. Nampaknya, orang seperti ini benar-benar tahu seni menyiksa diri. Hidupnya amat menderita, dan sudah barang tentu ia menjadi hina dan bahkan menjadi bahan tertawaan orang lain yang mengetahui keadaan yang sebenarnya.
Ketiga, orang tak berharta tapi berhasil hidup bersahaja. Orang seperti ini tidak terlalu pening dalam menjalani hidup karena tak tersiksa oleh keinginan, tak ruwet oleh pujian dan penilaian orang lain, kebutuhan hidupnya pun sederhana saja. Dia akan hina kalau menjadi beban dengan menjadi peminta-minta yang tidak tahu diri. Namun tetap juga berpeluang menjadi mulia jikalau sangat menjaga kehormatan dirinya dengan tidak menunjukan berharap dikasihani, tak menunjukan kemiskinannya, tegar, dan memiliki harga diri.
Keempat, orang yang berharta tapi hidup bersahaja. Inilah orang yang mulia dan memiliki keutamaan. Dia mampu membeli apapun yang dia inginkan namun berhasil menahan dirinya untuk hidup seperlunya. Dampaknya, hidupnya tidak berbiaya tinggi, tidak menjadi bahan iri dengki orang lain, dan tertutup peluang menjadi sombong, serta takabur plus riya. Dan yang lebih menawan akan menjadi contoh kebaikan yang tidak habis-habisnya untuk menjadi bahan pembicaraan. Memang aneh tapi nyata jika orang yang berkecukupan harta tapi mampu hidup bersahaja (tentu tanpa kikir). Sungguh ia akan punya pesona kemuliaan tersendiri. Pribadinya yang lebih kaya dan lebih berharga dibanding seluruh harta yang dimilikinya, subhanallaah.
***
Perlu kita pahami bahwa zuhud terhadap dunia bukan berarti tidak mempunyai hal-hal yang bersifat duniawi, semacam harta benda dan kekayaan lainnya, melainkan kita lebih yakin dengan apa yang ada di tangan Allah daripada apa yang ada di tangan makhluk. Bagi orang yang zuhud terhadap dunia, sebanyak apapun harta yang dimiliki, sama sekali tidak akan membuat hatinya merasa tenteram, karena ketenteraman yang hakiki adalah ketika kita yakin dengan janji dan jaminan Allah.
Andaikata kita merasa lebih tenteram dengan sejumlah tabungan di bank, saham di sejumlah perusahaan ternama, real estate investasi di sejumlah kompleks perumahan mewah, atau sejumlah perusahaan multi nasional yang dimiliki, maka ini berarti kita belum zuhud. Seberapa besar pun uang tabungan kita, seberapa banyak saham pun yang dimiliki, sebanyak apapun asset yang dikuasai, seharusnya kita tidak lebih merasa tenteram dengan jaminan mereka atau siapapun. Karena, semua itu tidak akan datang kepada kita, kecuali ijin Allah. Dia-lah Maha Pemilik apapun yang ada di dunia ini.
Begitulah. Orang yang zuhud terhadap dunia melihat apapun yang dimilikinya tidak mejadi jaminan. Ia lebih suka dengan jaminan Allah karena walaupun tidak tampak dan tidak tertulis, tetapi Dia Mahatahu akan segala kebutuhan kita, dan bahkan, lebih tahu dari kita sendiri.
Ada dan tiadanya dunia di sisi kita hendaknya jangan sampai menggoyahkan batin. Karenanya, mulailah melihat dunia ini dengan sangat biasa-biasa saja. Adanya tidak membuat bangga, tiadanya tidak membuat sengsara. Seperti halnya seorang tukang parkir. Ya tukang parkir. Ada hal yang menarik untuk diperhatikan sebagai perumpamaan dari tukang parkir. Mengapa mereka tidak menjadi sombong padahal begitu banyak dan beraneka ragam jenis mobil yang ada di pelataran parkirnya? Bahkan, walaupun berganti-ganti setiap saat dengan yang lebih bagus ataupun dengan yang lebih sederhana sekalipun, tidak mempengaruhi kepribadiannya!? Dia senantiasa bersikap biasa-biasa saja.
Luar biasa tukang parkir ini. Jarang ada tukang parkir yang petantang petenteng memamerkan mobil-mobil yang ada di lahan parkirnya. Lain waktu, ketika mobil-mobil itu satu persatu meninggalkan lahan parkirnya, bahkan sampai kosong ludes sama sekali, tidak menjadikan ia stress. Kenapa sampai demikian? Tiada lain, karena tukang parkir ini tidak merasa memiliki, melainkan merasa dititipi. Ini rumusnya.
Seharusnya begitulah sikap kita akan dunia ini. Punya harta melimpah, deposito jutaan rupiah, mobil keluaran terbaru paling mewah, tidak menjadi sombong sikap kita karenanya. Begitu juga sebaliknya, ketika harta diambil, jabatan dicopot, mobil dicuri, tidak menjadi stress dan putus asa. Semuanya biasa-biasa saja. Bukankah semuanya hanya titipan saja? Suka-suka yang menitipkan, mau diambil sampai habis tandas sekalipun, silahkan saja, persoalannya kita hanya dititipi.
Rasulullah SAW dalam hal ini bersabda, "Melakukan zuhud dalam kehidupan dunia bukanlah dengan mengharamkan yang halal dan bukan pula dengan memboroskan kekayaan. Zuhud terhadap kehidupan dunia itu ialah tidak menganggap apa yang ada pada dirimu lebih pasti daripada apa yang ada pada Allah. Dan hendaknya engkau bergembira memperoleh pahala musibah yang sedang menimpamu walaupun musibah itu akan tetap menimpamu." (HR. Ahmad).***

MEMINTA PERTOLONGAN ALLAH S.W.T MELALUI DZIKIR

Suatu hari pernah saya berjalan jalan di Royal Plaza. Saya menemukan CD yang dari covernya itu saya ketahui bahwa itu berisi ceramahnya Ustadz Yusuf Mansyur. Saat saya pulang, saya putar itu CD di VCD Player milik Eyang Puteri. Alhamdulillah, saya dapat tambahan ilmu keislaman. Dalam CD itu, Ustadz Yusuf Mansyur menasihati, jika menghadapi masalah lakukanlah enam amal shaleh, yakni; wudhu, shalat, baca Qur’an, sedekah, doa, dan tawakal.
-
Beberapa tahun setelah berlalu, saya menghadapi suatu masalah. Saya kuliah akuntansi di UBAYA, saya bermasalah dalam mengerjakan skripsi. Dosen pembimbing saya, Pak Eko, kadang marah marah pada saya. Saya gak suka sama sikap itu dosen. Saya memutuskan untuk ganti dosen pembimbing. Saya buat surat permohonan ganti dosen pembimbing, itu surat sudah di tanda tangani Pak Eko, kemudian itu surat saya berikan pada Ketua Jurusan Akuntansi, Bu Ria.
-
Surat permohonan ditolak oleh Bu Ria. Stres juga saat itu, saya pikir kuliah udah molor, mau ganti dosen saja kok susah. Saya ingat nasihat Pak Yusuf Mansyur saat itu. Saya amalkan. Ada cerita menarik saat saya sedekah, dalam kondisi sedih saya berangkat shalat jum’at di Indosat. Selesai shalat saya bagikan buletin Al Islam, saat itu saya lihat dua ibu ibu pengemis. Saya beri dia lima puluh ribu rupiah. Eh ternyata saat di rumah, saya dapat rizki lima ratus ribu rupiah. Allaahu Akbar.
-
Saya coba tulis lagi surat permohonan ganti dosen pembimbing, kali ini dengan alasan yang akademis yang bisa diterima oleh Bu Ria. Saya berpikir, wudhu, shalat, sedekah, beca Qur’an, berdoa sudah saya lakoni, mungkin cuma kurang satu, tawakal. Maka saat itu saya niatkan tawakal kepada Allah S.W.T. Saya pergi ke kampus UBAYA buat nylesaikan ini masalah. Hasilnya, alhamdulillah, saya dah dapat tandatangan Pak Eko, Bu Yuliawati (dosen pembimbing), Bu Ria, dan Pak Stevanus (dosen pembimbing baru yang saya ajukan).
-
Ujian Komprehensif dan Ujian Skripsi
-
Di Universitas Surabaya, jika ingin lulus S1, harus melalui dua ujian yakni ujian komprehensif dan ujian skripsi. Ujian komprehensif adalah ujian untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman mahasiswa terhadap beberapa mata kuliah yang dianggap penting dan mendasar. Jika sudah lulus ujian komprehansif, maka mahasiswa melanjutkan untuk ujian skripsi. Dalam ujian skripsi ini, tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa penguasaan mahasiswa terhadap skripsi yang dia tulis.
-
Saya sebenarnya sudah gak tertarik dengan kuliah akuntansi yang saya jalani, oleh sebab itulah untuk menghapal akuntansi biaya rasanya susah dan lama. Ini saya lakukan sebagai persiapan menghadapi ujian komprehensif. Ini belum mempersiapkan mata kuliah auditing, pengantar akuntansi, dan sistem informasi akuntansi. Saya pikir-pikir, saya sudah membaca tentang ilmu-ilmu agama dan hal hal yang berhubungan dengan keislaman, sekarang saatnya mengamalkan ilmu. Saya lakukan seperti yang di nasehatkan Ustadz Yusuf Mansyur, dan melakukan ikhtiar. Sambil saya selesaikan skripsi, saya juga menghapal mata kuliah yang diujikan pada ujian komprehensif. Namun demikian, rasanya berat jika saya lalui tanpa belajar ilmu agama dan hal hal lain yang berhubungan dengan islam. Tentu saja sambil ikhtiar, saya juga baca baca tentang keislaman.
-
Alhamdulillaah, skripsi sudah ditandatangani Pak Stevanus. Saya daftarkan diri saya untuk ikut ujian komprehensif. Saya siapkan diri saya dengan ikhtiar dan amal shaleh yang pernah saya lakukan sebelumnya. Alhamdulillaah, saat ujian komprehensif saya dapat pertolongan Allah. Saya diuji oleh dosen yang membantu.
-
Pertama, saya diuji oleh mantan dosen pembimbing saya, Bu Yuliawati Tan, berkaitan dengan pemahaman saya tentang pengantar akuntansi dan auditing. Beliau tanya pada saya, apa saja yang sudah kamu pelajari. Saya sebutkan beberapa bagian yang sudah saya pelajari. Saat menguji Bu Yuliawati menanyakan pertanyaan pertanyaan yang mendasar, meskipun ada beberapa pertanyaan yang tak dapat saya jawab dengan benar.
-
Selanjutnya, giliran Pak Boni yang menguji saya, berkaitan dengan pemahaman saya tentang sistem informasi akuntansi. Saya merasa lumayan sebagian besar pertanyaan beliau bisa saya jawab.
-
Terakhir, giliran Pak Imanuel menguji pemahaman saya tentang akuntansi biaya. Pak Imanuel memberikan pertanyaan yang amat mudah saya jawab. Dan Alhamdulillaah, saya lulus ujian komprehensif dengan nilai 60.
-
Saat itu ketiga dosen penguji saya memang Non Muslim. Tak lupa saya doakan mereka agar mendapatkan hidayah Islam, agama yang benar.
-
Menjelang ujian skripsi, saya melakukan amal shaleh yang sama. Selain itu saya juga lakukan ikhtiar dengan mempersiapkan sumber-sumber yang saya kutip, menghapalkan skripsi yang saya tulis, dan mempersiapkan presentasi. Namun memang sudah jadi kehendak Allah S.W.T saya gagal pada ujian skripsi yang pertama.
-
Saya pikir-pikir, kenapa saya gagal pada ujian skripsi ini. Ah ini kan kehendak Allah, pasti ada hikmah nya, bukankah jika Allah sayang pada seseorang, maka Dia akan menguji hamba. Saya ingat bahwa saya banyak berbuat maksiat, barangkali saja ini adalah teguran dari Allah.
-
Saya coba usahakan lagi, saya segera revisi skripsi saya, saya minta tandatangan Pak Stevanus, saya kumpulkan kembali, dan saya lakukan amal shaleh yang sama. Pada kali yang kedua, Alhamdulillah saya lulus ujian skripsi. Ini benar-benar pertolongan Allah S.W.T. Coba bayangkan, saya belum meminta tanda tangan Bu Hastuti, dosen penguji ujian skripsi yang pertama. Yang mana secara administratif, jika tidak ada tanda tangan ini saya tidak diperbolehkan ikut ujian skripsi, tapi ternyata Allah S.W.T memberikan pertolongan Nya sehingga saya bisa diperbolehkan ikut ujian skripsi. Saat diuji oleh Pak Gregorius dan Bu Yeni, ada data operating profit dan operating cash flow periode 2005 dan 2006 yang tidak saya bawa. Saat diperiksa Bu Yeni ternyata ada beberapa data yang tidak valid. Kemudian oleh Pak Gregorius saya di suruh cari kembali data data itu di internet. Saat saya cari data tersebut, saya mengucap; “Demi Allah, seandainya saya lulus dalam ujian ini, saya akan baca tahlil 70.000 kali.”
-
Saya save data data itu di flash disk. Sebelum saya kembali ke ruang ujian, saya sempatkan ke masjid untuk shalat dhuhur. HP berbunyi beberapa kali, namun tidak saya angkat karena saya sedang shalat dan di masjid. Keluar dari masjid, HP berbunyi lagi, kali ini saya angkat, ternyata yang telpon adalah Pak Gregorius. Beliau bilang bahwa jika saya tidak datang dalam waktu 5 menit maka akan di diskualifikasi. Saya lari menuju ruang ujian.
-
Flash disk saya berikan pada Pak Gregorius. Bu Yeni dan Pak Gregorius memeriksa data data yang dari internet dengan data data yang ada pada skripsi saya. Pada awal awalnya data banyak yang tidak valid, namun yang valid juga banyak. Oleh karena itu Pak Gregorius mengizinkan saya agar ujian dapat di lanjutkan. Pak Gregorius meninggalkan kami, dan saya hanya di uji Bu Yeni. Ujian berjalan mudah. Saat pengumuman hasil ujian, Alhamdulillaah saya lulus.
-
Begitulah jika Allah S.W.T menghendaki sesuatu, maka tidak akan menimpa manusia melainkan apa apa yang telah ditetapkan Nya.
-
----------------------******************---------------------

Sabtu, 05 September 2009

SEJARAH PENGKHIANATAN PENGUASA NEGERI NEGERI MUSLIM

Pada abad ke 17, Negara Khilafah Islamiyah semakin lemah. Ada dua faktor penyebabnya, yakni bangkitnya negara negara Eropa dengan akidah Sekularismenya dan upaya disintegrasi penguasa negeri negeri Muslim yang berusaha memisahkan diri dari Negara Khilafah Islam. Sesungguhanya faktor yang terbesar adalah faktor internal, yakni pengkhianatan penguasa negeri negeri Muslim.
-
Pada 3 Maret 1924, Mustafa Kemal Attaturk, agen Inggris melakukan kudeta terhadap Negera Khilafah Islam. Kudeta ini mengakhiri sejarah Khilafah Islam. Kemudian Kemal Attaturk mengubahnya menjadi negara Turki Sekuler, serta memindahkan ibukotanya dari Istanbul ke Ankara.
-
Saat ini, Turki menjadi negara kecil, lemah, dan tidak diperhitungkan oleh dunia. Bandingkan dengan pada saat turki menjadi pusat pemerintahan islam, saat itu Negara Khilafah Islam menjadi negara adidaya, mempunyai wilayah yang luas, dari Spanyol hingga Indonesia.
-
Berikut ini adalah catatan pengkhianatan penguasa negeri negeri Muslim;
-
[1] Rezim penguasa negeri negeri Teluk membiarkan tentara Amerika memasuki wilayah mereka dengan membangun pangkalan militer di Hijaz.
-
[2] Alih alih membela sikap rakyat Palestina yang menentang keberadaan Israel, Raja Yordania Abdullah malah menyerukan agar Pemerintah Persatuan Palestina yang baru harus mengakui Israel dan meninggalkan tindakan kekersan jika ingin diakui.
-
[3] Saudi Arabia mengeluarkan fatwa tentang bolehnya berdamai dengan Israel, yang secara tidak langsung merupakan pengakuan terhadap Israel.
-
[4] Beberapa negara Arab dan negeri negeri Islam lainnya secara terbuka atau diam diam berhubungan dengan Israel.
-[5] Dari sejarah diketahui, Raja Abdullah (Transjordan), Raja Farauk (Mesir), memiliki hubungan yang erat dengan Inggris dan Amerika Serikat.
-
[6] Ayah Raja Abdullah, Sharif Husein, sebelumnya telah bersekutu dengan Inggris untuk memerangi Negara Khilafah Islam. Kakaknya, Faisal, sebelumnya memiliki hubungan dengan pemimpin Zionis, Chaim Wiesman. Pembentukan negara Saudi Arabia tidak lepas dari campur tangan negara negara Barat, dalam hal ini Inggris. Kerjasama ini telah dilakukan oleh Dinasti Saud (Rezim Keluarga Saudi Arabia) dengan Inggris sekitar tahun 1782-1810. Pada saat itu, Inggris dibantu dinasti saud untuk memerangi Negara Khilafah Islam. Dengan bantuan Inggris, Dinasti Saud berhasil menguasai beberapa wilayah Damaskus. Kerjasama Dinasti Saud dengan Inggris ini semakin jelas saat keduanya melakukan perjanjian umum Inggris-Arab Saudi yang ditandatangani di Jeddah (20 Mei 1927). Dalam perjanjian itu, Inggris yang diwakili oleh Clyton, mempertegas pengakuan Inggris atas kemerdekaan lengkap dan mutlak Ibnu Saud, hubungan non agresi dan bersahabat, pengakuan Ibnu Saud atas kedudukan Inggris di Bahrain dan di Keemiran Teluk [George Lenczowky, Timur Tengah Ditengah Kancah Dunia]
-
[7] Pola pola yang hampir mirip, terjadi pada negara negara Arab yang lain.
-
[8] Pembentukan Negara Kuwait tidak lepas dari perjanjian Mubarak Al Sabah dengan Inggris pada tahun 1899. Dalam perjanjian itu dijelaskan bahwa Kuwait sebagai negara merdeka di bawah lindungan Inggris. Negara negara Arab lainnya juga menjadi rebutan pengaruh negara negara besar yang mempengaruhi independensi penguasa negara negara tersebut.
-
[9] Negara Mesir dibentuk setelah terjadinya kudeta militer terhadap Raja Farauk (yang dekat dengan Inggris) oleh Gamel Abdul Nasser (yang kemudian banyak dipengaruhi Amerika)
-
[10] Tak jauh beda dengan Libya. Libya dibentuk oleh Itali sebagai daerah koloninya pada tahun 1943. Setelah itu Libya menjadi rebutan negara negara Barat. Terakhir, Raja Idris yang dekat dengan AS dikudeta oleh Khadafi yang menamatkan pendidikannya di Inggris).
-
[11] Pengkhianatan negara negara Arab juga menjadi penyebab dirampasnya dengan mudah tanah tanah Palestina maupun negeri negeri Arab oleh Israel tanpa ada perlawanan yang berarti. Direkayasa pula berbagai perang dengan Israel dengan berbagai tujuan antara lain untuk menunjukkan kehirauan rezim Arab tersebut terhadap Palestina. Padahal kenyataan yang sebenarnya adalah pengkhianatan mereka terhadap Umat Islam. Sebenarnya tidak pernah terjadi perang yang habis habisan. Empat perang yang pernah terjadi-1948, 1956, 1967,1975-semuanya berakhir cepat dan dihentikan dengan intervensi internasional. Wilayah kaum Muslim pun diserahkan pada Israel dengan alasan kalah perang. Dalam perang tahun 1967, Raja Husein dari Yordania menyerahkan Tapi Barat kepada Israel tanpa berperang; Gamel Abdul Nasser menyerahkan Gurun Sinai dan Jalur Gaza; Hafedz Asad dari Suriah menyerahkan Dataran Tinggi Golan. Dari kekalahan perang yang direkayasa ini pun dibuat mitos bahwa israel tidak pernah terkalahkan. Hal ini kemudian dijadikan legalisasi oleh rezim rezim arab untuk tidak berperang melawan israel. Oleh sebab itu seolah olah perdamaian dengan israel merupakan sesuatu yang tidak bisa ditolak. Padahal nyata nyata perdamaian dengan israel itu justeru untuk mengokohkan keberadaan israel.
-
dalam keadaan seperti ini umat islam membutuhkan penolong untuk memerangi golongan kafir yang nyata nyata berniat jahat terhadap umat islam. Seruan perang ini adalah sesuatu yang wajar mengingat para penjajah ini tidak henti hentinya membuat penderitaan bagi umat islam. Lihatlah betapa pengecutnya penguasa penguasa negeri negeri muslim. Mereka membiarkan saudara saudaranya dibantai, diperkosa, dan sdihinakan. Melihat tragedi gaza, sesungguhnya ada keinginan untuk memerangi israel, namun penguasa penguasa mereka yang justeru menjadi penghalang dengan menutup perbatasan negeri negeri mereka. Tentunya kita masih ingat dengan pesan Allah SWT;
” Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” [TQS Al baqarah 2 : 216]
-
penguasa penguasan negeri muslim justeru menjadi penghianat terhadap umat ini. Mereka justeru dekat dengan penguasa penguasa kafir. Justeru para penguasa kafir itu tidak pernah menghendaki kebaikan sedikitpun untuk umat ini. Jadi tidak layak para penguasa penguasa negeri muslim untuk menjadikan para kafir penjajah sebagai penolong. Justeru yang harus memerangi para penjajah kafir ini adalah tentara tentara islam.
” Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya..”[ Ali 'Imran 3 : 118]

USAHA UNTUK TAAT KEPADA ALLAH

Ditulis oleh: HAMBA ALLAH
-
Pada suatu saat saya diminta adik untuk mengantarnya membeli buku. Setelah kami selesai shalat dzuhur, kira kira pukul 14.30 kami berangkat. Saya berdua naik mobil, saya yang mengemudi, sedangkan adik perempuan saya duduk di sebelah saya. Kami pergi menuju toko buku Gramedia yang terletak di jalan Basuki Rahmat. Setelah sampai di toko buku tersebut, adik saya mencari buku, sedangkan saya melihat lihat buku. Namun saat itu saya lalai bahwa sudah masuk waktu ashar.
-
Adik saya menghampiri saya mengatakan bahwa ia tidak menemukan buku yang ia cari. Kemudian kami berdua pergi mencari toko buku lain yang letaknya dekat UBAYA Ngagel. Saya sadar saat itu sudah waktu ashar kira kira jam 16.00 WIB. Namun saya diperdaya oleh setan, saya menunda waktu shalat. Sampai ditoko buku kira kira jam 16.30 WIB. Saya bilang ke cintya, adik saya agar ia cepat karena sudah waktunya shalat ashar.
-
Adik saya mencari buku, sedangkan saya di mobil sambil baca baca Bonus Majalah Alkisah. Cintya keluar dari toko kemudian masuk mobil, ternyata kali ini ia pun tidak menemukan buku itu. Saat perjalanan pulang, jalanan sangat padat kendaraan sehingga mobil hanya bisa jalan merambat. Waktu sudah mendekati waktu maghrib. Saat mengemudi saya niatkan untuk berhenti dan shalat di masjid. Namun saat melewati depan masjid, lagi lagi saya diperdaya oleh setan. Saya malah lewat saja tanpa berhenti mampir shalat.
-
Saat sampai di rumah hampir maghrib. Kami buru buru shalat ashar. Setelah shalat ashar beberapa saat kemudian adzan maghrib sudah terdengar. Kemudian saya lanjutkan shalat maghrib. Setelah selesai shalat maghrib, kemudian saya berdzikir dan berdoa. Saya menyesal, mengapa saya menunda shalat ashar, padahal seandainya saya berhenti sejenak di depan masjid untuk sekedar mampir shalat ashar, sebenarnya bisa. Tapi memang saat itu saya sedang diperdaya setan. Kemudian saya introspeksi diri saya dan memikirkan apa yang harus saya lakukan jika saya mengalami hal serupa.
-
Di lain waktu saya bersama papa, mama, dan dik Cintya pergi ke restoran Aloha pada malam hari. Kami berempat pergi naik mobil, saya yang mengemudi. Kami sampai di restoran Aloha. Saya duduk membuka daftar menu makanan. Saya melihat tulisan cina pada daftar menu. Perasaan saya jadi gak enak, karena saya berpikir, ini restoran cina jangan jangan jual babi. Saya periksa daftar menu untuk memeriksa apakah disini jual babi, ternyata saya tidak menemukan menu babi.
-
Papa yang duduk di sebelah kiri saya pun membuka daftar menu. Dari daftar menu itu saya melihat ada menu babi, saya katakan Masya Allah. Lagi lagi saya diperdaya setan, karena saya diam saja, kan harusnya saya ajak papa saya untuk pergi dari restoran. Papa tanya pada palayan apakah disini jual babi. Pelayan perempuan itu menjawab bahwa disini jual babi bahkan minyak yang digunakan pun minyak babi.
-
Kemudian kami pergi dan pindah ke restoran belakang Aloha yang memang menjual masakan halal. Di restoran itu saya bisa lega karena menemukan menu halal.
-
Bagi saya pengalaman ini ada hikmahnya. Saya merasa iman saya kok cuma segitu. Inikah tanda tanda orang yang lemah iman ?. Saya harus introspeksi diri dan lain waktu harus cepat tanggap bila berada dalam kondisi yang sama.
-
Dimanapun kita berada, kita dituntut taat kepada Allah SWT. Jika kita melakukan pelanggaran maka WAJIB bertaubat.
-
” Inilah yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada setiap hamba yang selalu kembali (kepada Allah) lagi memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya). (Yaitu) orang yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sedang Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertaubat, masukilah syurga itu dengan aman, itulah hari kekekalan. Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada sisi Kami ada tambahannya.” [TQS Qaaf 50 : 32-35]
-

ISLAM SPIRITUAL DAN POLITIK

Setelah dakwah di berbagai tempat di Jakarta, Habib Salim Asy Syatiri, diiringi dua santrinya, Faris dan Shalahuddin (keduanya berasal dari yaman), serta Ustadz Fauzan dari Jakarta dan Ustadz Sanusi dari Demak (keduanya alumni Rubath Tharim), melalui jalan darat, berkonvoi dengan beberapa mobil menuju Kuningan, Jawa Barat, pada senin (18/6/2007).
-
Di atas adalah kutipan salah satu kegiatan dakwah para habib. Kebanyakan dakwah mereka berkisar seputar masalah spiritual dan akhlak. Itu bagus dan perlu didukung. Namun apakah ajaran Islam hanya terbatas pada masalah spiritual dan akhlak saja? Kan tidak. Justeru Islam adalah sebuah ideologi.
-
Kewajiban menerapkan hukum Allah, adalah sesuatu yang disyari’atkan. Jika kita tidak merujuk kepada hukum Allah, maka diantara manusia akan terdapat banyak pertikaian. Apabila kita membuat hukum sendiri, itu akan terdapat banyak kelemahannya. Salah satu kelemahan hukum buatan manusia adalah adanya potensi untuk membuat hukum untuk kepentingan kelompok tertentu. Hukum buatan manusia juga rawan konflik. Umat Islam wajib mewujudkan janji Allah dan Rasul-Nya agar mereka tidak dijajah oleh kaum Kafir, sebagaimana yang terjadi saat ini di negeri negeri Muslim. Dengan kerusakan yang menimpa bangsa Indonesia ini, belum saatnyakah kita menerapkan Syari’ah Islam? Mau menunggu hingga berapa lama lagi? Padahal kerusakan yang menimpa bangsa ini sudah sedemikian parahnnya. Penerapan Syari’ah Islam harus didukung oleh Umat Islam. Jadi jika pada penerapan Syari’ah Islam, ada separuh saja yang tidak mendukung, maka cita cita untuk mewujudkan kehidupan lebih baik bagaikan jauh api dari panggang.
-
“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Al A’raaf:96)
-
Rasulullah S.A.W bersabda, yang artinya: “……..Keempat, setiap mereka melanggar janji Allah dan Rasul-Nya, mereka akan dijajah oleh musuh dari bangsa lain yang akan merampas sebagian kekayaan mereka. Kelima, selama pemimpin mereka tidak menjalankan hukum yang ada dalam Al Qur’an, persengketaan akan terus berkobar di antara mereka.” (HR Ibnu Majah, Bazzaar, Baihaqii, Hakim)
-
Ada sebagian orang dengan julukan kiai atau ulama bertandang ke kediaman capres dan cawapres. Ada pula yang bertemu di luar `kandang` masing masing dengan cara menggelar satu acara yang bertajuk keumatan `keumatan`. Pada pertemuan pertemuan tidak resmi di tengah tengah jamaah para kiai/ulama tidak jarang “pesan politik” juga disampaikan. Targetnya tentu saja adalah menjajaki dukungan para tokoh umat ini, dan tentu dengan kompensasi.
-
kewajiban terbesar Umat Islam hari ini adalah mengembalikan kehidupan Islam ditengah tengah masyarakat dengan menegakkan seluruh Syari,Ah Allah SWT. Sebaliknya, kemungkaran besar yang wajib ditumbangkan saat ini adalah sistem Thaaghuut yang menerapkan hukum hukum kufur buatan manusia. Itulah sistem Sekular yang tengah berlangsung saat ini.
-
Dengan tetap berbegang pada Tali Allah SWT dan Sunnah Rasulnya dijamin kita semua akan bertemu dalam satu barisan perlawanan menghadapi Thogut Demokrasi & Azas Tunggal Pancasila - UUD 1945.

BAGAIKAN SEBUAH PEDANG,…. ILMU, HARTA DAN KEKUASAAN DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MEMPERJUANGKAN NEGARA KHILAFAH ISLAM

Seandainya kita mempunyai sebuah pedang, potensi kebaikan apa saja yang dapat kita gunakan. Pedang, adalah benda yang sifatnya netral, pada benda itu terdapat potensi kebaikan dan kejahatan. Pada pedang terdapat potensi untuk digunakan dalam berjihad melawan orang-orang kafir yang berniat jahat terhadap Islam. Pada pedang itu pula dapat digunakan untuk melakukan pembunuhan yang tidak dibenarkan oleh Syari’ah.
-
Dengan pedang itu pula, kita dapat melakukan apa yang tidak bisa dilakukan jika tanpa pedang. Kita bisa menebang pohon pisang dengan sekali tebas, kita bisa membelah pohon kelapa, kita bisa memotong beberapa rumput dengan sekali tebas.
-
Dalam kehidupan nyata jika kita punya keunggulan, ibaratnya mempunyai sebuah pedang. Keunggulan ini dapat berupa ilmu, harta dan kekuasaan. Kita pandai dalam ilmu agama. Bisa saja dengan ilmu ini, manusia bergabung dengan golongan orang munafik yang menggunakan ilmunya untuk menikam Islam dari dalam. Maka orang-orang munafik ini Insya Allah kelak tempatnya adalah di neraka yang paling dalam. Atau kita memilih sebaliknya, dengan ilmu agama yang kita miliki, kita gunakan untuk berdakwah. Maka Insya Allah mereka kelak di surga yang dibawahnya mengalir sungai sungai, mereka di berikan isteri yang selalu perawan, mereka kekal didalamnya.
-
Ada tipe orang yang ia berhasil mankala di uji dengan kemiskinan, namun gagal ketika di uji dengan kekayaan. Ketika orang ini di uji dengan kekayaan, kekayaannya menjadi fitnah karena dengan kekayaannya ia dengan mudah meng akses tempat tempat maksiat. Kekayaan yang berkah adalah yang didapat dengan cara halal dan dibelanjakan di jalan Allah S.W.T.
-
Orang yang mempunyai kekuasaan, kekuasaannya dapat menjadi fitnah baginya manakala ia tunduk pada sistem thaghut. Ini bisa terjadi manakala sistem yang di terapkan jauh dari Syari’ah Allah S.W.T. Jika negara sosialis, maka jika ingin menjadi pejabat, harus menerapkan hukum sesuai dengan yang ada pada sistem sosialis. Jika negara kapitalis, maka, orang yang berambisi menjadi pejabat, harus mau melaksanakan hukum-hukum kapitalis. Berkaitan dengan ini maka;
-
” Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” [TQS Al Maidah 5 : 44]

” Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.” [TQS Al Maidah 5 : 45]

” Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik .” [TQS Al Maidah 5 : 47]
-
Dalam negara yang menerapkan Sistem Islam Kaffah, maka orang yang ingin menjadi pejabat, harus mau patuh pada sistem Allah S.W.T. Negara Islam Kaffah adalah Daulah Khilafah ’ala Manhajun Nubuwwah.
-
”dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan mushibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik.” [TQS Al maa’idah 5 : 49]
-Jadi apapun jenis pedang yang anda miliki, disitu terdapat amanah yang kelak akan di pertanggung jawabkan kepada Allah S.W.T. Jika anda punya ilmu, anda dapat mensosialisasikan Syari’ah dan Khilafah kepada umat. Jika anda punya harta anda dapat belanjakan di jalan Allah S.W.T dengan mendanai gerakan dakwah politik untuk mendirikan Daulah Khilafah ’ala Manhajun Nubuwwah. Jika anda punya kekuasaan, anda dapat menjadi Ahlun Nushroh bagi garakan dakwah politi

Kamis, 03 September 2009

PANCASILA.....

Saya ingat pada saat saya masih di Sekolah Dasar. Ada seorang guru wanita yang mengajar di SD Paoman XI Indramayu, SD tempat saya bersekolah. Beliau mengajar PPKn. Namun ajaran PPKn rupanya tidak sesuai dengan imannya, sehingga meskipun beliau mengajar PPKn, beliau juga menyampaikan pesan akan wajibnya penerapan Syari’at Islam.
-
Pada 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Tujuan dari peringatan 1 Oktober adalah untuk menanamkan rasa nasionalisme pada bangsa Indonesia. Mengapa demikian? Ini tidak lain karena sifat nasionalisme itu yang mudah luntur ketika ancaman fisik telah berakhir. Oleh karenanya agar nasionalisme ini tidak luntur, maka dibuatlah peringatan hari nasional semacam Hari Kemerdekaan RI, Hari Sumpah Pemuda, dan Hari Kebangkitan Nasional. Peringatan macam ini justeru mengokohkan Sistem Taghut Pancasila.
-
Ikatan nasionalisme adalah ikatan yang paling lemah nilainya. Ikatan ini tampak juga dalam dunia binatang dan burung burung, dan senantiasa emosional sifatnya. Jadi sebagai seorang Muslim, kita wajib mengingkari ikatan nasionalisme, terlebih lagi jika didalamnya ada pengakuan Hukum Taghut Pancasila sebagai dasar negara.
-
“Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu” [TQS An-Nahl 16 : 36]
-
Setelah era kejatuhan Islam, menyebabkan penolakan terhadap penerapan hukum hukun Islam. Tenpa penerapan Syari’at Islam, nyatanya negeri negeri Muslim menjadi obyek penjajahan bangsa kafir, kekayaan alamnya di jarah dan penduduknya dibiarkan miskin dan bodoh. Penguasa yang zhalim mengubah hukum hukum Allah, seperti legalisasi undang undang yang tidak sejalan dengan Islam.
“Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah?” [TQS Asy-Syuura 42 : 21]
Jika kita sudah tahu Allah mengharamkan Taghut (termasuk didalamnya Pancasila), maka mari kita sama sama kembali pada Qur'an dan Sunnah.
-
Islam Yes, Negara Islam Yes
-
Allah memerintahkan kita agar memasuki Islam secara kaffah. Jika sudah masuk Islam maka harus ada penerimaan atas semua hukum hukum Islam, itu hukumnya wajib. menurut Dr. Muhammad Yusuf Qardawi, Islam adalah risalah dalam segenap lapangan hidup manusia dan setiap aspek kegiatannya. Tidak ada satu aspek pun dalam hidup manusia melainkan Islam telah menetapkan ketentuan ketentuannya. Islam memberikan pimpinan dan arahan serta mengadakan peraturan undang undang. Islam mempergunakan metode pengajaran yang baik dan memberitahu sanksi terhadap pelanggaran sesuai dangan keadaan dan tempat masing masing.
-
Untuk bisa menerapkan hukum hukum Islam secara kaffah, perlu ada sebuah negara yang menerapkan hukum hukum Islam secara total. Negara yang mengemban Islam bukanlah negara yang berwawasan nasionalisme sempit (yang mengadopsi sistem Taghut), juga bukan negara yang menyebut namanya Republik Islam Iran, Afghanistan (Taliban), atau Saudi Arabia. Negara ini haruslah Negara Islam Global, itulah Daulah Khilafah Islamiyah.
-
Berkaitan dengan hal ini, saya ingin memberitahukan kabar dari Nabi Muhammad ;
”Akan ada fase kenabian ditengah tengah kalian. Dengan kehendak Allah ia akan tetap ada, kemudian Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada fase Khilafah berdasarkan metode kenabian. Dengan kehendak Allah ia akan tetap ada, kemudian Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada fase penguasa yang zalim, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Lalu akan ada fase penguasa diktator, ia akan tetap ada, kemudia Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Setelah itu, akan datang kembali Khilafah ala minhajin Nubuwah” kemudian Baginda S.a.w diam. ”[HR Ahmad]
-
FD

AMAL SHALEH YANG KELIHATANNYA SEPELE

Manusia diciptakan di bumi ini tujuannya adalah untuk beribadah kepada Allah SWT. Dalam agama Islam yang namanya amal shaleh itu banyak macamnya. Islam mengatur hubungan kita dengan Allah SWT, yakni bagai mana cara cara kita beribadah dengan benar seperti shalat, baca Qur’an, dzikir. Selain itu juga mengatur bagaimana kita dalam berhubungan dengan sesama manusia. Jadi gak bisa, yang penting apik karo tonggo, tapi meninggalkan shalat.
-
Sungguh mulia orang yang mempunyai cita cita tinggi, diantara mereka ada yang bercita cita ingin mendirikan Negara Islam, membangun panti asuhan, pondok pesantren dll. Namun ada suatu amal shaleh yang biasa kita remehkan. Pada saat kita sedang makan, kemudian ada kucing datang mengendap endap seolah olah kucing itu meminta makan, biasa nya apakah yang kita lakukan. Kita memberi kepala ikan kepada kucing saja, itu juga tidak akan membuat kita mati kelaparan.
-
Suatu saat saya dari kampus menuju ke tempat parkiran. Di tempat parkir kampus saya saya melihat kucing kurus sedang tertidur, seolah olah ia menahan lapar. Saya pergi ke restoran masakan padang membeli dua potong ikan. Saya berikan satu potong ikan tadi dan Alhamdulillaah, kucing itu makan dengan lahapnya.
-
Pada suatu malam saya mampir makan di warung pinggir jalan. Saya memesan menu ikan bakar. Si penjual mengiris iris ikan kemudian menyiapkan alat pemanggang ikan. Pada saat itu, ada kucing datang. Si penjual berusah mengusir kucing, namun kucing tetap saja tidak pergi. Kucing ini berusaha mengambil ikan yang telah disiapkan untuk dipanggang. Kemudian si pedagang mendekat mengambil segelas air panas dan disiramkannya kepada kucing itu. Tentu saja kucing tadi kaget dan segera lari menyelamatkan diri. Contoh semacam ini adalah sikap yang tidak baik. Padahal jika si penjual ini mau memberikan satu saja ikan, atau setidaknya sisa ikan yang tidak dihabiskan pembeli, dengan niat ikhlas karena Allah SWT, maka itu termasuk amal shaleh.
-
Amal shaleh yang kelihatannya sepele, memberi makan kucing, jika memang dilakukan dengan ikhlas, bisa jadi Allah SWT akan memberi ganjaran surga, sekalipun kita banyak dosa.
-
Ada kisah seorang pelacur, ia menjajakan diri pada laki laki, namun tak ada yang mau kepadanya disebabkan wanita ini sudah tidak menarik. Dalam keadaan yang lapar ia terus berjalan. Suatu saat ia melihat sumur. Ia segera menghampirinya. Sesampainya di sumur ada datang anjing kelaparan. Anjing itu hampir saja meloncat ke dalam sumur namun wanita ini menahannya. Sekalipun dalam keadaan lapar wanita ini menaruh rasa kasihan kepada anjing malang ini.
-
Dilepasnya ikat perutnya dan dililitkan pada sepatunya untuk mengambil air dalam sumur. Dia dahulukan si anjing ini untuk minum sekalipun dia juga dalam keadaan lapar dan dahaga. Pada saat itulah Allah SWT mengambil nyawa wanita ini, kemudian Allah SWT memasukkannya ke dalam surga Nya.

KISAH MUALAF

Inilah pengakuan dari Abdullah Battersbey:
-
Beberapa tahun lalu, dalam waktu paling kurang dari seperempat abad, adalah kebiasaan saya sehari hari bepergian sepanjang jalan air Burma dengan menggunakan sampan.
-
pengemudinya seorang Muslim, bernama Syekh Ali dari Chitagong, Bangladesh. Dia seorang juru mudi yang mahir dan berpegang pada ajaran-ajaran agamanya secara ikhlas, tekun melakukan sembahyang pada waktunya.
-
Ketaqwaannya tidak hanya menimbulkan rasa hormat saja pada saya, tapi mempengaruhi perhatian saya pada agama yang mampu menguasai orang ini dan menjadikannya orang yang setia / taqwa.
-
Di sekitar tempat tinggal saya ada beberapa orang Burma Buddhist yang juga menunjukkan kesetiaannya, bahkan kadang – kadang mereka itu [sebagaimana yang saya saksikan] termasuk penghuni bumi yang paling banyak kebaikan dan pengorbanannya.
-
Akan tetapi bagi saya jelas adanya kekurangan dalam peribadatan mereka. Saya tahu bahwa mereka melakukan sembahyang di Pagoda, karena saya melihat mereka berkumpul sambil duduk bersimpuh di sans dengan mengucapkan, bacaan bacaan sembahyang mereka, Buddham Saranam Gaccami, Dharma Saranam Gaccami, Sanghan Saranam Gaccami
-
Mereka mengatakan bahwa dengan begitu mereka telah mengikuti petunjuk-petunjuk Buddha sebagai hukum dan peraturan untuk meningkatkan kehidupan rohani mereka. Mereka tampak terlalu lugu, tidak bersemangat. Jauh berbeda dengan keadaan Syekh Ali pada waktu sembahyangnya.
-
Saya mengajaknya berbicara sepanjang perjalanan kami pada jalur-jalur jalan air yang sempit itu. Dia tidak begitu baik berbicara selain tentang hal-hal yang memberikan dorongan bertaqwa pada jiwanya. Dia memang seorang model dari kekuatan inspirasi Islam.
-
Saya telah membeli beberapa buah buku yang membahas sejarah Islam dan ajarannya. Saya juga sedapat mungkin mempelajari sejarah hidup (biografi) Nabi Muhammad SAW dengan segala keberhasilannya yang besar besar. Kadang-kadang saya juga berdiskusi mengenai beberapa masalah ini bersama sahabat-sahabat saya yang beragama Islam.
-
Tapi kemudian Perang Dunia ke-I pecah, dan seperti juga banyak orang lain, saya ditugaskan pada Indian Army di Mesopotamia, sehingga saya terjauh dari negara negara Buddhis dan saya bergaul dengan orang orang Arab yang dikalangan mereka lahir seorang Rasul dan bahasa mereka menjadi bahasa Al Qur’an.
-
Kehidupan saya di tengah tengah bangsa Arab itu menyebabkan bertambahnya perhatian saya terhadap Islam dan ajaran ajarannya. Lalu saya belajar bahasa Arab dan bergaul lebih akrab dengan rakyat Arab.
-
Saya kagum atas besarnya semangat mereka menyembah Allah, sampai akhirnya saya sendiri percaya atas ke Esa an Tuhan, padahal sejak kecil saya dididik untuk percaya kepada Trinitas. Sekarang jelas bagi saya bahwa yang benar Tuhan itu Unity bukan Trinitas. Laa ilaaha illallaah.
-
Saya ingin mengumumkan diri saya sebagai orang Islam. Kenyataannya walaupun saya sama sakali sudah tidak suka datang ke Gereja dan sekali kali mengunjungi masjid-masjid manakala menjalankan tugas resmi saya sebagai opsir polisi, hanya sewaktu saya datang ke Palestina sajalah, yakni antara tahun 1935 dan 1942 saya menemukan keberanian untuk secara resmi mengumumkan bahwa saya telah masuk Islam, agama yang telah saya pilih beberapa tahun lamanya.
-
Adalah hari besar dalam sejarah hidup saya, ketika saya mengumumkan keislaman saya di mahkamah Syar’iyyah kota Yerusalem yang dikenal dikalangan bangsa Arab dengan nama Al Quds atau Baitul Muqaddas.
-
Waktu itu saya adalah Kepala Staf Umum, dan pengumuman saya sebagai pemeluk Islam itu telah mengundang banyak reaksi yang kurang sedap. Sejak waktu itu saya telah hidup dan mempraktekkan kepercayaan sebagai orang Islam di Mesir kemudian di Pakistan.
-
Islam adalah suatu agama persaudaraan terbesar sekitar 500 juta orang (1942), dan mengikuti golongan ini berarti mengikuti petunjuk Allah.
-
Kalau sekarang saya mengakui kebesaran Islam dan pada tahun tahun terakhir ini menyerahkan tenaga untuk memajukan Islam dengan tulisan dan kehidupan saya, maka keutamaannya kembali kepada itu orang pengemudi sampan yang ketaqwaannya telah membawa saya kembali kepada Allah dan Islam. Sesungguhnya kita semua lahir sebagai orang Islam, hanya saya sebagai manusia lemah telah tersesat jalan.
-
Sekarang, Alhamdulillah , saya telah menjadi seorang anggota persaudaraan besar Islam, dan manakala saya shalat, saya merendahkan diri memohon kepada Allah untuk ruh pengemudi sampan yang miskin itu, yang ketaqwaannya telah mendorong saya menemukan jalan yang diilhami oleh akidahnya yang kuat dan mantab.
***
-
Allah, tidak ada Tuhan selain Dia.
Yang Hidup, Yang Kekal dan Esa.
Yang tidak diberatkan oleh sesuatu dan tidak pernah tidur.
Kepunyaan Nya sendirilah segala kerajaan.
Pada Nya tersimpan kunci kunci alam gaib, tidak dicampuri yang lain.
Dia melihat segala yang ada di bumi, di air dan di udara. Dia melihat setiap bunga yang berkembang dan setiap gelombang di semua lautan.

NGOBROL ISLAMI DENGAN ORANG – ORANG KRISTEN

Beberapa waktu lalu, saya aktif dalam organisasi karate. Dalam organisasi itu, saya banyak mendapatkan teman teman beragama Kristen. Sebagai Muslim saya merasa terpanggil untuk menyampaikan Islam kepada mereka. Saya sempat beberapa kali berdiskusi dengan mereka. Saya punya teman bernama Andre, ia suka mempelajari perbandingan Islam dan Kristen, terutama tentang tanda tanda hari kiamat. Pada saat dia berdiskusi dengan saya. Saya menjelaskan tanda tanda menjelang hari kiamat menurut versi Islam. Sikap Andre dalam menanggapi pembicaraan saya, dia cenderung mencari titik temu antara Katolik dengan Islam.
-
Lain lagi dengan Bambang. Saya melihat dalam dirinya ada perasaan sentimen terhadap Islam Kaffah. Dia pernah bertanya kepada saya tentang peristiwa 11 September atau populer dengan sebutan peristiwa 911. Saya jelaskan pweristiwa itu dengan cara logika berpikir secara rasional. Saya jelaskan bahwa pada peristiwa 911 ada kejanggalan kejanggalan yang membuktikan adanya keterlibatan Amerika dengan tujuan untuk menghambat kembalinya Khilafah. Saya lihat ekspresi wajah Bambang pada saat itu, dari ekspresinya saya bisa menduga didalam hatinya ada rasa sentiman terhadap Islam Kaffah. Kebetulan pada saat itu Andre juga ikut dalam diskusi, dia bilang penjelasan saya masuk akal.
-
Saya juga punya teman bernama Charles. Saya sempat juga sampaikan Islam kepada dia, bahkan hal-hal yang saat ini menjadi kontroversi, yakni tentang penerapan Syari’at Islam. Dia menunjukkan ekspresi tertarik terhadap apa yang saya sampaikan.
-
Adapun Aditya, saya lihat dia memasang tameng dalam pembicaraan tentang Islam. Dia cenderung menunjukkan kebanggaan terhadap agama Katolik yang dia anut dan merendahkan agama Protestan.
-
Dari berbagai macam ekspresi teman teman Kristen, saya berharap agar mereka mendapat hidayah dari Allah SWT. Saya pun perlu introspeksi diri, karena saya merasa kurang berani dalam memberikan penjelasan tentang Islam kepada mereka.
-
Sesungguhnya agama yang benar itu sudah jelas, orang yang menggunakan akalnya pun bisa menilai mana yang haq dan mana yang batil jika memang mereka mau mempelajari Islam dengan akal dan hati mereka. Masalahnya, akal mereka tertutup oleh hawa nafsu dan kebencian terhadap Islam.
-
Sifat dari agama Islam adalah memuaskan akal dan menentramkan hati. Orang yang benar benar menggunakan akalnya ia akan mendapat kepuasan akal manakala membaca ini:
-
Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia". [TQS Al Ikhlas 112 : 1-4]
-
Adapun orang yang mempelajari Islam dengan hatinya, ia akan merasa tentram ketika membaca ini:
-
Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: "Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?" Mereka menjawab: "(Allah telah menurunkan) kebaikan". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa, [TQS An Nahl 16 : 30]
-
Islam itu sifatnya menentramkan hati. Contohnya : dalam ajaran Islam, semua bayi yang lahir adalah dalam keadaan suci, jika ada bayi yang meninggal (sekalipun itu anaknya orang kafir), maka jaminannya adalah surga. Penjelasan ini adalah penjelasan yang menentramkan hati, jika mereka mau membacanya dengan hati mereka.
-
Kelengkapan Agama Islam
-
Ruang lingkup ajaran Islam, meliputi semua bidang kehidupan. Ada dua hal dalam ajaran Islam, dua hal ini sudah meliputi seluruh bidang kehidupan. Dua hal ini adalah Akidah dan Syari’ah. Akidah / Iman, adalah meyakini berita yang di sampaikan Allah dan Rasul-Nya, baik berita tentang sesuatu yang ghaib maupun sesuatu yang terjadi di dunia fana ini. Sedangkan Syari’ah adalah tuntunan untuk perbuatan.
-
Ada tiga pembahasan dalam Syari’ah Islam, yakni ; Ritual, Akhlak dan Muamalah. Ritual adalah pengaturan hubungan manusia dengan Tuhan. Contoh; shalat, zakat, puasa, haji, baca Qur’an, dll. Akhlak adalah pengaturan hubungan manusia dengan diri sendiri. Contoh; cara berpakaian, makan, minum. Sedangkan Muamalah, adalah pengaturan hubungan manusia dengan manusia. Contoh; ekonomi, politik dalam negeri, politik luar negeri, pertahanan keamanan, perpajakan, pertanian, pertanahan, dll.
-
Jadi Islamisasi harus dilakukan dengan menyeluruh pada semua bidang kehidupan. Caranya adalah dengan menerapkan Syari’ah Islam. Syari’ah Islam yang menyeluruh hanya bisa diterapkan apabila ada institusi yang menerapkannya yakni Negara Khilafah Islam. Jadi marilah kita bersama sama berjuang untuk menerapkan Syari’ah dan Khilafah.
-

Rabu, 02 September 2009

RACUN PEMIKIRAN

Si Fulanah, ia adalah teman adikku sejak ia SMP. Dia tidak cantik, namun dia mudah bergaul dan dermawan. Pernah pada saat hari ulang tahun saya, tepatnya 1 Oktober, dia memberiku kaos, dan ternyata kaos itu pas banget dengan tubuhku yang memang saat itu masih langsing. Kami sering ngobrol ngobrol via SMS, terkadang melalui HP. Awalnya saya pikir dia hanya sekedar ingin berkenalan dan berteman dengan saya, tapi ternyata diam diam dia menaruh perhatian dengan saya. Diam diam dia mencari informasi tentang diri saya baik melalui saya maupun melalui adik saya.
-
Beberapa tahun telah berlalu. Pada saat bulan Ramadhan tahun lalu, saya mendapat SMS dari seorang wanita, dia bilang melalui SMS itu bahwa dia sudah lama mencintai saya. Dia pun bercerita bahwa dia sudah punya pacar, namun pacarnya itu tidak bisa menggantikan saya dia hatinya. Si Fulanah ini tidak mau menyebutkan nama aslinya, sehingga saya menebak nebak siapakah gerangan cewek misterius ini. Dari perbincangan kami melalui SMS dia banyak tahu tentang saya, mulai dari kehidupan cinta saya, sifat / karakter saya, hingga tanggal ulang tahun saya. Bahkan saya mencurigai beberapa cewek tertentu yang pernah saya kenal, dan ternyata kecurigaan saya salah.
-
Kami terus ber-SMS setiap hari. Saya pikir dari pada ngobrol ngalor ngidul, sebaiknya saya arahkan saja pembicaraan untuk berdakwah. Saya ajak dia untuk belajar agama dengan mengikuti salah satu Ormas Islam. Si Fulanah bilang kalo dia itu sudah banyak menjelajahi berbagai Ormas Islam, namun dia anggap Ormas-Ormas Islam yang ia jumpai terlalu fanatik. Dia tanya kepadaku tentang Ormas Islam yang saya ikuti. Kemudian saya sebutkan satu nama Ormas Islam. Dia bilang kalo Ormas Islam itu terlalu fanatik. Menurut Fulanah ada ajaran Islam yang tidak sesuai di jaman sekarang. Saya tanya gak cocoknya menurut dia itu seperti apa?. Dia ambil contoh jihad, menurut dia jihad itu tidak sesuai diterapkan di jaman sekarang karena jihad itu untuk jaman dahulu sewaktu masih ada Nabi Muhammad, kemudian dia hubungkan jihad dengan Bom Bali.
-
Saya jawab, bahwa Jihad itu diperlukan untuk melindungi Umat Islam. Contohnya ketika Umat Islam diserang oleh orang kafir sebagaimana yang terjadi di Irak, Palestina, dan Bosnia. Jihad diperlukan untuk mencegah tertumpahnya darah Umat Islam. Berkaitan dengan Bom Bali, saya jelaskan bahwa itu ada keterlibatan Amerika, karena ada fakta bahwa bahan peledak yang digunakan adalah C4*
-
Saya memang kecewa dengan pemikirannya dia tentang Islam. Namun, dibalik kekecewaan saya itu, adalah bahan introspeksi bagi saya. Sudahkah saya ikhlas dalam menyuarakan Islam. Apakah saya menyuarakan Islam hanya semata mata ingin pendapatnya disetujui ataukah sebagai pelaksanaan kewajiban dari Allah SWT. Bukan kah A.A Gym pernah bilang, orang ikhlas itu jarang kecewa.
-
Perlu juga saya introspeksi diri, kenapa saya kecewa, apakah karena pendapatku ditolak? Dari sisini saya berpikir saya perlu menata hati agar jadi ikhlas. Saya perlu menata hati menyiapkan mental untuk mendakwahkan Islam, karena sangat mungkin pemikiran Islam yang saya sampaikan malah mendapatkan penolakan.
-
A.A Gym berkata; Ikhlas, terletak pada niat hati. Luar biasa sekali pentingnya niat ini, karena niat adalah pengikat amal. Orang-orang yang tidak pernah memperhatikan niat yang ada di dalam hatinya, siap-siaplah untuk membuang waktu, tenaga, dan harta dengan tiada arti. Keikhlasan seseorang benar-benar menjadi amat penting dan akan membuat hidup ini sangat mudah, indah, dan jauh lebih bermakna.
-
Betapa banyak orang – orang yang berpikiran seperti Fulanah, dari contoh pemikiran Fulanah, pemikiran seperti ini adalah racun pemikiran. Seharusnya pemikiran kita adalah bahwa dimana ada penerapan Syari’ah Islam disitu ada kemaslahatan.
-
“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Al A’raaf:96)
-
”dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan mushibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik.” [TQS Al maa’idah 5 : 49]
-
Pernah juga saya mendapat E-Mail yang isinya menyatakan bahwa Khilafah Islam tidak pernah terwujud. Dari tulisan E-Mail itu saya dapat menyimpulkan, bahwa orang ini terkena racun pemikiran.
-
Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa.... [TQS An Nuur 24 : 55]
-
”Akan ada fase kenabian ditengah tengah kalian. Dengan kehendak Allah ia akan tetap ada, kemudian Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada fase Khilafah berdasarkan metode kenabian. Dengan kehendak Allah ia akan tetap ada, kemudian Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada fase penguasa yang zalim, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Lalu akan ada fase penguasa diktator, ia akan tetap ada, kemudia Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Setelah itu, akan datang kembali Khilafah ala minhajin Nubuwah” kemudian Baginda S.a.w diam. [HR Ahmad]
-
Bagaimana, masih mau bilang Khilafah nggak akan terwujud?


* Tentu saja pemilik C4 ini adalah Amerika.

WAHAI UMAT ISLAM, AKHERAT ITU LEBIH BAIK DARI PADA DUNIA DAN SEISINYA

Sebagai seorang Mu’min, sudah suatu kewajiban menempatkan kecintaan kepada Allah dan Rasul Nya diatas kecintaan kepada dunia. Kecintaan kepada dunia secara berlebihan, akan membuat kondisi jiwa manusia menjadi lemah, karena manusia akan menjadi budak harta dan jabatan. Kecintaan kepada dunia yang berlebihan dapat membutakan manusia dari tujuan ia diciptakan, yakni untuk menyembah Allah. Kecintaan kepada dunia dapat menjerumuskan manusia kepada kesyirikan, apabila kecintaan kepada dunia melebihi kecintaan kepada Allah.
-
Mempunyai keturunan adalah salah satu nikmat dari Allah SWT. Kita sayang kepada keturunan kita, itu adalah suatu yang fitrah. Namun jangan sampai kita berlebihan dalam mencintai anak hingga kecintaannya melebihi kecintaan kepada Allah SWT. Saking senangnya mempunyai anak, hingga membuat orang tua suka memamerkan anak anaknya. Ada juga tipe orang tua yang terlalu berlebihan dalam mengeksploitasi kemampuan anak, dengan tujuan agar anaknya dapat dipamerkan kepada orang lain. Tidak peduli anaknya menderita, tertekan, ataupun hak-haknya terabaikan, terus saja orang tua macam ini mengeksploitasi kemampuan anak, bahkan kadangkala mendidik dengan sikap yang perfeksionis apalagi menggunakan kekerasan baik secara fisik maupun secara verbal.
-
Bukankah tugas sebagai orangtua adalah mengenalkan anak kepada Allah SWT, Rasul Nya, dan Kitab Nya, memberikan nafkah serta kasih sayang, menerima anak apa adanya baik keistimewaan maupun kekurangannya, serta bersabar apabila menghadapi kenakalan anak. Anak adalah amanah bagi orang tuanya, sudah seharusnya orang tua memperlakukan anak dengan perlakuan yang kasih sayang dan tanpa kekerasan meskipun anak itu nakal.
-
Jadi memperlakukan anak itu bukan berdasarkan ambisi duniawi, tapi berdasarkan keikhlasan karena Allah SWT. Karena ingin anaknya diterima di sekolah favorit, maka anak diperas habis habisan kemampuannya. Jika anak mendapatkan nilai rapor merah, maka orang tua marah hingga kemudian melakukan kekerasan terhadap anak. Memilihkan sekolah untuk anak tidak mempertimbangkan apakah anak ini nanti jadi kafir atau tidak. Saya heran kenapa ada orang tua Muslim menyekolahkan anaknya di sekolah Katolik, hanya karena sekolah itu adalah sekolah yang terkenal dan favorit. Jika tidak mendapatkan sekolah favorit merasa seolah olah berada dalam keadaan genting. Bukankah banyak sekolah berlabel Islam dan pondok pesantren. Apakah merasa kurang bergengsi jika memasukkan anaknya ke pondok pesantren.
-
Ada juga cerita seorang ibu yang begitu bingungnya karena tidak punya biaya untuk menyekolahkan anaknya. Begitu bingungnya ibu ini karena anaknya putus sekolah. Seolah-olah tidak ada hal lain yang lebih penting. Bukankah mencari ilmu itu bisa dilakukan diluar sekolah umum. Belajar itu bisa dimana saja, baik di sekolah maupun diluar sekolah. Contoh jika anak anda putus sekolah, tidak perlu bingung, ajari berbagai macam keterampilan sesuai dengan minat dan bakat dia. Jika anak anda memiliki kecenderungan untuk menjadi pedagang, ajarilah cara berdagang, jika anak anda punya kecenderungan hobi memasak, maka ajarilah memasak siapa tahu anak anda kelak bisa meraih rezeki milyaran rupiah melalui keterampilannya memasak. Jika anak anda punya kecenderungan ibadahnya rajin, ajarilah pengobatan alternatif yang Islami [co: merukyah]. Siapa tahu kelak anak anda jadi sukses seperti Ustadz Haryono. Jika anak anda hobi olah raga, ikutkan klub sepak bola. Siapa tahu kelak anak anda bisa terkenal seperti kurniawan. Dari semua keterampilan duniawi yang terpenting adalah ilmu agamanya.
-
Terkadang orang tua berambisi agar anaknya menjadi kaya, punya jabatan, lulus perguruan tinggi dan sebagainya. Si anak pun dengan kemudaannya ia berambisi ingin jadi ini, jadi itu, ingin memiliki ini, memiliki itu, ingin meraih ini dan itu serta aneka angan angan duniawi lainnya. Tapi pernahkah terpikir oleh anda untuk bercita cita melakukan amal shaleh. Pernahkah anda bercita cita ingin mendirikan Negara Islam? Pernahkah anda bercita cita seandainya anda kaya anda akan habiskan harta anda untuk membiayai gerakan dakwah? Pernahkah anda bercita cita seandainya anda kaya anda akan membangun pondok pesantren? Mungkin di zaman sekarang ini jarang ada yang bercita cita seperti itu. Jangan lupakan cita cita untuk akherat anda. Ingatlah negeri akherat itu lebih baik dari pada dunia dan seisinya.

Sabtu, 08 Agustus 2009

ULAMA JANGAN MAU DIBELI

Saat kejatuhan Islam, negeri negeri Islam banyak yang berubah menjadi Darul Kufur. Penguasa penguasanya tidak menerapkan hukum hukum Islam. Para ulama yang menyerukan kebangkitan Islam, banyak yang menjadi sasaran kekejaman penguasanya sendiri.
-
Di bidang politik. Politik oportunistik. Banyak yang berlomba berebut jabatan dan kedudukan lebih dimotivasi oleh pemenuhan terhadap ambisi pribadi atau dalam memperkaya diri dan kroni kroni dengan cara cara tak terpuji. Rakyat sering dijadikan alasan untuk tujuan tujuan tak terpuji. Kita pernah menyaksikan bagaimana alotnya pembahasan Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional dan RUU Pornografi dan Pornoaksi yang terkatung katung.. semua menjadi indikasi bagaimana kaum sekular liberal begitu gigih mempertahankan kebatilan.
-
Umat yang sudah terlanjur jatuh dalam kubangan sekularisme, sedikit yang mendapat pencerahan Islam jika dibandingkan dengan sekularisasi dinegeri ini. Banyak Kiai yang tidak memiliki pemahaman Ideologi Islam. Akibatnya, masalah politik cenderung dibahas dari sisi spiritual dan akhlak, serta para pengayom umat cenderung berkompromi dengan sistem Sekular.
-
Peran ulama sepanjang masa kehidupan kaum Muslim, khususnya dalam kehidupan politik sangatlah penting. Bahkan pada masa kemunduran Islam sekalipun, peran ulama dalam kehidupan politik tetap tidak tergantikan. Pasalnya, Islam memang tidak memisahkan antara kehidupan politik dan spiritual. Bahkan saat umat jatuh dalam kubangan Sekularisme, ulama masih mempunyai tempat tersendiri dalam pribadi umat dengan berbagai alasan. Oleh karena itu, para penguasa dan calon penguasa selalu berusaha meraih dukungan mereka.
-
Apa jadinya jika para ulama yang mengetahui hukum Islam cenderung menyembunyikannya dari umat. Ada berbagai alasan yang mungkin menyebabkannya, mungkin karena takut penguasa dan iming iming duniawi.
-
Ada sebagian orang dengan julukan kiai atau ulama bertandang ke kediaman Capres dan Cawapres. Ada pula yang bertemu di luar `kandang` masing masing dengan cara menggelar satu acara yang bertajuk keumatan `keumatan`. Pada pertemuan pertemuan tidak resmi di tengah tengah jamaah para Kiai/Ulama tidak jarang “pesan politik” juga disampaikan. Targetnya tentu saja adalah menjajaki dukungan para tokoh umat ini, dan tentu dengan kompensasi.
-
Ulama, seharusnya memiliki sifat sifat yang terpuji seperti yang digambarkan Al Qur’an. Umat ini bisa hancur oleh karena ulama ulamanya keji, yakni selalu menyembunyikan ilmu yang dimiliki. Ada dua jenis manusia yang mana bila keduanya rusak, maka bisa mempengaruhi umat, yakni ulama dan penguasa.
-
Sifat ulama:
-
“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring” [TQS Ali imran 3 : 191]
-
“Dan orang-orang yang menjauhi thaghut (yaitu) tidak menyembahnya.” [TQS Az Zumar 39 : 17]
-
“Dan kembali kepada Allah” [TQS Az Zumar 39 : 17]
-
Ada gerakan gerakan yang mengatas namakan Islam, yang ngakunya memperjuangkan Islam, ternyata mau saja berkompromi dengan kekuasaan Sekular. Gerakan ini bisa berupa parpol Islam yang masuk parlemen atau juga aktivitas umat Islam yang tidak dilandasi dengan pemahaman Islam Ideologis.
-
Salah satu contohnya adalah Perwakilan Mahasiswa Muslim Seluruh Indonesia yang menyampaikan “Piagam Rekomendasi Mahasiswa Muslim Indonesia” pada Capres dan Cawapres RI 2009. adapun rekomendasi dalam bidang politik dan hukum adalah:
[1] Penegakkan Undang-Undang Pornografi
[2] Mendesak pemerintah untuk segera mengesahkan UU Halal Haram
[3] Segera sah kan UU Tipikor dan percepat penyelesaian kasus korupsi
[4] Penegakkan kedaulatan negara atas SDA yang ada di Indonesia
[5] Berantas Mafia Peradilan
[6] Perkuat wibawa bangsa di mata dunia internasional
-
Disini terlihat adanya sikap yang kompromistis terhadap penguasa Sekuler. Sikap itu terlihat dengan adanya dukungan perhadap Capres dan Cawapres Sekular jika mereka mau mendukung rekomendasi yang diajukan Perwakilan Mahasiswa Muslim Seluruh Indonesia. Padahal capres dan cawapres yang menang belum tentu mau melaksanakan rekomendasi mereka dan lagipula rekomendasi mereka tidak semuanya sejalan dengan perintah Allah SWT.
-
FD

DZIKIR DAN JODOH

OLEH : FD
-
Saat itu saya sedang shalat dhuhur di Masjid Universitas Surabaya. Setelah saya selesai shalat, saya bersama teman teman UKKI Universitas Surabaya mendengarkan tausiyah yang diisi oleh Bpk Gufron. Yang saya masih ingat dari tausiyah Pak Gufron adalah jika ingin dapat jodoh, maka bacalah Laa Ilaaha Illallaah Muhammad Rasulullaah sebanyak 1.111 kali di masjid pada malam hari sebanyak 3 hari.
-
Saya amalkan sesuai yang di beritahukan Pak Gufron, dengan bacaan tahlil sedikit lebih banyak dari yang di beritahukan pak gufron. Hasilnya, beberapa hari kemudian saya mendapat sms dari seorang wanita, yang saya ketahui dia punya nama panggilan Vivi. Wanita ini mengajak saya untuk jadi cowo’nya. Kami sempat pacaran* beberapa hari. Dia beberapa kali menanyakan apakah saya mau menikahi dia. Saya tidak menjawab pertanyaannya, tapi dia saya putuskan dia.
-
Saat ini saya menyesal kenapa saya putuskan dia. Padahal jika saya serius ingin menikahi dia, mungkin sekarang sudah saya nikahi dia.
-
Kita perlu memohon pertolongan Allah dari godaan setan, caranya adalah dengan berdoa dan berdzikir.
-
Menurut Ustadz Abu Aqila, Pakar Rukyah (2009), bahwa secara umum, bentuk godaan dan sihir setan golongan jin kepada manusia berupa bisikan jahat ke jiwa manusia dan dominasi jahat melalui jalan darah manusia. Kesurupan merupakan bentuk terparah penguasaan setan atas manusia.
-
Menurut Habib Ahmad bin Muhammad Alatas (2007), tameng tameng untuk membentengi dari gangguan jin yaitu, setelah shalat, kita membaca Al Fatihah 7 kali, Al Ikhlas 7 kali, Al Falaq 7 kali, dan An Naas 7 kali. Ditambah dengan doa;
”A’udzu bikalimaatillaahi tammaati min syarri ma khalaqa.”
ini doa yang diajarkan oleh Nabi. Kemudian bacaan ini:
”bismillaahi ladzi layadhuru ma’asmihi syai’un fil ardhi wa la fissamaai wahuwassami’ul aliim.” (7 kali)
-
* Notes : Jangan meniru niru untuk pacaran.

-

BEBERAPA DOA
-

Doa Untuk Anak Agar Tak Kena Mata
-
”U’iidzuka bikalimaatil-laahit-taammati min syarri kulli syaithaanin wa haammatin wa min kulli ’ainin laammah.”
-
Artinya;
”Aku perlindungkan engkau dengan kalimat kalimat Allah, yang sempurna, dari kejahatan semua setan, dari binatang berbisa, dan dari setiap mata yang jahat.”
-
Pengaruh mata jahat adalah benar adanya, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits-hadits. Pandangan orang yang mempunyai mata yang demikian dapat menimbuilkan bahaya bagi orang yang dilihatnya, terutama anak anak. Kita di anjurkan melindungi anak anak kita dari pandanhgan mata yang berbahaya itu. Diantaranya dengan membaca doa di atas. Doa tersebut dibaca setiap hari dan sebaiknya dengan memegang kepala atau bagian tubuh yang lain anak yang kita doakan.
-
Menurut riwayat Al Bukhari, Nabi SAW memperlindungkan Hasan dan Husain dengan kalimat ini. Demikian disebutkan dalam kitab Al Adzkar, karya Imam An Nawawi.
-
Doa Membuka Majelis
-
”Bismillaahirrahmaanirraahiim. Allaahumma shalli ’ala sayyidinaa muhammadin wa ’ala ’aalihi wa shahbihi wa sallim.”
-
Artinya;
”Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allaah limpahkanlah shalawat dan salam kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, serta kepada keluarga dan para sahabatnya.”
-
Al Imam Ali bin Muhammad bin Husain Al Habsyi (Shahib Simtuddurar) mengatakan, barang siapa sebelum duduk di majelis membaca ucapan diatas, tidak dituliskan atau ditetapkan atasnya kesalahan di majelis itu.
-

Jumat, 07 Agustus 2009

MELIHAT SAUDARA KITA YANG MEMBUTUHKAN

Oleh: FD
-
“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia . Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui.” [TQS Al baqarah 2 : 267–268]
-
Bersedekah adalah salah satu dari hukum Islam yang disyari’atkan. Melihat banyak saudara kita yang berada pada kondisi miskin dan dekat dengan kekufuran apakah hati kita sudah terketuk? Kita prihatin atas nasib saudara kita yang menderita kemiskinan, itu juga termasuk ukhuwah. Bukankah kita sebagai sesama Muslim itu bersaudara?
-
Rasulullah bersabda;
“Perumpamaan orang orang beriman dalam kecintaan, kasih sayang dan ikatan emosional ibarat satu tubuh. Jika salah satu anggotanya sakit, mengakibatkan seluruh anggota tidak dapat istirahat dan sakit panas.”
-
Suatu ketika saya sedang merasa susah karena urusan skripsi yang memang bermasalah. Saat itu hari jum’at. Saya teringat nasihat Ustadz Yusuf Mansyur bahwa apabila sedang menghadapi masalah, maka lakukanlah wudhu, shalat, baca Qur’an, berdoa, sedekah, dan tawakal. Setelah melakukan Shalat Jum’at, saya membagikan buletin Al Islam kemudian sedekah Rp 50.000 dan saat di rumah, Allah mengembalikan sebesar Rp 500.000. Subhanallaah.
-
Menurut New York Times, perekonomian negara negara berkembang telah melalui kuartal paling buruk sejak satu dekade lalu. Kondisi lebih buruk akan datang. Total produk domestik bruto tiga puluh negara yang tergabung dalam OECD mengalami penurunan 2,1% pada kuartal pertama tahun 2009 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Produk domestik bruto negara negara yang tergabung dalam OECD mengalami penurunan 2% pada kuartal terakhir tahun 2008.
-
Ekonomi kapitalistik liberal yang sarat dengan berbagai praktik yang diharamkan Islam, seperti riba, gharar (tipuan), risywah (suap), maisir (judi), dan korupsi. Sebuah sistem yang telah memperkokoh monopoli, oligopoli dan konglomerasi. Sebuah sistem yang jauh dari nilai nilai keadilan, bahkan semakin memperlebar jurang antara si kaya dengan si miskin.
-
Apakah orang orang kaya tidak peduli dengan nasib saudaranya yang miskin? Bukankah kemiskinan itu dekat dengan kekufuran? Jadi jangan sampai kita keduluan para salibis. Mereka para salibis melakukan usaha pemurtadan dengan iming iming duniawi. Kita perhatikan mereka yang terlibat dalam proses Kristenisasi didukung dengan dana yang besar. Mereka sudah tidak memikirkan masalah perut dan kebutuhan rumah tangga, karena memang sudah ada yang membayar mereka untuk aktivitas mereka dalam melakukan Kristenisasi. Para Misionaris ini, ada yang dari kalangan pribumi, maupun orang asing. Modus Kristenisasi pada biasanya adalah memanfaatkan kelemahan akidah dan ekonomi Umat Islam. Mereka yang lemah akidahnya, akan mudah tergiur dengan janji janji duniawi yang ditawarkan para Misionaris. Sebagian mereka ada yang menjual agamanya dengan dunia yang berjumlah sedikit. Nah..apakah saudara saudara yang diberi rizki melimpah, masih tidak peduli dengan masalah umat?
-
Pemerintah harus menerapkan Ekonomi Islam untuk mengatur distribusi kekayaan. Hanya dengan penerapan Ekonomi Islam, kebutuhan manusia bisa terpenuhi. Problematika ekonomi terletak pada distribusi harta dan jasa pada seluruh individu masyarakat, serta memberi mereka peluang untuk memanfaatkannya dengan memberi kesempatan untuk mendapatkan dan memilikinya. Pemenuhan seluruh kebutuhan pokok setiap individu masyarakat, harus dijamin pemenuhannya secara sempurna. Caranya adalah dengan menempatkan secara benar mana harta pemilikan individu, pemilikan umum, dan pemilikan negara.
-
Menurut Islam, pemilikan itu ada tiga macam: pemilikan individu, pemilikan umum, dan pemilikan negara.
-
Pemilikan individu adalah hukum syara’ atas benda atau jasa, yang memberinya peluang bagi orang yang memilikinya untuk memperoleh manfaat serta mendapatkan imbalan dari penggunaannya. Pemilikannya terikat dengan lima sebab syar’i; [1] Bekerja, [2] Warisan, [3] Kebutuhan mendesak terhadap harta kekayaan untuk memprtahankan hidup, [4]Pemberian kekayaan negara kepada rakyat, [5] Kekayaan yang diperoleh individu tanpa mengeluarkan biaya atau usaha keras.
-
Pemilikan umum adalah izin Allah -selaku pembuat hukum- kepada jamaah (masyarakat untuk memanfaatkan benda secara bersama sama.
-
Setiap harta kekayaan yang penggunaannya tergantung pada Khalifah dan ijtihadnya, dianggap sebagai pemilikan negara seperti pajak, kharaj, dan jizyah
Pemilikan umum berlaku pada tiga hal:
[a] setiap sesuatu yang dibutuhkan masyarakat umum seperti lapangan.
[b] sumber alam (barang tambang) yang jumlahnya tidak terbatas, seperti sumber minyak.
[c] benda-benda yang sifatrnya tidak dibenarkan dimonopoli seseorang, seperti sungai.

ILMU DAN AMAL

Oleh: FD
-
Al-‘Ilmu sering diartikan dengan iman atau yakin. Iman sendiri bermakna, pembenaran (tashdiiq) pasti yang berkesesuaian dengan fakta dan dibangun berdasarkan dalil. Keyakinan hati yang tidak sampai ke derajat kepastian, tidak absah disebut sebagai iman. Keyakinan semacam ini disebut dengan al-dzan.
-
Di dalam al-Quran, kata al-'ilmu kadang-kadang bermakna al-qath'iy (pasti) dan al-yaqiin (yakin). Penyebutan kata al-'ilmu dengan makna al-dzan (prasangka kuat) sangatlah sedikit.
-
Jika kita punya harta, kita yang menjaga harta. Namun jika kita punya ilmu , ilmu akan menjaga kita. Mengapa demikian? Kita ambil contoh, cari uang itu mudah atau gampang? Susah jika tidak tahu ilmunya, gampang jika tahu ilmunya. Salah satu cara mencari ilmu adalah melalui pendidikan formal.
-
Sayang sekali, pendidikan saat ini hanya berorientasi pada materi, sehingga tidak jarang kita mendengar ada perilaku pejabat tak bermoral, koruptor, lulusan perguruan tinggi tidak mempertimbangkan lagi patokan haram halal dalam hal mencari uang. Disamping itu kualitas pendidikan kita yang lemah dan banyak menghasilkan lulusan yang siap dijadikan jongosnya perusahaan asing.
-
Menurut Daniel Mohammad Rosyid, Ph. D (2009), secara umum pendidikan di Indonesia agak memperihatinkan. Pendidikan di Indonesia justeru turun terus kualitasnya. Pertama dari indikator guru, guru kita tidak selalu baik kualitasnya. Anak anak yang pintar selama 20- 30 tahun tidak ingin menjadi guru, yang mau ke IKIP bukan yang paling baik. Lain dengan tahun 1950-an, mereka yang terbaik dikelas ditawari untuk menjadi guru, dan peminatnya mayoritas. Jadi, IKIP yang sekarang tidak kuat untuk menahan diri menjadi IKIP karena IKIP ragu ragu dalam misinya mencetak orang agar menjadi guru dan ternyata banyak orang indonesia yang tidak ingin menjadi guru. Lulusan IKIP yang pintar pintar tidak menjadi guru, yang menjadi guru adalah lulusan IKIP yang jelek jelek dan yang tidak diterima di tempat lain, padahal yang masuk IKIP sudah jelek (kualitas 3). Rekruitmen guru yang amat jelek mempunyai implikasi SD menjadi memburuk dari tahun ke tahun.
-
Dalam agama Islam belajar dan mengajarkan ilmu adalah ibadah, namun setelah keruntuhan Khilafah Islam, pendidikan dikapitalisasi. Sehingga orang yang ingin pintar harus kulakan ilmu, kemudian yang tujuannya adalah menjual ilmu. Jika pada masa kekhilafahan orang mendapat ilmu dengan gratis dan mengajarkan ilmu dengan gratis pula itu biasa. Namun, pada zaman kapitalis ini, orang membeli ilmu kemudian mengajarkannya secara cuma cuma, itu luar biasa.
-
Dan yang lebih memperihatinkan lagi saat ini, banyak lembaga pendidikan yang seolah olah islam, namun justeru menikam ajaran Islam. Menurut KH Abdullah Wasi'an & Masyud SM (2005), Untuk mengacaukan ajaran Islam, Badan Intelejen Amerika Serikat, CIA, (Central Intellegent Agency) membentuk lembaga dana sosial bernama Asia Foundation yang mengucurkan dana 1,4 milyar dollar per tahun kepada JIL yang diketuai oleh Ulil Abshar Abdallah. Setiap minggu JIL berhasil mendominasi tulisan satu halaman di koran Jawa Pos yang tirasnya mencapai sekitar 350.000eksamplar per hari, begitulah pula dengan koran lainnya. Ulama atau cendikiawan yang ingin meluruskan pandangan JIL, tidak akan pernah mendapatkan tempat tulisannya di koran tersebut, Mereka pun berhasil memasuki organisai massa Islam terbesar di Indonesia Nahdatul Ulama, Muhammadiyah. Dosen-dosen IAIN (sekarang UIN atau STAIN ) selurruh Indonesia banyak mendapatkan bea siswa dari lembaga ini untuk meraih gelar doktor di bidang Islamologi di Universitas yang memiliki jurusan Islamic Studies yang didirikan oleh orientalis atau missionaris, seperti McGill Canada, Leiden Belanda dan lain-lain. Dengan harapan mereka akan menjadi agen-agen perubahan ajaran Islam sesuai dengan kehendak lembaga yang mendanainya. Dari sinilah jutaan mahasiswa yang belajar di kampus Islam di poles oleh agen-agen ini yang bertopeng sebagai cendikiawan muslim. Dari dua kutub agen ini, Al Qur’an, al- Hadits, dan referensi karya ulama Islam yang di akui otoritasnya digugat. Sedangkan pendapat dan karya orientalis barat tentang Islam dianggap sebagai ajaran final dan sempurna - ditelan mentah-mentah begitu saja - tidak pernah digugat ke absahannya. Tubuh mereka ada di timur, Otak dan hati mereka ada di Barat. Inilah bom waktu yang ditanam oleh barat ditubuh umat Islam, yang siap meledak meluluh-lantakan tubuh itu.
-
Jadi jika yang diambil ilmu yang baik baik seperti lulusan Al Azar Mesir, maka Insyaa’ Allah amalannya akan bagus. Jika lulusan McGill Canada, Leiden Belanda dan lain-lain maka sangat mungkin lulusan mereka ini akan menjadi orang orang yang rusak dan menyebarkan kesesatan ditengah tengah umat Islam. Hukum mempelajari aliran aliran sesat itu adalah mubah. Namun berhati hatilah jangan sampai terpengaruh hingga bisa menghancurkan akidah Islam. Justeru jika mempelajari aliran sesat tujuannya adalah untuk mencari kelemahannya serta memberikan solusi secara Islami.
-
Mencari ilmu itu hukumnya wajib bagi Umat Islam. Ilmu ada dua macam; yakni ilmu agama dan ilmu duniawi.
-
Untuk ilmu agama, adalah fardhu ‘ain bagi Umat Islam untuk mempelajari ilmu ini. Fardhu ‘ain artinya kewajiban ini dibebankan pada tiap tiap Muslim dewasa. Jadi, seorang Muslim yang sudah dewasa harus mempelajari ilmu ini. Dalam hal ibadah, kita dituntut untuk tahu ilmunya ibadah. Jika kita shalat, tapi shalatnya tanpa ilmu, maka sia sia. Kita musti meng-introspeksi diri, apakah shalat yang kita lakukan sudah benar menurut ilmu shalat, apakah kita sudah hafal rukun rukun shalat.
-
Ruang lingkup ajaran Islam, meliputi semua bidang kehidupan. Ada dua hal dalam ajaran Islam, dua hal ini sudah meliputi seluruh bidang kehidupan. Dua hal ini adalah Akidah dan Syari’ah. Akidah / Iman, adalah meyakini berita yang di sampaikan Allah dan Rasul-Nya, baik berita tentang sesuatu yang ghaib maupun sesuatu yang terjadi di dunia fana ini. Sedangkan Syari’ah adalah tuntunan untuk perbuatan.
-
Ada tiga pembahasan dalam Syari’ah Islam, yakni ; Ritual, Akhlak dan Muamalah. Ritual adalah pengaturan hubungan manusia dengan Tuhan. Contoh; Shalat, Zakat, Puasa, Haji, baca Qur’an, dll. Akhlak adalah pengaturan hubungan manusia dengan diri sendiri. Contoh; cara berpakaian, makan, minum. Sedangkan Muamalah, adalah pengaturan hubungan manusia dengan manusia. Contoh; ekonomi, politik dalam negeri, politik luar negeri, pertahanan keamanan, perpajakan, pertanian, pertanahan, dll.
-
Adapun mempelajari ilmu duniawi, hukumnya fardhu kifayah. Artinya, kewajiban mempelajari ilmu duniawi akan gugur manakala ada satu atau lebih Muslim yang melaksanakan kewajiban ini dengan sempurna. Dalam menjalani kehidupan, akan terasa mudah jika kita melakukan sesuatu dengan ilmu. Sebagai contoh, membuat mobil itu susah bagi yang tidak berilmu, namun mudah bagi yang berilmu. Sesuatu yang dikerjakan dengan ilmu akan terasa mudah.
-
Pada saat ini, Umat Islam tertinggal oleh bangsa Barat dalam bidang ilmu pengetahuan. Kalau Umat Islam mau menghayati pesan pesan Allah, seharusnya Umat Islam punya semangat untuk mencari ilmu pengetahuan. Ini adalah PR bagi Umat Islam untuk mengejar ketertinggalannya dari bangsa Barat.
-
Umat Islam perlu menerapkan Politik Pendidikan Islam. Kurikulum pendidikan wajib berdasarkan akidah Islamiyah. Waktu pelajaran untuk ilmu ilmu Islam dan bahasa Arab yang diberikan setiap minggu harus disesuaikan dengan waktu pelajaran untuk ilmu ilmu lain, baik dari segi jumlah maupun waktu.
-
Tsaqofah Islam harus diberikan di semua tingkat pendidikan. Untuk tingkat perguruan tinggi hendaknya diadakan berbagai jurusan dalam berbagai cabang ilmu ke Islaman, disamping diadakan jurusan lainnya seperti kedokteran, teknik, ilmu pengetahuan alam dan sebagainya.
-
Jadi hanya dengan menerapkan politik sistem pendidikan yang diridhai Allah lah hasil pendidikan akan jadi baik, yakni Politik Pendidikan Islam.

Kamis, 06 Agustus 2009

ISLAMISASI MELALUI PERNIKAHAN

Oleh : FD
-
Saya ingat pada saat itu saya dalam satu bis dengan teman teman aktivis dari berbagai UKM di Universitas Surabaya. Kami dalam perjalanan pulang dari Tumpang / Malang ke Surabaya. Saya duduk bersebelahan dengan wanita Hindu. Secara fisik ia mempunyai ciri ciri wanita Hindu Bali karena rambutnya yang panjang. Kami ngobrol ngalor ngidul. Hingga pada akhirnya ngobrol masalah jodoh. Gadis itu bilang bahwa jika cowo’ nya Islam dia mau ikut agama cowo’nya.
-
Dari perkataan dia, saya mengetahui bahwa dia bukan penganut Hindu yang fanatik, maksudku dia tidak benar benar meyakini tentang ajaran agamanya. Ini saya melihat adalah suatu kesempatan bagi para pria Muslim untuk meng Islam kan wanita wanita Non Muslim.
-
Kisah Indra dan Margareth
-
Kisah cinta ini sungguh sungguh pernah terjadi di kampus saya. Ini adalah kisah cinta teman saya sekampus. Kisah cinta antara Indra dan Margareth. Indra beragama Islam dan Margareth yang saat itu beragama Katolik. Saya, Indra dan Margareth sama sama anggota UKM Fitness. Mungkin berawal dari kesamaan hobi ini awal mula Indra dan Margareth membina hubungan pacaran (notes: pacaran-nya jangan ditiru yah..). Sepertinya hubungan cinta mereka mengarah kepada yang lebih serius. Indra berhasil meng Islam kan Margareth.
-
Kemudian hubungan asmara dan ke Islaman Margareth diketahui oleh keluarganya. Ayah Margareth marah, mukena pemberian Indra dibakar oleh dia. Margareth dipaksa ke Gereja. Sebagai Muslimah tentu ia menolak. Kemudian Ayah Margareth memberi pilihan, dia mau ke Gereja atau pergi meninggalkan ayah dan keluarganya. Namun sekali lagi, sebagai seorang Muslimah, Margareth menolak untuk kegereja dan memilih pergi meninggalkan keluarganya. Tentu saja Ayah Margareth marah, lalu mengancam akan membunuh Indra jika Margareth tidak mau ke Gereja. Kali ini Margareth mau ke Gereja karena khawatir atas keselamatan Indra, meskipun ia melakukan itu dengan hati yang hancur. Dia berhasil memisahkan Margareth dengan pacarnya dan orang orang Islam. Mungkin saat ini Margareth masih menyembunyikan keimanannya.
-
Kisah ini saya dapatkan dari Indra. Indra mendapatkannya dari pengakuan Margareth.
-
Dari kisah kisah diatas, saya melihat adanya peluang bagi kita untuk meng Islam kan wanita wanita Non Muslim, salah satu caranya adalah dengan pernikahan.
-
Bahaya Kristenisasi Melalui Pernikahan
-
Salah satu cara Kristenisasi adalah dengan melakukan pernikahan. Dulu Bude saya adalah seorang Muslimah. Kondisi ekonomi keluarga saat itu yang bisa dibilang kacau dan latar belakang pendidikan dia yang di sekolah Katolik, membuatnya dekat pada kekufuran. Ketika usia remaja ia jatuh cinta pada seorang pemuda Katolik, sehingga demi cintanya pada pemuda itu ia rela meninggalkan agamanya. Kemudian mereka berdua menikah secara Katolik hingga pada akhirnya mereka berdua meninggal dalam keadaan Katolik.
-
”Dan orang-orang kafir serta mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni neraka.” [TQS Al Maa’idah 5 : 86]
-
Kita perhatikan mereka yang terlibat dalam proses Kristenisasi didukung dengan dana yang besar. Mereka sudah tidak memikirkan masalah perut dan kebutuhan rumah tangga, karena memang sudah ada yang membayar mereka untuk aktivitas mereka dalam melakukan Kristenisasi. Para Misionaris ini, ada yang dari kalangan pribumi, maupun orang asing. Modus Kristenisasi pada biasanya adalah memanfaatkan kelemahan akidah dan ekonomi Umat Islam. Mereka yang lemah akidahnya, akan mudah tergiur dengan janji janji duniawi yang ditawarkan para Misionaris. Sebagian mereka ada yang menjual agamanya dengan dunia yang berjumlah sedikit. Ada juga modus lain, yakni dengan hamilisasi. Para wanita Muslimah yang sering melakukan maksiat dimanfaatkan oleh laki laki Kristen. Pertama, mereka di ajak pacaran, kemudian diajak berzina. Ketika hamil, si wanita ini dijanjikan akan dinikahi asal mau masuk agama Kristen. Bahkan ada juga yang menggunakan cara yang kasar yaitu dengan pemerkosaan dan dicekoki narkoba. Hal ini terus terjadi karena pemerintah tidak menerapkan Syari’ah Islam yang melindungi akidah Umat Islam.

Selasa, 28 Juli 2009

SEANDAINYA JADI ORANG KAYA

Oleh : FERRY DAVID PRASETIO RAHARJO
-
Seorang Muslim bekerja mencari nafkah, adalah perkara yang mubah. Dalam mencari nafkah kita harus berusaha, perkara hasil adalah urusan Allah SWT. Jangan lupa juga kita berdzikir kepada Allah SWT. Ada beberapa amalan dzikir yang jika dibaca maka Insyaa’ Allah akan diberi rezeki. Salah satu amalan dzikir ini adalah yang diajarkan Rasulullah SAW. Sub-hanallaahi wa bihamdihi, sub-hanallaaahil ’Azhiim, astaghfirullaah.
-
Bacaan tersebut bagus di baca waktu subuh, terlebih lagi diantara shalat sunnah subuh dan shalat fardhu subuh. Dalam riwayat hadits Ibnu Umar disebutkan, seorang laki laki datang kepada Rasulullah SAW, ”Wahai Rasulullah sesungguhnya dunia pergi dan berpaling dariku.”
-
Rasulullah SAW berkata pada laki laki itu, ”Mengapa engkau tidak mengamalkan doa para malaikat dan tasbih para makhluk yang dengannya mereka diberi rizki. Ucapkanlah ketika terbit fajar; Sub-hanallaahi wa bihamdihi, sub-hanallaaahil ’Azhiim, astaghfirullaah seratus kali, niscaya harta dunia akan mendatangimu dengan deras,”
-
Maka orang tersebut pun pergi. Tak lama kemudian ia kembali lalu berkata kepada Rasulullah SAW, ”Wahai Rasulullah SAW, dunia benar benar telah mendatangiku, sehingga aku tak tahu dimana harus meletakkannya.” [diriwayatkan oleh Al Khathib dari Malik]
-
Ikhtiar
-

Amalan dzikir di atas juga harus didukung dengan ikhtiar yang halal. Ada banyak alternatif pekerjaan baik yang halal maupun yang haram. Bagi seorang Muslim harus menyingkirkan semua alternatif yang haram. Dari beberapa alternatif yang halal ini kemudian dipilih yang peling profit dan paling disukai.
-
Adapun alternatif yang haram yakni; pasar modal, perpajakan, bank ribawi, asuransi, dan multi level marketing, harus ditinggalkan. Kita ambil contoh multi level marketing, ini adalah jenis pekerjaan haram, karena [1] Islam mengharamkan dua akad dalam satu transaksi. [2]. Islam mengharamkan pemakelaran atas pemakelaran. Bahayanya memakan rizki haram adalah menyebabkan tidak terkabulnya doa. Jadi yang haram harus ditinggalkan hanya karena cinta, harap, dan takut pada Allah SWT.
-
Penerapan Ekonomi Islam
-
Di lain pihak, pemerintah harus menerapkan Ekonomi Islam untuk mengatur distribusi kekayaan. Hanya dengan penerapan Ekonomi Islam, kebutuhan manusia bisa terpenuhi. Problematika ekonomi terletak pada distribusi harta dan jasa pada seluruh individu masyarakat, serta memberi mereka peluang untuk memanfaatkannya dengan memberi kesempatan untuk mendapatkan dan memilikinya. Pemenuhan seluruh kebutuhan pokok setiap individu masyarakat, harus dijamin pemenuhannya secara sempurna. Caranya adalah dengan menempatkan secara benar mana harta pemilikan individu, pemilikan umum, dan pemilikan negara.
-
Menurut Islam, pemilikan itu ada tiga macam: pemilikan individu, pemilikan umum, dan pemilikan negara.
-
Pemilikan individu adalah hukum syara’ atas benda atau jasa, yang memberinya peluang bagi orang yang memilikinya untuk memperoleh manfaat serta mendapatkan imbalan dari penggunaannya. Pemilikannya terikat dengan lima sebab syar’i; [1] Bekerja, [2] Warisan, [3] Kebutuhan mendesak terhadap harta kekayaan untuk memprtahankan hidup, [4]Pemberian kekayaan negara kepada rakyat, [5] Kekayaan yang diperoleh individu tanpa mengeluarkan biaya atau usaha keras.
-
Pemilikan umum adalah izin Allah -selaku pembuat hukum- kepada jamaah (masyarakat untuk memanfaatkan benda secara bersama sama.
-
Setiap harta kekayaan yang penggunaannya tergantung pada Khalifah dan ijtihadnya, dianggap sebagai pemilikan negara seperti pajak, kharaj, dan jizyah
-
Kalo Kaya Untuk Apa?
-
Jika Allah memang menghendaki anda memiliki kekayaan, yang mana dengan kekayaan itu anda dapat memenuhi kebutuhan primer anda, bahkan lebih dari cukup, kelebihannya untuk apa akan anda gunakan? Untuk memenuhi keinginan anda? Atau dengan kekayaan yang melimpah itu anda masih merasa kurang ? Mencari gunung emas yang satu lagi?
-
Kerusakan yang diakibatkan oleh keserakahan manusia akibatnya lebih besar daripada kerusakan yang ditimbulkan oleh kawanan serigala.
-
Alangkah baiknya jika harta kekayaan itu digunakan untuk kepentingan umat. Yang namanya rizki itu dari Allah jika kita meminjamkan pinjaman yang baik pada Allah, maka yakinlah Allah pasti menepati janji.
-
Ustadz Yusuf Mansyur menjelaskan, perhitungan manusia tidak selalu sama dengan perhitungan Allah. Jika kita mensedekahkan sejumlah uang, balasan yang kita terima bisa sepuluh kali lebih banyak dari yang kita sedekahkan. Yang pasti sedekah sama sekali tidak mengurangi kekayaan manusia. Maka jangan takut miskin hanya karena bersedekah.
-
” Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
-
Bersyukur
-
Harta kita ini adalah milik Allah,
-
” Dan kepunyaan Allah-lah segala yang ada pada malam dan siang. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
-
Kita harus bersyukur atas pemberian Allah pada kita. Jika kita bersyukur maka akan ditambahkan nikmat-Nya kepada kita. Jika kita kufur terhadap nikmat Allah maka siksa Allah amat perih.

Senin, 22 Juni 2009

ANTI PANCASILA

Oleh : Ferry D. P. Raharjo
-
Nasionalisme, Bhineka Tunggal Ika, dan Pamcasila, saat ini masih menjadi pemikiran yang merusak umat. Pancasila adalah hasil buatan manusia yang tidak layak untuk dikadikan sebagai pengganti hukum hukum Allah SWT. Tapi karena gencarnya syi’ar Pancasila yang dilakukan secara sistematis, hasilnya sampai saat ini, Pancasila masih menjadi opini yang dianut bangsa Indonesia.
-
Apakah negeri yang mengemban Pancasila ini sudah merdeka ? merdeka kah kita ? jika kita berpikir sudah merdeka seutuhnya itu tidak benar. Merdeka dari penjajahan fisik mungkin benar, namun jika dibilang merdeka dari penjajahan global itu tidak benar. Sudah berpuluh tahun bangsa ini mennggunakan Pancasila tapi masih belum merdeka. Jika demikian untuk apa kita masih menggunakan Pancasila, sudah saatnya posisi Pancasila saat ini digeser oleh Syari’ah Islam.
-
Ikatan Nasionalisme tumbuh ditengah tengah masyarakat, tatkala pemikiran manusia mulai merosot. Ikatan ini terjadi ketika manusia mulai hidup bersama dalam suatu wilayah tertentu dan tidak beranjak dari situ. Saat itu naluri mempertahankan diri sangat berperan dan mendorong mereka untuk mempertahankan negerinya. Dari sinilah cikal bakal tumbuhnya ikatan Nasionalisme, yang tergolong ikatan paling lemah dan rendah nilainya.
-
Adalah pemikiran yang sempit yang dianut oleh kalangan nasionalis yang berpikir bahwa dengan semangat Bhineka Tunggal Ika dapat mrnyelesaikan maalah bangsa. Juga salah bila berpikir bahwa perbedaan perbedaan tidak akan menggoyahkan semangat Bhineka Tunggal Ika. Padahal kenyataannya menunjukkan sebaliknya negeri ini terancam dis integrasi.
-
Sebagai Umat Islam wajib menolak sistem selain Islam [termasuk Pancasila]. Hanya hukum hukum Islam saja yang diterapkan di bumi Allah.
-
“Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu mengadili antara manusia dengan apa yang telah Allah wahyukan kepadamu, dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) orang-orang yang khianat ,” [TQS An Nisaa’ 4 : 105]
-
“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?” [ TQS Al ma idah 5 : 50]
-
” Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” [TQS Al Maidah 5 : 44]
-
” Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.” [TQS Al Maidah 5 : 45]
-
” Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik .” [TQS Al Maidah 5 : 47]
-
Untuk Apakah Kekuasaan
-
Jika seseorang punya kekuasaan apakah kekuasaan itu dapat menolong agama Allah, apakah kekuasaan itu digunakan untuk memburu, memenjarakan, dan membunuh para penentang Pancasila?.
-
Doa Nabi, “ Berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.” Sekaligus permohonan agar semua kekuasaan yang tidak bisa dan tidak digunakan untuk menolong Islam dan umatnya itu segera ditumbangkan dan dienyahkan dari muka bumi, digantikan dengan kekuasaan yang bisa menolong Islam dan umatnya. –
-
Kapan itu akan terwujud? Tentu ketika Daulah Khilafah Islam berdiri. Khilafah lah sesungguhnya Sulthaan[an] Nashiiraa yang diminta oleh Nabi SAW.
-
Sistem pemerintahan Khilafah inilah yang diwajibkan Nabi SAW, sebagai sistem pemerintahan bagi kaum Muslim. Rasulullaah bersabda;
“Siapa saja yang mati dalam keadaan tidak ada baiat [kepada Khalifah] di atas pundaknya, maka matinya mati jahiliyah. {HR Muslim}.
-
Hadits ini mengandung perintah untuk mewujudkan Khilafah. Sebab hanya dengan adanya Khilafah, akan terdapat baiat di atas pundak kaum Muslim. Adanya sifat jahiliyah menunjukkan bahwa tuntutan perintah itu sifatnya tegas sehingga hukumnya wajib.
-
DAFTAR PUSTAKA
-
Abdurrahman, Hafidz. 2009. Shulthan[an] Nashira. Media Politik dan Dakwah Al Wa’ie, No 106 Tahun IX, 1-30 Juni 2009. Jakarta. Hizbut Tahrir Indonesia.
-
Al Qur’an Al Karim.
-
An Nabhani, Taqiyuddin. 2008. Peraturan Hidup Dalam Islam. Jakarta. Hizbut Tahrir Indonesia.
-
Iskandar, Arief B. 2007. Ulama Ahlus-Sunnah Mewajibkan Khilafah. Bogor. Afkar.
-
________.________. Nasionalisme Anak Bangsa. Visi. Surabaya. UKM Satmenwa 815 Universitas Surabaya

Minggu, 14 Juni 2009

NIKMATNYA SHALAT

Ditulis oleh: FERRY D.P RAHARJO
-
Pernah suatu ketika, saya pergi ke Batu, Malang, dalam rangka menjadi juri pada kejuaraan Karate. Saat itu saya nginap di hotel yang terletak di daerah Songgoriti, kebetulan ada satu kamar atlet yang tidak digunakan. Hotel ini cukup nyaman. Jika memandang kebawah nampak sebuah Masjid kecil di bagian belakang hotel. Udaranya sejuk. Pada saat bangun untuk Shalat Subuh saya benar benar merasakan nikmatnya udara gunung yang sejuk. Saya mengambil air wudhu, terasa dingin dan nikmat rasanya. Subhanallaah. Dan dimasjid kecil itu pula saya Shalat Subuh berjamaah bersama sama dengan tim juri dan atlet Karate yang beragama Islam.
-
Dilain waktu, saya bangun tidur, ambil air wudhu kemudian berangkat ke Masjid dekat rumah, untuk mengikuti Shalat Shubuh berjamaah. Saat berjalan menuju Masjid, saya merasakan udara pagi yang sejuk, meskipun tidak sesejuk udara di Batu, namun saya bisa menikmatinya. Memang jamaahnya sedikit, satu shaf pun gak sampe penuh. Namun rasanya saya bisa menikmati shalat shubuh berjamaah.
-
Dalam sebuah Hadits diriwayatkan oleh Ammarah bin Ruwaibah, Rasulullaah SAW bersabda; “Tidak akan masuk neraka orang yang menunaikan Shalat sebelum matahari terbit dan sebelum matahari terbenam.” [HR Ibnu Khuzaimah]
-
Hadits tersebut mengungkapkan keutamaan Shalat Shubuh dan Ashar yang dapat membebaskan pelakunya dari api neraka. Apalagi jika dilakukan dengan berjamaah. Orang yang mampu mengistiqamahkan Shalat Shubuh berjamaah, juga istiqamah berjamaah pada Shalat Shalat lainnya. Sebab berjamaah Shalat Shubuhlah amalan yang paling sulit dilakukan.
-
Suatu ketika Qubaishah berkata pada Rasulullaah SAW; “Ajarilah aku beberapa kalimat yang dengan kalimat itu Allah akan memberikaan manfaat kepadaku. Sesungguhnya usiaku telah tua, dan aku telah lemah untuk melakukan amal yang pernah aku lakukan.”
-
Maka Nabi SAW bersabda; “Untuk urusan duniamu, jika engkau telah selesai shalat shubuh, ucapkanlah tiga kali kalimat berikut:
-
Subhaanallaahi wa bihamdihii Subhaanallaahil ‘Azhiim wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘Azhiim.
-
[Maha Suci Allaah, dan Segala Puji bagi Nya. Yang Maha Agung. Tiada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah, yang Mahatinggi lagi Maha Agung]
-
Sesungguhnya jika engkau mengucapkan kalimat kalimat itu, engkau akan aman dari perasaan sedih, dari penyakit lepra, dari penyakit belang atau kusta, dari penyakit lumpuh separuh badan. Adapun untuk akhiratmu ucapkanlah;
-
Allaahummahdinii min ‘indika wa ‘afidh ‘alayya min fadhlika wansyur ‘alayya min rahmatika wa anzil ‘alayya min barakaatik.”
-
[Ya Allaah berikanlah aku petunjuk dari sisi Mu, limpahikah aku dengan karunia Mu, tebarkanlah kepadaku rahmat Mu dan turunkankah kepadaku keberkahan Mu]
-
Kemudian Beliau SAW bersabda; “Sesungguhnya jika seorang hamba datang membawa kalimat itu pada hari kiamat dan tidak pernah meninggalkannya, akan dibukakan empat pintu surga baginya dan ia boleh masuk dari pintu manasaja yang ia kehendaki.”
-
Jika berwudhu, kadang saya melakukan dengan air yang sedikit. Rasanya lebih nikmat, karena tidak terlalu basah. Saya suka olah raga, kadang saat pagi saya lari lari pagi +/- 45 menit. Selesai lari kemudian saya mengambil air wudhu wah… rasanya nikmat.
-
Namun, saya menyesalkan mengapa banyak orang orang yang sengaja meninggalkan shalat. Bagaimana seandainya mereka mati dalam keadaan meninggalkan shalat. Pernah suatu ketikasaat saya pergi kemasjid untuk melaksanakan Shalat Jum’at. Ada seorang tukang becak sedang duduk duduk di becaknya ketika saya melewatinya, pak tua itu menyapa saya; “ Monggo Gus..”
-
Kemudian saya bilang ; “Ayo shalat Pak?”
Pak tua itu hanya tertawa; ”he he he..”
-
Negara harus bertindak untuk menghukum orang orang yang meninggalkan Shalat. Ini bisa dilakukan jika Negara menerapkan Hukum Islam. Jadi negara wajib melegalisasikan Hukum Islam. Sedangkan Kaum Muslim wajib mentaatinya.
-
Sulthan berhak melegalisasikan peraturan sesuai dengan persoalan persoalan yang baru muncul. Perintah Imam dapat mengatasi perselisihan. Perintah Imam harus dilaksanakan secara lahir maupun batin.

Rabu, 27 Mei 2009

HANYA TAKUT PADA ALLAH


Oleh : FERRY DAVID PRASETIO RAHARJO
-
Saya punya pengalaman, sewaktu saya masih SMU, pada saat tengah malam, kalo gak salah sekitar pukul 23 : 00 WIB. Saya sedang tiduran di ranjang kamar Eyang saya. Tiba tiba badan ini terasa tidak bisa bergerak. Waktu itu saya agak bingung juga. Saat itu pandangan saya tertuju pada jendela kamar, yang mana dari jendela ini saya melihat sesosok wanita berpakaian serba putih dengan rambutnya kaku dan berantakan. Kemudian saya fokuskan dalam pikiran saya berpikir, ini hanya ilusi, ini tidak nyata. Maka hilanglah sosok itu dan badan saya kembali bisa bergerak.
-
Lain lagi dengan adik perempuan saya, namanya Karmila. Karmila kos di sekitar kampus Unibraw. Ketika malam hari ia hendak ke kamar kecil, ia berjalan menuju kamar kecil sendirian. Tiba tiba mila melihat kaki tanpa badan berjalan melewati depannya. Untungnya adikku itu memang orangnya pemberani. Ia cuek dengan apa yang barusan dilihatnya dan terus ke kamar kecil sendirian.
-
Kita memang sering mendengar cerita cerita sejenis seperti diatas. Semoga kita diberikan hati yang hanya takut kepada Allah SWT. Tidak takut sedikitpun dengan makhluk makhluk Nya.
-
Takut pada jin, adalah suatu perbuatan syirik. Kita diperintah hanya takut kepada Allah SWT. Takut lah kepada Allah yang menguasai jin dan manusia. Jin tidak dapat membuat mudharat sedikitpun terhadap manusia. Manfaat dan mudharat itu hanya dari Allah. Siapa yang ditolong Allah, maka tidak ada satu makhluk pun yang sanggup mencelakakannya. Siapa yang dicelakakan Allah, maka tidak ada satu makhluk pun yang dapat memberikan pertolongan.
-
Takut lah pada Allah. Ingatlah siksa Allah itu amat pedih. Bagi para pelaku dosa syirik, ingatlah
-
”Orang-orang kafir itu telah menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah supaya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah: Bersenang-senanglah kamu, karena sesungguhnya tempat kembalimu ialah neraka.” [TQS Ibrahim 14 : 30]
-
Menurut Ustadz Abu Aqila, pakar ruqyah, ”Penyerupaan dari kalangan jin ini dalam bentuk sihir yang bukan wujud aslinya. Sihir itu seperti api, tidak dapat dipegang tapi tampak oleh mata dan dapat dirasakan. Jadi jin memang dapat menyihir seseorang untuk dapat melihat wujudnya dan alamnya. Namun, semua itu adalah tipuan. Sebab, jin yang bersedia untuk berinteraksi dengan manusia itu adalah setan yang pandai berbohong dan memberikan angan angan kosong kepada manusia.
-
Mohonlah perlindungan kepada Allah SWT. Allah lah yang mengabulkan doa doa manusia. Berdzikirlah, misalnya dengan membaca Ayat Kursi.
-
Abu Ayub Al Anshari RA meriwayatkan, pernah ada setan yang datang kepadanya, lalu mengambil makanannya. Ia pun mengadukan hal itu kepada Nabi SAW, lalu beliau bersabda; ”Harta atau anak yang tidak engkau bacakan kepadanya Ayat Kursi, akan didekati setan.”
-
Bisa juga dengan membaca Doa Nuur An Nubuwwah (Nur Buat). Konon katanya, di tempat tempat yang dianggap keramat karena dihuni oleh jin maka tulisan ini bisa ditaruh di tempat itu. Dengan izin Allah makhluk makhluk halus yang menghuninya akan menyingkir semua.
-
”Apabila kamu membaca Al Qur'an hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. Sesungguhnya syaitan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya. Sesungguhnya kekuasaannya (syaitan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah.” [TQS An-Nahl 16 : 98-100]
-
Sumber:
-
[1] Al Qur’an Al Karim dan Terjemahannya
-
[2] Penyembuhan Dengan Al-Fatihah dan Ayat Kursi. Bonus Alkisah Edisi 23/2007
-
[3] Sunarto, Achmad. 1990. Tarjamah Majmu’ Syarif: Jalan Menuju Bahagia Dunia dan Akhirat. Surabaya. Mutuara Ilmu.
-
[4] Ustad Abu Aqila, Pakar Rukyah: Hanya Tipuan Jin. Kisah Hikmah 16-31 Mei 2009.

Selasa, 26 Mei 2009

FIRMAN ALLAH PASTI BENAR


Kitab kitab yang diturunkan Allah adalah Zabur, Taurot, Injil, dan Al Qur’an. Hingga saat ini yang masih tewrjaga keasliannya dan berlaku untuk mengatur urusan manusia adalah Al Qur’an. Al Qur’an terjaga keasliannya karena Allah lah yang menjaga Al Qur’an. Sedangkan kitab kitab sebelum Al Qur’an [Injil, Taurot, dan Zabur] sudah dikotori oleh tangan tangan manusia dan sudah habis masa berlakunya.
-
Firman Allah, pasti benar. Namun, masalahnya apakah firman Allah sebelum Al Qur’an [Injil, Taurot, dan Zabur] masih terjaga keasliannya…?. Ada sebuah kisah , Ka’bul Akhbar datang menemui Umar. Ka’bul Akhbar berkata: “Wahai Amirul Mu’minin, aku tahu bahwa tiga hari lagi kamu akan mati.”
-
“Dari mana kamu tahu?” tanya Umar. Ka’bul Akhbar berkata; “Aku menemukannya ada dalam Taurot.” Umar berkata; ”Demi Allah, kamu benar benar mendapati Umar bin Khaththab ada dalam Taurot.”
-
Ka’bul Akhbar berkata; “Sebenarnya sih tidak, namun aku menemukan sifat sifatmu dan bentuk fisikmu yang aku ketahui telah tiba ajalnya.”
-
Besoknya Ka’bul Akhbar datang dan berkata; “Wahai Amirul Mu’minin, sehari telah berlalu, jadi tinggal dua hari lagi.” besoknya, Ka’bul Akhbar datang dan berkata; “Dua hari telah berlalu, jadi tinggal sehari semalam. Jelasnya, tinggal malam nanti hingga pagi.”
-
Ketika shalat shubuh tiba, Umar keluar untuk shalat. Umar mengatur shaf, setelah shaf terlihat rapi, Umar bertakbir. Tiba tiba Abu Lu’lu’ah la’natullah ’alaihi masuk menerobos para jama’ah, sedang tangannya memegang belati berkepala dua dan telah dibubuhi racun, lalu ia menusukkannya ke Umar sebanyak enam kali tusukan. Salah satunya tepat mengenai dibawah pusarnya. Inilah yang menghantarkan Umar pada kematiannya.
-
Itulah kabar dari Allah dalam kitab Nya Taurot, yang memang kebenarannya tidak dapat disangkal. Namun Taurot yang sekarang, masihkah ada sedikit keasliannya?
-
Al Qur’an lah yang masih terjaga keasliannya. Sumber-sumber sepakat untuk mengatakan bahwa tiap kali suatu fragmen daripada Qur-an diwahyukan, Nabi memanggil seorang daripada para sahabat-sahabatnya yang terpelajar dan mendiktekan kepadanya, serta menunjukkan secara pasti tempat fragmen baru tersebut dalam keseluruhan Qur-an. Riwayat-riwayat menjelaskan bahwa setelah mendiktekan ayat tersebut, Muhammad minta kepada juru tulisnya untuk membaca apa yang sudah ditulisnya, yaitu untuk mengadakan pembetulan jika terjadi kesalahan.
-
Suatu riwayat yang masyhur mengatakan bahwa tiap tahun pada bulan Ramadlan, Nabi Muhammad membaca ayat-ayat Qur-an yang sudah diterimanya di hadapan Jibril. Pada bulan Ramadlan yang terakhir sebelum Nabi Muhammad meninggal, malaikat Jibril mendengarkannya membaca (mengulangi hafalan) Qur-an dua kali. Kita mengetahui bahwa semenjak zaman Nabi Muhammad, kaum muslimin membiasakan diri untuk berjaga pada bulan Ramadlan dan melakukan ibadat-ibadat tambahan dengan membaca seluruh Qur-an.
-
Beberapa sumber menambahkan bahwa pada pembacaan Qur-an yang terakhir di hadapan Jibril, juru tulis Nabi Muhammad yang bernama Zaid hadir. Sumber-sumber lain mengatakan bahwa di samping Zaid juga ada beberapa orang lain yang hadir.
-
Mengenai bukti bahwa Al Qur’an itu datang dari Allah, dapat dilihat dari kenyataan bahwa Al Qur’an adalah sebuah kitab berbahasa Arab yang dibawa oleh Muhammad SAW.
-
Dalam menentukan darimana Al Qur’an, akan kita dapatkan tiga kemungkinan;
[1] Al Qur’an adalah karangan orang Arab.
[2] Al Qur’an adalah karangan Muhammad
[3] Al Qur’an adalah kalam Allah
-
kemungkinan pertama tidak dapat diterima karena al qur’an telah menantang mereka untuk membuat karya yang serupa.
-
”Katakanlah: (Kalau demikian), maka datangkanlah sepuluh surat-surat yang dibuat-buat yang menyamainya, dan panggillah orang-orang yang kamu sanggup (memanggilnya) selain Allah, jika kamu memang orang-orang yang benar.” [TQS Huud 11 : 13]
-
" Katakanlah: "(Kalau benar yang kamu katakan itu), maka cobalah datangkan sebuah surat seumpamanya dan panggillah siapa-siapa yang dapat kamu panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kamu orang yang benar." [TQS Yunus 10 : 38]
-
Orang orang Arab telah berusaha keras mencobanya namun gagal. Hal ini membuktikan bahwa al qur’an bukan dari perkataan mereka.
-
Kemungkinan kedua juga tidak masuk akal sebab Muhammad adalah orang Arab juga. Dengan banyaknya hadits hadits shahih yang berasal dari Nabi Muhammad yang sebagian malah diriwayatkan secara mutawatir. Apabila hadits ini dibandingkan dengan Al Qur’an, sama sekali tidak ada kemiripan. Keduanya tetap berbeda gaya bahasanya.
-
Tuduhan yang mereka lontarkan adalah bahwa Al Qur’an itu disadur Muhammad dari seorang Nashrani yang bernama Jabr. Tuduhan ini ditolak oleh Allah SWT
-
” Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahwa mereka berkata: "Sesungguhnya Al Qur'an itu diajarkan oleh seorang manusia kepadanya (Muhammad)". Padahal bahasa orang yang mereka tuduhkan (bahwa) Muhammad belajar kepadanya bahasa 'Ajam (non arab) , sedang Al Qur'an adalah dalam bahasa Arab yang terang.” [TQS An nahl 16 : 103]
-
Apabila sudah terbukti bahwa Al Qur’an bukan karangan orang Arab termasuk Muhammad, maka tinggal satu kemungkinan, yakni Al Qur’an Adalah Kalamullah.
-
Ayat ayat dalam Al Qur’an adalah mutawatir yang kebenarannya tidak diragukan lagi. Siapapun yang ada keraguan terhadap Al Qur’an sedikit saja maka ia telah kafir.
-
Sumber
-
[1] Al Qur’anul Karim dan Terjemahannya
-
[2] An Nabhani, Taqiyuddin. 2008. Peraturan Hidup Dalam Islam. Jakarta. HTI Press.
-
[3] Bajuri, Muhammad. 2006. Menyambut Kematian Nan Indah. Pasuruan. Al-Izzah.
-
[4] Bucaille, Dr Maurice. 1979. Bibel, Qur-An, Dan Sains Modern. Jakarta. Bulan Bintang.

Senin, 25 Mei 2009

BAHAYA TAHAYUL


Umat Islam, dijanjikan menguasai dunia. Janji ini pasti terwujud, karena Allah yang menjanjikan. Masalahnya apakah janji ini akan terwujud jika akidah umat Islam masih terancam oleh tahayul dan syirik. Oleh karena itu, perlu adanya usaha dalam pemurnian akidah Islam. Yang pertamakali diperbaiki untuk mewujudkan kebangkitan Islam adalah perbaikan akidah. Akidah harus dijaga dari sesuatu yang sifatnya tahayul dan syirik. Selain itu, dalam masalah akidah, umat Islam harus berkeyakinan bahwa Syari’ah Islam wajib diterapkan dimanapun tanpa mengenal batas batas nasionalisme.
-
Jika di Indonesia banyak cerita tahayul, di Arab pun juga ada kita jumpai cerita tahayul. Ada sebuah riwayat yang mengkisahkan bahwa seorang sufi As Saqothi dilayani wanita alam kubur. Pada suatu hari saudara perempuannya itu memasuki kamar Sari dan terlihatlah seorang wanita tua yang sedang menyapu.
-
“Sari, dulu engkau tidak mengizinkan aku untuk mengurus dirimu, tetapi sekarang engkau membawa seseorang yang bukan sanak familimu.......”
-
Sari menjawab; “Jangan engkau salah sangka. Ia adalah penduduk alam kubur. Ia pernah jatuh cinta kepadaku, tetapi kutolak. Maka ia meminta izin kepada Allah, Yang Maha Besar, untuk menyertai diriku, dan kepadanya Allah memberikan tugas untuk menyapu kamarku.”
-
Tahayul juga menyertai riwayat tentang Abdul Qodir El Jelani. As Sindi mengatakan; “Banyak pula orang yang menbuat buat kedustaan atas nama beliau. Kedustaan itu baik berupa kisah kisah, perkataan perkataan, ajaran ajaran, thoriqoh yang berbeda dengan jalan Rasulullah, para Sahabatnya, dan lainnya.”
-
Kalangan Wahhabi juga berhujjah dengan perkataan Imam Ibnu Rajab; “Syeikh Abdel Qodir El Jelani adalah seorang yang diagungkan pada masanya. Diagungkan oleh banyak syeikh, baik ulama maupun ahli zuhud. Beliau banyak memiliki keutamaan dan karomah. Tetapi ada seseorang yang bernama El Muqri’ Abul Hasen Asy Syathnufi El Mishri, alias Ali Ibnu Yusuf bin Jarer El Lakh-Mi Asy Syathnufi (640H-713H), telah berdusta atas nama Syeikh Abdel Qodir El Jelani.
-
Asy Syathnufi inilah yang telah mengumpulkan kisah dan keutamaan Syeikh Abdel Qodir El Jelani dalam tiga jilid kitab. Dia telah menulis perkara perkara yang aneh dan besar (kebohongannya). Cukuplah seorang itu berdusta jika ia menceritakan yang dia dengar.”
-
Ini tidak jauh beda dengan di Indonesia. Di Indonesia pun banyak cerita tahayul mulai dari kisah Nyi Roro Kidul hingga Kisah Wali Songo yang di kotori dengan cerita cerita bohong didalamnya. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya masyarakat Indonesia yang tingkat pendidikannya rendah dan jarang tersentuh dakwah Islam, sehingga sangat mungkin kisah kisah tahayul ini dipercaya oleh masyarakat ini.
-
Percaya tahayul adalah salah satu dari perkara bid’ah. Percaya tahayul merupakan perkara bid’ah yang paing buruk, karena dapat menyebabkan kekafiran. Bid’ah ada dua macam, yakni bid’ah perbuatan dan bid’ah akidah. Pelaku bid’ah perbuatan, termasuk golongan fasik, namun ia masih termasuk Islam. Jika bid’ah nya sudah memasuki wilayah akidah, maka pelakunya pasti kafir.
-
Jadi, dalam masalah akidah, setiap Muslim wajib berpegang pada Al Qur’an dan Hadits Mutawatir. Adapun Hadits yang diriwayatkan secara ahad, maka tidak boleh digunakan dalam masalah akidah. Kita memperlakukan Hadits Ahad hanya sebatas dzon (dugaan). Konsekuensi dari definisi ini adalah dalil dalam masalah aqidah harus dibangun dan dibatasi pada dalil yang terbukti qath’i. Dalil qath’I harus memenuhi dua kriteria : yaitu qoth’I tsubut dan qath’I dilalah. Sehingga sekalipun ia adalah ayat Al-Qur’an atau hadis Mutawatir sekalipun, jika ia dzoni dilalah (memiliki lebih dari 1 makna - menurut pendapat terkuat), maka ia tidak dapat dijadilkan dalil dalam masalah aqidah. Akan tetapi materi yang terkandung didalamnya tidak boleh dingkari, tapi wajib untuk dibenarkan sesuai dengan penunjukan dalil, kalau dalil itu memberi faedah ilmu nadzari\dzan\ ghulabatudz dzon (dugaan keras) maka wajib bagi kaum muslimin untuk membenarkannya sesuai dengan apa yang ditunjukan oleh dalil tersebut, sekalipun masalah itu tidak termasuk dalam salah satu pembahasan masalah aqidah. Selain itu, dalam masalah akidah kita wajib menolak hal hal yang tidak terdapat dalam Al Qur’an dan Hadits Mutawatir.
-
Sumber :
-
[1] Muhammad Lazuardi Al-Jawi, Studi Kritis Tentang Istilah ‘Aqidah’
-
[2] Rabi’ul Akhir Bulan Wafatnya Sulthanul Awliya’ yang Diperebutkan, Alkisah No. 08/7 – 20 April 2008
-
[3] Sari As-Saqati : Bertemu Bidadari dan Dilayani Wanita Alam Kubur, Alkisah No. 18/27 Agustus-9 September 2007

Minggu, 24 Mei 2009

KAWIN MUDA, POLIGAMI, DAN BANYAK ANAK

Masyarakat di pedesaan banyak yang menikahkan anak perempuannya pada usia belasan tahun. Pada usia itu pula si cewek desa ini harus siap untuk menjadi ibu dengan anak yang tidak sedikit. Pembantu keluarga saya, menceritakan bahwa di desanya dahulu penduduknya tidak padat, namun sekarang penduduknya padat karena masyarakatnya memiliki banyak anak. Ada yang pake KB ada pula yang tidak pake. Sebenarnya ini adalah sesuatu yang tidak jelek, mempunyai anak itu hukumnya sunah. So, kenapa jumlah penduduk harus di kurangi, kenapa kawin muda dilarang, kenapa pula poligami dipersulit. Justeru dengan kawin muda, poligami, dan banyak anak, akan menyebabkan pertumbuhan populasi umat Islam. Bukankah kita bangga jika jumlah umat Islam ini menjadi mayoritas di bumi. Sekarang saja, diperkirakan jumlah umat Islam mencapai 26% dari keseluruhan populasi manusia. Artinya, setiap empat penduduk bumi, salah satunya adalah umat Islam.
-
Poligami adalah sesuatu yang di syari’atkan.
-
“maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. “ [TQS An Nisaa’ 4 : 3]
-
Jika kita lihat di Indonesia, perbandingan jumlah pria dengan wanita kira kira 1 : 5. jadi jangan sampai ada wanita Muslimah yang jadi perawan tua. Solusinya ya poligami.
-
Umat Islam banyak yang mati karena perang dan bencana alam. Umat Islam butuh regenerasi. Dalam keadaan perang baik itu perang saudara maupun perang melawan orang kafir, akan ada banyak laki laki Islam yang terbunuh, dengan demikian akan semakin banyak wanita yang menjadi janda, akan semakin mencolok perbandingan pria dengan wanita. Disinilah pentingnya poligami, agar dapat melahirkan generasi Islam dengan jumlah yang besar serta agar ada yang menanggung hidup para janda.
-
3700 bayi telah terlahir antara 27 Desember 2008 hingga 17 Januari 2009. Ketika Israel melakukan penyerangan yang menyebabkan meninggalnya 1412 rakyat Gaza, yang mayoritas wanita dan anak anak.
-
Bulan Januari saja, terdaftar angka kelahiran tertinggi, dibanding bulan bulan sebelumnya. ”setiap tahun 50 ribu kasus kelahiran tercatat di Gaza, dan dalam satu bulan tercatat 3000 hingga 4000 kelahiran. Akan tetapi dimasa serangan Israel 22 hari, kami mencatat 3700 kelahiran dan pada sisa bulan Januari tercatat 1300 kelahiran. Yakni pada bulan Januari, terjadi peningkatan kelahiran hingga 1000 kasus.”
-
Islam adalah agama yang pertumbuhan penduduknya paling tinggi. Berikut ini data statisticnya;
-
ISLAM MERUPAKAN AGAMA DENGAN PERTUMBUHAN TERCEPAT DAN URUTAN KEDUA AGAMA TERBESAR DI DUNIA
-
Muslim di Asia (1996)____________________1,022,692,000 (30%)
Muslim di Afrika (1996)__________________ 426,282,000 (59%)
Total Muslim di dunia (1996)______________ 1,482,596,925
Total manusia di dunia (1996)______________5,771,939,007
-
Persentase Muslim (1996)_________________26%
Peningkatan Islam dalam persen (1994-1995)__6.40 %
Peningkatan Christian dalam persen(1994-1995) 1.46%
Total Muslim di dunia (1998)_______________ 1,678,442,000
Prediksi jumlah Muslim di tahun (2000)______ 1,902,095,000
-
PETA PENYEBARAN PERTUMBUHAN ISLAM
-
Amerika Utara (1989-1998)_________________ 25%
Afrika__________________________________ 2.15%
Asia___________________________________ 12.57%
Eropa__________________________________ 142.35%
Amerika Latin____________________________ -4,73%
Australia________________________________ 257.01%
-
Dari empat orang di dunia ini, salah satunya adalah Muslim. Jumlah orang Islam telah meningkat 235% pada masa 50 tahun hingga mendekati 1.6 miliar.
-
Perbandingan dengan agama lainnya;
-
Islam meningkat_________235%
Hindu__________________117%
Buddha________________ 63%
Kristen_________________47%
-
Islam menduduki ranking ke dua agama terbesar di Perancis, Inggeris dan USA. (Muslim di USA 10juta dan Yahudi 6 juta)
-
(Data diambil dari : The CIA World’s Facts Book)

Senin, 27 April 2009

GODAAN SETAN


Setan adalah musuh yag nyata bagi manusia. Setan berusaha menjerumuskan manusia kedalam neraka. Seorang yang baik baik bisa saja terjerumus ke dalam lembah kemaksiatan kerena dijerumuskan oleh setan. Setan ada 2 macam, yakni setan berwujud jin dan berwujud manusia. Jangan biarkan setan menggoyahkan anda. Tetaplah berada di jalan Nya yang lurus. Hidup ini ibaratnya berjalan di jalan yang penuh duri. Kita harus berhati hati jika tidak ingin menginjak duri.
-
Untuk setan berwujud jin, manusia tidak bisa melihatnya. Setan jenis ini adalah setan yang tidak nampak wujudnya karena keberadaan setan ini dialam ghaib. Bayangkan jika kita harus melawan musuh, sementara kita tidak dapat melihat dimana musuh kita. Padahal musuh kita jenis ini memang benar adanya. Kita tidak tahu, tapi percaya karena keberadaan musuh ini telah dikabarkan Allah swt. Untuk mengalahkan musuh yang satu ini, caranya adalah dengan berdzikir serta berusaha sekuat tenaga untuk taat pada Allah dan Rasul Nya. Ini butuh keistikomahan, jangan sampai akhir hidup kita diakhiri dengan su’ul khatimah. Maukah kita mati dalam keadaan bermaksiat kepada Allah ?
-
”Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami akan berikan kepada tiap-tiap jiwa petunjuk, akan tetapi telah tetaplah perkataan dari padaKu: Sesungguhnya akan Aku penuhi neraka jahannam itu dengan jin dan manusia bersama-sama.” [TQS As-Sajdah 32 : 13]
-
Untuk jenis yang kedua, adalah setan berwujud manusia. Setan jenis ini dapat dilihat. Mereka selalu berusaha menjerumuskan manusia dengan mengajak kepada kemaksiatan. Untuk mengalahkan setan jenis ini adalah menolak ajakan mereka sekaligus berdakwah. Untuk menghadapi setan setan berwujud manusia, ada tiga alternatif:
[1] Mengikuti ajakan mereka,
[2] Tidak mengikuti ajakan mereka dan diam saja terhadap godaan mereka, atau
[3] Tidak mengikuti ajakan mereka sekaligus berdakwah kepada mereka agar mereka mengikuti kita.
-
Sebagai seorang Muslim, berdakwah merupakan konsekwensi dari keimanan kita. Jika kita melihat kemungkaran, maka kita harus mengubahnya sesuai dengan kapasitas kita. Jika kita punya kekuasaan di pemerintahan, kita wajib mengubah kemaksiatan itu dengan menerapkan Hukum Islam. Jika kita tidak mempunyainya kita wajib mengubahnya dengan lisan. Jika tidak mampu kita harus mengubahnya dengan hati, itulah selemah lemahnya iman. Jika melihat kemungkaran di masyarakat dakwahkan saja Islam secara lurus, artinya tidak ditambah dan tidak dikurangi.
-
” Dan janganlah sekali-kali mereka dapat menghalangimu dari (menyampaikan) ayat-ayat Allah, sesudah ayat-ayat itu diturunkan kepadamu, dan serulah mereka kepada (jalan) Tuhanmu, dan janganlah sekali-sekali kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.” [TQS Al-Qashash 28 : 87]
-
” Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” [An-Nahl 16 : 125]
-
Untuk menghadapi setan setan ini seorang Muslim harus memiliki keperibadian Islam. Yang dimaksud dengan keperibadian Islam adalah baik pemikirannya maupun erbuatannya sesuai dengan ajaran Islam. Dalam hal pemikiran, dia harus menilai segala sesuatu baik buruk hanya didasarkan pada standar Islam. Misalnya; baikkah Demokrasi itu ? jika jawabannya Demokrasi adalah sesuatu yang baik karena nilai nilainya terdapat dalam ajaran Islam. Jawaban seperti ini tidak mencerminkan pemikiran Islam, jadi masih belum bisa dikatakan berkeperibadian Islam. Jika orang yang berkeperibadian Islam, tentu dia akan menjawab Demokrasi itu adalah buruk karena tidak sesuai dengan ajaran Islam. Memang kita diajarkan musyawarah namun tidak semuahal harus dimusyawarahkan. Musyawarah itu hanya untuk sesuatu yang sifatnya mubah. Untuk membentuk pemikiran yang Islami ini, caranya adalah dengan memperbanyak belajar Islam. Pelajari segala sesuatu yang mengajak pada Islam bisa dengan menggunakan buku ataupun dengan mempelajari Islam pada seorang Ustadz.
-
Dalam hal perbuatan, seorang Muslim harus patuh kepada hukum hukum Allah. Jadi haruslah seorang Muslim untuk berusaha sekuat tenaga dalam hal kepatuhan terhadap Allah dan Rasul Nya.

DAKWAH POLITIK


Jika anda mendengar kata “politik”, mungkin yang ada di benak anda adalah perebutan kekuasaan, mempertahankan kekuasaan, politik itu kotor, politik itu kejam dan sebagainya. Memang itulah kondisi yang terjadi pada saat ini. Sungguh situasi politik yang jauh dari Islam. Kenapa jauh dari Islam ? Karena dunia politik saat ini tidak menerapkan Qur’an dan Sunnah untuk mengatur urusan manusia. Sehingga, orang orang yang melihat kondisi politik pada saat ini, yang ada dalam pikiran mereka adalah perebutan kekuasaan, mempertahankan kekuasaan, politik itu kotor, politik itu kejam dan sebagainya.
-
Kondisi politik ini diperparah oleh aktivitas korupsi yang dilakukan para pejabat pemerintahan. Sangat parah sebab orang orang yang buruk, memegang kekuasaan dalam sistem yang buruk. Jika orang baik baik berada dalam sistem yang buruk, maka orang orang baik ini bisa digiring menjadi buruk. Sebaliknya, bila orang jahat berada pada sistem yang baik, maka mereka akan digiring ke arah yang baik. Jadi orang orang beriman wajib memperjuangkan terwujudnya orang orang yang baik dan sistem yang baik. Sistem yang baik ini hanya ada pada Syari’ah Islam.
-
Politik, dalam ajaran Islam, adalah suatu pengaturan terhadap urusan umat. Politik memang identik dengan kekuasaan, masalah selanjutnya adalah untuk apa kekuasaan itu ? apakah fungsinya ada kekuasaan pada suatu negeri? Apakah kekuasaan itu hanya untuk pesta demokrasi berganti ganti pemimpin pada tiap periode tertentu ??!!!? pemegang kekuasaan harus melakukan kegiatan politik yaitu kepengurusannya terhadap umat ini. Jabatan itu adalah amanah. Barang siapa yang diberi kekuasaan kemudian mati dalam keadaan membohongi umat, maka diharamkan surga baginya. Lihat begitu berat amanah kekuasaan ini, lalu mengapa orang orang masih berebut amanah? Penguasa akan dimintai pertanggung jawaban di akherat kelak atas aktivitas politik mereka.
-
Beginilah keadaan Umat Islam yang jauh dari sistem Islami. Pada saat Orde Baru, begitu represifnya terhadap para pejuang Syari’ah, mereka diburu dipenjara bahkan di bunuh. ketika Indonesia bebas dari penjajahan fisik, justeru penguasa Orde Baru lah yang menjadi penjajah. Orde Baru merupakan pemerintahan boneka Amerika karena telah memberikan tambang emas Papua kepada penjajah serta memberikan aneka sumber daya alam kepada para penjajah. Dan rakyat Indonesia tidak menikmati sepenuhnya kekayaan alam yang melimpah di negeri mereka.
-
Kalo dahulu, Presiden / Raja di negeri negeri Muslim, mereka dianggap pahlawan. Siapa yang berani mengkritisi atau menghina Presiden / Raja, pelakunya bisa dihukum. Namun sekarang Umat Islam semakin sadar, bahwa penguasa penguasa mereka yang ada pada saat ini adalah para pengkhianat. Penguasa penguasa mereka saat ini adalah pelindung musuh mereka, bukan pelindung mereka. Pada saat ini-pun para ulama berjuang untuk membangun kesadaran umat, agar umat mengerti bahwa penguasa penguasa mereka ini adalah bonekanya penjajah. Umat semakin sadar bahwa penguasa penguasa mereka ini bersekutu dengan Amerika, berhubungan dengan Israel, dan menyerahkan sumberdaya alam negeri negeri mereka kepada penjajah.
-
Kita yang berada di Indonesia, coba tengoklah bagaimana nasib saudara saudara kita yang berhadap hadapan langsung dengan para penjajah. Lihatlah di Palestina, saudara saudara kita yang berhadap hadapan langsung dengan Israel. Demikian juga dengan nasib saudara Bosnia, Kashmir, Irak, Turkestan, dan Thailand, mereka merasakan bagaimana kebengisan kaum kafir penjajah. Untuk saat ini, tidak ada satu negeri Muslim pun yang luput dari penjajahan.
-
Bagaimana dengan di Indonesia ?, bahkan lebih memperihatinkan, sebelum berhadapan dengan para penjajah yang sebenarnya (Amerika), kita harus berhadap hadapan dengan penguasa kita yang memang menjadi kaki tangan penjajah. Jika dahulu penjajah di usir, namun sekarang penjajah malah di undang masuk ke negeri ini. Penjajahan atas negeri ini dilanggengkan secara sistematis melalui pasar modal, privatisasi, dan eksploitasi sumberdaya alam oleh perusahaan asing. Bagai mana hasilnya ? lihatlah negeri ini, banyak gedung gedung bertingkat dan mewah yang hanya dimiliki oleh segelintir orang pemilik modal yang notabene orang orang asing.
-
Di Jakarta, lihatlah nasib Muslim Betawi, tanah tanah mereka dirampas secara paksa kemudian didirikan gedung gedung tinggi milik orang orang asing. Sedangkan Muslim Betawi terpinggirkan di pinggiran Jakarta. Demikian juga nasib Muslim Jawa yang mayoritas petani bernasib sama dengan Muslim Betawi. Selanjutnya sangat mungkin, Muslim Madura akan bernasib sama dengan saudara saudaranya di jawa. Yang lebih memperihatinkan adalah kezaliman yang menimpa mereka melalui tangan tangan saudaranya sesama Muslim yang menjadi kaki tangan penjajah.
-
Umat Islam tidak boleh mendukung para penguasa yang mengokohkan sistem jahiliyah. Salah satu caranya adalah dengan golput. Kenapa demikian ? Karena dukungan kepada sistem jahiliyah adalah haram. Sistem jahiliyah (Demokrasi) adalah haram, dukungan terhadapnya juga haram.
-
Sebagaimana diketahui, paling tidak, salah satu fungsi DPR adalah melegislasi UUD / UU. Berkaitan dengan fungsi legislasi ini, tidak ada pilihan lain bagi Kaum Muslim dalam mengatur kehidupan pribadi, masyarakat dan negaranya kecuali dengan menggunakan Syari’ah Allah SWT.
-
” Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” [TQS An nisaa’ 4 : 65]
-
”Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu'min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu'min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” [TQS Al-Ahzab 33 : 36]
-
Oleh karena itu aktivitas pembuatan undang undang yang tidak merujuk pada Qur’an dan Sunnah, merupakan aktivitas menyekutukan Allah
-
”Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” [TQS At-Taubah 9 : 31]
-
Pelakunya terkategori salah satu dari tiga berikut ini: kafir, fasik, atau zalim.
-
” Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” [TQS Al Maidah 5 : 44]
-
” Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.” [TQS Al Maidah 5 : 45]
-
” Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik .” [TQS Al Maidah 5 : 47]
-
Dalam ajaran Islam, kedaulatan adalah milik Allah, bukan milik rakyat, sebagaimana dalam teori Demokrasi. Artinya yang diakui oleh Islam adalah kedaulatan Syari’ah. Ini berarti, hanya Allah-lah yang berhak menentukan halal haram, baik-buruk, haq-batil, serta terpuji- tercela.
-
Oleh karena itu seorag Mu’min tidak boleh memberikan dukungan terhadap segala sesuatu yang mengokohkan sistem jahiliyah dan berjuang secara politis untuk mewujudkan sistem politik yang Islami. Masalah politik, harus diselesaikan secara politis. Alangkah baiknya apabila perjuangan ini diorganisir dalam suatu kesatuan internasional. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah merumuskan konsep / pemikiran Islam untuk berbagai permasalahan kehidupan, baik itu masalah hukum, ekonomi, politik, tata negara, pertahanan keamanan, politik luar negeri, dll. Perlu juga menyusun Rancangan Undang Undang Negara Khilafah Islam. Ini menjadi kewajiban para ulama untuk merumuskan konsep dan Rancangan Undang Undang Islam. Jika konsep telah disiapkan, kemudian harus membentuk Partai Politik Islam. Partai ini harus bergerak di seluruh penjuru dunia. Dimana ada Umat Islam, disitu harus ada Partai Politik Islam ini. Partai politik ini telah disyari’atkan oleh Allah
-
”Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar . merekalah orang-orang yang beruntung.” [TQS Ali ’imran 3 : 104]
-
Melalui partai politik ini, harus ada tenaga dakwah yang ikhlas. Mereka ini ditugaskan umtuk mensosialisasikan konsep / pemikiran Islam kepada masyarakat. Selain itu, dakwah ini juga ditujukan untuk membongkar kejahatan kaum kafir penjajah serta menunjukkan kerusakan / kelemahan sistem kufur yang diterapkan saat ini baru kemudian diberikan solusi secara Islami. Islam adalah agama yang benar. Kebenaran pasti akan menang meskipun ditutupi sekuat apapun, karena Allah lah penolong kebenaran. Maka dari itu dakwah harus disertai dengan argumentasi yang logis masuk akal beserta dalil dalilnya.
-
” Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” [An-Nahl 16 : 125]
-
Kemudian harus diusahakan untuk melakukan pendekatan pada tokoh tokoh yang memiliki power (Thalabun Nushrah) yang nantinya dapat memberikan perlindungan pada para pengemban dakwah serta dapat mendukung dakwah politis ini. Jika jaman Nabi Muhammad, Ahlun Nushrah adalah para kepala suku. Namun, sekarang yang disebut Ahlun Nushrah adalah TNI, POLRI, Presiden, Menteri, serta Anggota DPR. Namun, tentu saja mereka dimintai perlindungan setelah mereka didakwahkan Islam. Diharapkan para Ahlun Nushrah ini akan memberikan perlindungan dengan keikhlasan karena Allah. Juga perlu melakukan pendekatan terhadap para Ulama, karena Ulama ini yang menjadi ujung tombak penyebarluasan risalah Islam. Maksudnya adalah agar Ulama memiliki pemikiran Islam yang ideologis. Dengan begini diharapkan Ulama dapat menjadi teman seperjuangan bagi Partai Islam Ideologis.
-
Melakukan pengkaderan. Pengkaderan ini ditujukan untuk mencari dan mencetak tenaga dakwah yang ikhlas. Tenaga dakwah ini diberi pembinaan khusus tentang Islam serta dilakukan usaha untuk menjaga opini bagi para pengemban dakwah ini.
-
Asma’ binti ‘Umais meriwayatkan bahwa Rasulullah S.A.W bersabda, yang artinya: “…..Seburuk – buruk hamba adalah yang mencari dunia dengan agamanya. Seburuk – buruk hamba adalah yang menipu agama dengan perkara – perkara subhat. Seburuk – buruk hamba adalah yang rela menghinakan dan merendahkan dirinya dari menyampaikan kebenaran…..”
-
Jika mayoritas umat sudah mau menerima Islam secara keseluruhan, maka harus segera membai’at seorang Khalifah dan mendirikan Negara Khilafah Islam. Negara Khilafah Islam harus mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan internal dan eksternal yang mungkin terjadi pada awal berdirinya. Tantangan internal dapat berupa pemberantasan pemerintahan yang korup serta memberangus pemberontakan. Tantangan eksternal dapat berupa gempuran militer dan embargo dari negara kafir penjajah.

ISLAMISASI TOTAL


Pada masa sekarang, dimana Syari’ah Islam tidak diterapkan, terjadi berbagai kerusakan yang menimpa manusia. Salah satu kerusakan yang ditimbulkan adalah lemahnya akidah umat. Lemahnya akidah umat ini dimanfaatkan para misionaris untuk melakukan Kristenisasi. Disisi lain, Sekularisasi semakin kuat mencengkram Dunia Islam. Sekularisasi mengakibatkan berbagai penolakan terhadap penerapan Syari’ah Islam secara total. Padahal dengan penerapan Syari’at Islam ini, akan menjaga akidah Umat Islam sehingga tidak ada tempat bagi Kristenisasi.
-
Kita perhatikan mereka yang terlibat dalam proses Kristenisasi didukung dengan dana yang besar. Mereka sudah tidak memikirkan masalah perut dan kebutuhan rumah tangga, karena memang sudah ada yang membayar mereka untuk aktivitas mereka dalam melakukan Kristenisasi. Para Misionaris ini, ada yang dari kalangan pribumi, maupun orang asing. Modus Kristenisasi pada biasanya adalah memanfaatkan kelemahan akidah dan ekonomi Umat Islam. Mereka yang lemah akidahnya, akan mudah tergiur dengan janji janji duniawi yang ditawarkan para Misionaris. Sebagian mereka ada yang menjual agamanya dengan dunia yang berjumlah sedikit. Ada juga modus lain, yakni dengan hamilisasi. Para wanita Muslimah yang sering melakukan maksiat dimanfaatkan oleh laki laki Kristen. Pertama, mereka di ajak pacaran, kemudian diajak berzina. Ketika hamil, si wanita ini dijanjikan akan dinikahi asal mau masuk agama Kristen. Bahkan ada juga yang menggunakan cara yang kasar yaitu dengan pemerkosaan dan dicekoki narkoba. Hal ini terus terjadi karena pemerintah tidak menerapkan Syari’ah Islam yang melindungi akidah Umat Islam.
-
Di sisi lain, Umat Islam pun juga berupaya melakukan Islamisasi. Dengan bermodal keimanan kepada Allah serta janji janji-Nya, Umat Islam berjuang dengan fasilitas seadanya untuk berdakwah. Mereka adalah orang orang yang ikhlas, karena mereka hanya mengharap bayaran dari Allah saja. Kalaupun ada bayaran dunia yang mereka dapat itupun tidak seberapa dibandingkan yang didapatkan oleh para Misionaris. Diantara pengemban dakwah, mereka ada yang melakukan Islamisasi akidah, ada pula yang melakukan Islamisasi politik.
-
Islamisasi akidah ditujukan untuk mengajak kaum Non Muslim agar mau memeluk agama Islam. Sedangkan Islamisasi Politik ditujukan untuk mengubah Sistem Sekuler menjadi Sistem Islam yang menerapkan seluruh hukum hukum Islam. Kedua model Islamisasi ini sama pentingnya.
-
Untuk Islamisasi Akidah, ini penting. Dalam sistem Sekular yang diterapkan saat ini, banyak Umat Islam yang berhasil dimurtadkan dari agamanya. Di lain pihak, Umat Islam banyak yang meninggal karena bencana alam maupun karena di bunuh. Islamisasi akidah ini penting, setidaknya untuk mempertahankan jumlah populasi Umat Islam di dunia, sukur sukur kalo bisa menambah jumlah Umat Islam.
-
Islamisasi Politik ini juga penting. Dengan Islami Politik, akan mengubah sistem jahiliyah menjadi sistem yang menerapkan hukum hukum Islam. Penerapan hukum Islam salah satu tujuannya adalah untuk menjaga akidah Umat Islam. Dalam ajaran Islam, orang yang memurtadkan diri dari Islam, harus dihukum mati. Jadi jika ada orang yang murtad, negara harus memberikan waktu tiga hari bagi murtadin untuk bertaubat dengan kembali pada Islam. Selama tiga hari itu negara harus mengajak murtadin ini untuk kembali pada Islam dengan cara berdakwah tanpa kekerasan. Jika dalam tiga hari, si murtadin ini tidak bertaubat, maka pemerintah wajib untuk membunuhnya. Dengan diterapkan hukuman mati bagi para Murtadin, diharapkan tidak ada Kristenisasi di Dunia Islam.
-
”dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan mushibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik.” [TQS Al maa’idah 5 : 49]
-
jadi, yang namanya islamisasi, bukan hanya mengislamkan orangnya saja tapi islamisasi ini ditujukan untuk mengislamkan baik orangnya maupun sistem yang mengatur manusia. Syari’at islam cocok untuk diterapan di bumi ini, karena islam adalah berasal dari allah yang mustahil punya sifat lemah. Islamisasi harus dilakukan di segala bidang sesuai dengan apa yang bisa dicakup oleh ajaran islam.
-
Ruang lingkup ajaran islam, meliputi semua bidang kehidupan. Ada dua hal dalam ajaran islam, dua hal ini sudah meliputi seluruh bidang kehidupan. Dua hal ini adalah akidah dan syari’ah. Akidah / iman, adalah meyakini berita yang di sampaikan Allah dan rasul-nya, baik berita tentang sesuatu yang ghaib maupun sesuatu yang terjadi di dunia fana ini. Sedangkan syari’ah adalah tuntunan untuk perbuatan.
-
ada tiga pembahasan dalam syari’ah islam, yakni ; ritual, akhlak dan muamalah. Ritual adalah pengaturan hubungan manusia dengan tuhan. Contoh; shalat, zakat, puasa, haji, baca qur’an, dll. Akhlak adalah pengaturan hubungan manusia dengan diri sendiri. Contoh; cara berpakaian, makan, minum. Sedangkan muamalah, adalah pengaturan hubungan manusia dengan manusia. Contoh; ekonomi, politik dalam negeri, politik luar negeri, pertahanan keamanan, perpajakan, pertanian, pertanahan, dll.
-
jadi islamisasi harus dilakukan dengan menyeluruh pada semua bidang kehidupan. Caranya adalah dengan menerapkan syari’ah islam. Syari’ah islam yang menyeluruh hanya bisa diterapkan apabila ada institusi yang menerapkannya yakni negara khilafah islam. Jadi marilah kita bersama sama berjuang untuk menerapkan syari’ah dan khilafah.

Kamis, 16 April 2009

SEMANGAT DAKWAH (bagian 1)


Setelah berakhirnya zaman para Nabi, kemudian dilanjutkan oleh zaman Khilafah, yakni penerus kepemimpinan Nabi Muhammad saw. Kita sebagai Umat Islam, diwajibkan untuk melanjutkan tugas para Nabi. Tugas Nabi itu ada lah berdakwah. Ini adalah suatu kehormatan bagi Umat Nabi Muhammad.
-
Dakwah adalah upaya mengubah kondisi masyarakat untuk menuju kepada Islam. Dakwah Umat Islam kepada orang Non Muslim adalah dengan tujuan agar mereka mau memeluk agama Islam. Sedangkan dakwah Umat Islam terhadap saudaranya adalah dengan tujuan agar saudaranya lebih bertaqwa.
-
Jika kita melihat kemungkaran di sekitar kita, maka kita wajib mengubahnya sesuai dengan kapasitas yang kita miliki. Jika kita berdiam diri dari upaya nahi munkar, maka kita berdosa.
-
Asma’ binti ‘Umais meriwayatkan bahwa Rasulullah S.A.W bersabda, yang artinya: “…..Seburuk – buruk hamba adalah yang mencari dunia dengan agamanya. Seburuk – buruk hamba adalah yang menipu agama dengan perkara – perkara subhat. Seburuk – buruk hamba adalah yang rela menghinakan dan merendahkan dirinya dari menyampaikan kebenaran…..”
-
Tujuan dakwah adalah untuk Islamisasi segala bidang. Islamisasi bukan hanya tertuju pada manusianya saja, tapi juga harus ditujukan pada Islamisasi sistem yang mengatur manusia, yakni sistem yang mangadopsi Qur’an dan Sunnah.
-
Islamisasi akidah ditujukan untuk mengajak kaum Non Muslim agar mau memeluk agama Islam. Sedangkan Islamisasi Politik ditujukan untuk mengubah Sistem Sekuler menjadi Sistem Islam yang menerapkan seluruh hukum hukum Islam. Kedua model Islamisasi ini sama pentingnya.
-
Untuk Islamisasi Akidah, ini penting. Dalam sistem Sekular yang diterapkan saat ini, banyak Umat Islam yang berhasil dimurtadkan dari agamanya. Di lain pihak, Umat Islam banyak yang meninggal karena bencana alam maupun karena di bunuh. Islamisasi akidah ini penting, setidaknya untuk mempertahankan jumlah populasi Umat Islam di dunia, sukur sukur kalo bisa menambah jumlah Umat Islam.
-
Islamisasi Politik ini juga penting. Dengan Islami Politik, akan mengubah sistem jahiliyah menjadi sistem yang menerapkan hukum hukum Islam. Penerapan hukum Islam salah satu tujuannya adalah untuk menjaga akidah Umat Islam. Dalam ajaran Islam, orang yang memurtadkan diri dari Islam, harus dihukum mati. Jadi jika ada orang yang murtad, negara harus memberikan waktu tiga hari bagi murtadin untuk bertaubat dengan kembali pada Islam. Selama tiga hari itu negara harus mengajak murtadin ini untuk kembali pada Islam dengan cara berdakwah tanpa kekerasan. Jika dalam tiga hari, si murtadin ini tidak bertaubat, maka pemerintah wajib untuk membunuhnya. Dengan diterapkan hukuman mati bagi para Murtadin, diharapkan tidak ada Kristenisasi di Dunia Islam.
-
”dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan mushibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik.” [TQS Al maa’idah 5 : 49]
-
Aktivitas dakwah, sudah dilakukan oleh orang orang sebelum kita, yakni dilakukan oleh para Rasul yang diutus pada kaum tertentu.
-
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya. Lalu ia berkata "Hai kaumku, sembahlah oleh kamu Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepadaNya)?". Maka pemuka-pemuka orang yang kafir di antara kaumnya menjawab: "Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu , yang bermaksud hendak menjadi seorang yang lebih tinggi dari kamu . Dan kalau Allah menghendaki , tentu Dia mengutus beberapa orang malaikat. Belum pernah kami mendengar seruan (seruan yang seperti) ini pada masa nenek moyang kami yang dahulu. Ia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang berpenyakit gila , maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai suatu waktu. Nuh berdoa, "Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakanku" .(TQS Al-Mukminun : 23-26)
-
Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnyalalu ia berkata: "Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selainNya". Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (kiamat)". (Al-A'raf: 59)
-
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. QS. Asy-Syuara': 107-110)
-
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya. Lalu ia berkata "Hai kaumku, sembahlah oleh kamu Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepadaNya)?".QS. Al-Mukminun: 23)
-
Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya (dengan memerintahkan): "Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih"(QS. Nuh: 1)
-
Kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa oleh azab yang menghinakannya dan yang akan ditimpa azab yang kekal. (QS. Hud:39)
-
Agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan. (QS. Hud: 26)
-
Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata: "Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata".(QS. Al-A'raf: 60)
-
Mereka berkata: "Hai Nuh sesungguhnya kamu telah berbantah dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar. (QS. Hud: 32)
-
Dan mulailah Nuh membuat bahtera . Dan setiap kali pemimpin kaumnya berjalan melewati Nuh, mereka mengejeknya. Berkata Nuh: "Jika kamu mengejek kami, maka sesungguhnya kami (pun) mengejekmu sebagaimana kamu sekalian mengejek (kami). (QS. Hud: 38)
-
Maka pemuka-pemuka orang yang kafir di antara kaumnya menjawab: "Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu , yang bermaksud hendak menjadi seorang yang lebih tinggi dari kamu . Dan kalau Allah menghendaki , tentu Dia mengutus beberapa orang malaikat. Belum pernah kami mendengar seruan (seruan yang seperti) ini pada masa nenek moyang kami yang dahulu. Ia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang berpenyakit gila, maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai suatu waktu. (QS. Al-Mukminun: 24-25)
-
Sebelum mereka, telah mendustakan (pula) kaum Nuh maka mereka mendustakan hamba Kami (Nuh) dan mengatakan: "Dia seorang gila dan dia sudah pernah diberi ancaman".(QS. Al-Qamar: 9)
-
Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya: "Kami tidak melihat kamu , melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu , melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta". (QS. Hud: 27)
-
Mereka berkata: "Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina?" Nuh menjawab: "Bagaimana aku mengetahui apa yang telah mereka kerjakan?". Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, kalau kamu menyadari .Dan aku sekali-kali tidka akan mengusir orang-orang yang beriman. Aku (ini) tidak lain melainkan pemberi peringatan yang menjelaskan. (QS. Asy-Syuara': 111-115)
-
Dan diwahyukan kepada Nuh , bahwasanya sekali-kali tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang telah beriman (saja), karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang selalu mereka kerjakan. (QS. Hud: 36)
-
Maka itu adakanlah suatu keputusan antaraku dan antara mereka , dan selamatkanlah aku dan orang-orang yang mukmin besertaku. (QS. Asy-Syuara': 118).
-
Maka dia mengadu kepada Tuhannya : "bahwasanya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu tolonglah (aku). (QS. Al-Qamar: 10)
-
Nuh berkata: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang. Maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran). (QS. Nuh: 5-6).
-
Nuh berdoa : "Ya Tuhanku tolonglah aku, karena mereka mendustakan aku."(QS. Al-Mukminun: 26)
-
Sesungguhnya Nuh telah menyeru kami : Maka sesungguhnya sebaik-baik yang memperkenankan (adalah Kami).(QS. Ash-Shaffat: 75)
-
Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami , dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang zalim itu , sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan. (QS. Hud: 37)
-
Maka mereka mendustakan Nuh , kemudian kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam bahtera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya).(QS. Al-A'raf: 64).
-
Kemudian sesudah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal. (QS. Asy-Syuara: 120)
-
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun.Maka mereka ditimpa banjir besar , dan mereka adalah orang-orang yang zalim. (QS. Al- Ankabut: 14)
-
Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung, dan Nuh memanggil anaknya sedang anak itu berada di tempat jauh terpencil : "Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir." Anaknya menjawab: "Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!". Nuh berkata : "Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha

SEMANGAT DAKWAH (bagian 2)


Penyayang". Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya ; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan. (QS. Hud: 42-43)
-
Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang besertanya di dalam kapal yang penuh muatan.(QS. Asy-Syuara: 119).
-
Maka kami selamatkan Nuh dan penumpang-penumpang bahtera itu dan kami jadikan peristiwa itu pelajaran bagi semua umat manusia. (QS. Al-Ankabut: 15)
-
Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah . Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air maka bertemulah air-air itu untuk satu urusan yang sungguh telah ditetapkan. Dan Kami angkut Nuh ke atas (bahtera) yang terbuat dari papan dan paku. (QS. Al-Qamar: 11-13)
-
Hingga apabila perintah Kami datang dan 'dapur'(permukaan bumi yang memancarkan air hingga meneyebabkan timbulnya taufan) telah memancarkan air, Kami berfirman: "Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing-masing binatang sepasang (jantan dan betina), dan keluargamu kecuali orang yang telah terdahulu ketetapan terhadapnya dan (muatkan pula) orang-orang yang beriman". Dan tidak beriman bersama dengan Nuh itu kecuali sedikit. Dan Nuh berkata: "Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung, dan Nuh memanggil anaknya sedang anak itu berada di tempat jauh terpencil : "Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir." .(QS. Hud: 40-42)
-
Lalu Kami wahyukan kepadanya : "Buatlah bahtera di bawah penilikan dan petunjuk Kami, maka apabila perintah Kami telah datang dan 'tannur' telah memancarkan air, maka masukkanlah ke dalam bahtera itu sepasang dari tiap-tiap (jenis), dan (juga) keluargamu, kecuali orang yang telah lebih dahulu ditetapkan (akan ditimpa azab) di antara mereka. Dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim, karena sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.(QS. Al-Mukminun: 27)
-
Dan difirmankan: "Hai bumi tahanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah," dan airpun disurutkan, perintah pun diselesaikan dan bahtera itupun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan: "Binasalah orang-orang yang zalim". (QS. Hud: 44)
-
Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) Kami bawa )nenek moyang) kamu ke dalam bahtera, agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar. (QS. Al-Haqqah: 11-12)
-
"Kesejahteraan dilimpahkan atas Nuh di seluruh alam". Sesungguhnya demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS. Ash-Shaffat: 79-81)
-
Maha Suci Allah yang telah memberi kemanangan pada hamba hambanya yang ikhlas berdakwah di jalan Nya baik masa lalu maupun masa yang akan datang. Kisah Nabi Nuuh adalah salah satu kisah perjuangan dakwah para Nabi terdahulu. Kita harus mengambil pelajaran dari kisah kisah para Nabi dalam berdakwah. Selain itu kita harus mengambil pelajaran dari kisah kisah kaum terdahulu yang dimusnahkan Allah, agar kita tidak mengikuti perbuatan kaum terdahulu.
-
Nabi terakhir yang di utus Allah adalah Muhammad saw. Bedanya Rasul terakhir ini dengan Rasul Rasul sebelum beliau adalah bahwa Rasul Rasul sebelumnya diutus untuk kaum tertentu sedangkan Rasul terakhir, diutus untuk semua manusia.
-
Kita juga harus mengambil pelajaran sekaligus meniru methode dari aktivitas Nabi Muhammad.
-
Aktivitas dakwah Nabi Muhammad adalah untuk Islamisasi segala bidang baik manusianya maupun sistem yang mengatur urusan manusia. Oleh karena itu, perlu usaha untuk menerapkan hukum hukum Islam. Caranya harus menggunakan cara Nabi Muhammad. Yaitu tanpa kekerasan. Perkembangan Islam terdiri dari dua periode yakni periode Makkah dan periode Madinah.
-
Pada periode Makkah Umat Islam belum punya negara dan Syari’ah Islam tidak diterapkan. Sedangkan periode Madinah, Umat Islam sudah punya negara dan Syari’ah Islam sudah diterapkan. Kita sebagai Umat Islam harus tahu, kapan harus bersabar dan kapan harus menggunakan kekerasan. Jika pada saat periode Makkah, Umat Islam tidak menggunakan kekerasan yang mengatasnamakan Islam, namun pada periode Madinah Umat Islam menyebarkan Islam ke seluruh penjuru dunia dengan cara Jihad.
-
Pada periode Makkah, Nabi Muhammad mendakwahkan Islam tanpa kekerasan. Pada saat di Makkah banyak Umat Islam mendapatkan siksaan dari kaum kafir, beberapa di antara mereka menjumpai Syahid dalam keadaan mempertahankan keimanannya. Namun demikian, Nabi Muhammad tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap kaum kafir. Nabi Muhammad terus berdakwah sambil meminta perlindungan pada Ahlun Nushrah (tokoh yang mempunyai power). Pada saat di Makkah, Nabi Muhammad mendapatkan perlindungan dari Hamzah, Umar bin Khaththab, dan Abu Thalib. Nabi Muhammad memerintahkan beberapa sahabat untuk mendakwahkan Islam pada penduduk madinah.
-
Di Madinah Islam mendapatkan penerimaan oleh hampir seluruh penduduk Madinah. Kemudian Nabi Muhammad ber hijrah ke Madinah dan di Madinah didirikan Negara Islam yang menerapkan seluruh hukum hukum Islam, serta Nabi Muhammad sebagai Kepala Negara Islam Madinah. Pada saat itulah yang disebut periode Madinah. Maka pada saat periode ini, Umat Islam menyampaikan Islam ke seluruh penjuru dunia dengan dakwah dan jihad. Setelah wafatnya Nabi Muhammad, perjuangan ini dilanjutkan oleh Khalifah Khalifah pengganti kepemimpinan Nabi saw. Pada masa Daulah Khilafah Islam, kekuasaan Umat Islam pernah meliputi Spanyol hingga Indonesia.
-
Pada saat ini pun, banyak pejuang pejuang yang ikhlas berjuang di jalan Allah. Di tengah tengah kemerosotan Umat Islam, para pengemban dakwah ini dengan ikhas berjuang mengubah keadaan Jahiliyah saat ini untuk menjadi kondisi yang Islami.
-
Kita perlu ambil pelajaran dari kisah Ustadz Baidatul Muchlisin Asti yang berhasil mengajak seorang jagoan untuk bertaubat. Kisah ini dikutip dari Majalah Alkisah No. 08/7-20 April. 2008.
-
Sebagai ustadz muda, Ustadz Baidatul Muchlisin Asti dekat hampir dengan semua siswa di sekolah dan santri pesantren. Karena itulah beliau mengetahui jika ada siswa yang berperilaku negatif. Sebut saja namanya Andi Lala. Ia prototip remaja gaul pada waktu itu. Tubuhnya kurus jangkung dan rambutnya sedikit panjang bergaya lupus. Meski rumahnya lumayan jauh dari pesantren, ia tidak bermukim di pesantren.
-
Ia tidak menjalankan Shalat,sering berkelahi dan mabuk mabukan. Kabarnya, ia pernah menakhlukkan preman pasar, oleh karena itulah ia di juluki jagoan.
-
Sebagai seorang pendidik, Ustadz Baidatul Muchlisin Asti terpanggil untuk mengatasi kenakalan Andi. Oleh karena itulah, beliau dekati pelan pelan dan diajak bicara dari hati ke hati. Bila waktu shalat tiba, beliau mengajak serta Andi, meskipun biasanya Andi menjawab; ”Nantilah, Pak, kalau Saya sudah insaf.”
-
Setiap menjawab perkataan Andi seperti itu selalu beliau katakan; ”Baiklah, saya doakan semoga kamu cepat insaf.”
-
Hingga suatu hari, Andi datang ke asrama Ustadz Baidatul Muchlisin Asti dengan muka pucat. Ketakutan tampak di wajahnya. Beliau mengira ada sesuatu yang terjadi. Saat itu liburan sekolah, sehingga pesantren sepi ditinggal para santri mudik.
-
”Ada apa Andi ?” tanya Ustadz Baidatul Muchlisin Asti
-
“Aduh Ustadz, gawat aku barusan menabrak orang. Saya perkirakan orang itu mati. Makanya saya melarikan diri. Bagai mana ini Ustadz ?” kata Andi dengan tubuh gemetar.
-
Beliau rengkuh tubuh kurus itu “Kamu tenang saja, duduklah dulu.” Kata beliau sambil melepas pelukan itu. Beliau ambilkan segelas air kemudian dia minum hingga habis. Setelah ia sedikit tenang, beliau menanyakan peristiwa yang menimpanya. Dengan tubuh yang masih gemetar, Andi menceritakan secara mendetail.
-
“Lalu apa rencanamu selanjutnya ?” tanya Ustadz Baidatul Muchlisin Asti.
-
”Saya mau lari ke Jambi Pak, ketempat saudara saya.” Jawab Andi.
-
“Tidak Andi, kamu jangan pergi dulu. Kamu disini dulu, biar saya yang nanti mengurus masalah kamu itu.” Kata beliau.
-
Ketika Adzan Maghrib, beliau dekati Andi yang sedang berbaring di tempat tidur.
-
“Andi, Shalat yuk. Saat ini kamu butuh teman yang sanggup mengurai kegalauan kamu. Pastilah yang lebih kamu butuhkan itu bukan saya, melainkan Allah. Percayalah pada saya!” kata beliau.
-
Andi menatap Ustadz Baidatul Muchlisin Asti dalam dalam. Tatapan yang tidak seperti hari hari biasanya. Dan luar biasa, ia bangun meninggalkan tempat tidur.
-
“Kita shalat di masjid. Tapi kamu kudu mandi dulu. Ganti baju, ambil air wudhu, dan kita berangkat bersama sama. Saya tunggu ya.” Kata beliau. Dalam hati beliau berdoa semoga ini menjadi awal yang baik.
-
Seminggu Andi tinggal di pondok bersama Ustadz Baidatul Muchlisin Asti, ia tampak berubah. Rona wajahnya cerah, nyaris tidak terlihat galau atau ketakutan. Ia juga siap menerima kenyataan yang akan dihadapi berkaitan peristiwa yang dia alami tempo hari.
-
Ketika Ustadz Baidatul Muchlisin Asti mengantarnya pulang, tak disangka Andi memeluk beliau sambil menangis.
-
“Alhamdulillah, saya masih punya guru sebaik ustadz. Kalau tidak, saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada diri saya.” Katanya di sela sela isak tangisnya.
-
Seminggu kemudian ada kabar gembira, bahwa orang yang ditabrak Andi, tidak mati, hanya terluka biasa. Beliau pun langsung bertasbih dan bertakbir. Benar benar diluar kekusaan manusia.
-
Ustadz Baidatul Muchlisin Asti gembira, bukan hanya karena orang yang ditabrak Andi tidak tewas, tapi lebih dari itu, sejak kejadian itu, sang jagoan telah insaf.
-
Penutup
Nah saudara saudara-ku, itulah beberapa kisah para pengemban dakwah. Dari kisah kisah di atas seharusnya kita mengambilnya untuk dijadikan pelajaran sekaligus pembangkit semangat kita untuk berdakwah di jalan Allah. Setelah membaca kisah kisah di atas apakah anda mempunyai semangat untuk memulai atau terus berdakwah? Jika belum, maka anda harus menambah untuk membaca kisah kisah perjalanan hidup para pengemban dakwah. Mudah mudahan dengan melakukan itu Allah menjadikan kalian kaya hati dan memberikan kalian hati yang semangat untuk berdakwah di jalan-Nya

UMAT ISLAM HARUS PUNYA SEMANGAT MENCARI ILMU


Sejarah telah menulis dengan tinta emas bahwa Umat Islam adalah umat yang unggul dalam bidang ilmu pengetahuan. Ketika negeri Eropa mengalami Dark Age pada abad pertengahan, justeru Umat Islam bangkit menjadi umat adidaya yang mempunyai wilayah yang sangat luas, dan ilmu pengetahuan di dukung oleh Negara Islam.
-
Ajaran Islam, mewajibkan Umat Islam untuk mencari ilmu. Al-Qur’an sebagai kitab suci Umat Islam, tidak berkonfrontasi dengan ilmu pengetahuan. Justeru satu persatu kebenaran Al-Qur’an terbukti oleh ilmu pengetahuan. Jadi, hal hal ilmiah dalam Al-Qur’an yang realitasnya tidak pernah diketemukan pada masa lalu, justeru diketemukan pada masa sekarang. Ini semakin membuktikan akan kebenaran Al-Qur’an.
-
“Qur-an itu memuat bermacam-macam pemikiran tentang fenomena alam, dengan perinci yang menerangkan hal-hal yang secara pasti cocok dengan Sains modern. Dalam hal ini tak ada hal yang serupa itu dalam agama Yahudi dan Kristen.” [Dr. Maurice Bucaille, La Bible Le Coran Et La Science]
-
Kita melihat kitab suci Al-Qur’an menjelaskan berbagai fenomena alam, jika kita kaji apa yang terdapat dalam Al-Qur’an tidak pernah bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Sangat menarik untuk mengkaji Al Qur’an dari sudut pandang ilmu pengetahuan dan kita tidak perlu takut membandingkan Al-Qur’an dengan ilmu pengetahuan karena keduanya tidak pernah berselisih.
-
beberapa ayat al-qur’an tentang ilmu pengetahuan;
-
“Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana Kami meninggikannya dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikitpun ?” [TQS Qaaf 50 : 6]
-
“Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya.” [TQS Al-Furqaan 25 : 61]
-
“dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” [TQS Yaasiin 36 : 38]
-
” Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.” [TQS Ar-Rahmaan 55 : 33]
-
” Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya.” [TQS Al-Mu'minuun 23 : 18]
-
Mencari ilmu itu hukumnya wajib bagi Umat Islam. Ilmu ada dua macam; yakni ilmu agama dan ilmu duniawi.
-
Untuk ilmu agama, adalah fardhu ‘ain bagi Umat Islam untuk mempelajari ilmu ini. Fardhu ‘ain artinya kewajiban ini dibebankan pada tiap tiap Muslim dewasa. Jadi, seorang Muslim yang sudah dewasa harus mempelajari ilmu ini. Dalam hal ibadah, kita dituntut untuk tahu ilmunya ibadah. Jika kita shalat, tapi shalatnya tanpa ilmu, maka sia sia. Kita musti meng-introspeksi diri, apakah shalat yang kita lakukan sudah benar menurut ilmu shalat, apakah kita sudah hafal rukun rukun shalat.
-
Ruang lingkup ajaran Islam, meliputi semua bidang kehidupan. Ada dua hal dalam ajaran Islam, dua hal ini sudah meliputi seluruh bidang kehidupan. Dua hal ini adalah Akidah dan Syari’ah. Akidah / Iman, adalah meyakini berita yang di sampaikan Allah dan Rasul-Nya, baik berita tentang sesuatu yang ghaib maupun sesuatu yang terjadi di dunia fana ini. Sedangkan Syari’ah adalah tuntunan untuk perbuatan.
-
Ada tiga pembahasan dalam Syari’ah Islam, yakni ; Ritual, Akhlak dan Muamalah. Ritual adalah pengaturan hubungan manusia dengan Tuhan. Contoh; Shalat, Zakat, Puasa, Haji, baca Qur’an, dll. Akhlak adalah pengaturan hubungan manusia dengan diri sendiri. Contoh; cara berpakaian, makan, minum. Sedangkan Muamalah, adalah pengaturan hubungan manusia dengan manusia. Contoh; ekonomi, politik dalam negeri, politik luar negeri, pertahanan keamanan, perpajakan, pertanian, pertanahan, dll.
-
Adapun mempelajari ilmu duniawi, hukumnya fardhu kifayah. Artinya, kewajiban mempelajari ilmu duniawi akan gugur manakala ada satu atau lebih Muslim yang melaksanakan kewajiban ini dengan sempurna. Dalam menjalani kehidupan, akan terasa mudah jika kita melakukan sesuatu dengan ilmu. Sebagai contoh, membuat mobil itu susah bagi yang tidak berilmu, namun mudah bagi yang berilmu. Sesuatu yang dikerjakan dengan ilmu akan terasa mudah.
-
Pada saat ini, Umat Islam tertinggal oleh bangsa Barat dalam bidang ilmu pengetahuan. Kalau Umat Islam mau menghayati pesan pesan Allah, seharusnya Umat Islam punya semangat untuk mencari ilmu pengetahuan. Ini adalah PR bagi Umat Islam untuk mengejar ketertinggalannya dari bangsa Barat.
-

Senin, 13 April 2009

KEWAJIBAN UNTUK MENERAPKAN SYARI’AH ISLAM DAN CARA MEMPERJUANGKANNYA


Kehidupan saat ini dalam kondisi Zaman Jahiliyah. Zaman Jahiliyah ditandai dengan tidak diterapkannya Syari’at Islam. Jika dahulu di Makkah bayi bayi perempuan dibunuh saat ini pun itu banyak terjadi. Jika dahulu di Makkah perzinaan dibiarkan, maka saat ini pun itu terjadi. Jika pada masa Jahiliyah Mekkah banyak terjadi peristiwa kriminal, maka pada saat ini pun itu terjadi.
-
Padahal Allah dan Rasul-Nya mewajibkan umat ini untuk menerapkan Syari’at Islam. Dimana ada penerapan Syari’at Islam disitu ada kemaslahatan. Begitu juga sebaliknya, dimana tidak diterapkan Syari’at Islam disitu ada kerusakan.
-
“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Al A’raaf:96)
-
Kewajiban menerapkan hukum Allah, adalah sesuatu yang disyari’atkan. Jika kita tidak merujuk kepada hukum Allah, maka diantara manusia akan terdapat banyak pertikaian. Apabila kita membuat hukum sendiri, itu akan terdapat banyak kelemahannya. Salah satu kelemahan hukum buatan manusia adalah adanya potensi untuk membuat hukum untuk kepentingan kelompok tertentu. Hukum buatan manusia juga rawan konflik. Umat Islam wajib mewujudkan janji Allah dan Rasul-Nya agar mereka tidak dijajah oleh kaum Kafir, sebagaimana yang terjadi saat ini di negeri negeri Muslim. Dengan kerusakan yang menimpa bangsa Indonesia ini, belum saatnyakah kita menerapkan Syari’ah Islam? Mau menunggu hingga berapa lama lagi? Padahal kerusakan yang menimpa bangsa ini sudah sedemikian parahnnya. Penerapan Syari’ah Islam harus didukung oleh Umat Islam. Jadi jika pada penerapan Syari’ah Islam, ada separuh saja yang tidak mendukung, maka cita cita untuk mewujudkan kehidupan lebih baik bagaikan jauh api dari panggang.
-
Rasulullah S.A.W bersabda, yang artinya: “……..Keempat, setiap mereka melanggar janji Allah dan Rasul-Nya, mereka akan dijajah oleh musuh dari bangsa lain yang akan merampas sebagian kekayaan mereka. Kelima, selama pemimpin mereka tidak menjalankan hukum yang ada dalam Al Qur’an, persengketaan akan terus berkobar di antara mereka.” (HR Ibnu Majah, Bazzaar, Baihaqii, Hakim)
-
Dalam hubungannya dengan sesama manusia, Syari’at Islam tidak menzhalimi Non Muslim, sebaliknya , Syari’ah Islam justeru melindungi kaum Non Muslim yang mau tunduk pada Islam. Khalifah Umar bin Khaththab dalam setiap rapat dengan gubernur gubernurnya selalu menanyakan bagaimanakah keadaan Ahludz Dzimmah (Non Muslim yang tunduk pada Islam), dan mananyakan adakah orang orang Islam menyakiti Ahludz Dzimmah. Maka gubernur gubernurnya menjawab bahwa Umat Islam berbuat baik pada Ahludz Dzimmah.
-
Nabi Muhammad bersabda;
”Siapa saja yang membunuh seorang mu‘âhad (non-Muslim yang terikat perjanjian dengan Daulah Islam) tanpa alasan yang benar, dia tidak akan pernah mencium bau surga, padahal sesungguhnya harumnya surga itu sudah tercium dari jarak 500 tahun.” (HR Ahmad).
-
Perlu usaha untuk menerapkan hukum hukum Islam. Caranya harus menggunakan cara Nabi Muhammad. Yaitu tanpa kekerasan. Perkembangan Islam terdiri dari dua periode yakni periode Makkah dan periode Madinah.
-
Pada periode Makkah Umat Islam belum punya negara dan Syari’ah Islam tidak diterapkan. Sedangkan periode Madinah, Umat Islam sudah punya negara dan Syari’ah Islam sudah diterapkan. Kita sebagai Umat Islam harus tahu, kapan harus bersabar dan kapan harus menggunakan kekerasan. Jika pada saat periode Makkah, Umat Islam tidak menggunakan kekerasan yang mengatasnamakan Islam, namun pada periode Madinah Umat Islam menyebarkan Islam ke seluruh penjuru dunia dengan cara Jihad.
-
Pada periode Makkah, Nabi Muhammad mendakwahkan Islam tanpa kekerasan. Pada saat di Makkah banyak Umat Islam mendapatkan siksaan dari kaum kafir, beberapa di antara mereka menjumpai Syahid dalam keadaan mempertahankan keimanannya. Namun demikian, Nabi Muhammad tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap kaum kafir. Nabi Muhammad terus berdakwah sambil meminta perlindungan pada Ahlun Nushrah (tokoh yang mempunyai power). Pada saat di Makkah, Nabi Muhammad mendapatkan perlindungan dari Hamzah, Umar bin Khaththab, dan Abu Thalib. Nabi Muhammad memerintahkan beberapa sahabat untuk mendakwahkan Islam pada penduduk madinah.
-
Di Madinah Islam mendapatkan penerimaan oleh hampir seluruh penduduk Madinah. Kemudian Nabi Muhammad ber hijrah ke Madinah dan di Madinah didirikan Negara Islam yang menerapkan seluruh hukum hukum Islam, serta Nabi Muhammad sebagai Kepala Negara Islam Madinah. Pada saat itulah yang disebut periode Madinah. Maka pada saat periode ini, Umat Islam menyampaikan Islam ke seluruh penjuru dunia dengan dakwah dan jihad. Setelah wafatnya Nabi Muhammad, perjuangan ini dilanjutkan oleh Khalifah Khalifah pengganti kepemimpinan Nabi saw. Pada masa Daulah Khilafah Islam, kekuasaan Umat Islam pernah meliputi Spanyol hingga Indonesia.
-
Saat ini adalah zaman kemunduran, karena tidak menerapkan Syari’at Islam. Jadi saat ini Umat Islam kembali ke Zaman Jahiliyah. Maka Umat Islam wajib memperjuangkan negara islam global (Khilafah) yang menerapkan seluruh hukum Allah

PERAN ULAMA DALAM MELAWAN PENJAJAH


Penjajahan adalah haram bagi Umat Islam. Allah dan Rasul-Nya memerintahkan jihad, apabila ada ancaman dari kaum kafir. Para ulama memahami perintah Allah ini. Banyak kalangan ulama yang memimpin perjuangan melawan penjajahan baik dengan perlawanan fisik maupun dengan dakwah. Para ulama juga banyak yang berjasa dalam memberikan perlawanan terhadap penjajahan Belanda yang diterapkan di Indonesia.
-
Namun ketika negara ini bebas dari penjajahan fisik, para ulama tidak diberi ruang politik untuk memperjuangkan penerapan Syari,Ah Islam. Pada saat Orde Baru, begitu represifnya terhadap para pejuang Syari’ah, mereka diburu dipenjara bahkan di bunuh. ketika Indonesia bebas dari penjajahan fisik, justeru penguasa Orde Baru lah yang menjadi penjajah. Orde Baru merupakan pemerintahan boneka Amerika karena telah memberikan tambang emas Papua kepada penjajah serta memberikan aneka sumber daya alam kepada para penjajah. Dan rakyat Indonesia tidak menikmati sepenuhnya kekayaan alam yang melimpah di negeri mereka.
-
Kalo dahulu, Presiden / Raja di negeri negeri Muslim, mereka dianggap pahlawan. Siapa yang berani mengkritisi atau menghina Presiden / Raja, pelakunya bisa dihukum. Namun sekarang Umat Islam semakin sadar, bahwa penguasa penguasa mereka yang ada pada saat ini adalah para pengkhianat. Penguasa penguasa mereka saat ini adalah pelindung musuh mereka, bukan pelindung mereka. Pada saat ini-pun para ulama berjuang untuk membangun kesadaran umat, agar umat mengerti bahwa penguasa penguasa mereka ini adalah bonekanya penjajah. Umat semakin sadar bahwa penguasa penguasa mereka ini bersekutu dengan Amerika, berhubungan dengan Israel, dan menyerahkan sumberdaya alam negeri negeri mereka kepada penjajah.
-
Namun demikian, para ulam terus berjuang sambil menunggu pertolongan Allah SWT. Keyakinan akan janji Allah, membuat para pengemban dakwah optimis akan datangnya kemenangan bagi Umat Islam di dunia dan akherat. Ini menjadi energi yang tidak habis habisnya selama masih hidup untuk berjuang mewujudkan janji Allah.
-
Ingatlah kita punya pahlawan yang berhasil menyerang kapal Hok Centon , milik Belanda. Dialah Teuku Umar. Kapal tersebut berhasil dikuasai Teuku Umar. Nahkoda kapalnya, Hans (asal Denmark) tewas dan kapal diserahkan kepada Belanda dengan meminta tebusan sebesar 25.000 Ringgit. Karya yang lain adalah keberhasilan Teuku Umar ketika mendapatkan banyak senjata sebagai hasil pengkhianatan dirinya terhadap Belanda.
-
Kita juga punya Hasyim Asy’ari, seorang kyai dan pejuang. Pada area politik, beliau berjuang menggugah masyarakat supaya menadari hak hak politik mereka untuk hidup bebas dari penjajahan. Menurut beliau, kolonialisme asing bisa dilawan dengan gerakan kebangkitan nasional. Ini pula yang menginspirasi beliau dan sejumlah kyai untuk mendirikan Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU) pada 31 Januari 1926. Namun, yang tak kalah pentingnya adalah peran kyai Hasyim Asy’ari dalam perjuangan merebut kemerdekaan. Perjuangan Hasyim Asy’ari telah dilakukan sejak beliau masih menuntut ilmu di Makkah yang kemudian ketika beliau pulang ke negeri ini, beliau mendirikan Pondok Pesantren Tebuireng.
-
Kyai Hasyim Asy’ari berperan melawan penjajahan ketika negeri ini berada dalam penjajahan Belanda dan Jepang. Saat Belanda menyatakan wilayah Indonesia dalam keadaan darurat perang dan merencanakan ordonasi milisi Bumiputera pada 1940, Kyai Hasyim Asy’ari memanggil beberapa kyai ke Tebuireng. Melalui diskusi, akhirnya menghasilkan keputusan untuk menolak rencana tersebut dan mengharamkan dukungan terhadap Belanda dalam bentuk apapun, termasuk menyumbangkan darah untuk mereka. Dan diskusi ini menyepakati tuntutan Indonesia berparlemen yang disuarakan melalui MIAI dan GAPI (Gerakan Politik Indonesia).
-
Begitu juga saat penjajahan Jepang, Kyai Hasyim Asy’ari menolak segala bentuk Niponnisasi, seperti menyanyikan lagu Kimigayo dan mengibarkan bendera Hinomaru. Kyai Hasyim Asy’ari juga menyiapkan kader kader militan dengan cara menganjurkan para santri untuk masuk dalam Tentara Pembela Tanah Air (PETA) yang dibentuk pada 3 Oktober 1913 yang dipelopori oleh puteranya, Abdul Kholiq. Pembentukan PETA kemudian diikuti dengan pembentukan Hizbullah pada 1944 dan Barisan Sabilillah.
-
Hal penting lainnya dalam perjuangan Kyai Hasyim Asy’ari adalah perannya dalam hal Resolusi Jihad. Resolusi Jihad terjadi setelah proklamasi kemerdekaan dikumandangkan. Kala itu, NICA mendompleng pasukan sekutu untuk memaksakan kembalinya kekuasaan Belanda dengan dalih melucuti tawanan perang Jepang. Menyikapi hal ini, Kyai Hasyim Asy’ari mengundang seluruh konsul se Jawa dan Madura untuk menggalang kekuatan, dan menghasilkan keputusan bahwa kemerdekaan yang sudah diproklamasikan dan pemerintahan Republik Indonesia yang sah, hukumnya wajib di bela dan dipertahankan.
-
Ulama lain yang mempunyai pemikiran jauh kedepan, yang menggagas ide tentang Negara Islam Global, dialah Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani.
-
Sejak remaja, Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani sudah memulai aktivitas politiknya karena pengaruh datuknya, Syeikh Yusuf An-Nabhani, yang pernah terlibat dalam diskusi diskusi dengan orang orang yang terpengaruh dengan peradaban Barat. Begitu pula ketika beliau kuliah di Darul Ulum, Al Azhar, teman teman beliau menceritakan tentang aktivitas beliau yang tak kenal lelah dalam diskusi politik keilmuan. Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani selalu membahas kemunduran Umat Islam yang terpengaruh oleh peradaban Barat, yang menurut beliau ini adalah sesuatu yang buruk. Beliau, An-Nabhani selalu menghimbau agar Al Azhar menjadi penggerak kebangkitan umat.
-
Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani sering berdebat dengan mahasiswa Al Azhar dan menyerukan pada ulama tentang apa yang harus mereka lakukan untuk membangkitkan kembali Umat Islam. Setelah menyelesaikan pendidikannya, Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani selalu memperhatikan upaya Westernisasi yang dilakukan oleh Inggris dan Perancis. Beliau selalu berusaha mendekati ulama ulama dan tokoh masyarakat untuk menyampaikan pemikiran beliau.
-
Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani mengadakan pertemuan dan diskusi diskusi, hingga akhirnya beliau berhasil meyakinkan sejumlah Ulama dan Qadhi terkemuka serta tokoh politik untuk membentuk sebuah partai politik Islam. Setelah itu beliau memberikan kepada mereka kerangka organisasi bagi penubuhan suatu partai dan konsep konsep pemikiran yang dapat digunakan sebagai bekal tsaqafah bagi partai tersebut. Ternyata pemikiran beliau dapat diterima oleh para ulama tersebut. Selanjutnya, aktivitas beliau difokuskan untuk membentuk Hizbut Tahrir.
-
Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani melakukan persiapan dalam pembentukan konsep konsep partai. Sebenarnya persiapan ini telah dilakukan sejak 1949. Pada 1950, Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani menulis buku pertamanya yakni Inqadz Filisthin (Membebaskan Palestina). Dalam buku ini, beliau menjelaskan permasalahan dengan penjelasan yang mendalam, bahwa akar masalahnya adalah karena Umat Islam menarik diri dari Islam.
-
Jatuhnya Al-Quds Darussalam ke tangan Yahudi, semakin meyakinkan beliau bahwa hanya aktivitas politik Islam yang terorganisasi dengan baiklah yang bisa mengembalikan kejayaan Umat Islam.
-
Pada 1950, Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani menghadiri suatu Persidangan Kebudayaan Liga Arab di Alexandria, Mesir. Namun beliau dihalang halangi untuk hadir ke persidangan tersebut. Padahal, menteri pendidikan dan Qadhi Qudhat waktu itu, Syeikh Muhammad Al Amin Al Sanqaythi, telah mengizinkan beliau untuk hadir. Kemudian beliau mengirim surat yang panjang kepada peserta persidangan yang dikenal dengan Risalah Al Arab. Namun ini tidak mendapat respon dari peserta. Ini semakin menambah keyakinan Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani, bahwa untuk memperjuangkan kebangkitan umat, harus melaui partai politik yang terorganisasi dengan baik.
-
Kemudian pada akhir 1952, awal 1953, seluruh persiapan dilakukan dalam langkah yang praktis untuk mengumumkan kewujudan dan penubuhan Hizbut Tahrir. Lalu pada 1953 Hizbut Tahrir resmi didirikan oleh Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani.
-
Ulama Perlu Bersatu Mewujudkan Kebangkitan Umat Islam.
Dari peristiwa sejarah di negeri negeri Muslim, dapat diketahui bahwa pergerakan perlawanan terhadap penjajahan banyak yang dipelopori oleh ulama. Banyak diantara mereka yang menjumpai kesyahidan di akhir perjuangannya. Ini pun telah membuat penjajah setidaknya terhambat untuk mencengkeram umat ini secara lebih dalam.
-
Alangkah baiknya apabila perjuangan ini diorganisir dalam suatu kesatuan internasional. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah merumuskan konsep / pemikiran Islam untuk berbagai permasalahan kehidupan, baik itu masalah hukum, ekonomi, politik, tata negara, pertahanan keamanan, politik luar negeri, dll. Perlu juga menyusun Rancangan Undang Undang Negara Khilafah Islam. Ini menjadi kewajiban para ulama untuk merumuskan konsep dan Rancangan Undang Undang Islam. Jika konsep telah disiapkan, kemudian harus membentuk Partai Politik Islam. Partai ini harus bergerak di seluruh penjuru dunia. Dimana ada Umat Islam, disitu harus ada Partai Politik Islam ini. Partai politik ini telah disyari’atkan oleh Allah
-
”Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar . merekalah orang-orang yang beruntung.” [TQS Ali ’imran 3 : 104]
-
Melalui partai politik ini, harus ada tenaga dakwah yang ikhlas. Mereka ini ditugaskan umtuk mensosialisasikan konsep / pemikiran Islam kepada masyarakat. Selain itu, dakwah ini juga ditujukan untuk membongkar kejahatan kaum kafir penjajah serta menunjukkan kerusakan / kelemahan sistem kufur yang diterapkan saat ini baru kemudian diberikan solusi secara Islami. Islam adalah agama yang benar. Kebenaran pasti akan menang meskipun ditutupi sekuat apapun, karena Allah lah penolong kebenaran. Maka dari itu dakwah harus disertai dengan argumentasi yang logis masuk akal beserta dalil dalilnya.
-
” Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” [An-Nahl 16 : 125]
-
Kemudian harus diusahakan untuk melakukan pendekatan pada tokoh tokoh yang memiliki power (Thalabun Nushrah) yang nantinya dapat memberikan perlindungan pada para pengemban dakwah serta dapat mendukung dakwah politis ini. Jika jaman Nabi Muhammad, Ahlun Nushrah adalah para kepala suku. Namun, sekarang yang disebut Ahlun Nushrah adalah TNI, POLRI, Presiden, Menteri, serta Anggota DPR. Namun, tentu saja mereka dimintai perlindungan setelah mereka didakwahkan Islam. Diharapkan para Ahlun Nushrah ini akan memberikan perlindungan dengan keikhlasan karena Allah. Juga perlu melakukan pendekatan terhadap para Ulama, karena Ulama ini yang menjadi ujung tombak penyebarluasan risalah Islam. Maksudnya adalah agar Ulama memiliki pemikiran Islam yang ideologis. Dengan begini diharapkan Ulama dapat menjadi teman seperjuangan bagi Partai Islam Ideologis.
-
Melakukan pengkaderan. Pengkaderan ini ditujukan untuk mencari dan mencetak tenaga dakwah yang ikhlas. Tenaga dakwah ini diberi pembinaan khusus tentang Islam serta dilakukan usaha untuk menjaga opini bagi para pengemban dakwah ini.
-
Asma’ binti ‘Umais meriwayatkan bahwa Rasulullah S.A.W bersabda, yang artinya: “…..Seburuk – buruk hamba adalah yang mencari dunia dengan agamanya. Seburuk – buruk hamba adalah yang menipu agama dengan perkara – perkara subhat. Seburuk – buruk hamba adalah yang rela menghinakan dan merendahkan dirinya dari menyampaikan kebenaran…..”
-
[5] Jika mayoritas umat sudah mau menerima Islam secara keseluruhan, maka harus segera membai’at seorang Khalifah dan mendirikan Negara Khilafah Islam. Negara Khilafah Islam harus mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan internal dan eksternal yang mungkin terjadi pada awal berdirinya. Tantangan internal dapat berupa pemberantasan pemerintahan yang korup serta memberangus pemberontakan. Tantangan eksternal dapat berupa gempuran militer dan embargo dari negara kafir penjajah.

Jumat, 10 April 2009

PERTANIAN ISLAMI


Masalah pertanian adalah masalah yang penting, karena menyangkut kebutuhan biologis manusia yakni masalah pangan. Yang namanya kebutuhan biologis itu tidak dapat ditunda. Penundaan terhadap kebutuhan ini dalam batas tertentu dapat menyebabkan bahaya bagi manusia. Fakta fakta di masa kini menunjukkan bahwa banyak manusia dinegara negara berkembang yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan. Hal ini lebih disebabkan oleh kesalahan manusia untuk menerapkan sistem untuk mengurusi urusan mereka, yakni sistem Kapitalis. Berikut ini beberapa fakta yang menunjukkan akibat dari penerapan sistem Kapitalis;
-
[1] Badan PBB Program Pangan Dunia (WFP), Selasa (3/12), mengimbau bantuan dana dalam jumlah besar untuk menyelamatkan 38 juta rakyat Afrika dari bencana kelaparan [Sinar Harapan, Rabu, 4 Desember 2002]
-
[2] Mboweni kembali meningatkan lembaga keuangan ini untuk segera menyiapkan bantuan terhadap negara-negara Afrika, termasuk Angola, Botswana, Ethiopia, Kenya, Nigeria dan Tanzania. Pertumbuhan ekonomi di negara-negara gurun Afrika ini pertumbuhannya semakin melambat tahun ini dan kelaparan semakin meluas. [TEMPO Interaktif, Minggu, 12 Oktober 2008]
-
[3] Direktur Program Pangan Dunia (United Nations World Food Programme ) Indonesia, Bradley Bussetto mengatakan saat ini lebih dari 850 juta orang di dunia menderita kelaparan kronis, 820 juta diantaranya tinggal di negara berkembang. "Setiap 5 detik, 1 orang meninggal dunia akibat kelaparan di Asia," katanya dalam jumpa pers Fight Hunger: Walk the World, di Wisma BCA, Jakarta, Rabu. Ia menambahkan, sekitar 50 persen dari total penderita kelaparan kronis tersebut adalah anak-anak. Data Food and Agriculture Organization (FAO) 2006 menyebutkan, 350 hingga 450 juta anak menderita kelaparan kronis di dunia, 13 juta diantaranya adalah anak Indonesia. "Kelaparan atau kurang gizi merupakan penyebab utama kematian di dunia, melebihi AIDS, Malaria, dan TBC," katanya. [TEMPO Interaktif, Rabu, 09 Mei 2007]
-
[4] Terkejut tentunya kita mendengar laporan adanya ancaman kelaparan di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Musim kemarau yang tiba lebih awal di daerah itu membuat tanaman pangan milik penduduk tidak tumbuh dengan baik dan bahkan mengalami puso karena kekeringan. Masyarakat di Kabupaten Lembata tidaklah sendirian. Kondisi yang sama dihadapi masyarakat yang tinggal di delapan kabupaten lain di NTT, bahkan mungkin kelak terjadi pula di daerah-daerah lain pelosok Indonesia. [OSDIR / Mail Archive, Kamis, 17-03-'05]
-
Demikianlah sebagian kecil fakta dari dampak buruk Kapitalisme terhadap ketahanan pengan. Jadi akar masalah penyebab kelaparan adalah Sistem Kapitalisme yang diterapkan secara global. Dalam Sistem Kapitalis, permasalahan pangan dianggap selesai apabila stok pangan sudah mencukupi, namun masalah distribusi pengan, dapat dipikirkan kemudian. Padahal jumlah stok pangan seluruh dunia ini sudah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pangan global. Ini menunjukkan bahwa distribusi pangan dunia sedang tidak beres.
-
Eksploitasi sumber energi di negara negara berkembang, menyebabkan krisis energi. Yang menikmati eksploitasi ini tentu saja negara maju, sedangkan negara berkembang hanya puas mendapatkan keuntungan dari pajak saja. Ini berarti ada penjajahan global yang diterapkan di negeri Negeri Muslim. Untuk mengatasi krisis energi, penguasa negeri Negeri Muslim lantas mengambil keijakan yang salah, yakni mengkonversi lahan pertanian untuk kebutuhan bio energi. Artinya, ada lahan yang potensial untuk digunakan dalam sektor pertanian, namun di alih fungsikan untuk membuat bahan bakar dari tumbuhan.
“Berbicara tentang keprihatinan PBB bahwa bahan bakar bio dapat dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan karena pengalihan makanan.” [http://www.huffingtonpost.com/bruce-friedrich/taking-the-food-crisis-pe_b_107992.html]
-
Konfersi lahan pertanian ini juga dapat ditujukan untuk mengalih fungsikan lahan pertanian untuk kebutuhan manusia menjadi lahan pertanian untuk hanya memenuhi pangan hewan ternak. Padahal hasil pertanian ini jika didistribusikan secara langsung kepada manusia, diharapkan dapat mengurangi kelaparan.
Juergen Foss, Die Tierfreunde (Friends of the Animals), mengatakan : ”Untuk hanya satu kilogram daging, kita menggunakan sekitar delapan kilogram tanaman pangan guna memberi makan hewan untuk memproduksi daging. Saat ini, tamanan pangan yang ditanam di banyak negara diekspor sebagai pakan ternak daripada langsung dimakan oleh orang. Permintaan yang tinggi untuk biji-bijian impor juga telah menyebabkan harga makanan pokok naik.”
-
Jeannine, Tierversuchsgegner Aachen, Group Against Animal Testing, mengatakan : Semuanya sangat berkaitan hanya karena banyak bahan pangan yang terbuang dan digunakan untuk pakan ternak, padahal orang bisa mengonsumsinyasecara langsung. Banyak sumber energi yang juga terbuang, seperti energi air atau listrik. Pembicaraan apapun mengenai produksi daging akhirnya kembali lagi ke masalah bebannya terhadap perubahan iklim.
-
Politik Pertanian Islam.
Untuk memperbaiki sistem pertanian ini, diperlukan peranan pemerintah untuk menerapkan sistem pertanian yang islami. Penguasa adalah pelindung umat. Pelindung dari gangguan eksternal maupun pelindung dari masalah internal negara. Penguasa bertanggung jawab untuk menerapkan hukum hukum Allah serta membuat kebijakan untuk mensejahterakan umat. Penguasa akan dimintai pertanggung jawaban atas perbuatannya menggunakan kekuasaan yang diamanahkan. Nabi muhammad bersabda (yang artinya):
-
”kalian akan berebut untuk mendapatkan kekuasaan. Padahal kekuasaan iyu adalah penyesalan pada hari kiamat; nikmat di awal dan pahit di ujung.” [HR Al Bukhari]
-
”siapa saja yang diberi oleh Allah kekuasaan untuk mengurus urusan kaum muslim, kemudian tidak melayani mereka dan memenuhi kebutuhan mereka, Allah pasti tidak melayani dan memenuhi kebutuhannya.” [HR Dawud]
-
Diperlukan solusi untuk memperbaiki kondisi pangan dunia yang memang rusak / kacau. Solusi itu harus berasal dari Dzat Yang Maha Mengatur manusia. Solusi ini mustahil salah dan sejarah telah mencatat bahwa penerapan solusi ini dapat memberikan kesejahteraan di Dunia Islam. Itulah Politik Pertanian Islam. Langkah langkah nya adalah sebagai berikut;
-
[1] Melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian serta kebijakan kebijakan yang mendukung terpenuhinya kebutuhan pokok.
-
[2] Mendorong sektor riil dalam industeri pertanian.
-
[3] Untuk meningkatkan perdagangan hasil pertanian, negara harus membuat kebijakan agar mekanisme pasar berjalan transparan.
-
Intensifikasi pertanian yaitu mengupayakan agar produktifitas hasil pertanian dapat dimaksimalkan. Caranya adalah dengan mengajarkan teknik teknik pertanian modern, memberikan modal bagi petani yang mau dan mampu untuk melakukan aktifitas pertanian. Pemberian bibit secara cuma cuma juga termasuk upaya intensifikasi pertanian.
-
Ekstensifikasi pertanian adalah usaha untuk memperluas lahan pertanian, dilakukan dengan cara menghidupkan tanah mati. Negara harus memberikan tanah secara cuma cuma kepada mereka yang mau dan mampu untuk bertani. Apabila ada tanah yang tidak dimanfaatkan selama lebih dari 3 tahun, maka negara harus mengambil tanah tersebut dan diberikan kepada para petani.
Nabi Muhammad bersabda; (yang artinya)

“Siapa saja yang telah mengelola sebidang tanah, yang bukan menjadi hak orang lain, maka dialah yang lebih berhak.” (HR. Imam Bukhari dari Aisyah)
“Siapa saja yang telah memagari sebidang tanah dengan pagar, maka tanah itu adalah miliknya.” (HR. Abu Daud)
“Siapa saja yang telah menghidupkan sebidang tanah mati, maka tanah itu adalah hak miliknya.” (HR. Imam Bukhari)

Negara juga tidak boleh mengkonversi lahan pertanian menjadi perumahan dan untuk kebutuhan Bio Energi.
-
Kebijakan kebijakan yang mendukung terpenuhinya kebutuhan pokok antara lain: [a] Meningkatkan produksi hasil pertanian. Ini diperlukan karena pertambahan jumlah penduduk membutuhkan pemenuhan untuk kebutuhan pangan, terutama apabila Dunia Islam sedang mengalami embargo ekonomi dari negara penjajah akibat perang dan jihad yang dilakukan. [b] Meningkatkan produksi pertanian untuk pemenuhan kebutuhan pakaian (sandang). Ini adalah kebutuhan primer. Kebutuhan sandang mutlak diperlukan agar umat terhindar dari bahaya telanjang. Kebijakan ini diperlukan terutama jika Dunia Islam mengalami embargo ekonomi. [c] Mendorong produksi pertanian yang dapat digunakan untuk menembus pasar luar negeri, seperti buah buahan dan pakaian. Tanah Dunia Islam potensial untuk melakukan itu.
-
Dalam hal kebijakan untuk industeri pertanian, negara hanya mendorong sektor riil dalam industeri pertanian. Sedangakan sektor non riil (pasar modal), yang jelas jelas diharamkan, negara wajib mencegahnya. Keburukan sektor non riil adalah terjadinya perjudian, penipuan dengan spekulasi. Dengan menghidupkan sektor non riil, sebagian besar dana hanya dipergunakan untuk aktivitas spekulasi, sedangkan dana yang mengalir ke sektor riil hanya sebagian kecil. Kebijakan sektor riil ini akan berjalan baik apabila negara memperlakukan pelaku ekonomi secara adil yakni tidak memberi hak monopoli dan fasilitas khusus pada pihak tertentu. Negara hanya mengatur komoditas sektor industeri apa yang perlu dan yang tidak perlu di buat.
-
Selain itu negara harus memberikan fasilitas umum untuk menunjang sektor riil industeri pertanian, yakni pembuatan jalan pemberian modal, pasar dan lembaga-lembaga pendukung lainnya seperti lembaga penyuluhan pertanian, tersedianya bahan baku industri pertanian, yakni bahan-bahan pertanian yang memadai dan harga yang layak, jaminan harga yang wajar dan menguntungkan serta berjalannya mekanisme pasar secara transparan serta tidak ada distorsi yang disebabkan oleh adanya kebijakan yang memihak.
-
Untuk meningkatkan perdagangan hasil pertanian, negara harus membuat kebijakan agar mekanisme pasar berjalan transparan. Negara tidak boleh menetapkan harga minimal dan harga maksimal dalam perdagangan. Jika harga sedang naik, sedangkan barang tertentu benar benar dibutuhkan umat, negara boleh membelinya kemudian dijual kepada umat dengan harga yang terjangkau.
Suatu ketika orang orang berseru kepada rasulullah saw;
”Wahai Rasulullah saw harga harga naik, tentukanlah harga untuk kami.”
Rasulullah lalu menjawab;
”Allah-lah yang sesungguhnya penentu harga, penahan, pembentang dan pemberi rizki. Aku berharap agar bertemu Allah tidak ada seorangpun yang meminta kepadaku tentang adanya kezaliman dalam urusan darah dan harta.” [HR Ashabus Sunan]
-
Pemerintah harus mencegah adanya penipuan baik yang dilakukan oleh pedagang mupun oleh pembeli. Penipuan yang dilakukan oleh pedagang adalah dengan cara menyembunyikan cacat barang dagangan. Seangkan penipuan yang dilakukan oleh pembeli adalah dengan manipulasi alat pembayarannya. Rasululah saw bersabda;
”Tidak halal bagi seseorang yang menjual seseuatu, melainkan hendaklah ia menerangkan (cacat) yang ada pada barang tersebut.” [HR Ahmad]
-
Pemerintah harus mencegah upaya penimbunan produk produk pertanian. Penimbunan ini dilakukan dengan cara menahan / menyimpan produk produk pertanian dalam jumlah besar untuk menunggu harga naik baru kemudian menjualnya. Praktik ini diharamkan Allah dan Rasul-Nya. Nabi Muhammad saw bersabda;
”Tidak menimbun (barang) kecuali orang yang berdosa.” [HR Muslim]
Pemerintah harus mengusahakan agar kondisi penjualan hasil pertanian dan industeri pertanian berjalan transparan. Pemerintah harus memberikan hukuman bagi pihak pihak yang berupaya melakukan penipuan harga terhadap para petani dan penghasil produk industeri pertanian. Dalam ajaran Islam, kita dilarang untuk menghadang rombongan dagang yang ingin menuju ke pasar untuk kemudian membeli dari mereka dengan harga murah yang kemudian dijual kepasar sesuai dengan harga pasar. Ini adalah suatu bentuk penipuan harga. Nabi Muhammad saw bersabda;
”Janganlah kalian hadang kafilah kafilah (orang orang yang berkendaraan) dan janganlah orang yang hadir (orang dikota) menjualkan barang milik orang desa.” [HR Bukhari dan Muslim]

Senin, 06 April 2009

HIV / AIDS


Pada tabloit Nurani edisi 428. Tahun VIII. Maret IV.2009, Diceritakan, seorang bayi laki laki tertular HIV / AIDS. Bayi ini bernama Raihan, dia ditinggalkan oleh orang tuanya di RSU Dr. Soetomo, Surabaya.
-
Seorang bayi laki laki memakai baju setelan warna biru dengan kombinasi putih sedang duduk tenang sambil memegang sebuah boneka diatas sebuah kursi yang ada di ruang tamu. Kedua matanya serius sedang menyaksikan tayangan anak anak. Raihan balita yang tidak banyak bertingkah.
-
“Iya mas, dia memang seperti ini, pendiam dan pintar,” ujar Endah (40), wanita yang sudah setahun ini merawat Raihan saat ditemui di rumah dinasnya yang ada di Jalan Airlangga, Surabaya.
-
“Sepertinya sih memang sehat, tetapi tentu kita tidak menyangka jika dia telah mengidap HIV sejak lahir,” tutur Endah sambil membelai rambut balita ini.
-
Raihan mengidap HIV karena ditularkan oleh ibunya. Menurut Endah, Raihan, tiba di RSU Dr Soetomo pada September 2007 lalu.
-
“Dia hampir satu tahun lebih dirawat di IRNA Anak RSU Dr. Soetomo,” ujarnya.
-
Saat tiba, diperkirakan usia Raihan 3 bulan. Saat tiba dirumah sakit, Raihan masih bersama ibu dan ayahnya yang diduga adalah pasien di unit perawatan intermediet penyakit infeksi (UPIPI). Namun beberapa saat kemudian ternyata orang tuanya kabur begitu saja.
-
”Karena lama ditunggu tidak kembali, oleh petugas UPIPI, Raihan diserahkan ke IRNA Anak,” imbuh wanita satu putera ini.
-
Virus HIV / AIDS memang membuat Raihan sering mengalami diare, demam, sesak nafas, dan batuk. Sebanyak apapun susu formula yang diminum maupun makanan lunak yang diberikan, seringkali tidak membuat tubuh Raihan tambah gemuk. Dia tetap kurus dan loyo.
-
Penyakit yang diderita Raihan yang katanya belum ditemukan obatnya adalah penyakit yang berbahaya. Penyakit ini bisa tertular dari hubungan yang tidak sehat. Perawatan yang dilakukan selama ini adalah untuk mencegah agar virus tidak berkembang. Sedangkan menurut beberapa dokter, dengan penyakit penyerta seperti diare, sesak nafas, batuk dan demam, kemungkinan untuk ia hidup lebih lama lagi menjadi kecil. Kalo menurut perhitungan medis, hanya bisa berumur satu tahun lagi.
-
Penularan HIV / AIDS, dapat melalui aktivitas sex yang tidak aman dengan berganti ganti pasangan, juga bisa melalui jarum suntik pecandu narkoba yang dipakai secara bergantian. Wanita pengidap HIV / AIDS dapat menularkan penyakitnya kepada bayi yang dikandungnya. Perawat yang membantu proses persalinan pengidap HIV pun berisiko tertular penyakit ini.
-
Kondomisasi Bukan Solusi.
Pencegahan masalah AIDS tidak bisa dilakukan jika tidak menyentuh akar masalahya. Sebagai contoh begini; untuk mencegah penularan HIV / AIDS maka dilakukan program kondomisasi, yaitu pembagian kondom secara gratis, sosialisasi penggunaan kondom untuk aktivitas sex berisiko, serta mendirikan ATM kondom. Program kondomisasi biasanya dilakukan oleh LSM –LSM asal Barat. Berdasarkan ideologi mereka, melakukan perbuatan zina adalah urusan pribadi, sedangkan dampak dari perbuatan itu bisa dipikirkan kemudian. Solusi semacam ini sama sekali tidak menyentuh akar masalah yakni zina.
-
Di negeri ini sungguh memperihatinkan, karena zina dijadikan lahan mencari nafkah. Kondisi ini sama seperti yang terjadi di Mekkah pada zaman Jahiliyah. Jika ingin mencari solusi yang tepat bagi masalah HIV / AIDS, solusi itu harus langsung menyerang akar masalahnya yakni zina dan narkoba. Ibaratnya jika kita sakit, kita harus menyembuhkan secara total. Jadi yang disembuhkan bukan hanya gejala penyakitnya saja, namun harus benar benar menyentuh sumber penyakitnya.
-
Sistem yang ada di negara ini memang memberikan lampu hijau bagi pergaulan bebas. Kerusakan yang ditimbulkan oleh sistem hukum di negeri ini terlihat nyata. Di satu sisi industeri pornografi di bukakan pintu untuk hidup di negeri ini, dengan ini orang dewasa hingga anak kecil dapat dengan mudah mengakses situs porno yang didukung dengan aneka fasilitas yang canggih canggih. Disisi lain undang undang di negara ini melarang umat Islam untuk menikah di bawah umur 18 tahun. Demikian pula dengan fasilitas untuk melakukan perzinaan di lokalisasi. Kondisi ini mendukung untuk kemaksiatan.
-
Islam Adalah Solusi Untuk Masalah HIV / AIDS
Islam adalah agama yang lengkap, didalamnya terdapat solusi bagi semua masalah sosial. Masalahnya adalah kita mau atau tidak untuk bersungguh sungguh menerapkan hukum hukum Islam. Solusi Islam, dalam menyelesaikan masalah memiliki keunggulan yakni langsung mengena pada akar masalah. Solusi Islam tidak mungkin salah, karena Islam berasal dari Allah SWT, Tuhan semesta alam yang Maha Tahu.
-
Perbuatan zina jelas jelas dilarang oleh Islam. Orang fasik berpikir,
”Bukankah zina itu mempunyai nilai ekonomi, masalah akibat yang ditimbulkan oleh perzinaan bisa dipikirkan kemudian, lalu apa alasan anda menolak zina?, karena Tuhan?... agama? ....Dosa?”
-
Sekalipun zina terdapat nilai manfaat, namun Islam tidak mau berkompromi dengan nilai manfaat yang diharamkan Allah SWT. Melakukan pelanggaran terhadap larangan Allah SWT dapat menyebabkan keburukan yang menimpa manusia. Dimana ada penerapan syari’at islam, disitu ada kemaslahatan. Kenapa zina haram?, dalam hal ini kita manusia tidak tahu hakekat baik dan buruk, yang mengetahui hakekat baik dan buruk adalah Allah SWT.
-
” Allah hendak menerangkan (hukum syari'at-Nya) kepadamu, dan menunjukimu kepada jalan-jalan orang yang sebelum kamu (para nabi dan shalihin) dan (hendak) menerima taubatmu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” [TQS An-Nisaa' 4 : 26]
-
Disini kita harus mengetahui apa yang pantas dijadikan subyek hukum, mana yang harus dijadikan obyek hukum. Yang layak dijadikan subyek hukum adalah Al-Qur’an dan As-Sunnah. Sedangkan yang pantas di jadikan obyek hukum adalah fakta. Adalah sebuah fakta bahwa zina memiliki nilai manfaat ekonomi, tapi bukan berarti fakta ini lantas dijadikan pembenar untuk menghalalkan zina. Jadi fakta itu bukan untuk menghukumi. Justeru fakta inilah yang harus dihukumi oleh Al-Qur’an dan As-Sunnah.
-
Untuk mencegah masalah HIV / AIDS, perlu dilakukan beberapa hal;
[1] Memberikan hukuman cambuk 100 kali atau dirajam sampai mati bagi pelaku zina.
[2] Menutup segala fasilitas yang mengarahkan pada perzinaan.
[3] Menciptakan kondisi yang mendukung untuk melakukan pernikahan.
[4] Memberikan insentif dan fasilitas bagi para ahli ilmu untuk menemukan obat HIV / AIDS
[5] Memberikan peringatan pada manusia tentang keharaman zina dan akibat yang ditimbulkannya
-
Islam memberikan hukuman yang dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kemaksiatan. Untuk pezina yang belum menikah, hukumannya adalah di cambuk 100 kali.
-
” Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman. [TQS An nuur 24 : 2]
-
Bagi pezina yang sudah menikah, hukumannya adalah dirajam hingga mati.
-
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Ambillah dariku, ambillah dariku. Sesungguhnya Allah telah memberi jalan yang lain kepada mereka, yaitu orang yang belum menikah (berzina) dengan orang yang belum menikah, (hukumnya) dera 100 kali dan diasingkan setahun. Adapun orang yang sudah menikah (berzina) dengan orang yang sudah menikah (hukumnya) dera 100 kali dan rajam”
-
Dan bagi pengedar narkoba diberikan hukuman mati, sebagai hukuman Ta’zir. Penerapan hukum Islam ini akan memberikan efek jera pada pelaku kejahatan sekaligus sebagai penebusan agar di akhirat kelak tidak di azab.
-
kepala negara, sebagai pemegang kekuasaan, haram untuk membuat dan melaksanakan undang undang yang berlawanan terhadap islam.
-
Pemerintah, melalui kekuasaannya harus menutup dengan paksa semua lokalisasi beserta fasilitas pendukungnya serta menutup segala fasilitas yang mendekatkan pada zina yakni segala bentuk pornografi dan porno aksi.
-
Dalam Islam, jalan untuk menyalurkan nafsu birahi hanya ada 2, yakni melalui pernikahan dan perbudakan. Pemunuhan kebutuhan naluri ini adalah sesuatu yang baik. Ini memang kebutuhan manusia untuk pemenuhan kebutuhan terhadap lawan jenis.
-
” Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” [TQS Ali imran 3 : 14]
-
Untuk pernikahan seorang laki laki Muslim boleh memiliki isteri hingga 4.
-
” ..........maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil , maka (kawinilah) seorang saja..........” [TQS An-Nisaa' 4 : 3]
-
Dalam hal ini pemerintah tidak boleh mempersulit orang untuk menikah. Justeru negara harus membuat kebijakan yang mempermudah umat untuk melakukan pernikahan.
-
Allah meninggikan derajat orang orang berilmu. Para ahli ilmu juga harus ikut berperan aktif dalam mencarikan obat bagi para penderita HIV / AIDS. Negara pun juga bisa memberikan insentif pada para ahli ilmu berupa jaminan kesejahteraan.
-
Berikutnya adalah tugas umat untuk membina masyarakat dengan memberikan peringatan. Tugas dakwah ini bukan hanya dibebankan pada para ulama, melainkan tiap tiap Muslim dewasa diwajibkan untuk berdakwah mengajak pada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Dakwah ini bisa dilakukan secara individu maupun melalui ormas islam.
-
” Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” [An-Nahl 16 : 125]
-
” Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar . merekalah orang-orang yang beruntung.” [TQS Ali 'Imran 3 : 104]
-
Untuk masalah HIV / AIDS, umat harus manjelaskan keharaman zina serta segala hal yang mendekati zina, perlu juga dijelaskan keburukan apa saja yang ditimbulkan dari perzinaan baik di dunia maupun di akhirat. Disamping itu, umat perlu juga mensosialisasikan solusi islam untuk masalah HIV / AIDS.

Rabu, 01 April 2009

UMAT ISLAM MAU KEMANA ?


Keruntuhan Negara Khilafah Islam, memang sesuatu yang direkayasa oleh negara penjajah. Inggris sebagai negara imperialis, tentu menghendaki umat Islam terpecah belah. Justeru bersatunya umat Islam inilah yang ditakutkan negara negara penjajah. Negara Khilafah Islam pernah mempunyai kekuasaan yang cukup luas, yakni dari Spanyol hingga Indonesia. Inggris dalam hal ini mengetahui potensi besar yang dimiliki umat Islam, apa yang dipikirkan Inggris terhadap umat Islam adalah;
“ Tuhan mereka satu, agama mereka satu, negara mereka satu, pemimpin mereka satu, apa yang akan terjadi dengan kita (inggris) jika umat ini bangkit.”
-
Negara kafir penjajah telah berkali kali mengalami kekalahan saat berhadap hadapan dengan umat Islam di medan perang. Sejak jaman Nabi Muhammad yang mana telah menakhlukkan Mekkah, kemudian dijadikanlah Mekkah menjadi bagian dari Negara Islam, kemudian penakhlukkan Persia dan Romawi oleh Negara Khilafah Islam, kekalahan yang dialami tentara Tentara Salib, hingga peperangan yang dapat mengalahkan tentara tentara Tartarnya Jenghis Khan. Dari peristiwa kekalahan kekalahan yang dialami oleh bangsa bangsa penjajah, mereka sadar bahwa mereka tidak dapat mengalahkan umat Islam melalui jalan kekerasan. Mereka mencari tahu apa yang menyebabkan imperium Islam dapat kokoh selama berabad abad, apa yang membuatnya demikian.
-
Dan akhirnya mereka tahu bahwa selama umat Islam masih taat untuk mengemban Ideologi Islam, mereka tidak akan bisa benar benar mengalahkan umat Islam. Kemudian mereka mengubah strategi mereka, yakni dengan serangan pemikiran, dan politik pecah belah yang melibatkan penguasa negeri negeri Muslim.
-
Dalam serangan pemikiran, mereka menugaskan kaum orientalis, yakni kelompok yang disuruh negara penjajah untuk mempelajari Islam dengan tujuan untuk menikam ajaran Islam. Mereka juga berupaya mendirikan partai partai nasionalis yang bercokol di negeri negeri Muslim. Partai partai ini mendakwahkan perasaan kebangsaan yang sempit, nasionalisme, serta kefanatikan terhadap negeri tertentu. Hasilnya, partai partai ini berhasil memecah belah negeri negeri Muslim. Partai partai ini menenamkan kafanatikan sempit dalam pemikiran umat Islam. Justeru inilah faktor utama yang meruntuhkan Negara Khilafah Islam, institusi yang melindungi dan memuliakan umat Islam di seluruh penjuru dunia.
-
Para penjajah juga merancang kerjasama dengan penguasa negeri negeri Muslim untuk melakukan disintegrasi terhadap Negara Khilafah Islam. Hasilnya adalah seperti apa yang tercatat dalam sejarah, yakni pengkhianatan terhadap Negara Khilafah Islam. Inilah catatan pengkhianatan mereka;
-
[1] Rezim penguasa negeri negeri Teluk membiarkan tentara Amerika memasuki wilayah mereka dengan membangun pangkalan militer di Hijaz.
-
[2] Alih alih membela sikap rakyat Palestina yang menentang keberadaan Israel, Raja Yordania Abdullah malah menyerukan agar Pemerintah Persatuan Palestina yang baru harus mengakui Israel dan meninggalkan tindakan kekersan jika ingin diakui.
-
[3] Saudi Arabia mengeluarkan fatwa tentang bolehnya berdamai dengan Israel, yang secara tidak langsung merupakan pengakuan terhadap Israel.
-
[4] Beberapa negara Arab dan negeri negeri Islam lainnya secara terbuka atau diam diam berhubungan dengan Israel.
-[5] Dari sejarah diketahui, Raja Abdullah (Transjordan), Raja Farauk (Mesir), memiliki hubungan yang erat dengan Inggris dan Amerika Serikat.
-
[6] Ayah Raja Abdullah, Sharif Husein, sebelumnya telah bersekutu dengan Inggris untuk memerangi Negara Khilafah Islam. Kakaknya, Faisal, sebelumnya memiliki hubungan dengan pemimpin Zionis, Chaim Wiesman. Pembentukan negara Saudi Arabia tidak lepas dari campur tangan negara negara Barat, dalam hal ini Inggris. Kerjasama ini telah dilakukan oleh Dinasti Saud (Rezim Keluarga Saudi Arabia) dengan Inggris sekitar tahun 1782-1810. Pada saat itu, Inggris dibantu dinasti saud untuk memerangi Negara Khilafah Islam. Dengan bantuan Inggris, Dinasti Saud berhasil menguasai beberapa wilayah Damaskus. Kerjasama Dinasti Saud dengan Inggris ini semakin jelas saat keduanya melakukan perjanjian umum Inggris-Arab Saudi yang ditandatangani di Jeddah (20 Mei 1927). Dalam perjanjian itu, Inggris yang diwakili oleh Clyton, mempertegas pengakuan Inggris atas kemerdekaan lengkap dan mutlak Ibnu Saud, hubungan non agresi dan bersahabat, pengakuan Ibnu Saud atas kedudukan Inggris di Bahrain dan di Keemiran Teluk [George Lenczowky, Timur Tengah Ditengah Kancah Dunia]
-
[7] Pola pola yang hampir mirip, terjadi pada negara negara Arab yang lain.
-
[8] Pembentukan Negara Kuwait tidak lepas dari perjanjian Mubarak Al Sabah dengan Inggris pada tahun 1899. Dalam perjanjian itu dijelaskan bahwa Kuwait sebagai negara merdeka di bawah lindungan Inggris. Negara negara Arab lainnya juga menjadi rebutan pengaruh negara negara besar yang mempengaruhi independensi penguasa negara negara tersebut.
-
[9] Negara Mesir dibentuk setelah terjadinya kudeta militer terhadap Raja Farauk (yang dekat dengan Inggris) oleh Gamel Abdul Nasser (yang kemudian banyak dipengaruhi Amerika)
-
[10] Tak jauh beda dengan Libya. Libya dibentuk oleh Itali sebagai daerah koloninya pada tahun 1943. Setelah itu Libya menjadi rebutan negara negara Barat. Terakhir, Raja Idris yang dekat dengan AS dikudeta oleh Khadafi yang menamatkan pendidikannya di Inggris).
-
[11] Pengkhianatan negara negara Arab juga menjadi penyebab dirampasnya dengan mudah tanah tanah Palestina maupun negeri negeri Arab oleh Israel tanpa ada perlawanan yang berarti. Direkayasa pula berbagai perang dengan Israel dengan berbagai tujuan antara lain untuk menunjukkan kehirauan rezim Arab tersebut terhadap Palestina. Padahal kenyataan yang sebenarnya adalah pengkhianatan mereka terhadap Umat Islam. Sebenarnya tidak pernah terjadi perang yang habis habisan. Empat perang yang pernah terjadi-1948, 1956, 1967,1975-semuanya berakhir cepat dan dihentikan dengan intervensi internasional. Wilayah kaum Muslim pun diserahkan pada Israel dengan alasan kalah perang. Dalam perang tahun 1967, Raja Husein dari Yordania menyerahkan Tapi Barat kepada Israel tanpa berperang; Gamel Abdul Nasser menyerahkan Gurun Sinai dan Jalur Gaza; Hafedz Asad dari Suriah menyerahkan Dataran Tinggi Golan. Dari kekalahan perang yang direkayasa ini pun dibuat mitos bahwa Israel tidak pernah terkalahkan. Hal ini kemudian dijadikan legalisasi oleh rezim rezim arab untuk tidak berperang melawan Israel. Oleh sebab itu seolah olah perdamaian dengan Israel merupakan sesuatu yang tidak bisa ditolak. Padahal nyata nyata perdamaian dengan Israel itu justeru untuk mengokohkan keberadaan Israel.
-
Pengkhianatan ini juga terjadi di Indonesia, Suharto yang merupakan bonekanya Amerika, telah meninggalkan bekas bekas yang buruk bagi negeri dan umat Muslim ini. Suharto berdosa besar karena menghalang halangi kebangkitan Islam, menghalang halangi aspirasi umat Islam untuk menerapkan Syari’ah Islam secara kaffah. Suharto juga memiskinkan umat Islam secara sistematis dengan memberikan tambang emas kepada Freeport dan memberikan tambang gas alam kepada LNG, hasilnya, sumberdaya alam Indonesia dibawa lari ke Amerika sedangkan umat Islam menjadi miskin. Sungguh aneh bukan, negeri yang kaya akan sumberdaya alam tapi penduduknya miskin. Perbuatan Suharto ini dilanjutkan oleh presiden presiden setelahnya, yang tentu saja lebih mengokohkan penjajahan terhadap negeri Muslim ini. Jadi mereka (penguasa penguasa saat ini) tidak ada yang dapat dipercaya. Umat harus sadar bahwa penguasa penguasa mereka saat ini adalah pelindung musuh musuh Islam, bukan pelindung umat Islam. Penghalang bangkitnya politik Islam adalah apabila umat Islam masih percaya dengan penguasa penguasa mereka saat ini.
-
Pelindung umat Islam adalah Negara Khilafah Islam. Salah satu contohnya adalah pembelaan Khilafah Islam terhadap umat Islam meskipun berada jauh di negeri Aceh. Bernard Lewis menyebutkan bahwa pada tahun 1563 penguasa Muslim Aceh mengirim utusan ke Istambul untuk meminta bantuan melawan Portugis. Dikirimlah 19 kapal perang dan sejumlah kapal lainnya pengangkut persenjataan dan persediaan; sekalipun hanya satu atau dua kapal yang tiba di Aceh. Dan akhirnya berhasil mengusir Portugis dari Aceh.
-
Jadi umat Islam harus berjuang untuk mewujudkan Negara Khilafah Islam yang mana akan menyatukan, melindungi, dan memuliakan umat Islam di seluruh penjuru dunia. Jika tidak mau mewujudkan Khilafah, mau kemana lagi umat Islam ? masih mau percaya dengan penguasa penguasa mereka saat ini ?
-
***********

Selasa, 24 Maret 2009

ISRAEL PASTI KALAH


Israel, negara teokrasi Yahudi yang selalu membuat kerusakan di muka bumi. Sebenarnya rencana untuk mendirikan negara Yahudi telah lama sejak akhir abad 18. rencana itu di buat oleh para pemikir pemikir yahudi, antara lain Theodore Herzl, Yahuda al-Kalai, Izvi Hirsch, dan mungkin beberapa pemikir Yahudi lainnya. Meskipun Israel telah berusaha untuk membuktikan kepemilikan Israel atas Palestina, namun itu cuma omong kosong dan tidak bisa dibuktikan. Dalam Al Qur’an, Bibel dan bukti bukti arkeologis telah dijelaskan, bahwa penduduk asli Palestina adalah bangsa Kana’an. Muslim Palestina saat ini adalah pemilik sah tanah Palestina, karena mereka adalah keturunan bangsa Kana’an. Adalah Yahuda al-Kalai (1798-1878), tokoh Yahudi pertama yang melemparkan gagasan untuk mendirikan sebuah negara yahudi di Palestina. Gagasan itu didukung oleh Izvi Hirsch Kalischer (1795-1874) melalui bukunya yang ditulis dalam bahasa Ibrani ‘Derishat Zion’ (1826), berisi studi tentang kemungkinan mendirikan sebuah negara Yahudi di Palestina.
-
Kitab Talmud
Bagi orang Yahudi, mereka lebih suka membaca kitab Talmud dari pada membaca Taurat. Mereka memiliki kayakinan jika ingin memahami Taurat, harus mempelajari Talmud terlebih dahulu. Bagi mereka kitab Talmud lebih suci daripada kitab Taurat. Berikut ini beberapa terjemahan dari kitab Talmud;
-
Moed Kattan 17a, "Bilamana seorang Yahudi tergoda untuk melakukan sesuatu kejahatan, maka hendaklah ia pergi ke suatu kota dimana ia tidak dikenal orang, dan lakukanlah kejahatan itu disana”
-
Sanhedrin 57a, "Jika seorang Yahudi membunuh seorang Cuthea (kafir), tidak ada hukuman mati, Apa yang sudah dicuri oleh seorang Yahudi boleh dimilikinya".
-
Yebamoth 98a, "Semua anak keturunan orang kafir tergolong sama dengan binatang".
-
Israel Kaum yang Buruk
Israel, sampai saat ini terus melakukan teror terhadap umat Islam. Mereka merebut tanah umat Islam sedikit demi sedikit. Mereka melakukannya dengan menghalalkan segala cara baik dengan cara teror, tekanan internasional, maupun lobi keuangan. Mereka memanfaatkan lemahnya Negara Khilafah Islam pada awal abad 20. Lemahnya Negara Khilafah Islam ini lebih disebabkan karena upaya disintegrasi yang dilakukan oleh penguasa negari negari Muslim. Hal ini membuat Yahudi lebih leluasa untuk melakukan kejahatan terhadap umat Islam.
-
Setelah Deklarasi Balfour pada 2 Nopember 1917 gerakan Zionisme mulai mendorong migrasi kaum Yahudi ke Palestina. Sesuai keputusan Konperensi Zionisme Intemasional ke-1 di Bazel pada 1897 gerakan migrasi dan penguasaan tanah Palestina dilakukan dengan cara-cara, :1. Pembelian tanah orang Arab-Palestina secara besar-besaran untuk membangun pemukiman Yahudi. Dana untuk pembelian tanah dari orang Arab-Palestina cukup besar, tetapi temyata animo orang Yahudi untuk bermigrasi ke Palestina sangat rendah. Untuk memaksa orang Yahudi bermigrasi, kaum Zionis terpaksa melakukan tindakan kedua, yaitu
2. Melakukan teror-gelap terhadap orang-orang Yahudi sendiri di Eropa, untuk memaksa mereka mau berexodus ke Palestina
3. Selain itu kaum Zionis juga melakukan embargo terhadap pemukiman Arab-Palestina dengan menutup jalur suplai kebutuhan sehari-hari dan kadangkala dengan cara-cara intimidasi, sehingga mereka jatuh miskin dan terpaksa atau dipaksa menjual tanah atau berpindah tempat meninggalkan kampung halaman mereka
4. Di samping itu gerombolan-gerombolan teroris Zionis seperti Haganah, Stern Gang Bachnach, Irgun Levi L'ummi, dan sebagainya, secara terus-menerus melakukan teror dan pembunuhan gelap terhadap orang Arab Palestina untuk memaksa mereka meninggalkan tanah dan tempat tinggalnya. Tindakan itu dilakukan sejak tahun 1920 sampai dengan sekarang; dan yang terakhir
5. Membangun kepemimpinan orang Yahudi di Palestina di bidang ekonomi dan politik.
-
Kejahatan kejahatan Israel sungguh persis seperti yang digambarkan dalam Al Qur’an;
“Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: "Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar". Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana. Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar. Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.” (TQS al Isra 4-7).

Sabtu, 21 Maret 2009

BALASLAH GODAAN MANUSIA DENGAN DAKWAH


Suatu saat di siang hari, saya berada di rumah. Diruang tamu, saya bertiga dengan saudara saudara saya, Fulan dan Fulanah. Kita sedang duduk duduk di kursi kursi raung tamu.
Fulanah bertanya; “Fer, kamu mau bekerja di perpajakan?”
Saya jawab; “Tidak.”
“Di bank?”
Saya jawab; “Tidak.”
Kemudian Fulan dan Fulanah tertawa.
Si Fulan sambil tertawa mengatakan; ”Masih muda kok milih milih...”
Saya jawab;”Rejeki itu sudah ada yang ngatur.”
-
Tidak lama kemudian saya melihat wajah si Fulan mrengut karena penghasilannya terancam kena pajak sebesar 20%. Segera si Fulan dan isterinya, Fulanah mengurus masalah pajak penghasilannya di instansi perpajakan. Tapi saya heran, sebelum berangkat, kok Fulanah sempat sempatnya bilang;
“Makanya kerja di pajak, enak, yang ndaftar jadi pegawainya banyak..”
Saya jawab; “Cari rejeki harus yang halal, masalah jumlah baru pikirkan kemudian.”
-
Saya berharap, apa yang terjadi pada Fulan, dapat membuat mereka sadar dengan kejahatan sistem perpajakan saat ini. Namun, saya heran bagaimana mungkin Fulanah mengatakan hal itu. Dia menganjurkan saya untuk bekerja di perpajakan sementara pada saat yang sama, penghasilan suaminya sedang terancam oleh sistem perpajakan yang ada.
-
Menjelang sore Fulan dan Fulanah sudah kembali. Namun saya melihat Fulan begitu seriusnya ngurus masalah pajak penghasilannya. Fulan menyiapkan berkas berkas perpajakannya dengan serius. Tak lama kemudian datang tamu, saudari saya, Fulinah. Fulanah menerima kedatangan Fulinah di rumah belakang dan mereka berbincang bincang. Saya datang dan ikut berada di tengah tengah mereka. Seperti yang saya duga, Fulanah memulainya lagi dengan mengatakan;
“Ferry katanya ga’ mau kerja di pajak, di bank juga ga’ mau. Tapi kalo di Bank Syari’ah mau.”
Si tamu, Fulinah bertanya; “Lho.. Feri dapat penggilan kerja di perpajakan ta?
“Ngga’.” Jawab Fulanah.
”Lhoo..Fer..kalo aku dapat penggilan kerja di perpajakan, ya ta’ ambil.” sahut Fulinah.
Kemudian saya jelaskan kenapa saya tidak mau bekerja di perpajakan. Saya menjelaskan bahwa kerja di perpajakan adalah perbuatan jahat dan haram. Memang pada saat itu terjadi selisih pendapat antara saya dan Fulinah. Sementara Fulanah menonton sambil tertawa tawa.
-
Memang saya sadar, sangat mungkin suatu saat saya akan diuji tentang kekonsistenan saya dengan apa yang saya katakan saat itu. Pada saat diuji akan ada dua jalan, ke kiri (buruk) atau kekanan (baik). Dan sangat mungkin pada saat saya menghadapi ujian itu, akan muncul setan setan berwujud manusia yang akan menarik saya ke kiri, dengan menjanjikan kalo kekiri itu lebih banyak alternatif, mudah, dan dapat menghasilkan dalam jumlah yang besar. Pada saat di uji ini, seseorang ingin mengambil jalan ke kanan atau kekiri, tergantung dari kekuatannya akan keyakinan atas janji Allah.
-
Untuk menghadapi setan setan berwujud manusia, ada tiga alternatif:
[1] Mengikuti ajakan mereka,
[2] Tidak mengikuti ajakan mereka dan diam saja terhadap godaan mereka, atau
[3] Tidak mengikuti ajakan mereka sekaligus berdakwah kepada mereka agar mereka mengikuti kita.
-
Sebagai seorang Muslim, berdakwah merupakan konsekwensi dari keimanan kita. Jika kita melihat kemungkaran, maka kita harus mengubahnya sesuai dengan kapasitas kita. Jika kita punya kekuasaan di pemerintahan, kita wajib mengubah kemaksiatan itu dengan menerapkan Hukum Islam. Jika kita tidak mempunyainya kita wajib mengubahnya dengan lisan. Jika tidak mampu kita harus mengubahnya dengan hati, itulah selemah lemahnya iman. Jika melihat kemungkaran di masyarakat dakwahkan saja Islam secara lurus, artinya tidak ditambah dan tidak dikurangi.
” Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” [TQS An-Nahl 16 : 125]

Kamis, 19 Maret 2009

BANGKITKAN DUNIA ISLAM, HENTIKAN KEJAHATAN AMERIKA


Amerika selalu bertindak seweang wenang terhadap masyarakat dunia. Selalu rakus untuk menjajah baik dengan cara kekerasan maupun dengan cara yang lembut. Dunia Islam menjadi sasaran perabutan oleh negara negara imperialis. Sumber daya alamnya dirampok, penduduknya dihinakan, dimiskinkan, diperkosa, dan di bunuh. Banyak negeri yang tidak aman dari teror Amerika, bagaimana tidak, amerika mempunyai militer, ekonomi, dan politik yang dominan. Lihatlah bagaimana Amerika memberikan dukungan yang membabibuta terhadap Israel. Mereka memasok senjata kepada Israel yang kemudian digunakan untuk membunuh ribuan umat Islam.
-
Di sisi lain Amerika peduli dengan citra negaranya. Meskipun jahat, Amerika tetap ingin mendapatkan simpatik dari umat islam. Caranya adalah dengan mengopinikan Amerika sebagai negara pelopor HAM, demokrasi, dan kebebasan. Opini itu disebarluaskan ke Dunia Islam dengan bantuan media massa, baik koran dan televisi. Gencarnya opini ini mempengaruhi opini umat Islam tentang Amerika, tapi ini tidak berlaku bagi mereka yang imannya kuat dan punya kesadaran ideologis.
-
Lalu, apakah hegemoni Amerika Serikat dapat dihentikan ? tentu saja bisa. Karena memang itulah yang dijanjikan Allah. Nabi Muhammad bersabda; (yang artinya)
”Akan ada fase kenabian ditengah tengah kalian. Dengan kehendak Allah ia akan tetap ada, kemudian Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada fase Khilafah berdasarkan metode kenabian. Dengan kehendak Allah ia akan tetap ada, kemudian Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada fase penguasa yang zalim, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Lalu akan ada fase penguasa diktator, ia akan tetap ada, kemudia Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Setelah itu, akan datang kembali Khilafah ala minhajin Nubuwah” kemudian Baginda S.a.w diam. [HR Ahmad]
-
Lalu dengan apa menghentikannya ? tentu saja dengan membangkitkan Dunia Islam. Nabi Muhammad bersabda; (yang artinya)
”Sesungguhnya Allah membuka rahasia bumi, saya melihat ujung timur bumi dan ujung barat bumi. Dan kekuasaan umatku akan sampai pada yang diperlihatkan kepadaku itu.” [Imam Muslim dari Tsauban]
-
Ada tiga pilar yang mengokohkan hegemoni Amerika, yakni; politik, ekonomi, dan militer.
-
Politik Amerika
Anthoni Lake menggariskan 7 aspek kepentingan nasional Amerika pasca perang dingin yaitu [1] Mempertahankan Amerika Serikat, warga negaranya di dalam dan luar negeri, serta para sekutunya dari bentuk serangan langsung. [2] Mencegah timbulnya agresi yang dapat mengganggu perdamaian internasional [3] Mempertahankan kepentingan ekoomi Amerika Serikat; [4] Menyebarluaskan nilai nilai Demokrasi [5] Mencegah proliferasi senjata nuklir; [6]Menjaga rasa percaya dunia internasional terhadap Amerika Serikat; [7] memerangi kemiskinan, kelaparan dan pelanggarab terhadap HAM. (lake, 1995)
-
Ekonomi Amerika
Amerika serikat sebagai sebuah negara Kapitalis yang maju mendasarkan sistem Kapitalisnya pada Market Economy. Politik ekonomi Amerika dibangun berdasarkan premis, bahwa tujuan utama aktivitas ekonomi adalah untuk menguntungkan konsumen serta memaksimalkan penciptaan kesejahteraan, sementara distribusi kesejahteraan merupakan tujuan berikutnya. Karena itu, ekonomi Amerika menggunakan pendekatan model Neoklasik, yakni Ekonomi Pasar yang kompetitif. Dengan model ini, individu diharapkan dapat memaksimalkan kepentingan pribadi mereka dalam mencapai kesejahteraan. Dengan memaksimalkan kepentingan pribadi mereka, dan korporasi bisnis diharapkan memaksimalkan pencapaian keuntungan (Gilpin, 1987; 150-151)
-
Salah satu yang mempengaruhi perekonomiam dunia adalah matauang Dolar Amerika. Negara negara di dunia menggunakan Dolar sebagai tolok ukur mata uang negaranya. Ada juga negara negara yang menjadikan Dolar Amerika sebagai mata uangnya.
-
Dengan perekonomian yang kuat, Amerika Serikat mengalokasikan dana sebesar $399.1 miliar untuk anggaran militernya. [www.abacci.com/wilkipedia/default/aspx]
-
Militer Amerika
Postur militer Amerika Serikat menggambarkan sebuah Negara Ideologis. Dalam U.S.Army’s 2007 Posture Statement, digambarkan bahwa Amerika memiliki hampir 600.000 tentara aktif A. Lebih dari 40% tersebar di 76 negara dunia. Sekitar 102.000 tentara di antaranya ada di Iraq, 8000 tentara di Kuwait, 18000 tentara di Afghanistan.
-
Dari segi peralatan perang, Amerika Serikat sampai tahun 2005 memiliki kurang lebih 150 rudal balistik dengan total sekitar 1100 huku ledak aktif (warhead) dan 45 hulu ledak cadangan; dengan jarak jangkauan antara 9.600 km hingga 13.000 km. Amerika juga memiliki kurang lebih 328 rudal balistik yang dapat diluncurkan dari kapal selam atau kapal perang dengan total sekitar 3014 hulu ledak aktif dan 170 hulu ledak cadangan dengan jarak jangkau 7400 km hingga 12.000km.
-
Selain itu menurut laporan tahun 2003, Amerika merupakan penjual utama persenjataan (US$ 12,1miliar) di tingkat internasional, disusul Inggris (US$ 6,1miliar), Rusia (US$ 3,7 miliar) (http://www.kompas.com/kompas-cetak/0505/28/opini/1777489.htm)
-
Potensi Umat Islam
Amerika adalah negara ideologis. Negara ideologis harus dikalahkan dengan negara ideologis. Negara tandingan itu bukan Negara Sosialsme, karena meskipun Uni Soviet pernah menandingi Amerika, namun pada akhirnya runtuh.
-
Harapan untuk mengalahkan Amerika saat ini ada pada Dunia Islam, karena Dunia Islamlah yang memiliki segala potensi untuk mengalahkan Amerika.
-
[1] Islam punya ideologi yang dapat menandingi ideologi Kapitalisme nya Amerika. Hal inilah yang dikhawatirkan Samuel Hutington;
”Problem mendasar bagi Barat bukanlah Fundamentalisme Islam, tetapi Islam sebagai sebuah peradaban yang penduduknya meyakini ketinggian kebudayaan mereka dan dihantui oleh rendahnya kekuatan mereka.” [The Clash of Civilitation and the Remaking of World Order]
-
[2] Potensi geografis. Kaum Muslim secara geografis menempati posisi yang strategis jalur laut dunia. Mereka mengendalikan Selat Gibraltal di Mediterania Barat, Terusan Suez di Mediterania Timur, Selat Babul Mandab yang memiliki teluk teluk kecil di Laut Merah, Selat Bardanella dan Bosphorus yang menghubungkan jalur Laut Hitam ke Mediterania, serta Selat Hormuz di Teluk. Selat Malaka merupakan lokasi strategis di Timur Jauh. Dengan menempati posisi strategis ini, kebutuhan masyarakat internasional akan wilayah kaum Muslim pastilah tinggi mengingat mereka harus melewati jalur laut strategis tersebut.
-
[3] Potensi SDA. Negeri negeri Muslim dianugerahi Allah swt dengan sumberdaya alam yang melimpah. Tanah tanahnya subur dan banyak mengandung bahan mentah. Dunia Islam mengendalikan cadangan minyak dunia (60%), boron (40%), fosfat (50%), perlite (60%), strontium (27%) dan timah (22%). Dari bermacam sumber daya alam, minyak memiliki kekuatan politik, hal ini pernah dibuktikan dalam embargo minyak oleh negeri negeri Arab dalam embargo minyak tahun 1973-1974 terhadap negara negara Barat. Embargo itu mampu menimbulkan keguncangan ekonomi Amerika Serikat dan Eropa pada saat itu.
-
[4] Potensi jumlah penduduk. Jika umat Islam bersatu dalam Negara Khilafah Islam, tentu jumlah penduduknya besar. Pada saat ini saja populasi umat Islam sebesar 1 miliar atau 20% populasi dunia.
-
[5] Potensi militer. Saat ini teknologi militer Dunia Islam mengalami kemunduran. Namun Dunia Islam memiliki tentara yang cukup banyak. Populasi umat Islam cukup banyak. Seandainya direkrut 1% saja dari keseluruhan populasi umat Islam, maka akan didapatkan 10 juta tentara.
-
Itulah peta kekuatan Dunia Islam. Umat Islam selain memiliki Islam sebagai ideologi, juga memiliki faktor faktor peninjang. Selanjutnya yang dibutuhkan untuk memaksimalkan potensi potensi ini adalah kesatuan politik. Kesatuan politik ini bisa diwujudkan apabila umat Islam memiliki Negara Khilafah Islam. Khilafah Islam akan menyatukan negeri negeri Muslim yang dulu dan yang sekarang serta akan menjadikannya sebagai negara adidaya.
“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” [TQS an nur ayat 55]

Minggu, 15 Maret 2009

PILIHLAH GOLPUT


Kalo bicara soal golput, apa sih golput itu ? ya pastilah golput itu golongan putih. Lha..kalo ada golongan putih, berarti ada golongan hitam. Golongan putih itu baik, golongan hitam itu jahat ??!!? gitu ya..??!

Dalam konteks pemilu, golput adalah kelompok orang yang tidak mau berpartisipasi dalam pesta Demokrasi untuk memilih pemimpin. Sebagian orang menganggap kelompok golput ini adalah kelompok apolitik, padahal belum tentu demikian. Ada orang orang golput yang justeru dia mempunyai sikap politik. Maksudnya begini, seorang ini adalah pengemban ideologi Islam, sedangkan negeri tempat dia tinggal, menerapkan sistem yang bertolak belakang dengan ideologi Islam, yakni Demokrasi Sekular. Sebagai pengemban ideologi Islam, tentu ia tidak mau terlibat dalam memberikan dukungan pada calon pemimpin yang mengokohkan sistem Sekuler ini.

Ada juga mereka yang memilih golput karena sudah muak dengan janji janji politik, yang tidak mengubah nasib mereka menjadi lebih baik. Coba anda pikir dengan memilih partai dan calon legislatif, gubernur, bahkan presiden sekalipun, apa yang Anda dapatkan ? apakah dengan mencoblos partai tertentu Anda akan jadi kaya ? Justeru yang jadi kaya adalah mereka yang Anda pilih/coblos. Jadi mereka itu tidak peduli dengan nasib Anda, lalu kenapa Anda mau memilih mereka?

Dalam teori demokrasi, suara rakyat adalah suara Tuhan. Artinya rakyat yang berhak membuat hukum, mengangkat dan memberhentikan kepala negara. Jadi, maksudnya rakyatlah yang berkuasa menentukan segala kebijakan politik. Namun, dalam praktiknya tidak demikian. Sistem Demokrasi, melahirkan diktator baru, yakni para pemilik modal. Sudah bukan rahasia lagi, pemilihan kepala negara di negara Demokrasi hanya mereka yang didukung modal besar yang dapat mencalonkan diri sebagai kepala negara. Faktor modal dapat menentukan menang tidaknya seseorang untuk mendapatkan jabatan kepala negara. Jadi, sesungguhnya suara rakyat hanya legitimasi belaka.

Beberapa waktu lalu di Jawa Timur, Pakde Karwo dan Khofifah bertarung memperebutkan jabatan Kepala Daerah. Sesungguhnya pertarungan Pakde Karwo melawan Khofifah adalah representasi dari pertarungan antara pengusaha Surabaya melawan pengusaha Jakarta. Pakde Karwo di back up oleh pengusaha Surabaya, sedangkan Khofifah di back up oleh pengusaha Jakarta. “Pasangan Cagub Cawagub Soekarwo-Saifullah Yusuf telah menghabiskan dana kampanye Rp 1,3 triliun (Kompas, 6/7/2008). Para pengusaha mau memberikan dananya untuk mendukung para Calon Gubernur dengan tujuan mendapat keuntungan jangka panjang (investasi politik). Jadi pertarungan Pakde Karwo melawan Khofifah bukanlah pilkada yang demokratis, tapi itu adalah pertarungan antar para pemilik modal.

Jika kita lihat pada pilkada beberapa waktu lalu, pemenang pilkada di setiap daerah adalah golput. Pilkada Jawa Barat misalnya; hanya diikuti 65 % rakyat. Ini berarti angka golput sebesar 35 %, mengalahkan pasangan pemenang Pilgub Jabar yang 26 %. Menurut Lembaga Survei Indonesia, jumlah golput pada pilgub Sumatera Utara sekitar 41 %. Pada Pilgub DKI Jakarta jumlah golput 39,2 %. Padahal gubernur terpilih Fauzi Bowo, mendapatkan suara hanya 35,1 %. Untuk Pilgub Jawa Tengah angka golput mendekati 50 %. Ditempat lain, angka golput juga cukup tinggi; Kalsel (40%), Sumbar (37%), Jambi (34%), Banten (40%), Dan Kepri (46%). Ada 2 faktor yang mempengaruhi tingginya angka golput.
1.Rakyat sudah jenuh dengan pemilu yang ada karena dari sekian banyak pemilu tidak ada yang dapat memperbaiki nasib mereka.
2.Karena mempunyai sikap ideologis. Tidak mau terlibat / mendukung sistem Demokrasi-Kapitalisme yang memeng bertentangan dengan ajaran Islam serta terbukti membuat ketidak stabilan politik di negeri negeri Muslim termasuk Indonesia. Sikap ideologis inilah yang seharusnya dimiliki oleh setiap Muslim.

Kita perlu memperhatikan teori yang dilontarkan Huntington mengenai Demokrasi. Dia mengatakan bahwa dalam upaya mencapai demokrasi, diperlukan prasyarat yang selalu melekat pada dirinya yaitu;
1.Diperlukan suatu kemakmuran ekonomi dan diharuskannya sebuah persamaan yang tinggi.
2.Struktur sosial yang kondusif.
3.Lingkungan luar yang terus mempengaruhi terjadinya demokratisasi.
4.Budaya yang mendukung.

Dari teori diatas, dapat diketahui bahwa kesejahteraan tidak membutuhkan demokrasi, justeru demokrasi yang membutuhkan kesejahteraan. Jadi, salah jika kita mengharapkan kesejahteraan dari demokrasi. Hasil penelitian LIPI: Ongkos pemilu langsung di Indonesia selama lima tahun tidak kurang dari Rp 400 triliun (Syafii Maarif, ”Resonansi”, Republika / 12/ 2008). Eep Saefullah Fatah mengatakan; ”Dalam kurun tiga tahun, Indonesia telah melaksanakan 320 kali Pilkada (tiga hari sekali) (Kompas, 24/6/2008). ”Demokrasi memang rumit, boros biaya, sarat konflik, dan sering melahirkan para pemimpin yang korup” (Al Islam, Edisi 411/ Tahun XV). Kondisi yang memprihatinkan, bisa bisa suatu saat nanti Indonesia hancur oleh demokrasi.

Haram Memilih Pemimpin yang Mengokohkan Sistem Demokrasi
Memilih pemimpin memang wajib jika ada tiga orang atau lebih yang memiliki urusan yang sama, tentu saja urusan yang di benarkan Allah. Nabi Muhammad bersabda; (yang artinya)
”Jika ada tiga orang bepergian, hendaklah mereka mengangkat salah seorang diantara mereka menjadi pemimpinnya.” [HR Abu dawud dari abu hurairah]

Dalam hal ini, kewajiban memilih pemimpin adalah jika memiliki urusan yang sama dan terdiri dari tiga orang atau lebih. Dalam hadits ini urausan yang sama yaitu bepergian. Bepergian, hukum asalnya adalah mubah (boleh). Jika terhadap hal yang mubah saja wajib memilih pemimpin, apalagi dalam urusan yang wajib.

Kepala negara atau kepala daerah adalah orang yang menangani urusan pemerintahan dan menerapkan hukum ditengah masyarakat. Dalam konteks ini Al Qur’an menegaskan; (yang artinya)
” Hai orang-orang yang beriman, ta'atilah Allah dan ta'atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.” [TQS an nisaa’ 4 : 59]

Disini ada kewajiban untuk mentaati ulil amri, yaitu orang yang diberi mandat untuk memerintah rakyat. Tapi ini tidak berlaku untuk semua ulil amri. Ulil amri yang dimaksud Al Qur’an adalah ulil amri di antara kamu, yakni umat Islam. Tidak juga untuk ulil amri yang tidak mejalankan hukum hukum Allah, meskipun itu dari kalangan umat Islam. Nabi Muhammad saw menyatakan;
”Tidak ada ketaatan pada makhluk dalam kemaksiatan kepada Allah.”

Jika ada pendapat yang menyatakan, wajib memilih pemimpin yang buruk diantara yang terburuk, dalam hal ini ada dua konteks. Konteks pertama, buruk personnya (maksudnya tidak memenuhi syarat). Konteks kedua, buruk sistemnya. Jika syarat syarat dalam konteks pertama sudah dipenuhi seperti laki laki, muslim, berakal, baligh, adil, merdeka dan mampu telah terpenuhi. Sekalipun syarat syarat seorang pemimpin telah terpenuhi, namun dia tidak memerintah dengan sistem yang baik yakni Syari’ah Islam, maka statusnya adalah salah satu diantara tiga: kafir, fasik, zalim.
” Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” [TQS Al Maidah 5 : 44]

” Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.” [TQS Al Maidah 5 : 45]

” Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik .” [TQS Al Maidah 5 : 47]

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, mengangkat pemimpin yang tidak memenuhi syarat, maka pengangkatannya tidak sah dan haram. Begitu juga mengangkat pemimpin yang mengokohkan sistem Demokrasi-Sekuler hukumnya juga haram.

Memilih pemimpin yang buruk untuk menjalankan sistem yang buruk (Demokrasi) atau memilih pemimpin yang baik untuk menjalankan sistem yang buruk, keduanya adalah haram. Namun ini bukan satu satunya pilihan. Masih ada pilihan yang lain, yakni berjuang mewujudkan pemimpin yang baik dan sistem yang baik (Syari’ah). Jadi, sebagai seorang Muslim, kita wajib berjuang mewujudkan pemimpin yang baik beserta sistem yang baik (Syari’ah Islam).

TAKUT DENGAN NEGARA ISLAM, BUAT APA ?


Umat Islam saat ini, bagaikan ikan laut yang hidup di air tawar. Mengapa? Karena umat Islam hidup di negara yang bukan negaranya. Umat Islam hidup di habitat yang bukan habitatnya. Bagai mana tidak? Ketika umat Islam menginginkan penerapan Syari’ah, malah dibungkam. Ketika umat Islam berpuasa, kemaksiatan dilegalisasi. Umat Islam butuh habitat yang sesuai dengan umat ini, habitat ini haruslah habitat yang Islami, dimana Syari’ah Islam diterapkan secara menyeluruh, serta adanya jaminan keamanan, kesejahteraan, dan penjagaan akidah. Untuk mewujudkan itu, umat Islam membutuhkan negara yang mengemban ideologi Islam.
Untuk menerapkan ideologi Komunis-Sosialisme, membutuhkan negara Sosialis. Untuk menerapkan ideologi Sekular-Kapitalisme, membutuhkan negara Kapitalis. Demikian juga, untuk menerapkan ideologi Islam pun butuh negara yang mengemban ideologi Islam. Negara itu adalah Negara Khilafah Islam.

Untuk mencegah munculnya Negara Islam, maka musuh musuh Islam membuat opini negatif tentang Negara Islam. Beraneka ragam opini negatif mulai dari tuduhan bahwa Khilafah adalah negara totaliter, khayali, membuat wanita terbelakang dan tuduhan negatif lainnya. Berkaitan dengan hal ini, saya ingin memberitahukan kabar dari Nabi Muhammad ;
”Akan ada fase kenabian ditengah tengah kalian. Dengan kehendak Allah ia akan tetap ada, kemudian Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada fase Khilafah berdasarkan metode kenabian. Dengan kehendak Allah ia akan tetap ada, kemudian Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada fase penguasa yang zalim, ia akan tetap ada, kemudian Dia akan mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Lalu akan ada fase penguasa diktator, ia akan tetap ada, kemudia Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Setelah itu, akan datang kembali Khilafah ala minhajin Nubuwah” kemudian Baginda S.a.w diam. [HR Ahmad]

Mengapa Takut?
Jika umat Islam takut dengan Negara Islam, itu adalah sesuatu yang tidak beralasan, sebab Negara Khilafah Islam melindungi umat Islam meski berada di negeri yang jauh.
Jika kaum Non Muslim takut dengan Negara Islam, itu pun sesuatu yang aneh karena sejak awal, Negara Islam adalah negara yang bersahabat. Dalam sebuah riwayat sejarah diceritakan;

Dalam satu pertempuran, Saladdin berhadap-hadapan dengan King Richard I dari Inggris di medan perang Arsuf tahun 1191. Di luar perkiraan kedua pasukan, Saladin dan King Richard I saling berjabat tangan dan menghormat satu sama lain. Bahkan saat tahu pimpinan pasukan musuhnya itu sakit, Saladin menawarkan bantuan seorang dokter terbaik yang dimiliki Damaskus. Begitu juga saat tahu Richard kehilangan kuda tunggangannya, ia memberikan dua ekor sebagai gantinya. Di medan itu, keduanya sepakat berdamai. Bahkan adik Richard dinikahkan dengan saudara Saladin.

Tak lama setelah kepergian Richard, Saladin wafat pada tahun 1193 di Damaskus. Saat kotak penyimpanan harta Saladin dibuka, ahli warisnya tidak menemukan cukup uang untuk membiayai pemakamanannya: ia selalu mendermakan hartanya kepada kaum yang membutuhkan. Kini makamnya menjadi salah satu tempat tujuan wisata utama di Suriah.
Nama Saladin harum di seantero dunia hingga kini. Bukan hanya kalangan Muslim, kalangan non-Muslim juga sangat menghormatinya. Satu yang dicatat dalam buku-buku sejarah: ketika pasukan Salib menyembelih semua Muslimin yang ditemui saat mereka menaklukkan Jerusalem, Saladin memberikan amnesti dan kebebasan bagi kaum Katolik Roma begitu ia menaklukkan Jerusalem.

Sejarah pun mencatat, pada abad ke 18 Negara Khilafah Islam pernah mengirimkan bantuan pangan kepada Amerika pasca perang melawan Inggris. Negara Khilafah Islam juga mengirimkan bantuan uang dan pangan untuk penduduk Irlandia yang terkena bencana kelaparan besar yang menewaskan lebih dari 1juta orang. Apa yang dilakukan Negara Khilafah Islam pada masa lalu justeru bertolak belakang dengan apa yang dilakukan oleh Amerika pada saat ini. Amerika membunuh jutaan kaum Muslimin di Iraq dan Afghanistan.

Sabtu, 14 Maret 2009

WANITA MUSLIMAH HARUS PUNYA KESADARAN POLITIK


Dalam Islam, perempuan mempunyai kedudukan mulia. Islam melakukan penjagaan terhadap wanita telah dilakukan selama berabad abad jauh sebelum PBB mendeklarasilkan HAM.
“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” [AN NISAA’ 4 : 32]

Nabi Muhammad saw melakukan penjagaan yang nyata terhadap wanita. Ketika di Madinah ada seorang Muslimah yang dilecehkan oleh kaum Yahudi, ketika berita itu sampai pada Nabi Muhammad saw, kemudian Nabi Muhammad mengepung kaum Yahudi tersebut dan memberikan tindakan hukuman.

Ajaran Islam membuat wanita menjadi dihargai dan dihormati. Apabila ada suatu kaum berani melecehkan wanita Muslim, maka penguasa Islam akan melakukan tindakan yang dapat menimbulkan efek jera. Sejarah mencatat, disuatu negeri yang dikuasai Romawi pada saat itu terjadi pelecehan seksual terhadap seorang Muslimah. Kemudian wanita ini mengatakan wahai Al Mu’tasim wahai Al Mu’tasim dimanakah engkau. Ketika berita itu sampai pada Khalifah Al Mu’tasim, kemudian Khalifah mengirimkan pasukan Jihad fi Sabilillah untuk membela kehormatan seorang wanita Muslim.

Seorang wanita Muslimah diwajibkan untuk mencari ilmu. Jika wanita Muslimah pintar, selanjutnya seorang wanita diharapkan memiliki kesadaran poltik. Aktifitas politik bagi seorang wanita bukan untuk meraih kedudukan sebagai kepala negara, karena hal itu diharamkan Allah SWT. Aktifitas politik seorang wanita bisa berupa memberikan pendidikan politik pada anak anaknya. Dalam hal ini seorang wanita Muslimah harus memperkenalkan Islam kepada anak anak nya. Harus menceritakan bahwa dahulu umat Islam mempunyai Negara Khilafah Islam yang kekuasaannya dari Spanyol hingga Indonesia. Harus diceritakan pula bahwa selama berabad abad, Umat Islam mempunyai ratusan Khalifah, ada yang berasal dari dinasti Umayah, Abbasiyah, dan juga Utsmaniyah. Wanita yang baik juga harus memperkenalkan musuh musuh Islam kepada anak anaknya antara lain Israel, Amerika, Cina, India, dan Eropa. Sehingga nantinya anak anak anda diharapkan menjadi seorang pejuang Syari’ah dan ditangan merekalah Negara Khilafah Islam dapat dikembalikan di bumi Allah SWT.

Aktifitas politik seorang Muslimah juga dapat berupa nasehat bagi penguasa. Artinya, wanita Muslimah harus memberikan nasehat kepada penguasa untuk menerapkan hukum hukum Allah SWT serta menjaga agar tidak timbul fitnah dikalangan umat Islam. Inilah yang pernah dilakukan oleh A’isyah (janda Nabi Muhammad).

Dalam sebuah riwayat diceritakan;
Setelah Rasulullah wafat, A’isyah beraktifitas ditengah tengah kehidupan kaum Muslimin. Ia aktif berdakwah dan berperan memegang aktifitas sebagai perawi hadits, juga memberikan jawaban atas permasalahan kaum wanita. Memberi pula penjelasan tentang ilmu agama. Salah satu contohnya adalah menasehati Khalifah Umar bin Khattab. Ketika Umar ditusuk oleh seorang Ajami hingga kondisinya parah, Umar mengutus Abdullah (anaknya) untuk datang kepada A’isyah. Maksud Umar adalah meminta izin dikuburkan dekat makam Rasulullah dan Abu Bakar. Sebab tempat tersebut telah disediakan untuk dirinya sendiri.

Abdullah pun segera berangkat memenuhi perintah ayahnya. Jawaban A’isyah;
“Yaa Abdullah ibnu Umar, sampaikan pada ayahmu, janganlah meninggalkan umat dalam keadaan vakum tanpa pemimpin. Tunjuklah seorang pengganti untuk memegang jabatan Khalifah sesudahnya. Sekali kali janganlah ayahmu meninggalkan umat Muhammad begitu saja, saya takut terjadi fitnah ditengah tengah masyarakat.”

Kecerdikan A’isyah mengantisipasi keadaan, sangatlah jarang dimiliki orang lain. Abdullah segera menyampaikan kata kata A’isyah itu kepada ayahnya. Kemudian Umar berkata;
”Siapakah gerangan yang harus saya tunjuk dan angkat sebagai penggantiku? Karena Abu Ubaidillah bin Jarrah, Mu’adz bin Jabbal, Khalid bin Walid, mereka telah wafat.”

Kemudian Umar membuat suatu terobosan, yakni membentuk lembaga syura, yang anggotanya terdiri dari sekelompok orang yang pernah disebutkan oleh Rasulullah saw pada saat Haji Wada’. Umar mengatakan;
”Aku hendak mengangkat orang orang yang Rasulullah telah ridho kepada mereka. Ali, Utsman, Tholhah, Zubair, Sa’ad, dan Abdurrahman.”

Sungguh peringatan dan permintaan Ummul Mu’minin sangat tepat. Umat Islam perlu diselamatkan dari fitnah yang dapat mengancam persatuan. Kalau masalah kepemimpinan Dunia Islam tidak dapat diselesaikan secepatnya, dikhawatirkan bahaya besar dapat melanda umat Islam.

Dari riwayat kehidupan A’isyah ini kita dapat ambil pelajaran berharga, bahwa wanita Muslim haruslah pintar dan tanggap terhadap permasalahan umat. A’isyah adalah wanita yang tanggap dalam masalah politik. Yakni politik untuk mengatur urusan umat.

Jumat, 13 Maret 2009

SAMBUT AMERIKA DENGAN JIHAD FI SABILILLAH


Saudaraku, perpecahan yang terjadi pada umat islam telah membuat negara negara barat leluasa untuk menjajah negeri negeri muslim. Umat ini diperebutkan oleh penjajah dengan rakusnya bagaikan makanan yang ada disamping mereka. Mereka tidak akan berhenti hingga mereka tahu bahwa kita cukup kuat untuk mengalahkan mereka. Sebagai negara penjajah, amerika tidak akan membiarkan umat islam untuk bersatu. Ini sebagaimana prinsip mereka ”pecah belah dan kuasai mereka.”

Penjajahan, bermacam macam. Jika di iraq, afghanistan, dan palestina, penjajahan dilakukan dengan cara yang keras dengan merampok kekayaan umat islam dan membunuh umat islam yang ada di negeri itu. Namun, ada juga penjajahan yang dilakukan secara lembut. Di indonesia contohnya, penjajahan dilakukan dengan privatisasi, pasar modal dan utang luar negeri yang memang didisain agar tidak pernah bisa dilunasi. Penjajahan ini begitu lembutnya hingga nyaris tanpa perlawanan. Justeru inilah penjajahan yang lebih berbahaya. Penjajahan pada masa lalu sebelum 1945, hanya menjarah tanah dan hasil pertanian. Namun, penjajahan pada saat ini dilakukan dengan menjarah kekayaan utama dalam suatu negeri, yakni sumber daya alam. Ini adalah sebagai mana yang dilakukan LNG yang menguasai gas alam di aceh, freeport yang menguasai tambang emas di papua, serta exxon mobile yang menguasai tambang minyak di blok cepu.

Jika saja tambang emas papua benar benar dapat dikelola indonesia, ini cukup untuk melunasi utang utang luar negeri serta menggratiskan pendidikan. Namun, pemerintah indonesia hanya puas dengan pajak yang didapat dari hasil eksploitasi kekayaan negeri ini. Inilah kenyataan yang terjadi di negeri indonesia. Inilah kenyataan yang terjadi di negeri negeri muslim.


Saat ini memang amerika menjadi negera yang dominan di dunia. Mempunyai militer yang kuat, senjata senjata yang canggih. Sungguh membuat orang yang lemah iman menjadi takut.
Untuk melaksanakan politik luar negerinya, amerika terlibat dalam berbagai perang. Tujuannya untuk menguatkan hegemoninya diseluruh dunia sekaligus untuk bisnis senjata. Amerika dapat keuntungan dari penjualan senjata pada pihak pihak yang tewrlibat perang. Berikut ini adalah perang perang yang melibatkan amerika;
Perang sipil kuba, 1953-1959, 1961
Perang sipil guatemala 1954
Perang sipil el savador, 1979
Perang sipil nikaragua 1977-1979, 1981
Perang sipil yunani, 1945-1949
Perang sipil lebanon 1958, 1975
Perang sipil + invasi negara sekutu (AS dll) 2002-2003


Untuk merebut hak negeri negeri muslim atas kekayaan alam mereka, harus dilakukan dengan jihad fi sabilillah. Tapi, jihad ini bukan jihad yang dilakukan secara lokal, sebagaimana yang dilakukan taliban untuk melawan amerika atau iraq melawan amerika. Berdasarkan pengalaman yang terjadi di afghanistan dan iraq, jihad secara lokal tidak cukup ampuh untuk mengusir amerika. Meskipun presiden obama menjanjikan akan menarik pasukan amerika dari iraq, namun itu karena amerika ingin memusatkan penjajahan militernya di afghanistan. Dari pakta keamanan amerika-iraq yang berhasil dipaksakan, tentu amerika telah mencapai tujuan dari invasi militernya.


Ada tiga tahapan untuk melawa penjajahan global;
1. Akidah
2. Negara khilafah islam
3. Jihad
Langkah pertama adalah menguatkan akidah umat islam. Ini penting, agar umat islam mempunyai kesatuan pemikiran bahwa syari’at islam itu wajib diterapkan, khilafah itu wajib dan kebutuan yang mendesak. Pada tahap ini para ulama harus merumuskan konsep konsep islam yang harus dijadikan solusi bagi setiap permasalahan manusia termasuk membuat rancangan undang undang negara khilafah islam. Kemudian harus ada orang orang yang berusaha mensosialisasi-kan konsep ini kepada masyarakat, tentunya harus dilakukan dengan terus menerus.
”Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” [TQS An nisa’ 4: 58]


Jika sudah ada penerimaan secara menyeluruh terhadap islam, masyarakat sudah mengerti wajibnya penerapan syari’at islam dan dalam negara khilafah islam, maka selanjutnya harus mengintegrasikan seluruh negeri negeri muslim menjadi satu negara, yakni negara khilafah islam.
” Hai orang-orang yang beriman, ta'atilah Allah dan ta'atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” [TQS An nisa’ 4: 59]


Jika negara khilafah islam telah didirikan, maka untuk mengusir penjajah, merebut kekayaan alam negeri negeri muslim, harus dilakukan dengan jihad fi sabilillah.
” Dan berperanglah kamu sekalian di jalan Allah, dan ketahuilah sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” [TQS Al baqarah 2 : 244]

Rabu, 11 Maret 2009

BOEDI OETOMO AGEN BELANDA


Didalam sejarah, organisasi Boedi Oetomo dikenal sebagai organisasi yang memotori kebangkitan nasional. Namun peran Budi Utomo dalam memotori kebangkitan nasional, justeru diragukan oleh ahli sejarah. Bahkan ada yang berpendapat organisasi Boedi Oetomo ini adalah organisasi yang terdiri dari pera priyayi yang dicetak untuk menjadi agen agen Belanda.

Kita tidak bisa mempercayai 100% dari sejarah sejarah yang terdapat pada buku buku pelajaran, karana pelajaran sejarah kita dibuat sesuai dengan selera penguasa Orde Baru, dan tentu saja ada maksud maksud politik didalamnya. Mengapa demikian? Karena yang menang-lah yang membuat sejarah. Seandainya dahulu Sosialis-Komunis menang, maka Sosialis-Komunislah yang mungkin membuat sejarah. Kenyataannya Orde Baru menang, maka Orde Baru-lah yang membuat sejarah.

Untuk mengetahui bagaimana peranan organisasi Boedi Oetomo, kita harus melihat pada dokumen dokumen aslinya.

Gerakan Boedi Oetomo tidak mewakili negara Indonesia, gerakan ini lebih tepat disebut agen penjajah (Belanda). Angota gerakan ini tidak layak disebut sebagai penggerak kebangkitan nasional, karena mereka adalah priyayi pribumi yang menjadi begundal begundalnya Belanda.
Sebuah tesis sejarah yang ditulis Savitri Scherer di Universitas Cornell, Amerika Serikat pada 1975 yang kemudian diterjamahkan dalam bahasa Indonesia pada 1985, menggambarkan bahwa Boedi Oetomo pada intinya adalah gerakan sosial yang mengartikulasikan kepentingan kelompok priyayi non birokrat yang bersifat lokal. Ini karena adanya disharmoni antara priyayi ningrat (priyayi birokrat) dengan priyayi profesional, khususnya para dokter jawa.

Boedi Oetomo didirikan bukan untuk memperjuangkan kepentingan Indonesia, bersifat anti nasionalis, dan individualis. Organisasi ini didirikan karena pada waktu itu ada disharmoni antara priyayi birokrat dengan priyayi profesional. Nah, para priyayi profesional ini terdorong untuk memperbaiki nasib sendiri, untuk itulah dibentuk organisasi Boedi Oetomo.

”kalau kita tidak menolong diri kita sendiri tidak akan ada orang lain yang menolong kita, dan tolonglah diri kalian sendiri.” demikianlah Gunawan Mangunkusumo tentang alasan mahasiswa STOVIA mendirikan Boedi Oetomo (Paul W Vander Veur, ed., Kenang Kenangan Dokter Sutomo, Jakarta: Sinar Harapan, 1984 Hlm. 22) sejalan dengan itu dalam pasal 2 anggaran dasar Budi Oetomo tertulis;
”tujuan organisasi untuk menggalang kerjasama guna memajukan tanah dan bangsa Jawa Madura secara harmonis.” (Rizki Ridyasmara, ”20 Mei Bukan Hari Kebangkitan Nasional”, www.eramuslim.com).

Dari anggaran dasar Boedi Oetomo ini sudah jelas bahwa ini adalah organisasi yang berwawasan sempit, jangankan untuk menyatukan negeri negeri jajahan, bahkan untuk menyatukan nusantara-pun mereka tidak punya cita cita untuk itu. Sifat Boedi Oetomo yang Jawa-Madurasentris ini tidak layak dijadikan sebagai organisasi penggerak kebangkitan nasional yang diperingati setiap 20 Mei.

pelaku dan penulis sejarah, KH Firdaus AN mengungkapkan ;
”...... Budi Oetomo adalah organisasi sempit, lokal dan etnis, dimana hanya orang Jawa dan Madura elit yang boleh menjadi anggotanya. Orang Betawi saja tidak boleh menjadi anggotanya.”
Selanjutnya Firdaus AN mengungkapkan, perkumpulan Boedi Oetomo ini dipimpin oleh para Ambtenaar, yakni para pegawai negeri yang setia pada pemerintah Kolonial Belanda. Boedi Oetomo pertama kali diketuai oleh Raden T. Tirtokusumo, Bupati Karanganyar kepercayaan Belanda, yang memimpin hingga 1911. Kemudian diganti oleh Pangeran Aryo Notodirodjo dari Keraton Paku Alam Yogyakarta yang digaji oleh Belanda dan setia pada Belanda. Selain itu firdaus AN memaparkan bahwa rapat rapat perkumpulan dan bahkan dalam penyusunan anggaran dasar organisasi, Boedi Oetomo menggunakan bahasa Belanda.

Boedi Oetomo sebenarnya adalah musuh bangsa Indonesia dan Umat Islam. Boedi Oetomo tidak berjasa apapun dalam perjuangan memerdekakan Indonesia. Boedi Oetomo tidak ikut menghantarkan Indonesia ke gerbang kemerdekaan karena bubar pada 1935
Sifat anti Islam Boedi Oetomo ini terlihat pada pidatonya Noto Soeroto. Noto Soeroto, salah seorang tokoh Boedi Oetomo, didalam suatu pidatonya tentang Gedachten Van Kartini Alsrichtsnoer Voor de Indische Vereninging berkata;
”Agama Islam merupakan batu karang yang sangat berbahaya.....sebab itu soal agama harus disingkirkan, agar perahu kita tidak karam dalam gelombang kesulitan.”

Bukti permusuhan Boedi Oetomo terhadap Islam ini dikuatkan oleh sebuah artikel di suara umum, sebuah media massa milik Boedi Oetomo dibawah asuhan Dr. Soetomo terbitan Surabaya, dikutip oleh A. Hassan di dalam majalah Al Lisan terdapat tulisan;
”Digul lebih utama daripada Makkah, buanglah Ka’bah dan jadikanlah Demak itu kamu punya kiblat!” [Al Lisan nomor 24, 1938].

Kita tahu bahwa kota Makkah, yang didalamnya terdapat Ka’bah, merupakan kota suci umat Islam yang mana keamanannya dijaga Allah. Ka’bah adalah kiblat umat Islam. Dengan membuang Ka’bah sebagai kiblat berarti sama saja dengan keluar dari agama Islam.

Tokoh tokoh Boedi Oetomo bukanlah orang yang nasionalis, juga bukan orang yang agamis. Mereka adalah orang orang yang dekat dengan Belanda, digaji Belanda, dan membela kepentingan Belanda, serta sedikitpun tidak pernah membela kepentingan Indonesia. Ketua pertama Boedi Oetomo yakni Raden Adipati Tirtokusumo, ternyata adalah seorang anggota Freemansonry. Dia aktif di Loge Mataram sejak 1895. Sekrataris Boedi Oetomo (1916), Boedihardjo, juga seorang Mason yang mendirikan cabangnya sendiri yang dinamakan Mason Boedihardjo. Hal ini dikemukakan dalam buku Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat Di Hindia Belanda dan Indonesia 1764-1962 [dr. Th. Stevens].

Sarekat Islam Lebih Menasional.
Haji Samanhudi dan HOS Tjokroaminoto berasal dari Jawa Tengah dan Timur, Agus Salim dan Abdoel Moeis dari Sumatera Barat, dan AM Sangaji dari Maluku. Sifat menasional Sarekat Islam juga nampak dari persebarannya yang menyeluruh hingga ke pelosok pelosok desa. Tahun 1916, tercatat 181 cabang Sarekat Islam dengan anggota tak kurang dari 700.000 orang. Tahun 1919 melonjak drastis hingga mencapai 2.000.000 orang. Sedangkan Boedi Oetomo pada masa keemasannya saja tidak lebih dari 10.000 orang anggota. Jika dibandingkan dengan Boedi Oetomo, Sarekat Islam secara anggota 200 kali lebih besar dari Boedi Oetomo. Adanya spirit ke-Islaman inilah yang membuat Sarekat Islam mudah diterima oleh masyarakat indonesia yang memang mayoritas Islam. Memang sejarah mencatat bahwa Sarekat Islam mudah mendapat tempat di hati umat Islam dari berbagai kalangan. Sedangkan Boedi Oetomo adalah organisasi sempit, yang anggotanya terbatas pada kalangan priyayi profesional.

Sarekat Islam sifatnya lebih menasional. Sarekat Islam mempunyai cita cita untuk memajukan umat Islam, agar umat Islam bisa mengikuti perkembangan zaman. Sarekat Islam menghendaki agar umat ini menjadi umat yang maju. Salah satu misi pembentukan Sarekat Islam, seperti dirumuskan oleh Tirtoadisuryo ialah;
”Tiap-tiap orang mengetahuilah bahwa masa yang sekarang ini dianggap zaman kemajuan. Haruslah sekarang kita berhaluan: jangan hendaknya mencari kemajuan itu cuma dengan suara saja. Bagi kita kaum Muslimin adalah dipikulkan wajib juga akan turut mencapai tujuan itu, dan oleh karena itu, maka telah kita tetapkanlah mendirikan perhimpunan sarekat islam.” [Deliar Noer, Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900-1942. Jakarta: LP3JS, 1982. hal 116]

HAKEKAT KEBANGKITAN


Kebangkitan individu adalah kebangkitan dalam taraf berfikirnya. Apabila pemikirannya dangkal individu ini adalah individu yang dangkal, sebaliknya apabila pemikirannya tinggi maka individu ini adalah individu yang tinggi. Contohnya begini, pemikiran bagaimana cara mencari makan tingkatannya lebih rendah jika dibandingkan dengan pemikiran bagai mana pengaturan upaya memperoleh makanan.

Demikian juga pada suatu masyarakat. Masyarakat terdiri dari individu individu. Tingginya taraf berpikir suatu masyarakat, menunjukkan tingginya masyarakat itu. Masyarakat macam ini dapat dikatakan masyarakat yang bangkit. Kebangkitan adalah transformasi dari kehidupan hewani kepada kehidupan yang manusiawi. Jadi kebangkitan itu identik dengan kebangkitan pemikiran.

Pemikiran untuk pengaturan sebuah keluarga itu lebih tinggi daripada pemikiran untuk mengatur diri sendiri. Pemikiran yang lebih tinggi lagi adalah pemikiran untuk mengatur masyarakat, dan yang lebih tinggi lagi adalah pemikiran untuk mengatur negara. Pemikiran yang tertinggi adalah pemikiran tentang pengaturan urusan manusia sebagai manusia, bukan sebagai individu. Pemikiran inilah yang melahirkan kebangkitan. Jadi kebangkitan itu identik dengan kebangkitan pemikiran.

Pengaturan urusan manusia sebagai manusia, harus didasarkan pada pemikiran menyeluruh tentang manusia, kehidupan dan alam semesta. Pengaturan urusan manusia harus didasari oleh suatu keyakinan yang melahirkan sistem kehidupan, itulah ideologi. Jadi kebangkitan harus didasari dari suatu pemikiran tentang pengaturan urusan manusia yang didasari suatu ideologi.
Amerika bangkit dengan ideologi Sekular-Kapitalismenya, Uni Soviet bangkit dengan ideologi Komunis-Sosialismenya, dan umat Islam pun pernah bangkit dengan ideologinya, yakni ideologi Islam.

Paul Kennedy seorang pemikir Barat, menulis,
Imperium Utsmani lebih dari sekedar mesin militer, ia telah menjadi penakluk elit yang telah mampu membentuk satu kesatuan iman, budaya dan bahasa pada sebuah area yang lebih luas dibandingkan dengan yang pernah dimiliki oleh Imperium Romawi.

”Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik”. (TQS An Nuur : 55)

Indonesia yang mengklaim bukan Negara Sekuler, bukan Negara Sosialis, juga bukan Negara Islam, kenyataannya tidak pernah bangkit. Ini wajar saja, karena standar kebangkitan yang digunakan bukan ideologi. Akibatnya, ekonomi amblas, dikuasai oleh segelintir orang dan pihak asing. Akidah umat Islam tidak terjaga, pihak pihak yang mengacak acak ajaran Islam malah dilindungi. Dalam masalah Ahmadiyah saja pemerintah mudah di intervensi asing. Pada saat yang sama, ganerasi Indonesia sedang menuju kehancuran dengan pergaulan bebas dan narkoba. BNN menyebutkan, pada 2007 ada 3,2 juta pengguna narkoba; 1,1 juta di antaranya adalah pelajar dan mahasiswa. Ada 8000 siswa SD kena narkoba dengan usia mulai 7 tahun. Pihak asing bebas berkeliaran di Indonesia, seperti dalam kasus namru 2. lebih dari itu, adalah rasa rendah diri bangsa ini terhadap sesuatu yang berasal dari barat. Sehingga apa apa yang berasal dari barat dianggap baik, mulai dari sistem ekonomi, hukum, pemerintahan semuanya ala barat. Bangsa ini memang telah menjadi bangsa pesakitan, pembebek, dan pengikut bangsa Barat.

Perlu ada upaya dalam merubah kerusakan ini menjadi keadaan yang memanusiakan manusia.
” Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” [TQS Ar-Ra'd ayat 11]
Burhanuddin Al Biqa’i dalam Nadm Ad Durar Fii Tanaasub Al Aayaati Wa As Suwar menafsirkan ayat di atas;

“Sesungguhnya Allah, zat yang maha meliputi segala hal dan memiliki segala kesempurnaan, tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, baik atau buruk, hingga mereka sendiri mengubah keadaan yang ada pada diri mereka, dengan cara menghiasi diri dengan amal salih dan meninggalkan akhlak orang mufsid (merusak). Jika mereka mengubah hal itu maka Allah akan mengubah apa yang ada pada mereka meski mereka sangat kuat.”

Kebangkitan yang kuat adalah kebangkitan yang didasarkan pada keyakinan yang kuat. Satu satunya keyakinan yang kuat adalah keimanan Islam. Kebangkitan yang didasarkan pada keimanan yang salah, akan menghasilkan kebangkitan yang salah. Contohnya kebangkitan Amerika dengan keimanan Sekularisme nya, kebangkitan Uni Soviet dengan keimanan Komunisme-nya.

Didunia ini, ideologi hanya ada 3, yakni; (1)Sosialis-Komunisme. (2)Kapitalisme-Sekularisme, (3)Islam. Kebangkitan yang kuat dan benar adalah kebangkitan yang didasari dari keyakinan / keimanan yang benar. Yaitu Islam. Islamlah satu satunya kebangkitan yang kuat, karena Islam memiliki keimanan yang mustahil memiliki kekurangan dan kesalahan.

Kebangkitan yang sesungguhnya adalah kebangkitan yang didasarkan pada pemikiran. Inggris, Perancis, dan Amerika, bangkit dengan kebangkitan yang didasari pemikiran Sekularisme. Uni Soviet bangkit dengan kebangkitan yang didasari pemikiran Komunisme. Sedangkan revolusi yang didasari dengan pemaksaan undang undang, sistem, hukum, dan niliai moral/spiritual, tidak dapat menghasilkan kebangkitan. Kudeta Kemalis di Turki pada 1924, kudeta Kadafi di Libya, dan kudeta Perwira di Mesir pada 1952, tidak menghasilkan kebangkitan apa apa. Di Indonesia, meskipun telah berganti rezim beberapa kali, mulai dari rezim Orde Lama dengan Demokrasi Terpimpinnya, Orde Baru dengan Demokrasi Pancasilanya, dan Orde Revormasi dengan Demokrasi Liberalnya tidak pernah menghasilkan kebangkitan apa apa.

Kebangkitan Islam bukan didasarkan pada perebutan kekuasaan. Kebangkitan Islam harus dilakukan dengan menghimpun umat yang memiliki pemikiran yang sama yakni pemikiran Islam sebagai ideologi. Artinya, pemerintahan itu dibangun berlandaskan kekuatan umat yang telah mengemban Ideologi Islam.

Langkah langkah yang harus dilakukan adalah harus menyiapkan konsep konsep Islam, yang tentu saja berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah. Peran inilah yang harus dilakukan para ulama. Mereka harus menggali fakta fakta yang terjadi, kemudian diperdalam. Disamping itu juga harus mencari dalil dalil dari Qur’an dan Sunnah yang berhubungan dengan fakta yang sedang terjadi. Sehingga jadilah konsep konsep Islam untuk mengatasi berbagai permasalahan manusia dalam segala aspeknya. Konsep konsep ini harus memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan krisis ekonomi, krisis pangan, politik dalam / luar negeri, krisis energi, pengelolaan sumber daya alam, dan lainnya.

Kemudian, harus ada orang orang yang melakukan kontak secara terus menerus kepada umat, untuk mensosialisasikan konsep konsep Islam. Dalam mensosialisasikan konsep konsep ini, sangat mungkin untuk terjadi benturan pemikiran. Namun, benturan pemikiran ini harus diselesaikan dengan dialog secara terus menerus, tentunya dialog dengan argumentasi yang logis dengan menyuguhkan fakta fakta yang terjadi dan memberikan solusi secara Islami.

Sosialisasi konsep konsep Islam ini harus dilakukan terus menerus hingga mayoritas umat mau menerima Islam secara keseluruhan. Disamping itu, para pengemban dakwah juga perlu mendekati dan mendakwahi Ahlun Nushroh (tokoh yang punya power), yang dapat memberi dukungan pada dakwah Islam. Jika pada zamannya Nabi Muhammad, Ahlun Nushroh adalah para kepala suku, namun sekarang ini, yang disebut Ahlun Nushroh adalah TNI, POLRI, presiden, menteri. Jika sudah ada penerimaan Islam secara menyeluruh, maka harus dibentuk pemerintahan Islam, yang tentu saja dengan dukungan umat yang mengemban ideologi Islam.

UJIAN CINTA


Dalam kehidupan ini, manusia pasti diuji Allah, ada yang diuji dengan kekayaan dunia, ada pula yang di uji dengan kefakiran. Ada yang di uji dengan kesemppurnaan fisik, ada juga yang di uji dengan kelemahan fisik. Ada yang diuji dengan orang tua, ada pula yang di uji dengan lawan jenis. Dari beraneka macam ujian itu yang penting adalah bagaimana kita menyikapinya. Berusahalah sungguh sungguh dalam menyikapi ujian ini, apabila anda bermaksiat, segeralah bertaubat menuju ampunan Nya.
”Maka mengapa mereka tidak bertobat kepada Allah dan mohon ampunan kepada Nya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [TQS Al Ma’idah ayat 74]

Kita sebagai Muslim harus sadar, bahwa kita hidup pasti akan diuji. Tentunya kita harus siap untuk menyambut ujian ini. Ada dua hal yang perlu kita lakukan dalam menyikapi ujian ini. Jika dua hal ini kita laksanakan, insya Allah, kita akan siap dalam menyambut ujian Allah.
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum Nyata bagi Allah orang orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang orang yang sabar.” [TQS Ali ‘Imran ayat 142]

Hal paertama yang harus dilakukan adalah ilmu. Artinya kita harus rajin mencari ilmu, baik ilmu duniawi, terlebih lagi ilmu akhirat. Belajar agama adalah fardhu ‘ain bagi tiap tiap Muslim. Artinya mempelajari agama Islam merupakan kewajiban yang dibebankan pada tiap tiap individu Muslim. Sedangkan mempelajari ilmu duniawi, merupakan fardhu kifayah. Fardhu kifayah ini maksudnya adalah bahwa kewajiban ini dapat gugur apabila telah ada satu orang muslim yang melaksanakan kewajiban ini dengan sempurna. Dengan memiliki ilmu, kita tahu apa yang harus kita lakukan menakala kita berada dalam masalah. Dengan ilmu pula, kita dapat tahu bagaimana kita harus menyikapi ujian yang kita hadapi dalam hidup ini.

Selanjutnya yang harus kita lakukan setelah mendapatkan ilmunya adalah beramal. Amal, yang tanpa didasari ilmu, adalah amal yang sia sia. Jika kita berbuat sesuatu, kita harus tahu apa yang sedang kita perbuat. Hal ini berlaku umum, baik untuk urusan dunia maupun urusan akhirat. Contohnya, dalam urusan akhirat, kita shalat, tapi tidak tahu rukun rukun shalat. Kita berhaji, tapi tidak tahu rukun rukun berhaji. Demikian pula dalam urusan duniawi. Kita mengerjakan skripsi, tapi kita tidak tahu sistematika penulisan skripsi yang di inginkan universitas.

Kita harus mengambil pelajaran dari kisah orang orang sebelum kita. Diantara mereka ada yang berhasil, ada pula yang gagal dalam melaluai ujian Allah. Semoga kisah dari kufah berikut ini dapat menjadi pelajaran bagi saya dan saudara saudara Muslim untuk lebih bersemangat untuk tetap berada di jalan Allah dalam menyikapi ujian yang saya dan anda hadapi.

Al Mubarrid menyebutkan dari Abu Kamil dari Ishaq bin Ibrahim dari Raja’ bin ‘Amr an Nakha’i, ia berkata; “Adalah di Kufah, terdapat pemuda tampan, dia kuat beribadah dan sangat rajin. Suatu saat dia mampir berkunjung ke kampung dari Bani An Nakha’. Dia melihat wanita cantik dari mereka sehingga dia jatuh cinta dan kasmaran. Dan ternyata, si wanita cantik ini pun begitu juga padanya. Karena sudah jatuh cinta, akhirnya pemuda ini mengutus seseorang melamarnya dari ayahnya. Tetapi ayahnya mengabarkan bahwa puterinya telah dijodohkan dengan sepupunya. Walau demikian, cinta keduanya tidak bisa padam bahkan semakin berkobar. Si wanita akhirnya mengirim pesan lewat seseorang untuk si pemuda, bunyinya, ‘Aku telah tahu betapa besar cintamu kepadaku, dan betapa besar pula aku diuji dengan kamu. Bila kamu setuju, aku akan mengunjungimu, atau aku akan mempermudah jalan bagimu untuk datang menemuiku di rumahku’. Dijawab oleh pemuda tadi melalui orang suruhannya, ‘aku tidak setuju dengan dua alternatif itu, “sesungguhnya aku merasa takut bila aku berbuat maksiat pada Rabb-ku akan adzab yang akan menimpaku pada hari yang besar.”

Aku takut pada api yang tidak pernah mengecil nyalanya dan tidak pernah padam kobarannya.’
Ketika disampaikan pesan tadi kepada si wanita, dia berkata, “Walau demikian, rupanya dia masih takut kepada Allah? Demi Allah, tak ada seseorang yang lebih berhak untuk bertaqwa kepada Allah dari orang lain. Semua hamba sama sama berhak untuk itu.” Kemudian dia meninggalkan urusan dunia dan menyingkirkan perbuatan perbuatan buruknya serta mulai beribadah mendekatkan diri kepada Allah. Akan tetapi dia masih menyimpan perasaan cinta dan rindu pada sang pemuda. Tubuhnya mulai kurus dan kurus menahan rindunya, sampai akhirnya dia meninggal dunia karenanya. Dan pemuda itu sering berziarah ke kuburnya, dia menangis dan mendoakannya. Suatu waktu dia tertidur di atas kuburnya. Dia bermimpi berjumpa dengan kekasihnya dengan penampilan yang sangat baik. Dalam mimpi dia sempat bertanya, “Bagaimana keadaanmu? Dan apa yang kau dapatkan setelah meninggal ?”
Dia menjawab, “Sebaik baik cinta wahai orang yang bertanya, adalah cintamu. Sebuah cinta yang dapat mengiringi menuju kebaikan.”

Pemuda itu bertanya,”Jika demikian, kemanakah engkau menuju?” Dia menjawab’ “Aku sekarang menuju kepada kenikmatan dan kehidupan yang tak berakhir. Di surga kekekalan yang dapat kumiliki dan tidak akan pernah rusak.”

Pemuda itu berkata, “Aku harap kau selalu ingat kepadaku disana, sebab aku disini juga tidak melupakanmu.” Dia jawab, “Demi Allah, aku juga tidak melupakanmu. Dan aku minta pada Tuhanku dan Tuhanmu agar kita nanti bisa dikumpulkan. Maka, bantulah aku dalam hal ini dengan kesungguhanmu dalam ibadah.”

Si pemuda bertanya, “Kapan aku bisa melihatmu ?” Jawab si wanita: “Tak lama lagi kau akan datang melihat kami.” Tujuh hari setelah mimpi itu berlalu, si pemuda dipanggil oleh Allah menuju kehadirat Nya.

NEGARA TEOKRASI VS NEGARA KHILAFAH ISLAM


Pada negara Teokrasi, identik dengan pemusatan kekuasaan pada tokoh tokoh spiritual yang sekaligus sebagai Kepala Negara. Dalam Negara Teokrasi, Kepala Negara yang sekaligus tokoh spiritual, biasanya dianggap sebagai keturunan Dewa, manusia setengah Tuhan, dan manusia pilihan Tuhan, bahkan juga dianggap sebagai reinkarnasi dari orang suci. Negara Teokrasi ini populer pada abad pertengahan dan sebelumnya. Salah satu contoh Negara Teokrasi pada masa sebelum masehi adalah Negara Mesir Kuno. Mesir Kuno, dipimpin oleh kepala negara yang diberi gelar Fir’aun. Dalam hal ini, Fir’aun dianggap jelmaan Dewa oleh rakyatnya. Sehingga apa yang diucapkan Fir’aun diakui sebagai hukum oleh rakyat.

Negara Teokrasi Katolik.
Setelah kepergian Nabi Isa, kaum Kristen terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah kaum Yudeo Christian (Kristen yang menyerupai Yahudi), kelompok Kristen ini banyak tersebar di Jazirah Arab. Pengikut dari kelompok ini terutama dari kalangan kaum Israel. Kelompok yang ke dua adalah Kristen Trinitas, kelompok yang ke dua ini dipelopori oleh Paulus. Pada saat itu memang sedang terjadi pertentangan antara kedua kelompok Kristen ini. Pada awalnya Paulus dan pengikutnya mendapat kekalahan.

Namun, kelompok Paulus ini mendapatkan kemenangan justeru setelah meninggalnya Paulus, sebab pada saat itu Kaisar Romawi yang bernama Konstantin, memeluk agama Kristen. Kaisar Konstantin mengeluarkan dekrit untuk melindungi kaum Kristen pengikut Paulus, serta menjadikan agama Kristen sebagai agama resmi negara Romawi. Negara Romawi yang tadinya menganut agama Pagan, berubah menjadi Negara Teokrasi Katolik dengan sistem Keuskupannya. Artinya, adanya kombinasi pemusatan kekuasaan pada Raja kemudian Gereja. Disinilah dimulai era yang disebut abad pertengahan (abad ke 5 s/d 16). Pada era ini, Negara Teokrasi Katolik cukup populer di Eropa dan sebagian Rusia.

Namun, negara Teokrasi ini banyak mendapat kritikan dari para Filosof, di antara mereka ada yang menghendaki pemisahan Gereja dari pemerintahan (cikal bakal Sekularisme) bahkan ada yang menolak agama sama sekali (cikal bakal Komunisme). Kemudian satu per satu negara Eropa berubah, yang tadinya Negara Teokrasi Katolik menjadi negara Sekuler.

Pada saat ini, cuma ada satu Negara Teokrasi Katolik, yakni Vatikan. Tentunya dengan kondisi yang jauh berbada dengan negara Teokrasi pada masa lalu, karena pengaruh Sekularisme di Vatikan. Pada saat ini memang Vatikan ada usaha untuk membina hubungan dengan umat Islam. Ini sebagaimana yang ditulis oleh Dr. Maurice Bucaille;

”Usaha-usaha untuk pendekatan antara Vatican dan Islam telah diikuti dengan bermacam-macam manifestasi dan pertemuan yang konkrit. Tetapi hal-hal tersebut hanya diketahui oleh jumlah yang sangat sedikit di Barat walaupun mass media seperti pers, radio dan televisi tidak kurang.

Surat-surat kabar menyiarkan tentang kunjungan Kardinal Pignedoli, Ketua Departemen urusan bukan Kristen kepada Baginda (almarhum) raja Faisal dari Saudi Arabia, pada tanggal 24 April 1974. Harian Le Monde (Dunia) tanggal 25 April 1974 hanya memuat berita itu dalam beberapa baris. Tetapi berita tersebut adalah penting karena Kardinal Pignedoli menyampaikan kepada Sri Baginda pesan dari Paus Paulus VI yang berisi: rasa hormat Paus Paulus VI, yang diiringi dengan keyakinan yang mendalam tentang kesatuan Dunia Islam dan Dunia Kristen yang kedua-duanya menyembah Tuhan yang Satu.

Enam bulan kemudian pada bulan Oktober 1974, Paus Paulus VI secara resmi menerima ulama-ulama Saudi Arabia di Vatican. Pada waktu itu juga diadakan diskusi antara pihak Islam dan pihak Kristen mengenai: Hak-hak manusia dalam Islam. Surat kabar Vatican L'observatore Romano yang terbit pada tanggal 26 Oktober 1974 memuat berita diskusi tersebut pada halaman pertama. Berita-berita tersebut mengambil tempat yang lebih besar daripada berita tentang penutupan sidang Synode uskup-uskup di Roma.

Ulama-ulama Arabia kemudian mengunjungi Majelis Ekumeni Gereja di Geneva dan diterima oleh Monsigneur Elchenger, uskup Strasburg yang kemudian meminta kepada mereka untuk sembahyang lohor di Kathedral. Hal tersebut saya sajikan karena luar biasa dan karena artinya yang besar. Tetapi meskipun begitu sedikit sekali orang yang saya tanya dapat mengerti kejadian-kejadian tersebut.

Sikap keterbukaan terhadap Islam yang diperlihatkan oleh Paus Paulus VI yang pernah berkata, dijiwai dengan kepercayaan penah tentang kesatuan Dunia Islam dan Kristen yang rnenyembah Tuhan Yang Satu, akan membuka halaman baru dalam hubungan kedua agama. Mengingat sikap Kepala Gereja Katolik terhadap umat Islam adalah perlu sekali, karena banyak orang Kristen terpelajar masih berfikir seperti yang dilukiskan oleh Dokamen Orientasi untuk Dialog antara umat Kristen dan umat Islam dan tetap menolak menyelidiki ajaran-ajaran Islam. Dan karena sikap tersebut mereka tetap tidak memahami realitas dan tetap berpegangan kepada idea yang sangat salah mengenai Wahyu Islam.” [Maurice Bucaille, La Bible Le Coran Et La Science]

Negara Teokrasi Yahudi
Negara Israel yang dirancang Oleh Theodore Herzl pada tahun 1891 adalah sebuah negara Theokrasi (sesudah Vatikan dan Republik Islam Iran), yang terkait erat dengan ajaran Talmud tentang "Tanah Israel" (Erzt Israel). Negara Israel adalah satu-satunya negara di dunia yang tidak memiliki perbatasan yang' je1as, atau dengan kata lain, tidak memi1iki perbatasan sarna sekali, baik da1am gagasan maupun dalam konstitusinya. Luas wilayah Negara Israel yang dibentuk tidak pernah ditentukan.

Konsepsi tentang wi1ayah dan batas-batas negara Israel didasarkan pada Kitab Taurat. Berdasarkan Taurat, wilayah negara Israel luasnya "dari sungai Nil sampai ke sungai Eufrat dan Tigris" (Genesis Revisi ke-15, ayat 18), tanah-air menurut ajaran agama Yahudi ada1ah ''Tanah Suci" (Kitab Zakaria 2 : 12), tanah itu adalah "Tanah Tuhan, karena Tuhan tinggal disana" (Kitab Yusya 9 : 3), tanah itu adalah "Tanah yang Dijanjikan oleh Tuhan kepada Ibrahim" (Kitab Tatsniah II : 12), dan menurut Taurat lagi, tanah itu adalah "Tanah pilihan untuk, diwariskan kepada Ummat Pilihan". Taurat tidak dengan jelas, menetapkan tentang batas-batas wilayah 'Erzt Israel'. Lagipula Deklarasi Balfour hanya menyebut "Tanah Air bagi Bangsa Yahudi" di Palestina tanpa menetapkan batas-batasnya.

Negara yahudi adalah negara yang dicita citakan oleh Theodore Herzl. Menurut dia, orang Yahudi harus punya sebuah negara. Theodore Herzl banyak menuangkan pemikiran pemikirannya tentang negara Yahudi.
“Di Bazel saya mendirikan negara Yahudi...Barangkali dalam waktu lima tahun, dalam limapuluh tahun, orang niscaya akan menyaksikannya" (Theodore Herzl)

Theodore Herzl yang memikirkan bahwa, untuk membentuk negara Yahudi dibutuhkan lobi keuangan yang kuat. Dengan menguasai keuangan suatu negara maka dapat mempengaruhi negara negara Barat untuk mendukung berdirinya negara Yahudi.

Theodore Herzl tidak hanya menyatakan bahwa kaum Yahudi harus membentuk suatu bangsa, tetapi dalam mengubungkan tindakan dari bangsa Yahudi ini kepada dunia, Herzl menulis,
“Bila kita tenggelam, kita akan menjadi suatu kelas proletariat revolusioner, pamanggul ide dari suatu partai revolusioner; bila kita bangkit, dipasikan akan bangkit juga kekuasaan keuangan kita yang dahsyat”.

Pada abad 19 terjadi migrasi besar besaran kaum Yahudi Eropa ke Negara Khilafah Islam. Migrasi besar besaran ini disebabkan karena di Eropa pada waktu itu ada sentimen anti Yahudi. Disamping itu, migrasi ini memang sudah direncanakan oleh para pemikir pemikir Yahudi, dengan harapan bahwa kelak kaum Yahudi dapat mendirikan negara di wilayah Negara Khilafah Islam. Sebenarnya sejak tahun 1882 Khalifah Abdul Hamid II telah mengeluarkan sebuah dekrit yang isinya, meski Khalifah sepenuhnya siap untuk mengizinkan orang Yahudi beremigrasi ke wilayah kekuasaannya, dengan syarat mereka menjadi kawula Negara Khilafah Islam tetapi baginda tidak akan mengizinkan mereka meneap di Palestina”. Alasan pembatasan ini karena, “diduga Emigrasi kaum Yahudi di masa depan akan membuahkan sebuah negara Yahudi”

Cita cita mendirikan negara Yahudi ini di dukung oleh negara negara Eropa, karena Eropa mempunyai kepentingan politik untuk membuat konspirasi dalam rangka menghancurkan Negara Khilafah Islam. Karena dengan hancurnya Negara Khilafah Islam, akan membuat Eropa lebih leluasa menjajah negari negeri Muslim. Buku Moses Hess ‘Roma und Jerusalem’ (1862) mendapat perhatian dan dukungan dari tokoh-tokoh kolonialis Barat karenan beberpa pertimbangan, :
1. Adanya konfrontasi antara Eropa dengan Negara Khilafah Islam di Timur Tengah
2. Bangsa-bangsa Eropa membutuhkan suatu ‘bastion’ (bentang/pertahanan-red.) politik yang kuat di Timur Tengah dan ketika kebutuhan itu muncul orang Yahudi menawarkan diri secara sukarela menjadi proxi (wakil-red.) negara-negara Eropa.
3. Kebutuhan bangsa-bangsa Eropa itu sesuai dengan aspirasi kaum Yahudi untuk kembali ke Plaestina.
4. Gerakan Zionisme akan berfungsi membantu memecahkan “masalah Yahudi” di Eropa

Pada akhir abad 19 memang Negara Khilafah Islam berada dalam keadaan lemah. Lemahnya Negara Khilafah Islam ini lebih disebabkan karena faktor internal, yakni pengkhianatan yang dilakukan oleh penguasa penguasa negeri Muslim yang memisahkan diri (disintegrasi) dari kekuasaan Negara Khilafah Islam. Pada 3 Maret 1924, Negara Khilafah Islam dibubarkan oleh agen Inggris, Mustafa Kemal Attaturk. Dengan demikian kaum Yahudi lebih leluasa untuk mendirikan negara Israel. Pendirian negara Israel berhasil dilakukan pada 1948. Pada tanggal 14 Mei 1948 jam 16:00, David Ben-Gurion, pemimpin Yahudi, bediri di bawah potret Theodore Herzl – pendiri gerakan Zionist – mengumumkan berdirinya negara Israel;
"Marilah kita semua mengakui bahwa kami kaum Yahudi adalah satu bangsa dari mana setiap orang Yahudi apa pun negara, tempat asalnya, atau keyakinannya, perlu menjadi warga dari kebangsaan kami". (Louis D.Brandeis, Hakim Agung pada Mahkamah Agung A.S.)

Hingga saat ini Israel masih berusaha melakukan perluasan wilayah, karena batas wilayah negara Teokrasi ini tidak jelas. Ketika ditanya tentang batas-batas negara Israel, Chaim Wcizmann, presiden pertama negara Israel, menegaskan,
"Luas negara Israel tidak ditentukan. Luasnya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan jumlah penduduknya".
Perdana menteri Israel Golda Meir bahkan dengan congkak menyatakan, luas negara Israel adalah
"sejauh yang dapat dicapai oleh militer Israel".

Negara Teokrasi Hindu
Pada akhir abad 12, terjadi perang antara kerajaan Singosari melawan Kediri. Kediri yang di pimpin oleh Jayakatwang berhasil mengalahkan Singosari. Saat itu Raja Singosari adalah Sri Kertanegara. Kertanegara punya anak laki laki bernama Raden Wijaya. Pada saat invasi Kediri, Sri Kertanegara memerintahkan Raden Wijaya untuk mempertahankan ibukota Singosarai di bagian utara. Mengetahui Singosari kalah, kemudian Raden Wijaya mengungsi ke desa Kudadu. Kemudian Raden Wijaya bersama sisa pasukannya menyeberangi laut Madura.

Sampai di Madura, Raden Wijaya disambut baik oleh Arya Wiraraja, penguasa Madura. Kemudian Raden Wijaya kembali ke Jawa. Di jawa, Raden Wijaya disambut baik oleh jayakatwang dan diberi daerah kekuasaan di desa terik. Di desa inilah, raden wijaya mendirikan desa majapahit. Junus satrio menuliskan;
“Pada tahun 1215 Raden Wijaya dinobatkan sebagai raja pertama dengan gelar Śri Kĕrtarājasa Jayawardhana. Keempat anak Kertanegara dijadikan permaisuri dengan gelar Śri Parameśwari Dyah Dewi Tribhūwaneśwari, Śri Mahādewi Dyah Dewi Narendraduhitā, Śri Jayendradewi Dyah Dewi Prajnyāparamitā, dan Śri Rājendradewi Dyah Dewi Gayatri. Dari Tribhūwaneśwari ia memperoleh seorang anak laki bernama Jayanagara sebagai putera mahkota yang memerintah di Kadiri. Dari Gayatri ia memperoleh dua anak perempuan, Tribhūwanottunggadewi Jayawisnuwardhani yang berkedudukan di Jiwana (Kahuripan) dan Rājadewi Mahārājasa di Daha. Raden Wijaya masih menikah dengan seorang isteri lagi, kali ini berasal dari Jambi di Sumatera bernama Dara Petak dan memiliki anak darinya yang diberi nama Kalagěmět. Seorang perempuan lain yang juga datang bersama Dara Petak yaitu Dara Jingga, diperisteri oleh kerabat raja bergelar 'dewa' dan memiliki anak bernama Tuhan Janaka, yang dikemudian hari lebih dikenal sebagai Adhityawarman, raja kerajaan Malayu di Sumatera. Kedatangan kedua orang perempuan dari Jambi ini adalah hasil diplomasi persahabatan yaang dilakukan oleh Kěrtanāgara kepada raja Malayu di Jambi untuk bersama-sama membendung pengaruh Kubhilai Khan. Atas dasar rasa persahabatan inilah raja Malayu, Śrimat Tribhūwanarāja Mauliwarmadewa, mengirimkan dua kerabatnya untuk dinikahkan dengan raja Singhasāri. Dari catatan sejarah diketahui bahwa Dara Jingga tidak betah tinggal di Majapahit dan akhirnya pulang kembali ke kampung halamannya.”

Pada 1293, Jawa kedatangan pasukan Tartar. Pasukan Tartar ini ingin membalas penghinaan yang dilakukan oleh Kerajaan Singosari pada 1289. Raden Wijaya yang masih menyimpan pemusuhan terhadap Jayakatwang, menyambut baik tentara Tartar dan menawarkan bantuan untuk mengalahkan pasukannya Jayakatwang. Pasukan Tartar bersama pasukannya Raden Wijaya menyerang Daha dan menewaskan 5000 prajurit yang setia pada Jayakatwang. Akhirnya Jayakatwang menyerah dan ditawan oleh pasukan Tartar.

Setalah bersama sama mengalahkan Jayakatwang, Raden Wijaya berniat mengusir pasukan Tartar dari Jawa. Raden Wijaya beralasan ingin pulang ke Majapahit untuk mengambilkan upeti untuk diberikan kepada Kubhilai Khan (Raja Tartar). Panglima Tartar mengizinkan, asal Raden Wijaya dikawal oleh dua perwira Tartar beserta beberapa prajurit. Namun, ditengah perjalanan, Raden Wijaya berhasil membunuh kedua perwira tersebut beserta prajurit prajuritnya. Dari Majapahit, Raden Wijaya membawa pasukan dan melakukan penyerangan terhadap tentara Tartar yang menewaskan 3000 tentara Tartar. Pasukan Tartar yang tersisa hengkang dari Jawa.

Raden Wijaya wafat pada 1309, anaknya Raden Wijaya yang bernama Jayanagara menggantikan ayahnya memimpin Majapahit. Pada saat kepemimpinan Jayanagara terjadi pemberontakan Kuti, kemudian pemberontakan itu berhasil diredam oleh Gajah Mada. Setelah Jayanagara wafat karena dibunuh pada 1328, kepemimpinan Majapahit dipegang oleh adik perempuan Jayanagara yang bernama Jayawisnuwardhani. Kemudian Jayawisnuwardhani mengundurkan diri dan digantikan anaknya yang bernama Hayam Wuruk pada 1350. Junus Satrio menuliskan;
”Di masa pemerintahan Hayam Wuruk inilah Majapahit mencapai puncak kebesarannya. Ambisi Gajah Mada untuk menundukkan nusantara mencapai hasilnya di masa ini sehingga pengaruh kekuasaan Majapahit dirasakan sampai ke Semenanjung Malaysia, Sumatera, Kalimantan, Maluku, hingga Papua. Tetapi Jawa Barat baru dapat ditaklukkan pada tahun 1357 melalui sebuah peperangan yang dikenal dengan peristiwa Bubat, yaitu ketika rencana pernikahan antara Dyah Pitalokā, puteri raja Pajajaran, dengan Hayam Wuruk berubah menjadi peperangan terbuka di lapangan Bubat, yaitu sebuah lapangan di ibukota kerajaan yang menjadi lokasi perkemahan rombongan kerajaan tersebut. Akibat peperangan itu Dyah Pitalokā bunuh diri yang menyebabkan perkawinan politik dua kerajaan di Pulau Jawa ini gagal. Dalam kitab Pararaton disebutkan bahwa setelah peristiwa itu Hayam Wuruk menyelenggarakan upacara besar untuk menghormati orang-orang Sunda yang tewas dalam peristiwa tersebut. Perlu dicatat bawa pada waktu yang bersamaan sebenarnya kerajaan Majapahit juga tengah melakukan eskpedisi ke Dompo (Padompo) dipimpin oleh seorang petinggi bernama Nala.”

Pada 1364 Gajah Mada meninggal dunia, terjadi kekosongan jabatan Mahapatih selama 3 tahun. Kemudian jabatan Mahapatih dipagang oleh Gajah Enggon. Hayam Wuruk meninggal pada 1389. Kepemimpinan Majapahit dipegang oleh menantunya yang bernama Wikramawardhana. Wikramawardhana memerintah Majapahit selama 12 tahun kemudian mengundurkan diri. Kemudian yang naik tahta adalah puterinya yang bernama Suhita. Hal ini tidak disetujui oleh Bhre Wirabhumi, anak selir Hayam Wuruk. Bhre Wirabhumi melakukan pemberontakan untuk merebut tehtanya Suhita, namun pemberontakan ini berhasil digagalkan, bahkan Bhre Wirabumi berhasil dibunuh oleh Raden Gajah.

Kematian Bhre Wirabhumi mengakibatkan pertikaian berkepanjangan antar dua keluarga. Pada 1477 Suhita wafat. Tahta Majapahit dipegang oleh adiknya yang bernama Dyah Kertawijaya. Kemudian diganti oleh Bhre Pamoto. Pada 1453-1456, terjadi kekosongan tahta Majapahit akibat dari pertikaian keluarga. Situasi ini sedikit mereda ketika Dyah Suryawikrama Girisawardana naik tahta. Namun tak lama Dyah Suryawikrama Girisawardana memegang kendali, perang saudara kembali berkecamuk. Demikianlah kekuasaan silih berganti beberapa kali dari tahun 1466 sampai menjelang tahun 1500. Berita-berita Cina, Italia, dan Portugis masih menyebutkan nama Majapahit di tahun 1499 tanpa menyebutkan nama rajanya.
Selanjutnya Junus Satrio menulis;
” Demikianlah maka pada tahun 1478 hancurlah Majapahit sebagai sebuah kerajaan penguasa nusantara dan berubah satusnya sebagai daerah taklukan raja Demak. Berakhir pula rangkaian penguasaan raja-raja Hindu di Jawa Timur yang dimulai oleh Keng Angrok saat mendirikan kerajaan Singhāsari, digantikan oleh sebuah bentuk kerajaan baru bercorak agama Islam.”

Negara Teokrasi Budha
Menurut Prasasti Kedukan Bukit, kekaisaran Sriwijaya didirikan oleh Dapunta Hyang Çri Yacanaca (Dapunta Hyang Sri Jayanasa). Ia memimpin 20.000 tentara (terutama tentara darat dan beberapa ratus kapal) dari Minanga Tamwan ke Palembang, Jambi, dan Bengkulu.

Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim. Kerajaan ini tidak memperluas kekuasaannya di luar asia tenggara. Dengan pengecualian berkontribusi untuk populasi Madagaskar sejauh 3.300mil di Barat.

Pada tahun 680, kerajaan Melayu ditaklukkan Sriwijaya. Pada saat itu kerajaan Sriwijaya dipimpin oleh Jayanasa. Di abad ke-7, orang Tionghoa mencatat bahwa terdapat dua kerajaan di Sumatera dan tiga kerajaan di Jawa menjadi bagian imperium Sriwijaya. Di akhir abad ke-8 beberapa kerajaan di Jawa, antara lain Tarumanegara dan Holing berada di bawah pengaruh Sriwijaya. Menurut catatan, pada masa ini pula wangsa Budha Sailendra di Jawa Tengah berada di bawah dominasi Sriwijaya. Berdasarkan prasasti Kota Kapur, imperium menguasai bagian selatan Sumatera hingga Lampung, mengontrol perdagangan di Selat Malaka, Laut China Selatan, Laut Jawa, dan Selat Karimata. Di abad ini pula, Langkasuka di semenanjung Melayu menjadi bagian kerajaan. Di masa berikutnya, Pan Pan dan Trambralinga, yang terletak di sebelah utara Langkasuka, juga berada di bawah pengaruh Sriwijaya.

Ekspansi militer Sriwijaya ke Melayu dan Jawa, menjadikan Sriwijaya menguasai dua pusat perdagangan strategis. Namun, Sriwijaya merasa terusik ketika pada abad ke 7, pelabuhan Cham di sebelah timur Indochima mengalihkan banyak pedagang dari Sriwijaya. Untuk mencegah hal itu, Raja Dharmasetu melakukan invasi kebeberapa wilayah Indochina. Sriwijaya meneruskan dominasinya atas Kamboja. Namun, dominasi ini berakhir ketika Raja Khmer Jayawarman II, memutuskan hubungan dengan kerajaan Sriwijaya.

Kepemimpinan Dharmasetu digantikan oleh Samaratungga. Raja Samaratungga memfokuskan untuk memperkuat dominasi Sriwijaya di daerah Jawa. Pada masa raja Samaratungga, di Jawa dibangun Candi Borobudur yang pembangunannya selesai pada tahun 825. Pada abad 12 luas kerajaan Sriwijaya meliputi Sumatera, Jawa Barat, Kalimantan, Filipina, Sri Langka, Semenanjung Melayu, dan Maluku.

Dalam bidang keagamaan, Sriwijaya merupakan pusat pengajaran agama Budha Vajhrayana. Sriwijaya menarik banyak peziarah dan sarjana dari negara-negara di Asia. Antara lain pendeta dari Tiongkok I Ching, yang melakukan kunjungan ke Sumatra dalam perjalanan studinya di Universitas Nalanda, India pada tahun 671 dan 695, serta di abad ke-11, Atisha, seorang sarjana Budha asal Benggala yang berperan dalam mengembangkan Budha Vajrayana di Tibet. I Ching melaporkan bahwa Sriwijaya menjadi rumah bagi ribuan sarjana Budha. Pengunjung yang datang ke pulau ini menyebutkan bahwa koin emas telah digunakan di pesisir kerajaan.


Raja raja sriwijaya yang pernah memerintah
Jayanasa (prasasti Kedukan Bukit, 683 dan prasasti Talang Tuo, 684)
Indravarman (sumber Tiongkok, 704-716, 724)
Rudra vikraman atau Lieou-t'eng-wei-kong (sumber Tiongkok, 728)
Dharmasetu (prasasti Ligor, 775)
Sangramadhananjaya or Vishnu (teks Arab, 790)
Samaratunga (792)
Maharaja (sumber Arab, 851)
Balaputra (prasasti Nalanda, 860)
Sri Uda Haridana atau Cri Udayadityavarman (sumber Tiongkok, 960)
Sri Wuja or Cri Udayadityan (sumber Tiongkok, 962) Hia-Tche (sumber Tiongkok, 980)
Culamani varmadevan (sumber Tiongkok, 988, 1003; prasasti Tanjore atau prasasti Leiden, 1044)
Maravijaya tungan or Maraviyayatungavarman (sumber Tiongkok, 1008; prasasti Leiden, 1044)
Sumatrabhumi (sumber Tiongkok, 1017)
Sri Sangrama vijayatungan atau Cri Sangarama vijayatungavarman (prasasti Chola, 1025)
Sri Deva (sumber Tiongkok, 1028)
Dharmaviran